Gadis Tawanan Sang Psychopath

Gadis Tawanan Sang Psychopath
Nabila Story90


__ADS_3

Malam menjelang...


Laki laki bermata serigala itu tengah berada di balkon kamarnya seorang diri.Rumah mewah itu terasa begitu sepi lantaran Jordan memilih pergi entah kemana setelah siang tadi ia memberikan siraman rohani pada sang sahabat.Zev sendirian....tak ada teman,tak ada kawan,tak ada keluarga.Jordan yang kesal padanya pun juga tak bisa dihubungi,entah kemana pergi nya laki laki itu.Sedangkan Nabila,wanita itu tak lagi menghubungi Zev setelah tadi pagi ia mengabaikan panggilan telefon,WhatsApp,bahkan kedatangannya.


Tak ada teman bicara,hanya diri nya sendiri bertemankan angin malam yang makin menusuk tulang tulang nya.Zev kesepian,laki laki itu kemudian bergegas masuk ke dalam kamarnya,mencari kunci mobil dan pergi meninggalkan rumah itu berniat mencari hiburan.


Laki laki itu menstarter mobilnya,menjalankan kendaraan roda empat itu menuju sebuah cafe yang berada di kota itu.


Zev pun duduk di salah satu bangku yang ada di tempat makan tersebut,lalu memesan beberapa makanan untuk dirinya sendiri.Sambil menunggu pesanannya sampai,Zev menyibukkan diri dengan memainkan ponsel milik nya.Namun lagi lagi....Zev merasa sepi ditengah hiruk pikuknya cafe yang cukup ramai pembeli.Mata serigala nya menatap ke segala arah.Para pengunjung nampak datang bersama sahabat,pacar,keluarga,hanya dia yang nampak duduk seorang diri di pojokan cafe berteman tanaman hias di belakang kursinya.Ngenes bukan...??


Zev mencoba mengabaikan perasaannya.Ia kembali meraih ponselnya,mencoba fokus pada benda pipih itu guna menghilangkan rasa jenuhnya.Saat ia tengah menunduk,sibuk mengotak atik ponselnya,tiba tiba Zev tertegun.Sebuah tawa dari seorang gadis yang baru saja masuk ke dalam cafe tersebut sukses membuat pendengarannya menajam.Ia hafal tawa itu.Tawa dari seorang wanita yang biasa menemani hari harinya,namun hari ini ia belum sekalipun bertemu dengan wanita itu.


Zev mendongak,benar saja...itu Nabila..!gadis itu datang bersama seorang laki laki.Tangan mulusnya menggandeng erat laki laki itu bahkan sang lelaki sesekali merangkul pundak Nabila sambil bibir nya tak henti mengulum senyum dan menebar tawa.


Itu Adrian...!!


Sepasang ayah dan anak itu terlihat masuk ke dalam cafe itu berdua..!sangat akrab bak sepasang sahabat..!Nabila terlihat begitu bahagia sambil terus menebar senyuman.Lihatlah....gadis itu masih bisa tersenyum walaupun Zev mengacuhkannya..!ia masih punya keluarga bahagia yang selalu ada untuknya dan menyemangati nya.Lalu apa kabar dengan Zev??


Ditinggal Jordan dan tak dihubungi Nabila setengah hari saja sudah membuat laki laki itu kesepian.Tak ada teman,tak ada kawan,sepi,sendiri,seolah dunia menjauh dari dirinya.


Zev membuang pandangannya ke segala arah.Entah mengapa ada rasa sesak di dadanya melihat keakraban itu.Nyatanya melihat tawa Nabila membuatnya ingin sekali berlari mendekati gadis itu dan memeluknya.


Nabila dan Adrian sudah selesai dengan makanan yang dipesannya.Dengan dua kantong keresek putih bertuliskan nama Cafe tersebut,sepasang anak dan ayah itu pun keluar dari dalam cafe dan berniat untuk pulang.


Entah ada dorongan apa,Zev pun ikut bangkit,ia mengikuti langkah Nabila dan Adrian dari belakang dengan jarak yang tak terlalu dekat setelah ia meletakkan beberapa lembar uang di atas meja yang menjadi tempat duduknya tadi.Dilihatnya Nabila masuk ke dalam mobil di bagian kemudi sedangkan Adrian di sampingnya.


Zev pun bergegas menuju mobilnya.Ia pun membuntuti mobil Nabila dari belakang.


Sedangkan di dalam mobil yang dikemudikan hello kitty manisnya Zev....


Gadis itu tak henti bercengkerama dengan sang ayah.Seolah keduanya tak pernah kehabisan bahan obrolan jika sedang bersama.Saat keduanya tengah asyik berbincang,Nabila tak sengaja melirik ke arah spion,dilihatnya tepat dibelakangnya,sebuah mobil sport mengikutinya.Ia hafal mobil itu.Itu mobil milik si duda labil..!


"ngapain dia?!" ucap Nabila kesal membuat Adrian reflek menoleh ke arah sang putri.


"ada apa kak?" tanya Adrian.


"tuh...si duda gila ada di belakang ngikutin kita...!" ucap Nabila.


Adrian pun melirik ke belakang dari spionnya...


"mungkin searah" ucap Adrian.

__ADS_1


"nggak...Nabil yakin dia pasti ngikutin kita..!pegangan pa....!!" ucap Nabila dengan mata fokus pada jalanan.Dengan satu gerakan gadis itupun menambah kecepatan laju mobilnya,membuat kendaraan roda empat itupun melesat bak angin topan menembus jalanan yang cukup lengang itu.


