Gadis Tawanan Sang Psychopath

Gadis Tawanan Sang Psychopath
Nabila Story65


__ADS_3

Di dalam kamar utama kediaman Adrian Tama...


Wanita itu menangis sambil memasukkan pakaian pakaiannya ke dalam koper.Sesekali ia mengusap lelehan air mata tersebut.Di sampingnya sang suami hanya menatapnya datar tanpa berbuat apapun.


"maasss.....!bantuin kek...!malah diem aja...!hikkss..." ucap Adinda sambil menangis.


"kamu kenapa sih?ibuk baik baik aja..!"


"ya tetep aja mas...aku khawatir..!"


"ya udah nggak usah nangis...kita susulin ibuk tapi jangan nangis kamunya..." ucap Adrian tenang.


Adinda mengusap lelehan air matanya.Adrian bangkit,mengecup kening wanita berhijab kesayangannya tersebut.


"kita susulin ibuk...kamu tenang..." ucapnya kemudian.Adinda mengangguk.


Adrian meraih beberapa pakaiiannya yang ada di dalam lemari dan memasukkannya ke dalam koper.Membantu sang istri agar aksi packingnya cepat selesai.


Ya...Adrian baru saja memberi tahu sang istri tentang apa yang terjadi pada bu Lastri.Adinda yang mendengarnya pun langsung panik.Bagaimana kondisi ibunya sekarang...?apakah dia baik baik saja..?apakah lukanya cukup parah?


Beribu pikiran buruk berkecamauk dalam benak Adinda.Muslimah berhijab syar'i itupun langsung mengambil keputusan untuk pulang ke kampung halamannya hari ini juga.Adrian pun tak bisa berbuat banyak.Ia pun menuruti kemauan Adinda.Ia akan pergi ke kota M bersama istri dan kedua anak nya sore ini.


Dinda dan Adrian selesai dengan aksi kemas kemasnya.


"kamu istirahat dulu,sebentar lagi kita berangkat,nungguin anak anak pulang" ucap Adrian mengusap pipi Adinda.


"iya mas.." jawab wanita itu.


Adrian tersenyum lalu mengecup kening sang istri dan keluar dari kamar tersebut.


Adrian menuju ke ruang keluarga di lantai dua.Ruangan luas dengan satu set sofa yang berdampingan dengan jendela luas yang terhubung dengan balkon.Adrian melangkah mendekati jendela.Tangannya tergerak meraih ponselnya yang ada di saku celananya.Laki laki itu kemudian menuju aplikasi WhatsApp dan mencari nama Farhan disana.


tuutt....tuutt....tuutt....


"halo..." ucap Farhan dari seberang sana.


"bagaimana?" tanya Adrian.


"sudah saya temukan tuan...semua data akan saya kirimkan pada anda..."


"bagus...kalau kau bisa..cari beberapa orang yang bisa kau andalkan untuk mengawasi gerak gerik mereka...kau tau sendiri semua anak buahku sudah hilang entah kemana...hanya kau yang tersisa.." ucap Adrian.


"baik tuan...akan saya carikan.."

__ADS_1


"oh ya...jaga rahasia ini baik baik...jangan sampai siapapun tau...termasuk istrimu sekalipun..aku tidak mau ada kegaduhan..tetaplah bersikap seolah olah tidak terjadi apa apa" ucap Adrian.


"baik tuan..."


sambungan telepon terputus.


Adrian nampak diam sejenak mengarahkan pandangannya keluar jendela.


tiinngg...


satu pesan masuk...


Farhan....


Adrian segera membuka pesan itu.


Adrian tersenyum smirk,semua data yang inginkan masuk ke benda pipih milik Adrian.


"kau yang mulai...kau yang sudah membangunkan singa tidur ini...maaf kan aku...karena aku akan meladeni permainanmu.." ucapnya dengan seringai wajah mengerikan yang lama tak pernah ia tunjukkan.


...****************...


Sementara di tempat lain.....


plaaaakkkk.........


"dasar bodoh...!!!!" umpat laki laki paruh baya itu.


Gadis berparas bule itu menangis sesenggukan.


