Gadis Tawanan Sang Psychopath

Gadis Tawanan Sang Psychopath
Nabila Story41


__ADS_3

Tanpa basa basi,


Zev dengan botol alkohol yang masih ditangan itupun turun dan mendekati sekumpulan ibu ibu pengajian berseragam coklat itu.Tatapan mata nya terfokus pada seorang wanita paruh baya yang nampak berdiri berkumpul bersama para ibu ibu lain disana,termasuk bu Lastri.


Zev dengan langkah gontai pun menggendong langkahnya saat sudah berada tak jauh dari sekumpulan ibu ibu itu.


Ya....ia tak salah...


Itu ibu tirinya..!itu Nur...Atikah Nur Hamdani...!atau waega sini lebih mengenalnya dengan umi Atikah...!seorang wanita desa yang dinikahi James dan dijadikan istri kedua...!wanita dengan kelembutan yang begitu menenangkan hati,bahkan juga untuk Zev yang notabene adalah anak dari istri pertama James.


Zev tersenyum lebar dengan hati yang bergetar.Akhirnya ia menemukan wanita ini...akhirnya ia menemukan keluarganya...!


Zev mematung.Ia tak henti menatap wajah menduhkan yang sedari tadi belum menyadari kehadirannya itu.


Lalu...


"ibuukk..." ucap Zev bergetar dengan mata yang tak lepas dari Nur,alias umi Atikah.


Wanita yang tengah asyik berbincang itupun menoleh,termasuk juga bu Lastri dan ibu ibu yang lain,


Umi Atikah tertegun.Dilihatnya laki laki berbadan tegap dengan mata tajam,jambang yang tak terlalu lebat,kulit putih,postur tubuh tinggi besar dengan rambut ikal.Zev adalah copy paste dari James.Ia mewarisi hampir sembilan puluh persen fisik James.Membuat Umi Atikah tak begitu sulit untuk mengenali laki laki ini.


Wanita paruh baya itu bergetar.Wanita empat puluh tahunan itu reflek mengucap istigfar lalu menutup mulutnya yang terbuka.Ia terkejut..!sangat terkejut..!Beberapa hari yang lalu ia pernah menilhat dari belakang sosok pria yang hampir menyerupai mantan suaminya,dan kini ia bertemu lagi.Apakah ini adalah laki laki yang sama dengan yang ia lihat beberapa hari lalu?


"kamu lagi...?!belum pulang juga kamu??pulang sana....!!!" ucap Bu Lastri saat melihat Zev dengan tampilan yang terlihat acak acakan serta botol bir di tangannya berdiri tak jauh dari tempatnya berkumpul itu.


Zev tak merespon.Fokusnya hanya pada Umi Atikah bukan yang lain.


Umi Atikah mendekati laki laki itu.Antara kaget,syok dan haru berjalan mendekati anak dari istri pertama suaminya itu.


Yang ia tahu,Zev sudah meninggal dunia karena terjun ke laut beberapa tahun lalu.Saat itu umi Atikah sudah menikah dengan ustad Hanif .


Umi Atikah pergi meninggalkan James saat usia Zev masih empat lima tahun,dan Bryan satu tahun.Ia kemudian pulang ke kampung halamannya lalu menikah dengan seorang pemuda soleh di kampung itu beberapa tahun kemudian.Ya..itulah ustad Hanif,merekapun kemudian dikaruniai seorang putri bernama Hanum yang kini menginjak usia enam belas tahun.


"kau...." ucap Umi Atikah lirih saat sudah mendekat pada Zev.


Zev tersenyum,matanya mengembun.Wanita itu masih tetap cantik di usianya yang sudah paruh baya.Persis seperti saat terakhir mereka bertemu sebelum umi Atikah hilang entah kemana tanpa kabar sama sekali.


"ibukk..." ucap nya.


"Zev?" tanya umi Atikah.


Wanita itu makin mendekat.,ia menangkup waiah berjambang yang terlihat kacau itu.Bau alkohol menyeruak dari mulut Zev.Namun umi Atikah tidak peduli.


"kau Zev?putra Maria?" tanya umi Atikah.

