
Adrian menatap tajam ke arah kendaraan roda empatnya.Adinda meringsut mendekatkan tubuhnya pada Adrian.Ada rasa ketakutan disana.Laki laki itu memeluk tubuh sang istri,mencoba menyembunyikan wajah Adinda di dalam dekapannya.
Adrian menatap tajam penuh kebencian pada mobil hitam miliknya itu.
Dilihatnya benda beroda empat itu dipenuhi dengan tulisan bernada ancaman dan umpatan yang ditulis menggunakan pilox putih.Bahkan ada bercak darah yang cukup banyak pada beberapa bagian mobil.
*fu*king family...!
pembunuh...!
kalian akan mati*...!
i will kill you Adrian...!
ba**ngan..!
ban**at...!
Dan masih banyak lagi.Tulisan tulisan itu memenuhi hampir seluruh bodi mobil.
Adrian melepaskan pelukannya.Ia mendekati mobil tersebut dan berjalan mengelilingi mobil itu dengan mata yang terus mengamati tulisan tulisan tersebut.
Langkah Adrian terhenti saat sampai di bagian belakang mobilnya.Adrian menajamkan pandangannya.Sebuah gambar mirip kepala serigala yang cukup besar tergambar jelas di kaca mobil bagian belakang.
Adrian mengubah mode tenangnya menjadi mode bengis.Sepertinya memang ada yang ingin bermain main dengannya.Tapi siapa?Siapa manusia yang mengintainnya sedari kemarin.Ya....Adrian yang sudah merasakan gelagat tak mengenakan sejak kemarin kini seolah semakin yakin bahwa rentetan peristiwa yang ia dan keluarga nya alami sejak kemarin bukanlah hanya kebetulan semata.Tetapi memang ada sosok yang mengincar ia dan keluarganya.Tapi siapa?
Musuh Adrian terlalu banyak kawan....
Laki laki itu kembali melangkah kan kaki nya mengitari mobil.Ia berjalan dengan tenang,namun tatapan iblisnya terus menyeruak.Ia tak terima.Harga dirinya di injak injak disini...!
Adrian kembali menghentikan langkah nya.
pembunuh..!
Tulisan itu terlihat jelas dengan ukuran yang cukup besar.
Adrian menajamkan pandangannya.Pembunuh?apa maksudnya?siapa yang ia bunuh?
ehh...Adrian kan memang mantan pembunuh berdarah dingin...ya banyaklah manusia yang sudah ia bunuh.
Adrian nampak berfikir.Siapa sebenarnya orang ini?Apakah ia adalah keluarga dari salah satu wanita korban korban nya dulu?atau keluarga dari mantan anak buahnya yang ia anggap tak becus lalu ia bunuh?atau keluarga dari musuh musuhnya?atau dari haters nya yang tak suka atas kebebasan nya yang dinilai terlalu cepat lantaran ia termasuk penjahat kelas kakap?
Yang mana....??
Adrian terdiam sejenak..tiba tiba.....
"huwaaaaduuuuuhhhh.....mobilku...!!" ucap gadis kecil bersuara cempreng itu yang tiba tiba datang.
"kenapa nih?" tanya Nabila,namun tak ada yang menjawab.
Nabila menoleh ke arah Adinda yang gemetar.
"mama....siapa yang nglakuin?" tanya Nabila.
Adinda hanya menggelengkan kepalanya.
Nabila yang berjiwa kepo itu berjalan mendekati papanya...
"siapa yang nyoret nyoret pa?" tanya Nabila.
Adrian menggelengkan kepalanya tanpa bersuara.
Nabila terlihat ikut berfikir dengan kedua tangan yang berkacak pinggang.Tanpa ia dan Adrian sadari,gerakan dan gestur tubuh keduanya sama persis.
Nabila nampak berfikir keras,hingga tiba tiba matanya terfokus pada seseorang yang berdiri berbaur dengan warga yang berdiri mengelilingi mobil milik keluarga nya itu.Hoodie hitam itu menjadi ciri khasnya,membuat Nabila kini mulai hafal dengan sosok yang selalu menundukkan wajah nya itu.
"kakaak..." ucap Nabila.
Adrian menoleh,ia kemudian mengarahkan pandangannya mengikuti arah pandang Nabila.
Remaja yang menyadari bahwa Nabila mengenalinya itupun langsung bergegas pergi dari tempat itu.Nabila bergerak cepat.Ia benar benar penasaran dengan remaja itu.Ia berlari mengejar pria bersragam SMP dan berhoodie hitam tersebut.Nabila tak mau kehilangan jejak nya lagi...ia harus secepatnya berlari mengejar remaja itu sebelum ia hilang tanpa jejak.
"kak...tunggu kak...!" ucap Nabila sambil berlari.
Remaja itu,Zev mempercepat laju kakinya.Ia malas bertemu bocah kecil menyebalkan itu.
"kakak..!!tunggu...!!!" ucapnya.
__ADS_1
Namun Zev tak peduli.Nabila sang pewaris hampir sembilan puluh persen watak Adrian itu mulai tak sabar.Dengan cepat ia melepas sendal nya dan melemparkannya ke arah remaja yang terus melangkah lebar dan cepat itu.
"buuggghhhh....!"
"aakkhh...!"
Sendal mendarat sempurna di kepala Zev.Nabila say yess...!