Tamparan Dave berhasil membuat pipi Nora merah dengan darah yang mengalir di ujung bibirnya.Gadis itu terpelanting ke lantai.Ia menangis sesenggukan.Kasar sekali Dave..!ia tak seperti daddy nya.Walau pun daddy tirinya itu angkuh padanya tapi ia tak pernah main tangan pada Nora.


Kini Nora tinggal seatap dengan Dave kurang lebih satu bulan ini setelah pertemuan mereka di club malam.


Dave mendekati Nora yang tersungkur di lantai.Dengan kasarnya Dave menjambak rambut pirang wanita itu dan menariknya kebelakang membuat wajah Nora pu mendongak.


"lepaskan aku...!!!" ucap Nora membentak.


"berani kau bicara seperti itu hah?!!kau lupa bahwa aku memegang kartu matimu..?!berani kau melawan perintahku itu artinya kau siap untuk masuk penjara..!" ucap Dave.


"rahasiamu ada ditanganku ****** tol*l..!aku adalah saksi bahwa kau lah pembunuh ibumu...!!" ucap Dave.


"jangan berfikir untuk macam macam denganku atau kau akan menyesal..!" ucap Dave sambil mendorong tubuh Nora.

__ADS_1


Nora menangis lagi.


"ingat...!besok kau harus menjalankan misi keduaku..!kau harus bisa menghabisi nyawa nenek tua itu sebelum Adrian curiga..!!" ucap Dave sambil menunjuk nunjuk wajah Nora.


Ya....Dave murka.Hari ini ia memerintahkan Nora untuk membunuh bu Lastri dengan cara menabrak nenek itu,namun ternyata Nora gagal.Ia bahkan hampir tertangkap warga yang mengejarnya.


Bodoh..!sangat bodoh...!gadis ini benar benar bodoh..!pantas saja Zev sama sekali tidak tertarik padanya..!


Sedangkan Nora...


Gadis yang sudah tak memiliki keluarga itu menangis terisak isak.


Hancur..!rusak..!


Kenapa sekarang hidupnya jadi begini.Seperginya Wina karena ulahnya ia seolah sudah tak pernah lagi mencicipi kebahagiaan di dunia ini.Harapannya mendapatkan Zev dan menikah dengannya tinggallah angan angan yang tak pernah terwujud.Zev menjauhinya,bahkan terkesan jijik padanya.Harta tak ada lantaran semua sudah berpindah tangan atas nama Zev.Masih beruntung Zev mau mencukupi kebutuhannya dengan membiarkan ia tinggal di rumah itu dan rajin mentransfer uang jajan untuknya.Meskipun kini Zev sama sekali tak pernah menengoknya.


Dan kini...


Hidupnya makin hancur setelah bertemu Dave.Ia tinggal serumah dengan laki laki yang lebih pantas menjadi ayahnya itu.Nora diperlakukan bak budak s*x sekaligus alat balas dendam oleh Dave.Laki laki itu menindas Nora di rumah peninggalan ibu Nora.Memperlakukannya tak manusiawi.Menyiksa,menghina,mengancam,menggagahi dan memperlakukannya bak binatang.


Sedih....perih....hancur....


Jika ada yang mengatakan salah satu dosa yang paling disegerakan balasannya oleh Allah di dunia itu adalah dosa anak durhaka,maka mungkin itu benar adanya.


Nora hancur setelah kepergian ibunya.Kebahagiaan seolah menjauh.Ia tak punya sandaran dan pegangan dalam hidup.Lontang lantung...menghabiskan waktu hanya untuk foya foya,hura hura,mabuk,s*x dan perbuatan maksiat lainnya.


Gadis itu bagaikan manusia yang sudah tersesat terlalu jauh hingga tak mampu menemukan jalan pulang untuknya.


Kemana ia harus pergi?


Keluarga tak punya,teman tak ada...


Sedangkan ia juga butuh sandaran.Ia lelah...ia ingin bahagia seperti dulu...


Tapi mungkinkah semua itu sudah terlambat?


...----------------...


UP 16;50..


YUK...DI LIKE KOMEN VOTE DAN HADIAHNYA...


KOK DARI KEMARIN MAKIN SEPI AJA YAAA....

__ADS_1


APAKAH KALIAN MULAI BOSAN🥺


Yuk...ramaikan kolom like dan komennya...🥰


__ADS_2