
Siang menjelang....
Di ujung lorong kampus...di bawah tangga yang jarang di lewati mahasiswa.....
Seorang wanita tengah bertelfon dengan seorang laki laki dengan raut wajah penuh ketakutan.
"sudah ku peringatkan jangan melakukan hal hal yang menimbulkan kecurigaan Nora..!!apa kau mau melihat dia murka..!!" ucap seorang laki laki.
"maaf...aku nggak tau kalau sikapku bisa bikin dia curiga" ucap Nora ketakutan.
"dengar Nora..dia bukan wanita sembarangan..!jaga sikapmu..!jangan pernah menunjukkan sisi ja*angmu kalau tidak mau kelinci kecil milik bosku itu mencurigaimu...!" ucapnya yang terasa begitu menyakitkan bagi Nora.
"ya..." jawabnya dengan mata mengembun.
"kau harus secepatnya menggiring kelinci itu ke kandangnya...!kau sudah terlalu lama membuang waktu...!!"ucap sang pria.
" iya...aku tau...sabar dong...."
"apa kau sedang bersamanya sekarang?" tanya pria itu lagi
"enggak..dia lagi dipanggil ke ruangan dosen gara gara tadi bikin ulah.." ucap Nora.
"segera kau bawa dia setelah ini" ucap laki laki itu.
"iya..." ucap Nora.
Laki laki itu pun mematikan sambungan telepon secara sepihak.Nora mematikan ponselnya lalu mengusap air mata yang mulai menetes di pipinya.Gadis itu kemudian menarik nafas panjang mencoba menetralkan emosinya.
Nora pun berjalan pergi meninggalkan tempat itu.
Tanpa ia sadari,sepasang mata teduh milik Bryan menatap penuh selidik pada gadis bule itu.Sedari tadi ia yang duduk di salah satu anak tangga disana juga mendengar pembicaraan Nora dengan seseorang dari sambungan telepon.
Entahlah....ia merasa ada yang janggal dari Nora.
Sementara itu Nabila sudah keluar dari ruangan dosen setelah mendapat teguran pertama dari pendidiknya itu akibat ulahnya menginjak mulut salah satu mahasiswa yang ada di sana.Dilihat juga dibelakangnya seorang mahasiswa yang terus menunduk keluar dari ruang dosen dengan bibir yang membengkak.
"Nabila..." ucap Nora dari ujung lorong sekolah sambil melambaikan tangannya.
Nabila hanya tersenyum masam.Entahlah...ia merasa mulai tak nyaman setelah kejadian tadi pagi.
Nora mendekat...
"Bil....sepupu aku udah nelfonin mulu nih...katanya kamu disuruh cepet cepet ke bengkel...." ucap Nora.
Nabila hanya tersenyum sambil mengangguk.
"kamu kenapa?" tanya Nora.
"kamu masih marah ya sama aku gara gara kejadian tadi pagi?" tanya Nora.
Nabila hanya tersenyum kecut.
"Bil....sorry....anak anak sini tuh emang kadang bercandanya suka kelewatan...tapi sebenarnya mereka baik kok....jangan di masukin hati ya..." ucap Nora.
"aku cuma nggak terbiasa aja sama laki laki mulut sampah kayak gitu...aku nggak suka..." ucap Nabila kesal.Ingin sekali rasanya ia menceramahi Nora terkait responnya yang menganggap hal seperti itu adalah hal lumrah,namun ia sadar,itu bukan kapasitasnya sebagai teman.
"iya....maaf...aku janji deh...aku pasti bakal ngingetin mereka buat jaga sikap....sorry ya....pleaseee..." ucap Nora memohon sambil mengatupkan kedua telapak tangannya di depan dada.
Nabila pun akhirnya luluh juga,ia kemudian tersenyum pada sang sahabat...
"iya...aku maafin.." ucap Nabila.
Nora pun terlihat sumringah.Ia kemudian memeluk sahabatnya itu erat erat.
__ADS_1
"makasih Nabila...." ucap Nora girang.
"ya udah....sekarang kita ke bengkel ya....kamu udah di tungguin" ucap Nora.
Nabila pun hanya mengangguk.Kedua sahabat itupun melenggang pergi menuju ke parkiran mobil dimana mini Cooper milik Nora sudah terparkir disana.
Sekitar sepuluh menit perjalanan...
Mini Cooper itu sampai di depan sebuah bangunan tiga lantai dengan pelataran yang cukup luas.Itu bengkel yang dimaksud Nora.
"ini tempatnya Bil.." ucap Nora.
"lumayan gede kan?" ucapnya lagi.
Nabila hanya mengangguk sambil mengamati tempat itu.
"ya udah....kamu turun gih...kamu langsung masuk aja...ntar cari karyawan yang namanya Jordan.Itu sepupu aku...nanti dia yang akan nganterin kamu ketemu sama yang punya bengkel" ucap Nora.
Nabila mengangguk.
"oke.." jawabnya.
Nabila pun turun dari mobil.
"Good luck ya Bil....sorry aku ada urusan...jadi nggak bisa nganterin kamu sampai dalem deh.." ucap Nora.
"iya...nggak apa apa..." jawab Nabila.
"semangat ya..." jawab Nora sambil mengangkat lengannya.
