Gadis Tawanan Sang Psychopath

Gadis Tawanan Sang Psychopath
Nabila Story15


__ADS_3

17:45


Nabila kembali ke bengkel tempatnya bekerja setelah diantar oleh Bryan.


Dengan langkah yang begitu tenang wanita itu berjalan menuju ke dalam bangunan berlantai tiga yang kini seolah menjadi seperti neraka baginya.Tak ada lagi raut wajah kesal.Nabila bertekad untuk berontak.Ia tak mau ditindas.Enak saja...Nabila tidak akan mau kalah dari duda gila itu.


Dengan lolipop di mulutnya,wanita yang sebenarnya sudah sangat telat kembali ke bengkel itu terus melangkahkan kakinya ringan tanpa ada rasa bersalah,mengingat Kyle hanya memberinya waktu lima belas menit untuk istirahat.Sedangkan sekarang sudah pukul 17:45


Itu artinya ia sudah istirahat empat puluh lima menit bukan?


Waduuhh....cari mati nih Nabila.


Gadis itu melangkah dengan santainya memasuki bengkel..


Dannn....


glekkk.....


.


.


.


Dilihatnya sang bos gila tengah berdiri menyandarkan tubuhnya di rak kayu yang biasa digunakan sebagai tempat oli dan onderdil onderdil lainnya.Dengan seragam montir warna biru tua yang belum ia kenakan bagian atasnya,membuat dada bidang bertato milik sang duda terekspose dengan sangat jelas.



"ampun...!!!pake baju napa sih bapaaakk....bikin gue tremor muluk nih manusia...!!" umpatnya pelan dengan gigi yang mengetat.


Nabila berjalan menunduk menuju mobil pak Wijaya yang berada di hadapan Kyle,seolah tak mau melihat wajah dan tubuh laki laki yang kini matanya mulai menatap tajam mengikuti setiap gerak langkah gadis manis itu.


"darimana saja kamu?" tanya Kyle dingin.


"makan" jawab Nabila cuek dan mulai mengambil kotak berisi alat alat perbengkelan.


"kamu tau ini jam berapa?"


"tau"


"kenapa baru balik jam segini?"


"macet"


"jangan bohong kamu..!"


"nggak"


"Gita..!"


"apa?"


"saya bicara sama kamu!"


"iye.."


Kyle menarik nafas panjang.Berani sekali gadis kecil ini menjawab seketus itu padanya.Ia tidak suka diperlakukan seperti itu.


"kamu mau main main sama saya?"


"nggak"

__ADS_1


"lalu kenapa kamu seenak jidat kembali ke bengkel ini..?kamu nggak niat kerja?!"


"enggak.."


"kauuu......" ucap Kyle dengan gigi mengetat


"kalau nggak suka pecat aja" jawab Nabila santai sambil terus menikmati lolipop yang kini ada di mulutnya.


Kyle makin dibuat naik darah...


Nabila tak peduli,ia mulai mengeluarkan peralatan bengkelnya dari dalam kotak.Kyle mengenakan baju montir nya dengan cepat bercampur emosi lalu dengan kasarnya ia merampas kunci inggris yang ada di tangan Nabila dan mulai merebahkan tubuhnya pada alas montir dan masuk ke bawah mobil untuk mulai memperbaiki mesin kendaraan tersebut.


Nabila melotot mendapati perlakuan tiba tiba dari bos gilanya itu.


"biasa aja dong ngambilnya..!!gue giling juga lo lama lama..!" ucap Nabila ngegas.Ia bangkit sambil menendang kotak perkakas di hadapannya itu dengan kesal.


Jadi sebenarnya bosnya siapa sih?kok galakan karyawannya???


Nabila berkacak pinggang.Dilihatnya laki laki yang kini berbaring di hadapannya yang hanya terlihat perut bagian bawah hingga kakinya.


Matanya fokus pada sebuah gundukan yang terletak di antara kedua belah paha Kyle yang terlihat begitu menonjol.


"kalau gue injek..ini si duda gila mati nggak ya??" gumamnya lirih sambil memegangi stik lolipop nya.


"apa yang mau kamu injak?" tanya Kyle yang masih fokus di bawah mobil membuat Nabila terjingkat kaget.Padahal ia berucap dengan begitu lirih,bahkan semutpun mungkin tak bisa mendengarnya,tapi kenapa Kyle bisa mendengarnya.


"jangan berfikir untuk melakukan hal hal bodoh di sini kelinci kecil...ingatlah kita disini hanya berdua...aku bisa melakukan apapun yang aku mau kalau kamu berani macam macam...!!" ucap Kyle dengan nada mengancam.


