
Di dalam kamar yang semalam menjadi saksi bisu pergulatan panas dua anak manusia itu....
Zev menatap nyalang ranjang yang menjadi tempatnya mengoyak Nabila semalam.Pria itu terlihat menyedihkan sambil sesekali menenggak alkohol dari botol yang ada di tangannya.
Benarkah ia sudah melakukan kesalahan dengan merusak Nabila?
Tidak kan?
Nabila anak Adrian...dia memang Zev incar sebagai senjata untuk menghancurkan Adrian kan?
Bukankah dengan begitu ia sudah mencapai keinginannya?Adrian hancur bukan?harusnya ia senang kan?harusnya ia berpesta hari ini?tapi kenapa sekarang malah pikirannya jadi tidak karuan?
Bayang bayang wajah cantik yang menemaninya semalam menari nari dalam pikirannya.Ada rasa bersalah disana.Saat ini pasti Nabila sudah sadar dari pengaruh obat perangsang itu.Bagaimana keadaannya sekarang?Apa dia akan baik baik saja?
Zev kembali menenggak minuman kerasnya.Ia kemudian meraih ponselnya lalu menuju ke galeri.Ada beberapa foto wajah Nabila yang ia ambil saat wanita itu terlelap.Hanya wajah,bukan yang lain.
Zev tersenyum sambil mengusap layar ponsel itu lembut.
"kamu memang cantik kelinci kecil" ucapnya.
"sedang apa kamu sekarang?kamu pasti membenciku sekarang.." ucapnya
Zev tersenyum getir..
"aku minta maaf sayang....semoga kamu akan menemukan kebahagiaan mu setelah ini...maafkan keegoisanku yang melibatkanmu dalam dendam pribadiku Gita" ucapnya.
Ceklek....
pintu kamar terbuka.
Jordan datang dengan sebuah koper di yang ia seret.
Laki laki itu kemudian duduk di samping Zev yang teelihat kacau.
"lo yakin mau pergi?" tanya Jordan.
Zev tak menjawab.Laki laki bermata serigala itu kembali berniat meneguk minuman dari botol itu,namun Jordan menghalanginya.
"udah..udah....!!dari pagi lu kayak gini terus....!lo mau terbang..stop minumnya..!"ucap Jordan.
Zev menarik rambutnya kasar.Tergambar jelas bagaimana frustasinya duda labil ini.Laki laki ini seolah tak memiliki prinsip hidup.
Jordan mengehela nafas panjang.Laki laki itu kemudian menyandarkan tubuhnya pada sandaran sofa disana.
" penerbangan jam dua siang...kalau lo masih ingin berubah pikiran,lo belum terlambat"ucap Jordan.
"gue harus gimana?" tanya Zev dengan mata yang fokus menatap ranjang.
"lo tanya gue?" tanya Jordan.
"kalo lo minta pendapat gue...saran gue adalah nikahin dia...tanggung jawab..!biar lo tenang..!Nabila juga tenang..!" ucap Jordan
Zev menoleh ke arah Jordan.
"lo minta gue nikahin anak si ke**rat itu?" tanya Zev dengan raut wajah seolah tak habis pikir pada ucapan Jordan.
__ADS_1
Zev menggelengkan kepalanya samar.
"sekarang gue tanya deh ama lo....lo yakin nggak kalo semua yang paman lo bilang selama ini itu seratus persen bener?" tanya Jordan
"yakin nggak lo?"
Zev tak menjawab.
"sorry ya Zev...kalo dari pandangan gue...lo tuh cuma kebawa omongan paman lo..!lo ngelakuin bukan atas dasar keinginan lo sendiri sekarang..."
"mungkin dulu lo yakin sama misi balas dendam lo...tapi gue rasa sekarang lo mulai goyah...lo mulai nggak yakin sama misi lo...iya kan??" ucap Jordan menerka.
"Adrian bilang sama gue kalau Gita bukan anak kandung nya...dan dia bilang dia nggak pernah nyulik nyokap tiri gue....tapi yang dibilang Dave nggak gitu..." ucap Zev.
Jordan menghela nafas panjang...
"trus siapa yang lo percaya?" tanyanya.
Zev hanya menggelengkan kepalanya.
"Zev....saran gue....nikahi Nabila...masuk ke keluarga nya,selidiki mereka,dengan begitu lo bisa tau...mana yang benar...mana yang salah..." ucap Jordan.
Untuk sesaat keduanya saling diam..
Zev kemudian bangkit...
"mau kemana?" tanya Jordan.
"gue harus liat kondisi Gita" ucapnya kemudian pergi meninggalkan tempat itu tanpa berucap sepatah katapun.
"Ckckckk....bener kata lo Bil....Zev emang duda gila..!bukan cuma gila,bego' dan labil juga...!muka sangar...!giliran jatuh cinta letoy..!" ucap Jordan kemudian merebahkan tubuhnya di sofa panjang itu.
Sementara itu di tempat lain..
Disebuah kamar yang tak terlalu luas.Adinda tengah membereskan kekacauan akibat amukan Nabila pagi tadi.Benda benda berserakan dimana mana.Kaca pecah,kosmetik yang tak seberapa banyak itu berhamburan jatuh ke lantai bahkan sebagian tumpah dan pecah.Buku buku,hiasan hiasan di bangku,semua sudah terlempar dari tempatnya.Adinda dengan teliti menata kembali barang barang milik sang putri yang masih bisa dipertahankan.Sedangkan yang sudah tak berbentuk ia sapu dan buang.
