
Hari berganti hari...
Semua berjalan dengan semestinya..
Hari ini dikediaman Adrian.Dua pria tengah terlibat aksi baku hantam di atas ring tinju.Ya...Adrian tengah melatih kemampuan tinju Angkasa.Remaja itu benar benar di gembleng oleh Adrian agar menjadi lelaki tangguh yang bisa ia andalkan oleh Adrian untuk menjaga Adinda dan Nabila jika tak ada dirinya di dekat orang orang tersayangnya itu.
Sementara di samping ring,dua orang anak manusia yang lagi hangat hangatnya menjalin asmara tengah sibuk dengam aktifitas olah raga lainnya.Nabila fokus di atas treadmill,sedangkan di sampingnya,Zev asyik dengan angkat bebannya.
Dua puluh persen olah raga,delapan puluh persen bercanda.Karena sedari tadi mereka asyik cekikikan.Ya...Zev memang tak jarang menghabiskan waktunya untuk berolah raga di rumah sang kekasih,membuat dirinya kini terasa makin dekat dengan keluarga mantan musuhnya itu.
Adrian dan Angkasa selesai dengan latihan tinjunya.
Keduanya kemudian duduk selonjoran di atas ring guna meredakan rasa lelah dan dahaganya.Adrian meraih botol minum miliknya...
"pa...."
"hmmm..."
"tuh...liat kak Nabil....mesra mesraan mulu ama mas duda.." ucap Angkasa.
Adrian menoleh ke arah sang putri yang sibuk sendiri bersama Zev di sana.
Adrian hanya tersenyum.Ia kembali menenggak minuman di botol yang dipegangnya.
"pa....papa nggak ada niat nilahin mereka..."
Adrian menutup kembali botol minum yang baru saja ditenggaknya.
"kamu kenapa nanya gitu?"
"ya....takutnya kalau kak Nabil di sakitin lagi pa...papa kan tau sendiri...dulu mas duda pernah......"
"dek...itu masa lalu...nggak usah dibahas...Zev sudah mau berubah..itu udah kemajuan banget loh" ucapnya.
Angkasa hanya mengangguk.
"kamu istirahat di bawah sana..papa mau lanjut.." ucap Adrian.
"iya pa..." jawab Angkasa.
Angkasa pun bangkit,begitu pula dengan Adrian.
"Zev..." ucap laki laki paruh baya itu memanggil Zev.
Zev dan Nabila pun menoleh.
"iya om..."
"sini..." ucapnya.
Nabila dan Zev saling pandang.Seolah mereka saling bertanya,ada apa...
Nabila pun menggerakkan kepalanya,memberi kode agar Zev mendekat pada papanya itu.
Zev pun menurut.Ia berjalan menaiki ring mendekati Adrian.
"iya om.." ucap Zev.
Adrian menoleh ke arah Angkasa.
"dek...sarung tinjunya" ucap Adrian sambil mengulurkan tangannya meminta sarung tinju di tangan Angkasa.Angkasa pun melepas sarung tinjunya dan memberikannya pada sang papa.
Adrian menerima nya,ia melemparkan benda tersebut ke arah Zev.
"lawan saya.." ucapnya.
"hah??!!" ucap Zev kaget.Begitupun Nabila dan Angkasa.Namun sepersekian detik kemudian Angkasa mengulum senyum.Bakalan seru nih...pikirnya.
"apa om?" tanya Zev masih bingung.
"pakai sarung tinjunya..lawan saya.." ucap Adrian sambil meregangkan otot ototnya.
"ta...tapi om..."
"kenapa?kamu kan sekarang pacarnya Nabila..kamu harus bisa melindungi anak saya...!saya harus tau seberapa kuat kamu...biar saya bisa yakin kalau kamu memang laki laki yang tepat untuk melindungi putri saya." ucap Adrian.
Zev gugup.Gimana ini...masa iya dia lawan bapaknya Nabila.
"ayo Zev..!aku tidak mau kalau sampai Nabila pacaran dengan laki laki lemah" ucap Adrian lagi.
"i....iya om.." jawab Zev.
Mau tak mau Zev harus menuruti keinginan Adrian.Laki laki itu kemudian mengenakan sarung tinjunya.
Di luar ring...
Nabila menangkupkan kedua tangannnya di depan dada sambil menatap khawatir ayah dan kekasihnya.Bagaimana nasib Zev nanti...
Berbeda dengan Nabila.Angkasa justru terlihat begitu antusias.Ia duduk bersila di lantai menghadap ring sambil menenggak minumannya.Seolah ia tengah menyaksikan pertandingan tinju kelas dunia.
Zev selesai dengan aksi memasang sarung tinjunya.Adrian pun mulai mengambil ancang ancang.
__ADS_1
"om..." ucap Zev masih kaku.
"pukul saya..." ucap Adrian sambil memasang kuda kuda.
"om.." ucap Zev lagi.Masa iya dia harus memukul Adrian..kalau Adrian bonyok trus restu menghilang gimana..
"ayo pukul..!"
"tapi om..!"
"jangan panggil saya om..!anggap saya musuh mu..!" ucap Adrian tegas
Zev masih berdiri bingung.
"ayo Zev...pukul..!"
"ta....tapi......."
buuuhhhhhhhhgggg......
.
.
.
"akkkhhh....."
"hahahaha....."
Adrian meninju wajah Zev membuat laki laki yang belum siap itupun tersungkur.Nabila memekik kaget.Angkasa tertawa lantaran jagoannya menang.
"ayo bangun...!!jangan lemah..!anggap saya musuhmu...!" ucap Adrian.
Zev bangkit.Ujung bibirnya mengeluarkan darah.
