Gadis Tawanan Sang Psychopath

Gadis Tawanan Sang Psychopath
Nabila Story80


__ADS_3

**BAB INI MENGANDUNG UNSUR KEKERASAN DAN KEKEJAMAN...!


BUKAN UNTUK DITIRU...!


HANYA IMAJINASI DAN KARANGAN AUTHOR TIDAK BERDASARKAN KISAH NYATA..!


BIJAKLAH DALAM MEMILIH BACAAN..!


BUKAN AREA ANAK ANAK DIBAWAH 18TAHUN**


Pria paruh baya itu meronta ronta minta dilepaskan.Kedua kaki dan tangannya sudah terikat di antara dua tiang besi itu dalam kondisi terlentang.Semua bajunya sudah tertanggal,hanya menyisakan sebuah boxer yang menutupi tubuh bagian belakangnya.Dihadapannya,Adrian sudah berdiri dengan gagah dan mengerikan sambil menghisap benda bernikotin kesukaannya.Sang singa kini terlihat begitu mengerikan.Sudah belasan tahun ia tak bermain dengan nyawa manusia.


"lepaskan aku Adrian...!lepaskan aku...!!" ucap Dave ketakutan.


Adrian tak menjawab.Senyum psychopath nya sudah terbentuk sedari tadi saat melihat wajah ketakutan Dave.


Adrian mendekat,Dave makin ketakutan


"ampun Adrian...!jangan lakukan ini padaku...!jika Zev tau dia tidak akan memaafkanmu..!" ucap Dave mencoba mengingatkan Adrian,atau lebih tepatnya,mencari selamat.


Adrian dengan batang rokok di kedua belah bibirnya itu menyeringai.Ia kemudian menghisap rokok itu kembali dan membuang asapnya tepat di wajah Dave.


"open your mouth.." ucap Adrian.


Dave menggelengkan kepalanya.Apa yang ingin laki laki ini lakukan.Auranya terasa begitu mengerikan.


"aku tidak suka mengulangi perkataanku" ucap Adrian lagi dengan suara dingin yang mengerikan.


Dave kembali menggelengkan kepalanya.


Adrian mengangkat dagunya.Dengan satu gerakan ia mencekik leher Dave menggunakan satu tangannya dengan kuat membuat lidah Dave terjulur lantaran kesulitan bernafas.Sebelah tangan Adrian tergerak mengambil rokok di mulutnya dan dengan satu gerakan....


"aaaaaaakkkkkhhhhhhhhh......."


Puntung rokok tertancap di tengah tengah lidah Dave membuat laki laki itu menjerit menahan sakit setengah mati.


Adrian tertawa mengerikan dengan tangan yang tak berpindah dari posisinya.

__ADS_1


Jordan terbelalak.Untuk pertama kalinya ia melihat Adrian sesadis ini.Begitupun Nora,ia menutup matanya melihat apa yang baru saja terjadi di hadapannya.


Puas dengan lidah Dave,ia menarik puntung rokoknya dari lidah laki laki itu.Dave kesakitan.Ia terus menjulurkan lidahnya yang melepuh.


"itu belum cukup untuk membayar semua kata kata busuk yang terucap dari mulut sampahmu baj***an...!" ucap Adrian dingin.Matanya tak lepas dari laki laki yang kini terlihat sangat ketakutan itu.


Adrian menadahkan satu tangannya seolah meminta sesuatu.Farhan pun langsung paham.Ia meraih sebuah pisau kecil dari dalam saku jaketnya.Kecil ukurannya,namun terlihat sangat tajam dan mengkilat.


Jordan dan Nora kembali menahan nafas.Sumpah....Adrian sangat mengerikan.Sosok laki laki bijaksana dan tenang itu seolah lenyap,berganti iblis berwujud manusia yang begitu menakutkan.


