Gadis Tawanan Sang Psychopath

Gadis Tawanan Sang Psychopath
64


__ADS_3

Mentari mulai memancarkan sinarnya...


Ini hari ketujuh.Hari yang mungkin akan jadi hari terakhir Adinda dan Adrian bersama.Adinda dengan mata sembabnya kini tengah berada di dapur untuk menyiapkan sarapan,sedangkan Nabila kini tengah mandi di kamar mandi kamarnya.Gadis itu memang sudah terbiasa hidup keras dan mandiri,membuatnya terbiasa melakukan apapun sendiri tanpa bantuan Dinda ataupun Adrian.


Sementara pria bernetra hijau itu,ia duduk di salah satu kursi di meja makan tersebut sambil matanya tak lepas dari sang istri yang nampak sibuk dengan peralatan masaknya.Tak ada percakapan,tak ada perbincangan,suasananya terasa kaku,mereka sibuk dengan pemikiran mereka masing masing.


Nabila turun dari kamarnya dengan riang.Ia kemudian menghampiri Adrian.


"papa..." ucapnya.


Adrian tersenyum,lalu mengangkat tubuh mungil itu dan mendudukkan nya di pangkuan.


"hai cantik..." ucapnya.


Adrian mencium pipi Nabila.


"wangi banget anak kecil ini"


"iya dong...kan aku udah mandi "ucapnya.


Nabila menatap sang mama yang nampak mengisi tiga piring dengan nasi goreng hasil karyanya.


" mama aku laper..."ucap Nabila.


"iya sayang...ini udah mateng..." ucapnya.


Nabila turun dari pangkuan sang papa lalu mendekati Adinda.


"aku bantuin bawa ya ma..."


"makasih..." ucap Adinda sambil tersenyum.


Nabila pun membawa satu piring nasi goreng miliknya.


Adinda menyerahkan satu piring untuk Adrian dan satu lagi untuknya dlsendiri.Adinda pun duduk di sebuah kursi di samping Nabila.Ketiganya mulai makan bersama,tak seperti biasanya,suasana nampak.sepi,tak ada celotehan dan candaan yang keluar dari mulut masing-masing.


"mama..."


"iya nak..."


"mama kok diem dari tadi?mama sakit?" tanya Nabila.


Adinda tersenyum menoleh kearah Nabila.


"nggak sayang...mama nggak sakit"

__ADS_1


"tapi kenapa mama sama papa dari tadi diem?" tanyanya polos.


Adinda dan Adrian saling menatap tanpa suara.


"ma....mama sama papa jangan sakit....aku nggak mau papa sama mama pergi kayak bapak sama ibuk...aku nggak mau ditinggal lagi...hiks..." ucap Nabila sambil menangis.


Adinda memeluk gadis kecil itu.


"nggak sayang....mama nggak sakit...mama nggak akan ninggalin Nabil" ucap Adinda dengan mata mengembun.


Adrian mematung.Entahlah...bagaimana perasaannya saat ini.Menyaksikan pemandangan yang menyesakkan di hadapannya membuat hatinya semakin perih.Sudah benarkah keputusan nya melepas Adinda?dulu ia berfikir bahwa Adinda akan bahagia dengan keputusan nya ini,tapi nyatanya sekarang..??Adinda malah justru terlihat seperti orang yang bingung.Ia seolah taj bisa menentukan pilihan antara bertahan atau pergi.Sedangkan gadis kecil itu,bagaimana reaksinya ketika tahu keluarga barunya akan terpecah?


Adrian mengusap wajahnya kasar.Ia menatap dalam kedua wanita yang sudah berhasil membuat jiwa keji dan bengis nya hilang seketika.


"Nabil..." ucap Adrian lembut.Adinda dan Nabila menoleh ke arah pria itu.


"habisin makanannya nak....kita ke pantai hari ini....kamu mau?"


"pantai?mau pa....aku belum pernah ke pantai..." ucap Nabila antusias.


Adrian tersenyum menatap wajah bahagia sang putri.