Gadis kecil itu berlari dengan satu sendal ki kaki kirinya mendekati Zev.
"kakk..!!" ucapnya.
Zev terus menunduk.
"kakak mau sekolah ya?" tanyanya sambil terus menggerakkan kepalanya mencoba melihat wajah Zev yang terus menunduk.
Sedangkan Zev,ingin sekali rasanya ia mendorong bocah kecil menyebalkan yang terus berdiri menghalangi jalannya sambil tak henti menggerakkan kepalanya mencoba untuk melihat wajahnya itu.
"kakak....mau sekolah ya..?" tanya Nabilla.
Zev terus mencoba mengelak,tak mengizinkan gadis bersuara cempreng itu untuk melihat paras bulenya.
"kaak....kakak kok diem aja?"
"nama kakak siapa?namaku Nabila kak..."
"kak....ngomong dong.."
"kakk...kakak sekolah dimana?"
"terus kelas berapa?"
"aku kelas dua.."
"kakak....jawab dong..."
.
.
.
.
Zev yang emosinya sudah di ubun ubun itu pun mendorong Nabila hingga jatuh terduduk di jalanan berbatu.Zev tak tahan dengan suara cempreng bocah itu yang sedari tadi nyerocos tanpa jeda.Terlebih lagi Nabila tak henti mencoba untuk melihat wajahnya.Zev tak suka itu.
"adduuhhh...." pekik Nabila.
Remaja pria itu kemudian melangkah tanpa mengucap sepatah katapun.
Nabila belum menyerah.Kekepoannya mengalahkan segalanya.
Ia kembali berlari,dan kembali menghadang langkah remaja yang hendak berangkat sekolah itu.
"kak...tunggu dong...Nabil kan cuma pengen tau nama kakak siapa...." ucapnya.
Zev menghentikan langkahnya.Ia muak.
Remaja itu kemudian mengangkat kepalanya.Ia menatap tajam bocah kecil menyebalkan itu dengan tatapan iblis yang mengerikan.
Apakah Nabila takut?
oh tidak....dia sudah terbiasa melihat tatapan yang seperti itu kalau papanya sedang marah.
Nabila berkacak pinggang.Kemudian dengan beraninya ia menatap remaja itu dengan mata melotot.Seolah ia menerima tantangan dari remaja yang sok itu.
"minggir..." ucap Zev dingin.
"laahh...bisa ngomong..." ucapnya.
Zev tak peduli.Telinganya menajam.Ia merasakan hentakan kaki seseorang datang mendekat dari arah belakang menuju ke arahnya.
Zev kembali menunduk,ia berniat untuk bergegas pergi dari tempat itu.Namun baru selangkah..tiba tiba...
buughhh...
.
__ADS_1
.
Sebuah telapak tangan besar menepuk pundak Zev,membuat remaja itu menghentikan langkahnya...
"tunggu...."
suara yang terdengar dingin itu menggema.
"papa...." ucap Nabila.
Adrian berdiri di belakang Zev dengan lengan kanan yang menyentuh pundak remaja itu.
"bisa kita bicara sebentar...?" ucap Adrian.
Zev tak bereaksi.
Adrian menyipitkan matanya.
"kau dengar aku?" ucapnya lagi.
Zev masih tak bereaksi.Namun mata tajam Adrian berhasil menangkap sebuah gerakan pundak yang nampak naik turun.Adrian hafal betul,itu adalah reaksi ketika seseorang menahan sesak dalam dadanya.Bisa karena amarah,atau kesedihan.
"kau baik baik saja?" tanyanya lagi.
seetttt......
Zev menggerakkan pundaknya kasar,membuat tangan besar Adrian itu terlepas dari pundak nya.
"aku buru buru...aku harus sekolah" ucapnya dingin.
Remaja itu kemudian melangkah pergi meninggalkan tempat itu.Adrian menatap punggung remaja itu.Entah kenapa,ia merasa ada sesuatu yang tak beres dari bocah itu.
"aneh kan pa...itu kakak yang Nabil ceritain sama papa..." ucap Nabila.
Adrian mengangguk samar.
"jangan deket deket dia nak...papa rasa dia bukan orang baik..." ucapnya.
Nabila nampak berfikir.
"papa tau dari mana?" tanya nya kemudian.
Adrian menunduk menatap wajah sang putri.Laki laki itu tersenyum,ia mengangkat tangannya dan menyentuh pelipisnya sendiri menggunakan jari telunjuknya.
"insting..." ucapnya.
Nabila mengangguk paham.
"dah...balik yukk...bentar lagi om Marco kesini jemput kita..."
"iya pa.." jawab Nabila.
tiba tiba.....
"bentar..."
"ada apa pa...?"
"sendal kamu yang satu kemana?" tanya Adrian sambil menunjuk kaki sang putri yang hanya mengenakan satu sendal sebelah kiri.
Nabila menunduk menatap kakinya.Ia baru sadar kalau ternyata sendalnya tinggal satu.
"lhoo?kok ilang?sendalku mana???"
.
.
.
.
hayoloh....kemana sendalnya tadi....ππ
...----------------...
***MASIH JAM SEGINI UDAH DUA BAB AJA....πππ
__ADS_1
kasih dukungannya dong....
klik like komen vote dan hadiahnya....π₯°π₯°π₯°***