__ADS_1


Zev mengangguk.Umi Atikah menangis.Ya Allah...ternyata bocah ini masih hidup.Umi Atikah memeluk laki laki itu dengan erat.Keduanya menangis,saling melepaskan kerinduan antara ibu dan anak yang sudah lama terpisahkan...


"kamu masih hidup nak?" ucap umi Atikah.


Zev hanya mengangguk.


"alhamdulillah Ya Allah...." ucap wanita itu lagi masih dalam posisi memeluk Zev.


Sontak saja hal itu menjadi tontonan para rombongan ibu ibu pengajian yang ada di sana.Siapa laki laki itu?kenapa umi Atikah memeluk nya?dan lihatlah...laki laki itu bahkan membawa botol bir ditangannya.Siapa sebenarnya dia.


Cukup lama mereka saling berpelukan.Keduanya pun saling melepaskan tubuh masing masing.


Umi Atikah menatap sendu wajah pemuda itu.


"bukk..." ucap Zev.


"iya nak..."


"aku kangen ibuk...ibuk kemana aja" ucap Zev


Umi Atikah tersenyum.


"cerita nya panjang nak..." ucap umi.


"kamu kenapa bisa ada disini Zev..?" tanya nya lagi.Ia kemudian menatap botol bir di tangan Zev.


Zev hanya menunduk.


tin....tin.....


Sebuah bis mini berhenti di depan rumah berlantai dua itu.Itu adalah kendaraan yang akan membawa umi dan rombongan untuk menuju ke tempat pengajian yang terletak di sebuah masjid besar di tengah kota.


"umi...bis nya sudah datang" ucap seorang ibu ibu anggota pengajian.


"iya buk...silahkan naik dulu,nanti saya nyusul.." ucap umi Atikah.


Para rombongan pun menurut.Mereka pun masuk ke dalam bis satu persatu.


"nak....ibuk harus pergo dulu...ibuk ada pengajian"


"buk...tapi aku masih ingin bertemu ibuk...masih banyak yang pengen aku tanyain sama ibuk" ucap Zev.


"nanti malam datanglah kesini..ini rumah ibuk...kita bicara nanti ya sayang ya..." ucap umi Atikah sambil menyentuh wajah sang putra tiri.


"buk...." ucap Zev seolah tak mau lepas.

__ADS_1


"Zev....ibuk sudah ditunggu...nanti kita ngobrol lagi ya nak...ibuk juga kangen sama kamu...nanti malam kamu datanglah kesini...biar nanti kamu juga bisa ketemu Bryan....adik kamu...ya sayang ya..." ucap umi Atikah.


Zev pun akhirnya mengangguk.


Umi Atikah tersenyum.


"ibuk berangkat dulu nak....Assalamu alaikum"


Zev membuka mulutnya.Ia tak bisa mengucap salam bukan.


Umi Atikah terlihat perih.


Astaga....memangnya apa yang Maria dan James ajarkan pada Zev semasa hidupnya,sampai sampai hanya mengucap salam pun laki laki sedewasa Zev tak bisa?


"jawab wa alaikum salam nak..." jawab umi.


Zev hanya menunduk.Ia malu..!


Umi Atikah tersenyum..lalu menyentuh pundak sang putra tiri.


"ndak apa apa....kapan kapan kita belajar ya..." ucap umi.


"kamu jaga diri baik baik...nanti malam kita ketemu lagi.." ucapnya.


Wanita paruh baya itupun bergegas pergi meninggalkan Zev yang mematung.


Ibu tirinya masih hidup,dalam keadaan sehat walafiat,bahkan juga terlihat bahagia.Dan rumah ini...rumahnya...rumahnya terletak tepat di depan rumah Nabila,rumah yang Adrian dan keluarga nya tempati.


Jadi mungkin kah...........???


Zev memejamkan matanya...


Jadi apa yang terjadi sebenarnya?


Apakah ada kebohongan yang ia tidak ketahui selama ini??


...----------------...


...***SELAMAT PAGI........


SESUAI JANJI OTHOR....


MULAI NULIS JAM 4 PAGI...SELESAI JAM 5 PAGI...


UNTUNG NGGAK TELAT BANGUN😅

__ADS_1


YUKKK....KASIH LIKE KOMEN VOTE DAN HADIAHNYA YUUKKK🥰🥰🥰🥰***


__ADS_2