
Di ruang gym....
lantunan suara musik menggema di ruangan itu lantaran Angkasa yang memutar musik cukup keras.
Nabila datang dari luar....ia pun mendekati sang adik...
"angsa..!" ucap Nabila setengah teriak tepat di telinga Angkasa membuat sang Angsa dan dua pria disana pun menoleh ke arahnya.
"paan sih...teriak teriak mulu lo..!ngagetin aja..!" ucap Angkasa.
"ada yang nyariin lo tuh..." ucap Nabila.
"siapa?" tanya Angkasa.
"Bintang kecil di langit yang biru...." ucap Nabila sambil diiringi senyuman menggoda.
Angkasa mengernyitkan dahinya...
"Bintang?ngapain dia disini?" tanya Angkasa.
"nyariin lo noh...temuin gih..kangen kalik....dari semalem lo cuekin mulu..." ucap Nabila.
Angkasa diam sejenak,ia kembali berbalik badan,tangannya kembali tergerak meninju samsak di hadapan nya.
"yeee....buruan....kasian dia nungguin dek.." ucap Nabila.
"ck....males ah...!kakak aja yang nemuin dia..!bilang aja gue lagi sibuk..!" ucap Angkasa.
plaakkkk.....
Nabila memukul bahu Angkasa cukup keras.
"ehhhh.....!nggak boleh gitu...!kasian dia jauh jauh dateng kesini cuma buat nemuin lo...!nggak baik kayak gitu ama cewek...!samperin sono..!" ucap Nabila.
"males kak...." ucap Angkasa lagi.
"dedek angsa..!nggak boleh gitu..!temuin dia..minta penjelasan se jelas jelasnya...!biar lo tau...apa yanv sebenarnya terjadi...!" ucap Nabila sedikit keras menasehati.
Angkasa diam...
"buruan...!keburu dia ngambek runyam masalah nya...!" ucap Nabila lagi.
"iya...iya....iya...." ucap Angkasa kesal kemudian.
Angkasa melepas sarung tinjunya.Dengan wajah tanpa senyuman dan handuk kecil di tangan ia pun keluar dari ruangan itu berniat menemui sang pujaan hati,Bintang Kejora.
Adrian pun meraih kaosnya yang tergeletak di atas treadmill.Pria paruh baya itu memilih menyudahi aktifitas olah raganya setelah kurang lebih dua jam berada di tempat itu.
"Zev....papa udahan nih..kamu masih mau lanjut?" tanya Adrian yang kini tengah berada di depan cermin besar sambil melakukan angkat beban.
"bentar lagi pa...papa duluan aja..." ucap Zev.
Adrian hanya mengangguk.Dengan kaos yang di selampirkan di pundak,Adrian melangkah meninggalkan ruangan gym.Tangannya tergerak mengacak acak pelan rambut Nabila yang tak tertutup jilbab lagi itu saat melewati sang putri.
Adrian berlalu....
Nabila tersenyum menatap sang suami.Zev pun membalas senyuman manis yang dapat ia lihat dari pantulan cermin itu dengan senyuman nakal menggoda.
Nabila setengah berlari mendekati sang suami yang nampak penuh dengan keringat.
Zev menghentikan pergerakan nya.Ia meletak barbel di tangan kirinya.Nabila meraih handuk kecil yang tergeletak tak jauh dari tempat Zev berdiri.
Nabila mengusap tubuh kekar penuh keringat itu dengan lap di tangannya.Sangat telaten,mengusap tiap inchi tubuh sang suami yang hanya berbalut celana pendek hitam menutup tubuh bagian bawahnya.
Aksi lap lap selesai...
__ADS_1
Zev meraih pinggang ramping sang istri.Ia mendekatkan tubuh molek itu pada tubuh atletis nya membuat jarak di antara keduanya kini sangat dekat.
"mau ngapain?" tanya Nabila.
"semalem aku nggak bisa tidur sayang..." ucap Zev manja sambil terua menatap sang istri dengan tatapan khasnya yang begitu mempesona.
"ini di ruang Gym...kalau ada yang tiba tiba masuk gimana?" tanya Nabila panik.
Zev tersenyum nakal.Ia kemudian melangkah menuju pintu ruangan itu dan mengunci pintu tersebut dari dalam.
Zev kembali mendekati sang istri.Kedua tanganya tergerak menangkup wajah ayu itu
Nabila yang memang juga merindukan suaminya karena semalam mereka tak menghabiskan waktu berduapun kini mengalungkan kedua lengannya ke leher Zev.
Penyatuan bibir pun terjadi.Zev kembali melu*at bibir merah muda kesayangan nya itu.Sepasang suami istri yang memang tak pernah tau tempat jika bermesraan dan berhubungan badan itupun kini kembali larut dalam pergulatan panas mereka di ruang gym kediaman Adrian Tama.
