
Hari berganti hari....
Semua berjalan dengan semestinya.Kini rumah mewah itu mulai dijaga oleh seorang security berbadan tegap yang merupakan orang suruhan Bram.Selain itu kini Nabila dan Adinda juga mempunyai body guard yang mengantarnya kemanapun mereka pergi.Ya....setidaknya kini Adrian tak akan terlalu khawatir karena anak dan istrinya sudah ada yang menjaga saat ia tidak ada di samping kedua bidadari hidupnya itu.
Katakanlah Adrian memang memanfaatkan kelemahan Bram.Skandal hubungan terlarang Bram dengan Desi masih aman ditangan Adrian,hal itu berhasil mempermudah Adrian untuk meminta apapun yang ia butuhkan pada oknum polisi tersebut.Namun Adrian juga tak berlebihan.Ia hanya meminta yang tak jauh jauh yang berhubungan dengan keselamatan keluarga nya,salah satunya adalah security dan body guard.
Saat ini.....
Adinda tengah berada di dalam mobil bersama Nabila dan sang bodyguard.Mereka baru saja pulang dari mall guna membeli peralatan sekolah untuk Nabila.
Sepanjang perjalanan,gadis kecil berambut panjang itu tak henti meninju ninju ringan sandaran jok mobil yang ada di depannya,seolah sedang mempraktekkan gerakan gerakan bela diri yang papanya ajarkan padanya.Adinda yang menyaksikan adegan itupun hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.Nabila memang begitu antusias dan cepat tanggap dalam hal olah raga tersebut.Hampir setiap saat ia selalu meluangkan waktu untuk mempraktekkan gerakan gerakan itu.Entah dengan media guling,bantal,tanaman,bahkan pan*at bapak dan ibunyal.s pun kalau lagi jalan di depannya suka dipukulin.
Sekitar dua puluh menit perjalanan,mobil hitam itu pun sampai di depan gerbang rumah mewah tersebut.Namun mobil itu tiba tiba berhenti saat terlihat disana beberapa orang wanita tengah beradu argumen dengan seorang security.
Mobil berhenti di depan gerbang rumah milik Adrian tersebut.Adinda turun mendekati beberapa wanita berhijab yang tengah adu mulut dengan securitynya disana.
"ada apa ini?" tanya Adinda.
Tiga wanita berhijab yang ada disana pun menoleh ke arah sumber suara.
"Dinda....!!" pekik dua wanita berhijab disana.
"Naya...Chika...!!" ucap Adinda histeris.
Ketiga sahabat itupun saling berpelukan melepas rindu mereka.
"aku kangen Din..." ucap Naya.
"aku juga...." jawab Adinda.
cukup lama mereka saling berpelukan.Setelah cukup puas ketiganya pun saling melepaskan pelukan mereka.
"kalian kenapa nggak masuk?" tanya Dinda.
"satpam mu iku lo Din...ngajak gelot (ngajak berantem)" ucap Chika kesal
Adinda tertawa ringan.
"saya hanya menjalankan tugas dari tuan Adrian nona...tuan melarang saya untuk membiarkan orang asing masuk ke area rumah ini" ucap sang security bernama Deni itu.
Adinda tersenyum sambil mengangguk.Ia mengerti maksud sang security.Suaminya itu benar benar ingin menjaga keselamatan dirinya juga Nabila.
Adinda kembali menatap ramah ke arah dua sahabatnya itu..
"kok kalian nggak bilang kalau datang hari ini?tau gitu aku jemput tadi..."
"rencananya sih surprise Din...eehh....malah kehalang pak satpam" ucap Chika sambil melirik sinis ke arah security Adinda.
Adinda terkekeh
"aku kangen banget sama kalian....ehh...Putri nggak ikut?" tanya Adinda.
"nggak...dia ngelanjutin kuliah di kampus deket deket sana aja...jadi kita pisah deh.. bapaknya juga lagi sakit" ucap Chika.
"oh...Ya Allah...aku nggak tau..." ucap Adinda.
Sesaat mereka diam,Lalu...
"Din..." ucap Naya.
Adinda menoleh ke arah salah satu sahabatnya itu.
Naya mengangkat dagunya seolah menunjuk ke arah belakang tubuh Adinda.Ada seorang perempuan lagi yang mengamatinya sedari tadi.
__ADS_1
Adinda pun kemudian menoleh ke arah belakang.Dilihatnya wanita paruh baya dengan hijab coklat menatap sendu ke arahnya.Itu Bu Lastri...ia datang kesini bersama Naya dan Chika untuk menemui Adinda.
"ibuk..." ucap Adinda dengan binar bahagia.
Bu Lastri tersenyum,namun terlihat canggung.Ada rasa malu dan ragu dalam dirinya.
"Dinda..." lirihnya.
Adinda mendekat,ia meraih punggung tangan bu Lastri lalu menciumnya.
Bu Lastri bergetar.Bahkan setelah semua perlakuan buruk yang ia berikan pada Adinda,putrinya itu masih sudi untuk mencium tangannya sebagai tanda bakti.
Bu Lastri berlinang air mata.Tangannya terangkat memeluk tubuh mungil Adinda.
"maafkan ibuk ndok..." ucap Bu Lastri sambil sesenggukan.
Adinda pun meneteskan air matanya.
