
Siang menjelang....
Nabila baru selesai dengan mata kuliahnya...
Gadis itu pun bergegas untuk keluar kelas dan menghubungi pak Wahyu untuk menjemputnya.Namun saat baru selangkah ia keluar kelas....
suit....suit....
Nabila menghentikan langkahnya.Wanita itupun menoleh ke arah sumber suara.Dilihatnya laki laki bermata serigala itu sudah berdiri menyandarkan tubuhnya di dinding dengan kedua tangan yang dilipat di depan dada.Seperti biasa,tatapan matanya yang khas dan senyuman manis dari bibirnya yang merah menjadi pemandangan yang selalu Zev tampilkan.
Tanpa sadar,seutas senyum sumringah terbentuk dari bibir Nabila melihat sosok laki laki itu.Gadis itupun mendekati Zev.
"halo..." ucap Zev sambil tersenyum saat Nabila sudah berdiri di depannya.Tangan kekarnya bahkan tergerak menyelipkan beberapa helai rambut gadis itu ke belakang telinganya.
Nabila di buat deg degan lagi dengan aksi Zev
"lo ngapain masih disini...?"tanya Nabila.
" ya nungguin lo lah..."
"ngapain?lo nggak ada kerjaan apa?" tanya Nabila sok protes.
"pekerjaan utama gue adalah memastikan lo selalu bahagia" ucap Zev.
"paan sih..nggak jelas banget.." ucap Nabila malu malu.
Zev hanya tersenyum...
"mau kemana kita?" tanya Zev
Nabila nampak berfikir...
"nggak tau....biasanya langsung pulang kalau abis kuliah.." ucap Nabila.
Zev tersenyum,tangannya kembali tergerak mengusap lembut pipi kiri Nabila membuat jantung putri Adrian itu kembali bedegup kencang.Matan serigala itu tak lepas menatap wajah ayu gadis di hadapannya itu.
"makan dulu yuk...abis itu gue anterin lo pulang" ucap Zev.
Nabila mengangguk kaku...
"i...ya deh." jawabnya.
Zev mengulurkan tangannya sambil menatap sang kelinci kecil dengan tatapan khas nya,seolah meminta gadis itu untuk meraih tangan kekar tersebut lalu berjalan bersama.
__ADS_1
Nabila paham,ia menggerakkan tangannya meraih tangan Zev dan menggenggam telapak tangan besar itu dibarengi dengan sebuah senyuman manis.Keduanya pun melangkah beriringan sambil bergandengan.Senyuman bahagia tak lepas dari bibir keduanya.Entahlah...baik Nabila maupun Zev semua sama sama merasa nyaman.Mereka seolah merasa saling membutuhkan satu sama lain.
Keduanya pun pergi meninggalkan tempat itu,menghabiskan waktu berdua mereka di sebuah cafe yang tak jauh dari kampus Nabila.
...****************...
Di tempat terpisah...
Dave tengah berada di dalam kamarnya,mengemasi beberapa baju miliknya dan memasukkannya ke dalam koper.
"kau mau main main denganku Zev..!dasar bocah tidak berguna..!kau akan menyesal karena sudah berani mengabaikanku..!lihat saja..!akan ku buat kau bertekuk lutut dan patuh padaku...!" ucap Dave dengan kesal sambil terus mengemasi beberapa potong bajunya.
"kau piikir aku bodoh...akan ku pastikan....sebentar lagi kau akan merangkak menuju padaku dan memohon ampun kepadaku..!kau hanya lah alat ku Zev...dan selamanya akan terus begitu...!" ucap Dave.
Laki laki adik kandung James itupun bergegas menyeret koper nya setelah ia selesai packing dan segera pergi keluar dari kamar itu.Dave terus berjalan melewati Jordan yang saat ini berada di ruang tengah sambil menatap laptopnya,mengurusi bisnis bisnis Zev yang seenak jidat dilimpahkan padanya lantaran sang pemilik bisnis itu tengah asyik asyiknya di mabuk cinta.