"ayo Zev...!lawan saya..!"
Zev masih tak bergeming.
buggghhhh.....
satu pukulan lagi dari Adrian.Zev terjatuh lagi.Nabila memekik lagi.Angkasa tertawa lagi.
"bangun..!jangan lemah..!musuh adalah musuh..!jika dia mengusikmu...!mengusik orang tersayangmu...lawan...!tidak peduli siapa dia dalam kehidupan sosialmu...!" ucap Adrian.
Zev bangkit.
Zev memulai ancang ancang.Adrian menanggapinya dengan senang hati.
Aksi saling pukul dan mengelak pun terjadi.Keduanya bisa dikatakan hampir imbang,namun tetap saja Adrian lebih mendominasi.
"terus...!terus....!lagi...!"
begitu aba aba yang Adrian berikan.
Angkasa makin heboh.Nabila makin deg degan.Ia tak mungkin menjagokan salah satu dari mereka.
buugghhh..
"ayank..!!!"
"hooooeeeekkk....!"
tinjuan keras kembali menghantam wajah Zev.Laki laki itu tersungkur.Nabila reflek menjerit "ayank"..Angkasa merasa ingin muntah mendengarnya
Adrian tersenyum hingga memperlihatkan barisan gigi giginya.
" ayo bangun..!"ucap Adrian.
Zev bangkit lagi.Ia pun kembali menyerang Adrian.
buuggghhh....
"papa...!!"
Adrian tersungkur.Zev meninju wajah berjambang itu dengan cukup kuat membuat kedua anak Adrian memekik memanggil namanya.
Adrian meringis.Ia mencoba untuk bangkit,namun sepertinya kesusahan.Zev panik.Masa sekali pukul langsung letoy..batinnya.
Zev mendekat,kalau sampai terjadi apa apa dengan Adrian,mampus dia..!
"om...om nggak apa apa" ucap Zev panik.Ia mencoba membantu Adrian berdiri,namun.
buuuggghhhh....
Zev tersungkur lagi.Adrian meninju wajahnya dalam posisi duduk,namun tenaganya tak main main.
Laki laki itupun dengan mudah bangun dan mendekati Zev,mengulurkan tangannya membantu pacar Nabila itu untuk bangkit dengan sebuah senyuman tersungging di bibirnya.
"jangan mudah iba..!jangan mudah terpengaruh..!jangan mudah percaya pada musuh yang sudah jelas jelas berkali kali ingin menumbangkanmu Zev..!" ucapnya.
Zev pun bangkit.
__ADS_1
Adrian menepuk pundak Zev.
"kau hebat..!tapi kau masih perlu mengasah mentalmu nak" ucapnya.
"istirahat lah..." ucap Adrian lagi.Ia pun turun dari ring sambil mencopot sarung tinjunya.
"kak...obatin lukanya" ucap Adrian pada Nabila.
"iya pa..." jawab Nabila.
Adrian meletakkan sarung tinjunya di atas meja di sana.Ia kemudian meraih botol minumnya yang dibawa Angkasa lalu pergi meninggalkan tempat itu disusul sang putra dibelakangnya.
Seperginya Angkasa dan Adrian...
Zev duduk di atas matras yang ada di ruangan gym itu.Nabila datang dengan kotak obat ditangannya lalu duduk di samping Zev.
Dengan telaten,wanita itu kemudian mengobati luka memar itu dengan obat luka.
"sshh..." Zev meringis saat kapas ditangan Nabila menempel pada lukanya.
"sakit ya..?"
"he'eh" ucap Zev manja.
"tahan ya.."
"sakit ayank..." ucap Zev lagi.
"iya...."
Nabila kembali masih fokus dengan luka luka memar itu.
"ssssh.....sakit..."
"tahan..."
"ssssshhhh.....aaahhh.....uuuuhhh....iiihhhh.....eeeeemmmhhhh....yeeessss......yeeeessss baby...sssshhh....aaaakkkhhh" ucap Zev meracau tak jelas membuat Nabila menghentikan pergerakannya lalu menatap tajam ke arah Zev.
Laki laki itu terkekeh.
"bercanda hello kitty...." ucapnya mencubit pipi Nabila.
"nggak lucu..!" ucapnya kesal sambil menyentuh kasar luka memar di ujung bibir Zev itu membuat sang kekasih memekik kesakitan.
"aaah....sakit beneran..!"
"makanya nggak usah lebay.." ucap Nabila kesal.
Zev tersenyum manja.
"iya maaf...jangan ngambek dong...jelek loh.." ucapnya sambil menowel hidung Nabila.Gadis itu kemudian tersenyum.
"ya udah sini aku obatin dulu"
"nggak usah....aku cowok sayang...kayak gini mah nggak berasa" ucap Zev..
"ntar infeksi loh.."
"elus elus aja....nggak akan infeksi kok" ucapnya sambil menggerakkan tangan Nabila menyentuh luka di bibirnya.
"apaan sih.. genit banget..." ucap Nabila malu malu sambil menarik tangannya dari wajah Zev.
Laki laki itu pun tersenyum.Keduanya
larut dalam kebersamaan sederhana mereka di ruang gym itu sambil tertawa dan bercanda berdua.
.
.
.
BONUS VISUAL YANG SEDIKIT MELENCENG
ANGGAP SAJA ADRIAN MUDA ATAU ZEV VERSI TUA.....
PACAR NABILA👇
BAPAKNYA NABILA👇
KOK JADI MIRIP....??🤣🤣
...----------------...
***YUKKK....
KASIH LIKE KOMEN VOTR DAN HADIAAHNYA.....
UP JAM 18:30***
__ADS_1