Gadis Tawanan Sang Psychopath

Gadis Tawanan Sang Psychopath
Nabila Story08


__ADS_3

Malam menjelang....


Gadis tomboy itu nampak sibuk dengan ponselnya.Saat ini ia tengah rebahan di sofa ruang tamu,sibuk berbalas pesan dengan sang adik,Angkasa.Saat sedang asyik berbalas pesan....


"assalamu alaikum...." suara itu terdengar dari balik pintu rumah yang terbuka.


"wa alaikum salam..." sahut Nabila.


Ia pun bangkit dari rebahannya.Dilihatnya di depan pintu,sepasang suami istri dan seorang anak kecil berdiri di sana dengan sang istri yang nampak tengah hamil besar.


"om Farhan....tante Putri..." ucap Nabila.


Sepasang suami istri itupun tersenyum.


"masuk om..tante.." ucap Nabila.


Sepasang suami istri dan anak perempuan mereka pun masuk ke dalam rumah itu lalu duduk di sofa panjang yang ada di sana.


"bentar ya om...Nabil bikinin minum dulu..." ucap Nabila.


"nggak usah repot repot nak..." ucap pria empat puluh tahun itu.


"nggak repot kok om...bentar ya..." ucap Nabila.


Gadis itupun segera pergi kedapur untuk membuatkan minum tamu tamunya.Saat Nabila pergi ke dapur,bu Lastri keluar dari kamarnya.


"lho...ada Farhan sama Putri?" ucap bu Lastri sambil membetulkan gelungan rambutnya.


"ibuk.." ucap Putri.


Wanita hamil itu segera bangkit dan meraih punggung tangan bu Lastri,begitu juga Farhan dan Alexa,putri mereka.


"kalian udah lama?" tanya Bu Lastri.


"baru sampai buk" ucap Putri yang kini lebih kalem setelah menikah.


"eh....cucu nenek...sini...pangku nenek..." ucap Bu Lastri menyapa Alexa.Gadis kecil berusia enam tahun itupun naik ke pangkuan bu Lastri yang sudah ia anggap seperti nenek kandungnya sendiri.


Nabila datang dari dapur dengan membawa nampan berisi tiga buah cangkir untuk Farhan,Putri dan Alexa.


"minumnya om..tante...Lexa..." ucap Nabila.


"makasih Bil..." ucap Putri.


"sama sama tante"


Nabila duduk di sofa tepat di samping bu Lastri.

__ADS_1


"gimana kerjaan kamu le?lancar?" tanya bu Lastri pada Farhan.


"alhamdulillah buk....namanya juga ngajar anak orang...ya...begitulah..." ucap Farhan yang kini berprofesi sebagai seorang guru SMP itu.


Farhan jadi guru SMP???


.


.


yuupppsss.....


Beberapa tahun yang lalu....setelah laki laki itu dinyatakan bebas sepenuhnya,ia langsung membuka lembaran baru hidupnya sebagai seorang Farhan.Ia yang tak punya saudara ataupun tempat tinggal akhirnya menerima tawaran dari Adrian untuk tinggal bersama keluarga Adrian di rumah mereka.


Laki laki itupun kemudian mulai mencari pekerjaan,dan akhirnya ia mendapat kesempatan kerja sebagai barista di sebuah coffee shop di ibu kota.


Tiga tahun lebih hubungan asmara melalui surat terjalin,setelah keluar dari penjara,ternyata Putri masih setia dengan perasaan yang sama pada mantan narapidana itu.Merekapun terus menjalin hubungan asmara,antara Putri sang mahasiswi dan Farhan sang barista.


Setahun setelah kebebasan Farhan,kabar duka menimpa Putri,ayah dan ibunya kecelakaan.Ibunya tewas,sedangkan ayahnya lumpuh akibat kecelakaan.Mau tak mau..Putri harus pulang.Karena ia harus merawat sang ayah yang sudah tak bisa melakukan apapun.


Farhan tak mau jauh dari wanita yang sudah ia pacari kurang lebih empat tahun sejak masih di dalam penjara itu.


Akhirnya dengan modal nekat dan uang pas pasan.Ia terbang ke kota kelahiran sang pujaan hati dan melamar gadis tercintanya itu.


Singkat cerita,keduanya pun menikah.Farhan mulai mengurus usaha ayah Putri berupa toko aluminium.


..


Kembali ke ruang tamu di kediaman bu Lastri...


"Bil..." ucap Farhan.


"ya om..." jawab Nabila


"besok udah mulai ngampus?"


"iya..." jawab Nabila dengan senyuman


"berangkat jam berapa?"


"pagi om..." jawab Nabila.


"oh...besok bareng om aja ya...sekalian berangkat ngajar...motor kamu kan belum sampai" ucap Farhan menawarkan diri.Ya....Nabila memang meminta pada sang papa untuk mengirimkan motor vespa kesayangannya itu lewat jasa ekspedisi.


"nggak usah om....Nabil naik ojek aja..."


"dari pada naik ojek...kan mending bareng om.." ucap Farhan.

__ADS_1


"iya Bil...lumayan kan uangnya bisa buat tambahan kamu jajan.." imbuh Putri.


"iya deh...terserah om Farhan aja..." ucap Nabila.


"nah....gitu dong...papa kamu itu udah nitipin kamu sama om...kamj tanggung jawab om disini sekarang" ucap Farhan.


"iya om...." ucap Nabila sambil tersenyum.


Obrolan pun terus berlanjut.Semua yang ada disana pun hanyut dalam suasana kekeluargaan yang begitu erat.


...****************...


Ditempat lain....


Disebuah kamar luas nan mewah...


Seorang gadis berparas bule tengah mondar mandir di dalam kamar tersebut sambil terus mencoba menghubungi seseorang...


Wajahnya nampak gelisah,sesekali ia menggigit kuku kuku jarinya guna menyalurkan kegundahan hatinya....


tuutt....tuutt....tuutt....


pangilan telefonnya kembali tak diangkat.Kemana dia?selalu saja begini.


Wanita berlingerie merah itu kembali mencoba menghubungi nomor yang sama....


entah sudah yang keberapa kalinya....


dan....akhirnya di angkat....


"dad.....daddy dimana?" tanya gadis itu menggebu gebu.Sayuk sayuk dapat ia dengar suara musik khas klub malam dari sambungan teleponnya.


Gadis itu mulai mengembun.


"tidurlah...jangan menunggu ku.." ucap seorang pria dari seberang sana dengan suara dingin.


"tapi dad....aku udah nungguin daddy...!" ucapnya dengan air mata yang mulai tumpah.


"aku tidak pernah memintamu menungguku Nora..!tidurlah...!aku tidak akan pulang malam ini" ucap sang pria lalu dengan cepat mematikan ponselnya.


Gadis itu kembali menangis.Sudahlah....di perlakukan seperti ini sudah menjadi hal biasa baginya.Di buang...lalu dipungut lagi...dibuang lagi....dan di pungut lagi...selalu seperti itu.Tapi yang lebih memilukan,iia seolah tak bisa lepas dari laki laki itu.Meskipun ia sadar ia hanya alat..!dan ia pun sadar,suatu saat nanti,jika sang pria sudah mendapatkan apa yang menjadi incarannya maka disaat itulah...Nora akan dibuang.


...----------------...


YUKKKK.....


TAMBAHIN LIKE KOMEN VOTE DAN HADIAHNYA LAGI🥰🥰🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2