
"Nora??!!" ucap Nabila kaget.
Ya...gadis yang mengintai Nabila itu adalah Nora..sahabatnya dulu,anak tiri Zev.
Zev menghentikan larinya saat sudah berada di samping Nabila.Dilihatnya di sana,Nora sudah terkapar di aspal dalam kondisi dicekik oleh sang hello kitty.Mata lentik itu menatap tajam ke arah Nabila yang menindihnya dengan satu tangan mencekik leher Nora dan satu lagi mengepal hendak menghantam wajah bule Nora.Sedangkan Nora,wanita itu menatap tajam ke arah Nabila dengan dada yang naik turun,terlihat jelas aura kebencian dari dalam diri Nora yang dapat Zev dan Nabila rasakan.
"lepasin..!" ucap Nora murka.
"ngapain lo ngawasin gue?" tanya Nabila.
"bukan urusan lo..!"
"yang lo liatin dari tadi gue...gimana bisa lo bilang bukan urusan gue?!" ucap Nabila dingin masih dalam posisi menindih dengan tangan mengepal yang siap memberikan bogeman.
"atau jangan jangan....dua orang tadi suruhan lo?iya..?"
"LEPASIN GUEEE.....!!!!" ucap Nora berteriak tanpa menjawab pertanyaan dari Nabila.Sontak saja hal itu memancing perhatian orang orang yang ada disana lantaran kejadian itu di tengah kota yang cukup ramai orang.Semua matapun tertuju pada tiga manusia itu,satu laki laki dan dua perempuan.
Zev menggerakkan tangannya menyentuh pundak Nabila.
"Git...lepasin dulu.." ucap Zev pelan dan tenang.
Nabila pun bangkit dengan dada bergemuruh.Begitupun Nora.
Zev meremas telapak tangan Nabila seolah memberikan dukungan,kekuatan,dan sedikit menenangkan sang wanita.Gerakan meremas tangan nan lembut itu berhasil di tangkap oleh mata lentik Nora.Wanita itu makin bergemuruh.Zev itu daddynya..!dia harus jadi milik Nora..!bukan Nabila..!!
"sekarang jawab...lo yang nyuruh dua orang tadi nyelakain gue?kenapa?" tanya Nabila masih dengan mode Adrian.Zev hanya diam..ia seolah menunggu jawaban dari anak tirinya itu.
Nora menatap tajam wanita di hadapannya itu.
"karena gue benci sama lo" ucap Nora dengan gigi yang mengetat.
"gue benci kalian....!!!!" teriaknya kemudian.
Emosinya tak terkontrol.Antara cemburu,sakit hati,sedih,marah,lelah,dan frustasi akan hidupnya yang makin hari makin tak beraturan.
"asal lo tau ya Nabila....laki laki di samping lo itu punya gue...!!!" ucap Nora murka sambil menunjuk nunjuk kedua manusia di hadapannya.
"dia daddy gue..!dia yang gue perjuangin dari dulu...!dia laki laki yang paling gue sayang dan sekarang lo dengan gampangnya ngambil dia dari gueee.....!!!" ucap Nora berteriak bak orang kesetanan.Tangannya tergerak hendak menjambak rambut Nabila namun dengan cepat Zev menghalanginya.
"Nora...!!" ucapnya sambil sebelah tangannya tergerak menghempaskan tangan Nora menjauh dari Nabila,dan satu tangan lainnya memeluk sang hello kitty yang mematung mendengarkan ucapan Nora.Nora murka...Zev mencoba melindungi Nabila,sedangkan Nabila kini masih dalam mode Adrian yang garang.
"kenapa??!!" ucap Nora murka saat Zev menghalangi pergerakannya.
"kenapa sekarang kamu berubah dad?karena dia?!iya??!!"