Sementara itu,
Di atas kasur busa...
Wanita malang dengan mata bengkak terlihat meringkuk di bawah balutan selimut tebal bermotif bola.Padahal suhu udara saat ini sangat panas,membuat siapapun akan kegerahan,tapi Nabila lebih memilih untuk terus menutupi tubuhnya dengan kain itu.Dengan suara isakan tangis yang masih terus terdengar,dada naik turun,penampilan yang acak acakan,wanita itu seolah tak mengijinkan siapapun untuk melihat tubuhnya.
Takut,jijik,malu...itu yang ia rasakan.Ia sudah kotor...!ia sudah ternoda...!ia sudah saaangat menjijikkan.
Adinda masuk kembali ke kamar itu dengan membawa nasi dan air putih untuk Nabila.
"kak....makan dulu ya....dari pagi kamu belum makan sayang" ucap Adinda dengan senyuman.
Nabila tak menjawab,bahkan seolah tak mendengar dan tak melihat kehadiran sang ibunda sedari tadi.
Adinda mendekati sang putri,tangannya terangkat hendak membelai rambut Nabila,namun baru hendak menyentuh ujung rambutnya,gadis itu sudah tersentak sambil memundurkan tubuhnya.Putri Adinda itu meringsut ke pojokan ruangan di ujung kasur busa,dibawah jendela bertirai biru itu.Ia mengencangkan rem*san pada selimutnya yang terus menutupi tubuhnya sambil bergetar ketakutan.
"kak..ini mama.." ucap Adinda.
Nabila menangis lagi.Wajahnya terlihat tertekan.Ada beban yang teramat berat yang ia pikul saat ini.
__ADS_1
"sayang...." ucap Adinda.
"jangan...." ucapnya menangis.
"kakak..." ucap Adinda sedih.
"takuuutt....!pergi...!!" ucap Nabila makin meringsut di pojok kamarnya.
Adinda menatap perih sang putri.
"Ya Allah....kuatkan anak hamba ya Allah..." ucap Adinda pilu menatap sedih ke arah sang putri yang terlihat begitu ketakutan.
Adinda kembali mendekat...
"Nabil...sini nak...ini mama sayang..." ucap Adinda.
Nabila makin menangis ketakutan.
"kak...jangan kayak gini....mama bingung harus gimana kak...istigfar sayang..." ucap Adinda.
Nabila terus menangis.
Dengan jarak yang cukup jauh....Adinda mencoba menenangkan sang putri...
"kak....kamu masih punya mama sayang,kamu masih punya papa..!kamu anak yang kuat nak....bangkit Bil..." ucap Adinda.
"aku kotor..!!aku jijik....!!!" ucap Nabila dipojokan.Ia menggaruk garuk tubuhnya sendiri.Ia benci badan ini.Badan yang sudah dijamah oleh laki laki yang bukan muhrimnya.Laki laki yang masih haram untuknya.
Sungguuh...gadis periang itu benar benar hancur..!ia tak sanggup...!ia tak bisa menerima ini semua...!jiwanya terguncang..!laki laki itu berhasil merusak mental kuat Nabila..!
Adinda mendekat,ia mencoba meraih tubuh gadis yang terus histeris itu lalu mencoba memeluknya.
"Nabil istigfar nak...!!ini cobaan kak...!!istigfar sayang...kamu masih punya Allah...!"
"Allah nggak sayang sama aku..!!Allah jahat ma...!!Aku selalu jalanin semua perintah Nya....tapi apa sekarang??!!!!aku kotor...!!!!!!Allah membiarkan laki laki itu merenggut apa yang jaga...!!!Allah jahat...!!!" ucap Nabila tak terkendali.Ia berteriak teriak bak orang kesurupan.Suaranya bahkan terdengar hingga keluar rumah.Dimana Adrian berada di teras bersama Angkasa.
"NABIL...!!STOP..!!jangan bicara kayak gitu kak...!!Allah nggak jahat..!ini ujian sayang...Dia ingin mengangkat derajat kamu kak...istigfar sayang..." ucap Adinda menangis sambil mengusap wajah Nabila yang basah karena lelehan air mata dan keringat.
"Nabil nggak kuat ma...." ucap Nabila melemah..
"kuat sayang..kamu kuat...anak mama kuat nak..." ucap sang mama sambil memeluk putriny yang malang.
"aku kotor.." ucap Nabila lirih dengan tangis pilu
"nggak kak...kamu perempuan baik baik sayang..!kamu nggak kotor nak..." ucapnya lagi terus berusaha membangun lagi semangat hidup Nabila.
Nabila terus menangis dipelukan sang ibunda.Ia seolah sudah tak punya semangat hidup.Ia tak punya harapan.Dunianya hancur..seolah tak ada gunanya lagi ia hidup....
...----------------...
***BAB INI OTHOR TULIS SAAT BAB SEBELUMNYA BELUM DIREVIEW...DAN BARU OTHOR KIRIM SETELAH BAB SEBELUMNYA BERHASIL LULUS REVIEW...
KALO SEPULUH JAM SIH LEBIH...DARI SUBUH AMPE SORE NGGAK LULUS"...JADI MAAF YA YANG UDAH NUNGGU BAB SEBELUMNYA LAMA..
SEMOGA YANG INI CEPET YA...
__ADS_1
YUUKKK...KASIH DUKUNGANNYA...
KLIK LIKE KOMEN VOTE DAN HADIAHNYA***