Gadis Tawanan Sang Psychopath

Gadis Tawanan Sang Psychopath
Nabila Story98


__ADS_3

KHUSUS DEWASA...SENGAJA OTHOR TULIS MALEM...NIATNYA BIAR NGGAK MENGGANGGU IBADAHNYA...YANG MUNGKIN MERASA KURANG BERKENAN KARENA MEMANG INI BULAN PUASA... DI SKIP AJA..SOALNYA KALAU NGGAK OTHOR TULIS TAKUT NYA JADI NGGAK URUT ALURNYA...🥰🙏🙏


Hari berganti....


Sepasang suami istri itu kini tengah berada di dalam sebuah kamar luas di kediaman Zev.Ya....hari ini laki laki itu mengajak sang istri untuk pulang ke rumahnya.Zev mengajak Nabila untuk tinggal di rumah itu kurang lebih seminggu kedepan,setelah itu ia akan membawa Nabila terbang ke kota J dan tinggal di salah satu rumah nya disana,menyusul Adrian dan Dinda yang akan kembali ke kota itu dua hari lagi.


Nabila sibuk Mengeluarkan baju bajunya tak seberapa banyak itu dari ransel hitamnya dan memasukkannya ke dalam lemari besar di kamar tersebut.Sedangkan Zev,laki laki itu kini tengah berada di dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


ceklekk....


pintu kamar terbuka....


Zev datang dari dalam kamar mandi dengan tubuh yang masih basah kuyup,handuk putih terlilit di bawah pusar menutupi tubuh baik bawahnya yang nampak menonjol di salah satu bagiannya...


Laki laki itu menatap wanita berkaos putih yang mematung itu dengan tatapan tajam khaas serigalanya


Nabila menelan ludah nya kasar...


"buseett...gini banget laki gue...." batinnya.


Zev mengangkat salah satu sudut bibirnya,dengan langkah tenang dan gagah pria itu mendekati sang istri yang mulai tak karuan.


Nabila menunduk,jantungnya sudah berdetak sangat kencang.Entah kenapa,sedari kemarin ia selalu di buat tremor jika berdekatan dengan suaminya itu.


Zev mangangkat tangannya,menyentuh dagu sang hello kitty dan sedikit mangangkatnya,ia tau wanita itu pernah memiliki trauma yang mungkin masih ada hingga kini.Ia harus lebih sabar,ia harus bisa meruntuhkan rasa takut dalam diri Nabila.


Nabila mendongak,dilihatnya sang suami berdiri di hadapannya dengan senyuman manis.Zev lebih mendekatkan tubuhnya,kedua telapak tangannya kini menangkup wajah ayu itu dengan ibu jari mengusap usap lembut pipi mulus sang kelinci kecil.


"i love you" ucap Zev.


Nabila tak bereaksi.Ia hanya diam menatap wajah Zev yang terlihat makin mempesona dengan lelehan air yang menetes dari rambut basahnya.


"masih takut?" tanya Zev lembut.


Nabila mengangguk...


Zev menghela nafas panjang....


"tapi....lo kan suami gue....gue bakal dosa kalau gue nolak ajakan lo" ucap Nabila.Zev masih diam menunggu Nabila selesai bicara.


Satu tangan wanita itu tergerak menyentuh salah aatu bongkahan dada sang serigala,jari telunjuknya yang lentik bergerak mengikuti goresan tinta tato yang terukir di dada bidang pria itu.


"gue mau...tapi........" ucapan Nabila terhenti...


"tapi apa?" tanya Zev lembut.


"pelan pelan.." ucap Nabila lirih.


Zev tersenyum lucu...ia mendekatkan wajahnya pada wajah sang istri,dan dengan gerakan lembut ia mengecup kening sang istri penuh cinta..


Dengan gerakan yang sangat lembut,Zev mangangkat tubuh Nabila,membopongnya dan merebahkan tubuh wanita itu diatas ranjang king size miliknya.


Nabila pasrah.Ia tak bergerak,membiarkan laki laki itu melakukan apapun yang ia mau pada tubuh ramping yang kini sudah resmi menjadi milik Zev Smith Anderson.


Zev menggerakkan tangan kekarnya melepas kaos putih dan celana jeans Nabila,membuat tubuh ramping berkulit sawo matang itu kini hanya berbalut dua kain berwarna merah yang menutupi dua bagian tubuh sensitifnya.Nabila yang masih merasa malu pun menutupi dua bagian tubuh itu dengan kedua telapak tanganya.Zev yang masih menggunakan handuk putih yang terlilit itu pun memundurkan tubuhnya,mengamati tubuh molek yang begitu indah yang pernah ia jamah tanpa izin hingga membuat sang pemilik raga depresi.


"Serigala..." ucap Nabila lirih.

__ADS_1


"apa?" tanya Zev.


"jangan diliatin terus...malu...." ucap Nabila sambil meringsutkan tubuhnya menjadi sedikit miring.


Zev terkekeh...


"iya...iya..nggak dilihatin.." ucap Zev sambil membimbing tubuh Nabila kembali pada posisi semula.