Adrian menghela nafas panjang...sang singa di ajak kebut kebutan di jalanan oleh putri kecilnya.Dengan tenang ia pun memegang handle grip yang ada di atas pintu mobil itu.Adrian tersenyum,Nabila memang jelmaannya...!


Sedangkan di belakang,Zev dibuat kelimpungan mengimbangi kecepatan gadis itu...!


"gila tuh cewek...!!bawa mobil ugal ugalan udah kayak jalanan punya sendiri...!" ucap Zev sambil terus mencoba mengimbangi laju mobil Nabila.Ia sebenarnya juga terbiasa kebut kebutan dijalan tapi ia tak menyangka bahwa gadis manis itu bisa jauh lebih ngebut darinya..!gila..!


Aksi kebut kebutan pun terus berlanjut,cukup lama hingga....


ciiiiiiittttt.......


daaaagggghhhhh......


Zev hilang kendali,mobil menghantam sebuah pohon besar yang terletak di sisi jalan.


"kak berhenti kak...!" ucap Adrian saat melihat mobil Zev berasap menghantam sebuah pohon besar.


"biarin...!" ucap Nabila kesal.


"kak...Zev kecelakaan...!kasian dia...!puter balik kita tolongin dia...!!"


"Nabila...!!dia butuh bantuan...!puter balik..!" ucap Adrian tegas membuat Nabila pun berdecak kesal.Mau tak mau ia harus menuruti perintah papanya.Nabila pun dengan cepat berbalik dan mendekati mobil yang nampak ringsek di bagian depan dan pecah kaca di beberapa bagian itu.


Sepasang ayah dan anak itupun turun dari kendaraan roda empatnya,


dookkk.....dookkk.....dookkk.....dookkk.....


Nabila menggedor pintu mobil Zev yang nampak ringsek itu dengan tidak sabarnya,membuat Zev yang berada di dalam mobil itupun membuka pintu mobil tersebut dan keluar dari dalam mobilnya.Pelipis kirinya berdarah terkena serpihan kaca,jalannya juga sedikit sempoyongan akibat kepala nya terbentur kemudi mobil.


"ngapain disini?" tanya Nabila ketus.


"apaan?ini jalan umum Gita..!"


"nama gue Nabila bukan Gita...!gue nggak suka dipanggil Gita...!" ucap Nabila kesal.Entah sejak kapan panggilan sayang diantara mereka tiba tina lenyap.


"terserah.." ucap Zev singkat.


Zev melangkah hendak pergi meninggalkan tempat itu,tapi langkahnya terhenti ketika ia merasakan pusing yang menyerang kepalanya.


"kamu mau kemana?" tanya Adrian ramah.

__ADS_1


"pulang" ucap Zev singkat.


"kamu baru aja kecelakaan...mending kamu ikut kami pulang kerumah...kita obati dulu luka kamu" ucap Adrian.


"nggak usah" jawab Zev lagi.


"nggak usah pa....nggak usah...!dia mana mau ditolong sama orang orang kotor kayak kita...!!jijik pa....!nggak akan mau dia...!udahlah pa.....kita pulang aja....ngapain sih ngurusin dia..!mati juga udah pasti masuk surga...!nggak kayak kita...kita mah tempatnya di neraka...!" ucap Nabila kesal.


"kakak udah....!!" ucap Adrian.


"emang bener kok...!dia kan manusia suci...mana mau dia ditolong ama bahan bakar neraka kayak kita...!" ucap Nabila begitu kesal.Ia masih muak dengan sifat kekanak kanakan Zev pagi tadi yang tau menemuinya.


"Zev....ikut kita...rumah kita udah deket...dari pada kamu harus puter balik pulang....kejauhan...lagipula juga ini udah malem..." ucap Adrian.


Zev tak bergeming.Ia benar benar merasa pusing,tapi ia terlalu gengsi sekaligus malas jika harus menerima tawaran dari Adrian.


Adrian mengangkat tangannya,mempersilahkan Zev untuk masuk ke dalam mobilnya yang berhenti di belakang mobil Zev.


Zev masih diem...


"dikasih pertolongan bukannya makasih...malah plonga plongo kayak orang bego' lo...!!" ucap Nabila kesal sambil berjalan menuju mobilnya dan memposisikan dirinya di kursi kemudi.


"Zev....ayolah...anggap aja saya ingin menebus salah satu dari sekian banyak dosa yang saya lakukan ke kamu" ucap Adrian.


Zev menatap laki laki itu.Adrian tersenyum,ia kembali mengangkat tangannya,mempersilahkan Zev untuk masuk ke dalam mobilnya..


Zev menghela nafas panjang,ia pun akhirnya berjalan menuju ke mobil pria paruh baya itu...


"kamu depan aja ya...saya capek...mau sambil tiduran di belakang" ucap Adrian.Zev pun hanya menurut tanpa mengucap sepatah katapun.


Zev masuk ke dalam mobil itu,tepat di samping Nabila yang berada di kursi kemudi.Sedangkan Adrian merebahkan tubuh kekarnya di kursi belakang


"jalan kak...jangan ngebut ngebut ya..." ucap Adrian santai.


"iyaaa...." jawab Nabila dengan mode kesalnya.Gadis itupun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju ke kediaman nya.


...----------------...


***MANA NIH VOTE DAN HADIAHNYA....


YUKK....KLIK LIKE KOMEN VOTE DAN HADIAHNYA....🥺🥺***

__ADS_1


__ADS_2