Dave menggelengkan kepalanya.Tubuhnya sudah gemetar dan berkeringat saking takutnya.Adrian mengarahkan tangannya yang memegang pisau itu ke arah pusar Dave.Sambil bersiul siul seolah menyenandungkan sebuah lagu,ia berjalan mengitari tubuh Dave sambil menggerak gerakkan ujung pisau itu seolah tengah melukiskan sesuatu di tubuh berotot Dave.


Dave makin ketakutan.Kini Adrian berdiri di belakang nya.


Cukup lama ia bermain main disana membuat Dave makin gemetar.Adrian kembali menggerak gerakkan ujung pisau nya,kini turun menuju dada Dave,menari nari di sebuah tombol kecil di ujung bongkahan dada sebelah kiri Dave.


Adrian mendekatkan wajah nya ke arah benda itu.Seolah ia melihat sebuah benda menakjubkan disana.


Adrian kembali bersiul.Dave makin tegang.


Tangan bertato Adrian meraih pu*ing milik Dave itu dan menariknya.Senyum psychopath nya kembali terbentuk.Dan...


"apa kau takut an*ing tua?" tanya Adrian dibarengi dengan sebuah senyuman psychopath yang mengerikan membuat Dave yang nyawanya bak di ujung tanduk pun bergetar ketakutan.Ia serasa tengah berhadapan dengan malaikat maut sekarang.


Dave terus memohon untuk di lepaskan,namun dengan suara yang tak jelas.


"harus nya kau berfikir keras terlebih dahulu sebelum mencoba mengusik ku kepa**t...!kau lupa...dengan siapaa kau sedang berhadapan"


Laki laki itu menatap bengis ke arah Dave.Pria paruh baya itu menggelengkan kepalanya,ia sudah sangat ketakutan.Mulut nya sudah tak mampu berbicara lantaran lidahnya sudah melepuh.


Adrian kembali bermain main....


Pisau masih di tangannya.Ia kembali melangkah memutari tubuh Dave dan berhenti di belakang laki laki itu.


"aku tidak akan pernah membiarkan sampah yang mencoba mengusik keluarga ku untuk tetap hidup...!" ucapnya mengerikan.


sreeettt.....

__ADS_1


sreeettt.....


sreeettt.....


sreeettt.....


Adrian menyayat nyayat punngung itu penuh kebencian tanpa menatap ke arah sang korban.Matanya menatap lurus ke arah Nora yang berdiri ketakutan tepat di hadapan Dave.Ia seolah ingin menunjukkan pada gadis itu.Siapa Adrian yang sebenarnya.


Nora bergetar hebat.Ia bahkan menyembunyikan wajahnya di balik punggung Jordan.


Adrian menyeringai.Ia benar benar menuntaskan hasrat membunuhnya.Darah mengalir ke mana mana.Dave sekarat...!


Kemeja putih milik Adrian sudah berlumuran darah.Tawa kembali menggelegar dari mulut ayah Angkasa itu.


Adrian kembali melangkah berdiri di hadapan Dave yang nyawanya sudah di ubun ubun.


"selamat jalan menuju neraka anj*ng tua" ucap Adrian mengerikan.


blessss.......


pisau tertancap di perut Dave,


Tewas...


Dave tewas bersimbah darah ditangan Adrian.Di hadapan mata Jordan Nora dan Farhan.


Adrian melangkah mundur menjauhkan tubuhnya dari jasad Dave yang masih terikat.


"bawa bangkai itu menyingkir...masukkan ke dalam mobil,bakar dan buat seolah olah seperti kecelakaan...!" ucap Adrian.


"baik tuan" ucap Farhan.


Adrian kemudian melangkah pergi meninggalkan tempat itu tanpa berucap sepatah katapun.


...----------------...


***YUK....KLIK LIKE KOMEN VOTE DAN HADIAHNYA....

__ADS_1


UP 07:02


MUDAH"AN CEPET MENGINGAT INI ISINYA ADEGAN KEKERASAN🙈***


__ADS_2