
02:00
Dikamar mandi....
Sepasang suami istri itu masih melanjutkan aktifitas panasnya.Dibawah guyuran air shower,dengan tubuh yang dipeluk dari belakang oleh sang suami,Adinda terus meracau di bawah guyuran air rintik rintik itu saat merasakan hentakan antar kulit yang cukup kencang menggema di ruangan kedap suara itu akibat pergerakan ero*is dari suaminya.
Adrian yang masih dalam mode on menghentikan pergerakannya.Ia memutar tubuh Adinda hingga kini mereka saling berhadapan.Adrian kembali melu*** bibir merah muda itu dengan rakusnya.Ia benar benar menuntaskan hasrat kelelakiannya yang terpendam cukup lama itu malam ini.Sejak malam sekitar setengah sembilan hingga kini jam dua pagi,Adrian seolah tak ada lelahnya memangsa Adinda.
Adrian kembali memasukkan jagoan miliknya ke dalam bagian tubuh Dinda yang terletak di antara dua belah pahanya tersebut.Dinda yang sudah acak acakan dengan tubuh yang basah karena lelehan keringat dan guyuran air shower itu mengalungkan kedua lengannya ke leher sang suami.Adrian mengangkat tubuh polos itu,Dinda kemudian mengapit pinggang Adrian dengan kedua belah pahanya.Dan....terjadi lagi.Adrian menggerakkan tubuh ramping itu naik turun sambil mulut tak henti melu*** bibir mungil milik wanita cantik tersebut.
Adinda dibuat makin ngos ngosan.Dengan nafas yang semakin memburu,pria itu menggerakkan tubuh Adinda makin cepat saat merasakan sesuatu yang hendak meledak,membuat wanita cantik itu terombang ambing sambil semakin mengeratkan pelukannya pada tubuh kekar sang suami.
"eerrgggghhhhh...."
Pria itu mengerang dengan tubuh yang menegang.Adinda semakin mengeratkan pelukannya.Cairan putih tumpah dibawah sana hingga jatuh menetes ke lantai kamar mandi.
Adrian lemas.Ia terduduk di closet masih dengan penyatuan yang belum terlepas.Keduanya terdiam untuk sesaat,mengatur deru nafas masing masing.Adrian memeluk erat tubuh ramping yang kini dipenuhi tanda merah keunguan itu.
"makasih sayang.." bisiknya dengan nafas yang masih ngos ngosan.Adinda tak menjawab.Ia mengeratkan pelukannya pada pria tampan di bawah nya itu.
Adinda melepaskan penyatuan mereka.Ia pun segera bangkit dan berdiri di bawah guyuran air shower.Adrian mengikuti.Ia berdiri di belakang Adinda lalu memeluk tubuh itu dari belakang.
Adinda berbalik badan menatap sang suami dengam kesal
"mas...udaaahhh...ini udah pagiiii...capeeeek..." ucap Adinda merengek saat mendapati suaminya kembali meraba dadanya.
"liat nih..." ucapnya sambil menunjuk nunjuk tubuhnya yang penuh tanda merah keunguan,bukan hanya tubuhnya,tapi tubuh Adrian juga.
"ini nanti Nabil kalau bangun pasti heboh tau nggak..."
Adrian terkekeh.
"ya udah...ya udah....tapi sekarang aku mandiin ya..." ucap Adrian sambil kembali menarik tangan Adinda agar mendekat.
Adrian mulai mengambil sabun kemudian mengusapkannya pada tubuh polos sang istri.
Adinda diam sejenak.Mungkin ini waktu yang tepat untuk memberi tahukan Adrian tentang keberadaan bu Ela dirumah ini.
"mas..."
"hmmm...." jawab Adrian sambil mengusap lembut tubuh wanita itu dengan sabun.
"ada yang mau aku omongin"
"apa?"
"em....sebenarnya....ada.........."
__ADS_1
"MAMA....!!!HWAHAHAHAHAHA....MAMA....!!!"
suara teriakan itu berhasil membuat dua manusia itu kalang kabut.Nabila terbangun.Sabun masih dibadan,tidak ada baju di kamar mandi,hanya ada handuk.