Ketiganya pun mulai melanjutkan sarapan pagi mereka.


...****************...


Adrian dan Adinda mencoba sebisa mungkin bersikap biasa saja seolah tak terjadi apa apa di hadapan Nabila.Mereka tak mau Nabila jadi sedih lagi karena sikap mereka yang terlihat kaku.


Perjalanan yang cukup jauh,membuat Nabila yang begitu lengket dengan Adrian itu tertidur di pangkuan pria tampan tersebut.Adrian membelai lembut rambut Nabila.


"mas...." ucap Adinda.


Adrian menoleh ke arah wanita yang kini menatap nya dalam.


"aku boleh tanya sesuatu?"


"apa?"


"kalau misalkan aku besok pergi dari sisi kamu,gimana cara kamu jelasin ke Nabila?" tanyanya.


Adrian menatap dalam mata indah milik istrinya itu.


"aku belum tau Din.Tapi aku pasti akan cari kata kata yang tepat agar Nabila mengerti" ucapnya.


Tangan kekar itu tergerak meremas lembut jemari tangan Adinda.

__ADS_1


"kamu nggak usah peduliin aku Din...pikirkan apa yang membuat kamu nyaman.Aku menyerahkan semuanya sama kamu." ucapnya


"aku belum bisa mengambil keputusan mas" ucapnya dengan mata berair.


Adrian tersenyum,ia mengusap lembut pipi mulus itu.


"minta petunjuk dari Tuhanmu Din..." ucapnya.


Adinda meneteskan air mata.


"maafin aku ya mas....aku terlalu kekanak kanakan" ucapnya.


"nggak....kamu nggak salah" ucapnyaucapnya sambil tersenyum.


Adinda menyandarkan kepalanya di pundak Adrian.Adrian menggerakkan satu tangannya mengusap pucuk kepala Adinda,sedangkan satu tangannya mengusap rambut Nabila yang tertidur di pangkuannya.


Dua jam perjalanan,


mobil hitam itu sampai di sebuah pantai yang terletak di luar ibu kota.Farhan pun memarkirkan mobilnya.


"Nabil....bangun sayang....kita udah sampai" ucap Adrian sambil menepuk nepuk pelan pipi sang putri.Gadis itu pun mengerjabkan matanya.


"woooooaaaaaaaaahhhhhhh,...." ucapnya berbinar saat menyaksikan hamparan air laut biru nan luas tersaji di luar sana.


"papa....ayo pa...turun pa....." ucap Nabila tak sabar.


"iya....iya...."ucap Adrian.


Adrian pun membuka pintu mobilnya,dan dengan cepatnya Nabila nyelonong lari dari mobil itu mendekati bibir pantai.


" Nabil....jangan lari lari....!!!"ucap Adrian berteriak sambil berlari mengejar sang putri.


Adinda hanya tersenyum melihat Nabila yang nampak begitu bahagia.Adrian juga sangat perhatian pada gadis kecil itu.Adinda pun ikut berlari menyusul ayah dan anak yang kini tengah asyik bermain air itu.


"mama....sini...!!" ucap Nabila.


Keluarga kecil itu nampak begitu bahagia.Sejenak mereka menikmati waktu kebersamaan mereka.Melupakan segala permasalahan yang kini tengah mereka hadapi.


Tanpa mereka sadari.Sepasang mata berbingkai kaca mata hitam menatap benci ke arah mereka.Nampak jelas raut ketidak sukaan nya pada keakraban yang terjalin diantara ketiga anak manusia yang tak memiliki hubungan darah itu.


...----------------...


...***HAYOLOHHH.....MATA SIAPA TUHH...???...


RAMAIKAH PERKOMENAN SAUDARA SAUDARA KU....!!!

__ADS_1


KIRA KIRA NIH YA....MINTA HADIAH SAMA VOTE YANG BANYAK BOLEH NGGAK NIH....??


KASIH LIKE KOMEN VOTE DAN HADIAH YANG BANYAK LAH......😘😘😘😘😘***


__ADS_2