"jangan panggil gue kelinci kecil..!gue bukan kelinci..!!"ucap Nabila kesal.


"terserah..bagiku kau tetap kelinci kecil yang menyebalkan" ucap Kyle.


Nabila mengetatkan giginya.


"aaaaakkkkkhhhhh.....!!"


Nabila menendang paha Kyle sekuat tenaga.Membuat laki laki yang separuh badannya berada di bawah kolong mobil itupun memekik.


Nabila pergi dari tempat itu,Kyle bangkit dari posisinya.


"bang*at...!!" umpat pria itu.


Kyle membanting kunci inggris di tangannya lalu berjalan dengan langkah cepat dan lebar mengejar Nabila.


seeeettttt....


.


.


.


.


.


"aaakkkhhh...."


...


bughhhhh....

__ADS_1


Kyle menarik rambut Nabila dari belakang lalu menghempaskan tubuh ramping itu,menekan kedua pergelangan tangan Nabila disisi kanan dan kiri dengan telapak tangannya yang besar ke dinding kemudian mengungkungnya.


Kedua mata itu saling menatap dengan tatapan mata tajam.Ada aura kebencian dari kedua anak manusia tersebut.Dada keduanya naik turun,menunjukkan emosi yang menggebu dari kedua nya.


puuuffff.....


Nabila menyemburkan lolipopnya ke wajah Kyle yang cukup dekat dengan wajahnya.Kyle hanya memejamkan matanya sambil mengangkat satu sudut bibirnya.


"lepasin gue...!!!" bentak Nabila dengan mata melotot.


Kyle tersenyum sinis.


"aku sudah memperingatkanmu Gita....jangan macam macam denganku...karena kita disini cuma berdua" ucap Kyle.


Kyle menatap wajah manis itu dengan tatapan nakal membuat Nabila kini memasang mode awas.


"lepasin gue..!jangan kurang a*ar..!!!" ucap Nabila murka.


"apanya yang kurang a*ar?kamu lupa isi surat kontrak itu?ada satu poin yang menyebutkan bahwa semua yang ada di bengkel ini adalah milikku..." ucap Kyle tenang.


Laki laki itu kemudian mendekatkan wajahnya pada telinga Nabila.


"termasuk kamu" ucapnya berbisik.


Nabila merinding...


Kyle menyeringai mendapati raut wajah Nabila yang terlihat syok.


"kamu paham sekarang sayang?" ucap Kyle lagi.


Nabila mematung.Benar benar gila manusia satu ini..!


Laki laki itu kemudian melepaskan genggaman tangannya pada kedua lengan gadis itu.Tangan kekarnya tergerak menyentuh dagu putri Adrian itu dengan lembut dan mengangkat nya,membuat Nabila mendongak ke arahnya.Kyle tersenyum smirk.


Masih dengan posisi yang sama,kini laki laki itu mengusap bibir mungil Nabila dengan ibu jarinya.Tatapan matanya tajam terfokus pada benda merah muda yang menjadi tempat keluarnya suara suara bentakan yang sedari tadi memekakan telinganya itu.


Entah kenapa benda itu terlihat begitu indah dimata duda gila itu saat ini.Dengan gerakan lembut Kyle terus mengusap usap bibir itu menggunakan ibu jarinya dan.....


.


.


.


"aaaaakkkkkkhhhhhhh....!!!!"


setttt...


buugghhh....


Nabila menggigit ibu jari Kyle sekuat tenaga hingga mengeluarkan darah.Lalu dengan sekuat tenaga ia meraih tengkuk Kyle dan membenturkan kepalanya ke dinding.


"an**ng...!!" umpatnya.


"mampus lo...!!mati aja lo..!!dasar duda gila kurang belaian...!!gue sumpain impoten lo..!!" ucap Nabila menggebu.Gadis itu belum puas.Ia melepas sepatu slip on nya sebelah kiri lalu melemparkannya tepat mengenai kepala Kyle yang masih merasakan pusing.


"makan tuh pusing..!!!" umpatnya lagi.


Gadis itu kemudian melangkahkan kakinya cepat mengambil tasnya lalu pergi dari tempat itu.Entahlah bagaimana besok.Yang penting malam ini ia lolos dulu.Ia tak mau lama lama berduaan dengan bos gilanya itu.Bisa habis dia lama lama bersama dengan duda gila itu.


Nabila pun setengah berlari keluar dari dalam bengkel iti dengan hanya menggunakan sepatu sebelah.

__ADS_1


...----------------...


JANGAN LUPA KLIK LIKE KOMEN VOTE DAN HADIAHNYA🥰🥰🥰🥰🥰


__ADS_2