Gadis Tawanan Sang Psychopath

Gadis Tawanan Sang Psychopath
Nabila Story62


__ADS_3

Mentari makin naik...


Sepasang anak manusia yang baru saja memulai merajut tali kasih mereka kini tengah berjalan beriringan menapaki sebuah tempat pemakaman umum tak jauh dari lokasi pantai tempat mereka liburan.


Zev ingin mengajak Nabila mengunjungi makam pak Herman.Makam yang selalu Zev kunjungi setiap ia berada di kota ini.


Tak butuh waktu lama dengan berjalan kaki,keduanya sampai di tempat pemakaman umum desa tersebut,dimana jasad pria yang dulu pernah menyelamatkan hidup Zev bersemayam.


Zev berjongkok di samping sebuah makam yang nampak bersih terawat bersama Nabila di sampingnya.


Ya....itu makam pak Herman.Selama ini setelah ia menjadi suami Wina hingga menduda ia membayar orang untuk merawat makam tersebut.


Zev dan Nabila menaburkan bunga bunga di atas makam itu lalu berdoa disana..


Setelah selesai...


"dia orang baik yang menjadi korban kebodohan gue Git" ucap Zev.


"dia yang nolongin gue...tapi gue bunuh dia..." ucapnya.


"gue nyesel banget...gue malu..."


Nabila tersenyum,ia mengusap pundak sang pacar baru mencoba menenangkan laki laki itu..


"doain aja....semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisinya...karena cuma itu yang bisa lo lakuin sekarang..."


"lo tau nggak...bokap gue dulu juga gitu..."


"seumur hidupnya...dia benci banget sama nenek gue...ibu kandungnya papa...karena dulu dia pernah mencoba membunuh papa demi selingkuhannya..."


"makanya papa benci banget sama dia..papa nggak oernah mau melihat wajah nenek di hadapannya,nggak mau barang barang pribadinya di sentuh sama nenek...tapi semua berubah setelah nenek meninggal...papa nyesel...bener bener nyesel..."


"tapi akhirnya...setelah beberapa waktu kematian nenek papa jadi sadar...kalau sedih berlarut larut nggak ada gunanya...mending di doain...perbaiki diri...deketin diri sama Allah..biar yang hidup bisa terus menjalani hidupnya,dan yang meninggal bisa dilapangkan kuburnya..."


"kita semua akan mati kok...tinggal tunggu waktu aja...kita akan ketemu lagi sama mereka yang udah nggak ada...dan sambil menunggu itu,kita perbaiki diri kita dan kita doakan mereka yang udah nggak ada...biar nanti saat kita dipanggil...Allah akan mempertemukan dan menyatukan kita di surga..." ucapnya panjang lebar.


Zev tersenyum menatap sang kekasih..


"calon makmum gue pinter banget..." ucapnya.


"itu kata calon mama mentua lo...gue cuma ngikutin omongan dia.." ucapnya.


"calon mama mertua gue siapa?" tanya Zev pura pura tak paham..


Nabila melengos..


"noh....ibuk ibuk yang jualan celana dalem di pasar deket rumah gue...yang punya gigi emas..." ucap Nabila kesal.


"wah...boleh tuh....ibuknya aja semok banget...apalagi anaknya..." ucap Zev menggoda..

__ADS_1


"iiihhhh....." ucap Nabila kesal sambil mendorong tubuh Zev.


Laki laki itu hanya tergelak.


Ia mengacak acak lembut pucuk kepala Nabila.


"balik ke pantai yukk...kasian Jordan sama Angkasa pasti udah nungguin.." ucap Zev.


Nabila hanya mengangguk.


Keduanya pun pergi dari makam itu melangkah kembali ke pantai menemui dua pria yang mereka tinggal disana.


Lagi lagi...kedua tangan itu saling bergandengan di selingi sebuah tawa canda dan candaan candaan yang seolah tak ada habisnya sepanjang perjalanan.


Saat mereka tengah asyik berjalan sambil bergurau,dua pasang mata mengamati pergerakan mereka dengan tatapan sinis dan kesal.Kedua manusia pemilik mata itu nampak melipat kedua tangannya di depan dada,bersandar di kap mobil dengan tatapan sinis yang terus tertuju pada Zev dan Nabila yang sedang dimabuk cinta.


"noh...liat noh...kita di tinggal di pantai...di suruh berjemur ampe kering...mereka asyik asyikan cengangas cengenges kek orang bego'..!" ucap Jordan kesal.