Nabila pun menurut.


Dengan sorot mata yang masih terfokus pada tubuh wanitanya,Zev membuka lilitan handuknya dan melemparnya asal.


Mata suci Nabila langsung terfokus pada sebuah benda yang terlihat sangat menonjol terbungkus kain berwarna hitam.Zev tersenyum nakal mendapati ekspresi Nabila yang terlihat tercengang...


Zev mundur lagi,ia kemudian mendekatkan wajah berjambangnya ke salah satu telapak kaki Nabila.


Sang serigala mulai bekerja....


merangkak naik dari kaki naik hingga ke leher dan wajah sang kelinci kecil.


Nabila dibuat bergetar dan menggeliat.Tangannya tergerak membungkam mulutnya sendiri agar tak menimbulkan suara.


Zev makin lincah,membuat Nabila makin bergeliat hebat.Seluruh kain pembungkus tubuh nya bahkan sudah lenyap entah sejak kapan.Wanita itu bahkan sudah tak bisa menyembunyikan suara suara merdunya membuat Zev makin bersemangat di bawah sana.


Zev kini mulai menciumi setiap inchi wajah sang kelinci dan berakhir pada peraduan dua bibir milik sang kelinci dan serigala.Nabila yang awalnya hanya diam kini seolah mulai terbawa suasana.Ia memeluk erat tubuh tegap berbulu itu dan sesekali meremas rambut Zev.


Zev bangkit,ia kemudian melepaskan kain pembungkus sang Jagoan yang terlihat gagah.


Nabila mulai bersiap siap.Wajahnya terlihat tegang menatap benda yang nampak berdiri gagah selayaknya sang pemilik raga.


Zev mendekatkan bagian tubuh yang begitu ia banggakan itu menuju sarang barunya,baru menempel,Nabila sudah terjingkat,ia reflek memundurkan tubuhnya.


pertama dalam kondisi sadar maksudnya...dulu kan pas pertama nggak sadar ye kan??


Zev mengikuti Nabila,ia kembali mengarahkan sang jagoan pada liang sempit diantara belah paha Nabila,baru menempel,Nabila mundur lagi....


Zev menghela nafas panjang....


tolong....na*sunya sudah di ubun ubun...tapi Nabila seolah malah ngajak kejar kejaran....


Zev mendekat lagi....mengarahkan pusakanya lagi...


Baru menempel...


Nabila mundur lagi....


"lu sebenarnya mau kemana sih?!gue capek ngikutin lu mulu...!" ucap Zev kesal.


"gue takut bego'...!itu gede banget...nggak muat..!" ucap Nabila.


Zev memejamkan matanya dan menipiskan bibirnya...


Astaga Tuhan...mau enak aja susah bener...


Zev menghela nafas panjang...ia harus banyak banyak sabar menghadapi kepolosan putri Adrian ini.


"sayang...diem ya...muat kok tenang aja...diem ya..." ucap Zev bak menenangkan anak kecil.

__ADS_1


"itu bisa dikecilin dikit nggak..."tanya Nabila.


Zev tergelak...


" lo bego' apa polos sih...lu kira balon bisa digedein bisa dikecilin"ucap Zev.


Nabila hanya diam...


"makanya diem...jangan berisik..." ucap Zev..


"diem ya...nurut..." ucapnya lagi.


Nabila hanya mengangguk. Zev membungkuk mendekatkan wajahnya pada wajah Nabila,sedangkan tangannya mengarahkan sang jagoan ke rumah barunya yang permanen.


"kalau takut peluk aku aja.." ucap Zev.Nabila mengangguk,ia pun mengalungkan kedua lengannya pada leher Zev.


Sang jagoan mulai merangsek masuk,cukup sulit,membuat Nabila meringis takut.


"aaakkhh.....nggak muat.."


"muat.."


"nggak muat Zev..jangan dipaksain..."


Zev tak peduli,ia terus berusaha memasukkan sang jagoan..Nabila makin meringis,ia bahkan menjambak rambut Zev sambil terus merintih meminta Zev mengehentikan aksinya.


Bleess...


tertancap dengan sempurna.Zev meringis...ngilu...


"sakit..?" tanya Nabila.


Zev hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum...


Tangan kekarnya tergerak membelai rambut sang istri


"mau Zev junior apa Nabila junior?" tanya Zev mencoba mencairkan suasana.


Nabila terkekeh...


"terserah...." ucap Nabila.


"udah siap jadi ibu?" tanya Zev lagi.


Nabila hanya mengangguk...


"okey...lets do it " ucap Zev.


Dan terjadilah....


Pagi panas mereka,malam pertama yang sempat tertunda.Di dalam kamar berlukis kepala serigala di salah satu sisi dinding kamarnya.


Keduanya hanyut dalam permainan mereka.Permainan panas yang cukup membuat mereka bermandikan keringat di pagi yang cerah itu...



...----------------...

__ADS_1


***yukkk...mana dukungannya...


klik like KOMEN vote dan hadiahnya...🥰🥰🥰***


__ADS_2