Nabila hanya tersenyum lebar.
Mini cooper itupun melesat pergi meninggalkan tempat itu.
Nabila pun melangkah kan kakinya memasuki area bengkel dengan pelataran berpaving yang cukup luas itu.
Namun tiba tiba....
degghhh....
Nabila menghentikan langkahnya.Ia meremas kancing kemeja bagian depan dadanya.Entah kenapa ia merasa tidak enak.Seolah ada sesuatu yang mengintainya.Nabila yang saat ini tengah berdiri persis di tengah tengah pelataran bengkel itupun mencoba melirik ke segala arah,seolah sedang mengintai dan mencari sesuatu yang membuat hatinya tidak tenang.
Ada apa ini?kenapa perasaannya tiba tiba tidak enak begini?
Saat Nabila tengah sibuk dengan pikirannya sendiri tiba tiba....
"permisi..." ucap seorang laki laki berseragam montir.
"eehh...iya..." ucap Nabila kaget.
"kamu Nabila ya?temennya Nora?" tanya laki laki itu.
"iya mas...saya Nabila.."
Laki laki itu tersenyum,lalu mengulurkan tangannya.
"gue Jordan...sepupunya Nora.." ucap laki laki itu.
"oh...gue Nabila" ucap gadis itu sambil membalas uluran tangan Jordan.
"tadi Nora telfon gue...katanya temennya yang mau nglamar kerja disini udah dia anterin...makanya pas gue liat lo bengong di sini langsung gue samperin...gue yakin lo pasti temennya Nora itu" ucap Jordan.
"iya mas..." sahut Nabila sambil tersenyum.
__ADS_1
"lo yakin cewek secantik lo mau kerja disini?ini kerjaannya kotor kotoran loh..ada oli segala macem...." ucap Jordan..
"udah biasa mas...gue emang suka ngotak atik mesin" ucapnya.
"oh...ya udah kalo gitu,kita masuk deh....gue kanalin sama yang punya bengkel.." ucap Jordan sambil mempersilahkan Nabila untuk masuk ke dalam bengkel tersebut.
Nabila pun mengangguk.Ia mengikuti langkah Jordan menuju ke dalam bengkel tersebut.
Tanpa Nabila sadari,sepasang mata tajam mengamatinya sedari tadi dari lantai tiga bangunan luas tersebut.
"selamat datang di kandang barumu kelinci kecil" ucapnya dengan seringai wajah yang begitu mengerikan.
Di dalam bengkel....
Jordan dan Nabila nampak berjalan beriringan sambil sesekali laki laki itu menjelaskan sedikit banyak tentang bangunan yang akan menjadi tempat Nabila mencari tambahan uang jajan tersebut.
"jadi bangunan ini ada tiga lantai...lantai pertama khusus buat bengkel...lantai dua itu biasa nya buat bos istirahat...sama kalau ada tamu tamu gitu sih...oh ya...ada gudang juga disana....stok perlengkapan bengkel semua ada di lantai dua" ucap Jordan.
Nabila mengangguk paham.
Mereka kemudian menaiki tangga menuju lantai dua.
"oh ya....jam kerja di sini dari jam delapan sampai jam lima sore.Belum termasuk kalau ada lemburan...bisa sampai jam sembilan kadang jam sepuluh malem.Kalau lo mau paruh waktu nyambi kuliah..lo bisa deh ntar obrolin sama bos...gimana sistem kerja lo disini..." ucap Jordan.
"iya mas.."
"satu lagi...kalau lagi sama bos...banyak banyak nahan sabar deh...dia orangnya judes,jarang ngomong,perfectionist,dan agak serem juga...pokoknya sensitif lah orangnya...salah dikit langsung deh tuh kena semprit..!maklumlah...duda.." ucap Jordan setelah sampai di depan ruang kerja sang bos bengkel.
"duda..?"
"iya...duda muda,keren,tajir lagi....dia juga punya perusahaan gitu...tapi gue nggak tau perusahaan di bidang apa...lo kalau mau daftar...boleh banget tuh...biar nggak kesepian dia..." ucap Jordan menggoda.
Nabila hanya terkekeh.
"ini ruangannya...masuk gih...si bos udah ada di dalem.." ucap Jordan lagi.
"iya mas..."
" gue tinggal ya..."
"oke..." jawab Nabila sambil mengangkat jempolnya.
" semangattt...!!"ucap Jordan sambil mengangkat lengannya memberi semangat.
Nabila hanya terkekeh.Jordan pun pergi dari tempat itu,kembali ke lantai dasaar meninggalkan Nabila yang kini mulai mengeluarkan surat lamaran kerjanya.
Nabila menarik nafas panjang guna menetralkan rasa takutnya.Ia kemudian melangkah mendekati ruangan dengan pintu kaca buram itu.
tokk....tokk....tokk....
"masuk"
suara itu menggema dari dalam sana.
Nabila pun meraih handle pintu dan membukanya.
gleeekkkkk.....
***MANA DUKUNGANNYA NIH???
YUKKK....RAMAIKAN KOLOM KOMENNYA....
__ADS_1
KLIK LIKE SETELAH BACA...
JANGAN LUPA.VOTE DAN HADIAHNYA JUGA....🥰🥰🥰***