"bukannya dulu daddy selalu bilang kalau daddy membenci Adrian..!daddy benci keluarga Adrian...!daddy benci perempuan ini...!!aku udah ngelakuin semuanya dad...!aku giring dia datang kesini...!aku jebak dia masuk ke perangkap yang daddy buat....untuk apa.....?untuk membuat kamu seneng dad....!" ucap Nora sambil menangis menumpahkan segala unek uneknya.
"aku pikir setelah semua yang aku kasih ke daddy...daddy akan melihat aku...daddy akan sadar kalau aku sayang sama daddy...daddy akan datang ke aku dan kita akan bahagia...." ucap nya lagi dengan suara melemah.Air matanya sudah banjir.
__ADS_1
Nora menggelengkan kepalanya samar..
"tapi ternyata aku salah....dari awal aku cuma jadi alat balas dendam kamu...aku kamu buang setelah kamu berhasil mendapatkan semua yang kamu mau...."
"jahat kamu dad..tega..."
Nora mendekati Zev yang masih memeluk Nabila dengan sebelah tangannya.
"liat aku....aku cinta sama kamu dad..!aku udah ngasih semua yang aku punya...tapi kamu nggak pernah bisa melihat itu...hikss...."
"dan sekarang....bisa bisanya kamu dekat dengan perempuan ini....perempuan yang harusnya kamu jadikan umpan untuk menghancurkan musuh kamu dad..!!"
Nora menatap bengis ke arah Nabila yang masih mematung dipelukan Zev.Tangannya terangkat menunjuk nunjuk wajah Nabila
"lo....perempuan murahan...!apa yang udah lo kasih ke daddy gue sampai sampai dia bisa berubah kayak gini?!" tanya Nora membentak.
Nabila masih diam tanpa ekspresi di dalam pelukan Zev.
"Nora cukup....!!!" ucap Zev membentak.Ia tak mau sampai Nora bicara terlalu jauh dan kembali menggugah trauma Nabila.Mengingat Nora juga mengetahui tentang insiden malam itu.
"kenapa?oh....atau jangan jangan....peristiwa di bengkel empat bulan lalu itu sebenarnya bukan jebakan daddy kan?tapi emang lo yang mau...!!iya kan..??dasar pela***...!anak dari seorang penculik,pemerk***,muci**ri..pantes aja kalau kelakuan bokap nyokap lo nurun ke lo..!" ucap Nora membentak.
seeettttt....
buuuuuggghhhh......
Nabila secepat kilat melepaskan diri dari Zev,dan dengan satu gerakan ia meninju wajah Nora tepat di bagian antara mulut dan hidungnya.
Sakit....malu....tembok kokoh yang ia bangun seolah runtuh dalam sekejab mata karena ucapan Nora.
Nabila bergetar hebat dengan tangan menunjuk ke arah Nora yang tersungkur di aspal.
"jaga mulut lo..lo nggak tau gimana rasanya jadi gue...lo nggak tau gimana rasanya jadi orang yang dijadikan tumbal atas dendam seseorang...LO NGGAK TAU...!!"
buuuugggghhh.....
"aaaakkkkhhh!"
Kaki Nabila melayang ke wajah Nora membuat wanita itu memekik.
"Gita udah.." ucap Zev mencoba menenangkan.
"DIAM...!!!" bentak Nabila sambil menunjuk wajah kekasih nya itu.
Wanita manis bernama Nabila itu seolah lenyap.Berganti Nabila putri Adrian titisan iblis yang begitu bengis dan mengerikan.
Nabila kembali menoleh ke arah Nora yang terlihat ketakutan.
"gue nggak tau menau tentang dendam bapak lo ini..." ucap Nabila dingin sambil menunjuk Zev tanpa menoleh.Air matanya mulai luruh,wajah dan matanya memerah dengan keringat yang mulai keluar di dahinya,otot otot leher yang terlihat jelas,dan gigi gigi yang mengetat.
__ADS_1
"gue nggak pernah mengusik kehidupan dia sebelumnya..."