Sementara itu....
dengan handuk kecil ditangannya,Angkasa berjalan menuju ruang tamu sambil mengusap keringatnya yang bercucuran.Masih belum ada senyuman dari bibirnya.Dengam raut wajah datar ia melangkah menuju ruangan dimana Bintang Kejora nya tengah menunggunya.
Angkasa sampai di ruang tamu.Ia menghentikan langkahnya menatap dua orang wanita beda usia yang kini tengah mengobrol akrab.Bintang dan Adinda...!
"dek...." ucap Adinda saat menyadari kedatangan Angkasa.
"nih...ada temen kamu nyariin...temenin ngobrol gih...mama mau ke dapur..." ucap Adinda lagi.
Angkasa hanya mengangguk tanpa ekspresi.Adinda pun bangkit,ia melangkah menuju dapur rumahnya meninggalkan putranya dan sang pujaan hati.
Seperginya Adinda....
Sepasang kekasih itu nampak saling diam.Angkasa fokus menatap lurus ke depan,ia seolah tak sudi untuk sekedar melirik ke arah sang Bintang.
"By...." ucap Bintang.
Angkasa diam...
"nggak apa apa" jawab Angkasa singkat.
Bintang menyipitkan matanya.Kok hubby nya ini cuek?nggak biasanya?
"by....kok kamu ketus gitu?aku ada salah ya?" tanya Bintang lagi.
Angkasa masih diam...
"By ngomong dong...." ucap Bintang.
"kemarin yang nganterin kamu ke sekolah siapa?" tanya Angkasa.
"yang nganterin aku?siapa?" tanya Bintang bingung.
"ya nggak tau...!kan kamu yang di anterin..napa nanya ke aku..." ucap Angkasa dalam mode judes.
Bintang nampak berfikir sejenak....
"mana mesra banget lagi...pake peluk pelukan...enak ya..di peluk ama cowok..." ucap Angkasa lagi.
Bintang menyipitkan matanya....
sepersekian detik kemudian....
"hahahahah.......!!"
tawa lepas terbentuk dari bibir Bintang membuat Angkasapuri pun mengernyitkan dahinya.
"kamu kenapa?" tanya Angkasa.
__ADS_1
"astaga hubby....maksud kamu cowok yang pake motor..yang nganterin aku kemarin....?" tanya Bintang.
Angkasa hanya mengangguk...
"itu namanya Langit....dia kakak sepupu aku...udah kayak kakak sendiri...!dia baru pulang dari luar negeri....aku tuh deket banget sama dia...makanya kemarin dia nganterin aku.." ucap Bintang santai.
Angkasa diam...
benarkah?
jadi laki laki itu hanya kakak sepupunya?
jadi mereka tak punya kedekatan apapun?
begitukah?
"beneran?" tanya Angkasa masih dalam mode sok ketus.
"ya iyalah...ngapain aku bohong..." ucap Bintang sambil tersenyum.
Angkasa lega sekarang.Ternyata Bintang masih setia padanya.
"cie...cemburu ya...?" goda Bintang.
"apaan sih...nggak..." ucap Angkasa mengelak.
"cie....aku dicemburuin cie..." ucap gadis itu lagi dengan tatapan menggoda.
"enggak"
"ah masak?"
"beneran!"
"yakin?"
"ya yakin lah..."
Bintang mengulum senyum...
Angkasa mulai melunak.Keduanya pun mulai kembali akur.Saling tertawa,saling bercanda.
Rasa penasaran Angkasa hilang sudah.Kini ia sudah tau bahwa laki laki itu adalah sepupu Bintang...bukan selingkuhan nya...
ah leganya......
...----------------...
***up 16:49
Selamat sore...
selamat menyambut hari raya Idul Fitri bagi yang merayakannya....
othor mau ngucapin mohon maaf jika selama menulis novel receh ini banyak kurangnya,banyak salahnya,mungkin ada kata kata yang menyinggung atau melukai hati para readers semuanya...othor mohon maaf...tidak ada unsur kesengajaan karena novel ini murni hanya karangan fiksi belaka....
terima kasih yang udah mendukung novel ini dari awal hingga sekarang....maaf jika masih banyak kekurangan di sana sini...maaf jika ceritanya ngaco..hanya hasil karya emak emak yang miskin ilmu...
sekali lagi selamat merayakan hari raya Idul Fitri...
Taqabballahu minna wa minkum...
minal aidzin wal faidzin....
mohon maaf lahir dan batin semuanya....🥰🥰🥰🥰🥰***
__ADS_1