"ibuk nggak salah buk.." ucap Adinda mencoba menguatkan hati ibundanya.
Cukup lama mereka hanyut dalam perasaan mereka masing masing.Adinda kemudian melepaskan pelukannya.
"kita masuk yukk" ucap Adinda.
Ke empat wanita itu pun berjalan memasuki halaman rumah yang luas itu.
"rumah mu gede banget Din" ucap Naya.
"alhamdulillah....ini rumah peninggalan almarhum kakeknya mas Adri" ucap Adinda sambil terus berjalan beriringan bersama sahabat dan ibunya menuju ke pintu utama.Adinda sampai lupa bahwa di dalam mobil hitam yang tadi ditumpanginya ada Nabila yang tak kunjung turun dari sana.
"non Nabila nggak ikut turun sama mama?" tanya sang bodyguard bernama Gunawan itu
"nggak..." ucap Nabila singkat.
"ayo pak...jalan...Nabil capek mau istirahat" ucap Nabila dengan wajah kesal.
Mobil hitam itupun berjalan menuju garasi.
Nabila turun dari mobil kemudian berlari menuju pintu samping rumahnya dan bergegas menuju kamar.
Adinda sampai di ruang tamu.Ia kemudian mempersilahkan sahabatnya serta ibunya untuk duduk di sofa ruang tamu tersebut.
"bentar ya...aku panggilin ibuk dulu" ucap Adinda disambut dengan anggukan dari para tamu tamunya tersebut.
Adinda segera bergegas menuju ke kamar belakang,tempat di mana sang mertua berada.Namun saat melewati dapur,ia melihat sosok yang ia cari tengah berada di dapur sedang mengambil minum.Ya...saat ini Adrian sedang tidak ada dirumah,ia sedang ada pemotretan bersama Marco sehingga Bu Ela pun berani untuk sekedar ke dapur mengambil minum.
"buk...."
"eh...Dinda...udah pulang ndok?" jawab Bu Ela
"udah buk..." jawab Adinda.
"oh ya buk...di depan ada tamu...ibuknya Dinda sama Naya dan Chika...ibuk temuin dulu gih" ucap Adinda.
"ibuk kamu?dia kesini ndok?dia mau menemui kamu?" tanya bu Ela antusias.
Adinda pun mengangguk bahagia.
"alhamdulillah..." ucap Bu Ela.
"doa mu satu per satu dikabulkan oleh Allah ndok" ucap Bu Ela sambil mengusap lengan Adinda naik turun.
"iya buk...Alhamdulillah..." jawab Dinda.
__ADS_1
"ibuk temuin mereka dulu ya...biar Dinda bikinin minum" ucapnya lagi.
"iya ndok.." jawab Bu Ela.
Bu Ela pun bergegas menemui tamu tamunya di ruang tamu,namun beberapa langkah ia mengayunkan kaki,wanita paruh baya itu kemudian berbalik badan menoleh ke arah Dinda.
"Din..."
"iya buk...."
"tadi Nabila naik ke kamarnya buru buru...wajahnya juga kelihatan murung...ada apa ya?" tanya Bu Ela.
Adinda menghentikan pergerakannya.
"coba kamu lihat dulu ndok..." ucap Bu Ela
"iya buk..nanti Dinda ke kamar" ucap Adinda.
Bu Ela segera menuju ruang tamu.Adinda merogoh ponsel yang ada disakunya.
Ia mencari nomor ponsel sang suami kemudian menyentuh tombol telfon yang ada di layar benda canggih tersebut.
tuuttt....tuuttt....
"halo sayang..." ucap Adrian dari seberang sana
Adinda menipiskan bibirnya.
"assalamu alaikum....." ucap Adinda.
Adrian terkekeh...
"iya...iya....assalamu alaikum Adinda sayang.." ucapnya manis.
"wa alaikum salam.." jawab Dinda.
"ada apa Din?"
"ibuk udah sampai mas...ada Naya sama Chika juga"
"oh ya....?ya udah...ini bentar lagi juga udah kelar kok...tungguin ya"
"iya...kamu hati hati ya mas pulang nya...jangan ngebut ngebut...assalamu alaikum"
"wa alaikum salam"
sambungan telepon pun terputus.
Adinda meletakkan benda pipih itu di atas meja makan.Ia kemudian sedikit mendongak menatap ke lantai atas.Bu Ela tadi bilang Nabila naik ke kamarnya dengan wajah murung.Ada apa ya?tadi gadis itu baik baik saja,bahkan ceria.Kenapa tiba tiba murung?
Adinda pun bergegas menuju ke lantai dua untuk mengecek keadaan Nabila.
Sedangkan di ruang tamu,
Ke empat wanita beda generasi itu tengah terlibat perbincangan ringan.Chika diam diam meraih ponsel disakunya...
Ia kemudian membuka aplikasi WhatsApp lalu menyentuj sebuah nama yang beberapa hari terakhir ini jadi temannya berbalas pesan.
"heiii.....lagi dimana?aku ada di rumah Dinda nih..." tulisnya.
...----------------...
***UDAH CRAZY UP NIH.....
__ADS_1
KOK VOTE SAMA HADIAHNYA NAIKNYA DIKIT BANGET?TAMBAHIN DONGG.....🥺🥺🥺🥺🥺
jangan lupa like dan komennya juga yaaaa😘😘***