Jordan menoleh ke arah tangga saat suara hentakan antara sepatu dan anak tangga saling berbenturan disana.Dave berjalan dengan raut wajah garang sambil menyeret kopernya tanpa menoleh ke arah Jordan.
"paman mau kemana?" tanya Jordan..
Dave tak menjawab.
"paman..!".
" kemana tuh aki aki bawa koper...?mana mukanya di tekuk lagi kek penganten baru abis berantem..." monolog Jordan saat mendapati ucapannya tak digubris oleh Dave.
Jordan pun bangkit,ia mengikuti langkah Dave dan mengintip dari balik jendela,mengintai laki laki yang kini mulai memasuki sebuah taxi online tersebut.
"die mau kemane?pulang kampung apa gimana?" pikir Jordan..
Jordan meraih ponselnya.Ia kemudian mencoba menghubungi Zev dengan mata yang masih fokus mengamati pergerakan Dave.
tuuuttt....tuuuttt....tuuuttt....tuuuttt....
Tidak diangkat...
Jordan mencoba lagi....
tuuuttt....tuuuttt....tuuuttt....tuuuttt....
masih tidak diangkat.
__ADS_1
"ah....elah...dasar duda labil...!kagak pernah pacaran ya gini nih...sekalinya pacaran lupa ama dunia" ucap Jordan kesal.
Taksi yang ditumpangi Dave sudah melesat pergi.Jordan setengah berlari menuju kembali ke ruang tengah dan mengotak atik laptopnya lagi.Ia membuka aplikasi yang terhubuung langsung dengan CCtv yang tersebar di seluruh penjuru rumah tersebut.
Ya....Jordan sudah memasang puluhan bahkan ratusan cctv di rumah tersebut.Agar ia bisa lebih leluasa mengamaati gerak gerik Dave,orang yang ingin secepatnya ia jauhkan dari kehidupan Zev..
Bukan hanya di ruang ruang utama rumah tersebut,namun juga dikamar Dave bahkan kamar mandi Dave.Semua tak boleh luput dari pantauan Jordan.
Jordan mulai mengecek satu persatu rekaman cctv itu.Dan....
Ketemu.....
Sebuah gerakan mencurigakan dari Dave di depan kamar Zev terekam jelas oleh kamera pengintai itu.Sepertinya laki laki itu tengah menguping.
Jordan terus mengamati pergerakan Dave,hingga laki laki itu masuk ke dalam kamarnya dan terlihat menelfon seseorang.Jordan mengulum senyum.Ia dapat mendengar semua percakapan itu.Lantaran kamera cctv tersebut sudah dilengkapi dengan perekam audio.
"aki aki bukannya tobat malah banyak tingkah....nggak tau lo ada orang berotak genius disini...." ucap Jordan.
Laki laki itu kemudian meraih ponselnya lagi lalu mencari nama seseorang di sana dan menelfonnya.
tuuuttt....tuuuttt....tuuuttt....tuuuttt....
"halo assalamu alaikum..." ucap seorang pria di seberang sana.
"wa alaikum salam om Adrian...." jawab Jordan.
"ada apa Dan...?" tanya Adrian.
"biasa om...ada info nih...keknya ada yang ngajakin perang nih om..." ucap Jordan.
Adrian hanya tersenyum tenang di seberang sana.
"saya kirimin rekaman cctvnya ya om...ntar terserah om deh mau di apain..." ucap Jordan.
"boleh..." jawab Adrian tenang.
"oke...kalau gitu saya kirim ya om...assalamu alaikum.."
"wa alaikum salam" jawab Adrian.
Sambungan telepon pun terputus.Jordan pun bergegas mengirimkan semua rekaman vidio itu pada Adrian.Biarkan Adrian yang bertindak.Jordan tau Adrian masih punya orang orang kepercayaan dan sahabat sahabat di belakangnya.Jordan akan membantu laki laki itu semampunya jika memang diperlukan.
...----------------...
__ADS_1
***Selamat siang....
yuukk....klik like komen vote dan hadiahnya....😊***