"mas ini gimana?!"
"udah kamu mandi aja...biar aku yang samperin Nabil" ucap Adrian.
Ia segera meraih handuk dan melilitkannya di pinggang untuk menutupi tubuh bagian bawahnya.Adrian keluar kamar mandi dengan setengah berlari.
Dilihatnya Nabila sudah terduduk di ranjang sambil menangis mengucek matanya.
Adrian pun mendekati putri nya itu.
"kanapa sayang?" tanya Adrian lembut.
Nabila pun menghentikan tangisannya,ia kemudian mendongak menatap wajah sang papa,namun tiba tiba.
"aaaaaaakkkkkkhhhhh......!!!" Nabila memekik sambil memundurkan tubuhnyaenjauhi Adrian.
"kamu kenapa Bil?" tanya Adrian panik.
"papa kenapa???hwahahahaaaaa......" ucap Nabila sambil menunjuk dada Adrian yang dipenuhi warna merah.
Adrian memejamkan matanya.Antara malu,syok dan bingung mau jawab apa.Bisa bisanya dia lupa kalau dadanya dipenuhi luka bekas gigitan pawangnya.
"kok aku nggak digigit?"
"eemmm....mungkin semutnya nggak suka anak anak" jawab Adrian asal.
"emang semut bisa bedain pa?" tanya Nabila polos.
"eemmm.......mungkin.." jawabnya
"ya udah...papa ganti baju dulu ya.."
Nabila hanya mengangguk.Ia kembali berbaring,sedangkan Adrian menuju lemari,mengambil baju ganti untuknya dan Adinda kemudian bergegas ke kamar mandi untuk berganti pakaian dan memberikan pakaian untuk Dinda yang masih mandi.
Setelah selesai,Adrian segera kembali ke ranjang dan menidurkan sang putri.Tanpa ia sadari,pria itupun ikut terlelap bersama sang putri diranjang king size itu.
Adinda selesai dengan mandinya.Ia pun bergegas keluar kamar mandi Wanita itu tersenyum saat melihat suami dan anaknya tengah terlelap di atas ranjang dengan posisi Adrian yang memeluk tubuh mungil Nabila.
Dinda pun naik ke atas ranjang.Ia mengecup kening kedua manusia tersayangnya itu kemudian bergegas untuk ikut tidur.
...****************...
06:00
__ADS_1
Pria bernetra hijau itu terbangun dari tidurnya.Dilihatmya kedua bidadari cantik di sampingnya itu masih terlelap.Adrian tersenyum,ia mencium kening kedua wanita itu dengan lembut.
Adrian merasa haus,ia memutuskan keluar kamar,bergegas menuju ke dapur rumah nya untuk mengambil minum.
ketika sampai di dapur rumah tersebut,dilihatnya seorang wanita paruh baya tengah sibuk mencuci piring dengan posisi membelakanginya.Siapa dia?pembantu?kok Dinda nggak bilang kalau punya pembantu?
Adrian mendekati wanita itu dengan tatapan menyelidik.
"kamu siapa?" tanyanya.
Wanita itu menghentikan pergerakannya.Namun ia tak segera menoleh dan berbalik badan.Wanita itu justru diam mematung dengan posisi membelakangi Adrian.
"saya tanya sama kamu yang lagi cuci piring...kamu siapa?!" tanyanya lagi dengan suara tegas.
Wanita itu masih tak menjawab membuat Adrian mulai kehilangan kesabaran.
"saya bicara sama kamu..lihat saya..!"
Wanita itu pun perlahan berbalik badan.Daaaannnn......
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
...
***KASIH DUKUNGAN DULU......ππππππππββββ
...----------------...
OTHOR MATANYA UDAH KLKYENGAN NIH.....KASIH DUKUNGAN YANG BANYAK DULU YAAAAAHHH....
__ADS_1
KITA LANJUT BESOK PAGIIIIπ₯³π₯³π₯³π₯³π₯³π₯³π₯³π₯³π₯³***