"GUE CUMA ANAK YATIM PIATU YANG MERASA BANGGA DAN BAHAGIA DI PUNGUT DARI JALANAN OLEH LAKI LAKI YANG YANG SELALU JADI MALAIKAT BUAT GUE...YAITU ADRIAN....!!!"
buuuggggghhhhh.......
satu tendangan lagi mendarat ke wajah Nora.Nabila makin mengerikan.Namun tak ada yang berani mendekat untuk sekedar melerai.Bahkan Zev pun dibuat tercengang oleh perubahan Nabila yang begitu menakutkan.
"gue nggak pernah tau masa lalu bokap gue seperti apa dulunya....sejahat dan sebengis apa dia gue nggak tau....karena selama yang gue kenal dia adalah laki laki yang selalu sayang dan tulus sama gue...!!" ucap Nabila dengan suara memelan..
"TAPI KENAPA KALIAN MELIBATKAN GUE DALAM BALAS DENDAM KALIAN ??!!"
buuuuggggghhhh.....
"aaaakkkkkkhhhhhh....!!"
Satu tendangan lagi kini bagian paha Nora.
"gue di per**sa...kehormatan gue direnggut...susah payah gue bangkit...susah payah gue mencoba berdamai dengan dunia gue yang udah terlanjur hancur...dan sekarang....dengan gampangnya lo bilang didepan banyak orang....gue pela***????“tanya Nabila dengan senyuman miris.
" TAU APA LO TENTANG GUE DAN KELUARGA GUE ANJ*NG...!!"
buggghhh..
"bang***...!!"
Nabila kesetanan.Tendangan demi tendangan ia layangkan pada Nora yang sudah lemah di bawahnya.Kata kata kasar,makian bahkan air ludah pun ia layangkan pada wanita itu.Zev kembali mencoba menenangkan Nabila namun wanita iti seolah bukan lagi Nabila yang ia kenal.
Nabila benar benar lepas kendali.Nora mengusik ketenangannya.Nora menghina keluarga nya..jika pun Nora mati ditangannya saat itu juga...maka darah Nora adalah halal baginya.
"Gita cukup...!Gita...!!" ucap Zev berkali kali,namun Nabila seolah tuli.Nora sudah babak belur,kalau tidak segera dipisah,maka Nora akan benar benar mati.Zev kwalahan menghentikan gerak Nabila.
Di saat saat genting itu.Sebuah mobil hitam datang dan berhenti saat melihat kerumunan orang disana.Itu Farhan...!
Farhan berlari mendekat.Dilihatnya di sana,putri sang singa tengah mengamuk.Astaga...ada apa ini...hari ini anak dan bapak itu bangkit dalam waktu yang bersamaan..!
Farhan secepatnya berlari mendekati Nabila.Dengan cepat ia menarik tubuh Nabila dan mendekapnya erat dalam pelukannya.Nabila mengeluarkan erangan bak singa lapar dari mulutnya.Matanya menatap tajam ke arah mangsanya,Nora.Tubuhnya menegang giginya mengetat dengan dada naik turun.
Farhan mendekap tubuh dan kepala Nabila sambil terus berusaha menenangkan gadis yang sudah ia anggap seperti anaknya sendiri itu.
"istigfar kak....istigfar...astagfirullah haladzim...istigfar kak.." ucap Farhan sambil terus membimbing Nabila beristigfar.
Cukup lama dan perlu perjuangan keras lantaran Nabila terus mencoba berontak.Namun Farhan terus mendekap gadis itu.Ia tak mau jika Nabila sampai melakukan hal fatal pada Nora,urusannya bisa lebih rumit lagi.
Cukup lama,Nabila akhirnya mulai melemah.Nabila menangis dalam dekapan Farhan dengan wajah yang ia sembunyikan pada dada bidang laki laki itu.Farhan mengusap punggung Nabila mencoba memberikan ketenangan pada sang gadis malang....
...----------------...
***SELAMAT PAGI MENJELANG SIANG.....
__ADS_1
YUKKK...KLIK LIKE KOMEN VOTE DAN HADIAHNYA....🤗🤗***