"iya....masih mending kalau gue ditinggal di pantai ama cewek...lah ini ama elu bang...seneng kagak...malu iya...dari tadi di liatin orang...dikiranya kita homo..main aer berdua,main pasir berdua...makan berdua...busett...lah mereka....liat noh....dunia serasa milik berdua...yang lain udah kek semut semut yang numpang tidur di bawah toples gula" ucap Angkasa yanv berdiri di samping Jordan tak kalah kesal.


"lu bayangin sekarang Sa...ini baru pacaran..mereka tengilnya udah minta ampun....apalagi kalo mereka nikah dan punya anak...bayangin...betapa ngeselin nya anak mereka...." ucap Jordan


"iya....burung ababil junior....gue janji...kalau anak itu lahir bakal gue suruh suruh dan gue karjain abis abisan kek emaknya nyuruh nyuruh dan ngerjain gue.." ucap Angkasa dengan mimik wajah ber sungguh sungguh.


Zev dan Nabila datang dengan wajah tanpa.dosa.


"nggak kok nggak lama...kita baru aja ya Sa..." ucap Jordan..


"iya....baruuuu banget....baru tiga jam an kok....nggak lama....kalau masih pengen pacaran...pacaran dulu aja....sekalian biar kita yang nunggu kering.." ucap Angkasa.


Zev dan Nabila terkekeh...


"sorry...tadi kita ke makam dulu..." Zev


"ngapain?nyari wangsit lo?" tanya Angkasa masih kesal.


"nyari pesugihan....tumbalnya elu" ucap Nabila kemudian masuk ke dalam mobil.


"udah yuk masuk...keburu sore.." ucap wanita itu lagi.


Tiga laki laki itupun akhirnya masuk ke dalam mobil,termasuk Angkasa yang masih bersungut kesal.


Mobil pun melaju menuju kediaman keluarga Adrian untuk mengantarkan Nabila dan Angkasa dengan Jordan sebagai sopirnya,Angkasa di jog depan,dan Zev serta Nabila di jog belakang.


Sepanjang perjalanan,Angkasa dan Jordan dibuat seolah ingin muntah lantaran tingkah polah kedua anak manusia yang duduk di belakang mereka yang dianggap lebay.


Sesakali baik Jordan maupun Angkasa melirik sinis ke arah dua anak manusia yang sedari tadi cekikikan sendiri di belakang sana.


Jordan mempercepat laju kendaraannya...

__ADS_1


Sekitar dua puluh menit mobil itu sampai di kediaman Nabila.


Angkasa turun terlebih dahulu dan masuk kedalam rumah.Nabila pun turun dari mobil di antar Zev sampai ke depan pintu.


"makasih ya..." ucap Nabila.


"sama sama hello kitty..." ucap Zev.


Nabila menggeliat malu..


Zev menatap gadi itu dengan tatapan khasnya.


Ia kemudian sedikit mendekatkan tubuhnya pada tubuh Nabila,tangannya tergerak menyelipkan beberapa helai rambut Nabila ke belakang telinga gadis itu.


"masuk...istirahat...besok aku jemput ke kampusnya..." ucap Zev lembut.


"aku?" ucap Nabila.


"iya lah...kan udah ayank...masa lo gue...yang lebih manis lah..." ucapnya.


"yaaa.....udah deh...teeserah kamu aja.." ucap Nabila malu malu.


Zev tersenyum,cantik sekali pacar baru nya ini.


Laki laki itu mendekatkan wajahnya ke pipi Nabila berniat menciumnya,namun...


"eeeeehhhhkkkmmmm......"


suara itu sukses membuat keduanya terjingkat.


Seorang laki laki paruh baya keluar dari dalam rumah,berjalan menuju motornya yang terparkir di halaman tanpa menoleh ke arah dua anak manusia itu.Nanum dehemannya sukses membuat Zev dan Nabila terjingkat.


Dasar bapack bapack....ganguin orang lagi jatuh cinta aja...


"i....ya udah masuk gih..." ucap Zev kaku lantaran kini Adrian yang sudah nangkring di atas motor itu terlihat sesekali melirik kearah mereka.


Nabila mengangguk,ia kemudian masuk ke dalam rumah.Zev bergegas menuju mobilnya.


"mari om" ucap Zev sambil sedikit menunduk saat melewati Adrian yang menatapnya datar.


"hmmm" jawab bapak bapak itu.


Zev pun ngacir ke dalam mobil.Di dalam sana,Jordan sudah tertawa terpingkal pingkal menyaksikan adegan kocak itu,membuat Zev dengan spontan menjitak temannya tersebut.


...----------------...


***up 12:30


yukkk...klik like komen vote dan hadiahnya...🥰***

__ADS_1


__ADS_2