
Hari berganti....
"assalamu alaikum..." ucap seorang gadis dari luar rumah sederhana kediaman bu Lastri.
"wa alaikum salam...." sahut Nabila sambil berjalan menuju pintu yang memang selalu terbuka itu.
Nabila menyipitkan matanya...
"Nabila?"
"Rubi ya..?"
"iya...."
"Ya Allah..." ucap Nabila sambil memeluk sahabat masa kecilnya itu.
Keduanya pun berpelukan melepaskan kerinduan masing masing.Sudah belasan tahun mereka tak bertemu terhitung sejak Nabila dan Adinda memilih pulang kembali ke ibu kota bersama Marco saat Adrian pindah tahanan.
Cukup lama keduanya saling berpelukan,setelah puas...
"aku nggak nyangka kita bisa ketemu lagi Bil..."ucap Rubi sambil melepaskan pelukannnya.
"iya...gue juga..udah lama banget kita nggak ketemu"sahut Nabila.
"masuk yuukk..." ucap putri Adrian lagi.
"nggak usah...aku kesini cuma mau ngasih ini...ada makanan buat nenek Lastri,titipan dari ibuk aku" ucap Rubi sambil menyerahkan sebuah tas bekal berisi makanan buatan ibunya.
"ya ampun...repot repot...." ucap Nabila.
"nggak apa apa kok...aku nggak tau kalau kamu udah ada disini..." ucap Rubi.
Nabila hanya tersenyum.
"ya udah ya....aku langsung aja...soalnya aku mau ambil motor aku di bengkel.." ucap Rubi.
"bengkel....bengkel mana?" tanya Nabila
"bengbel Xx,." ucap Rubi.
Nabila mengulum senyum,itu bengkel milik Zev...!
"gue anterin ya..." ucap Nabila menawarkan diri.
"nggak usah Bil...ngerepotin...aku naik ojek aja...tuh udah nungguin di depan.." ucap Rubi sambil menunjuk ke arah pria yang duduk di atas motor di depan pagar rumah Nabila.
"suruh pulang aja ojeknya...gue anterin pokoknya..." ucap Nabila sedikit memaksa.
"tunggu bentar ya...gue pamitan sama papa dulu" ucap Nabila
Gadis itu kemudian setengah berlari menuju dapur sedangkan Rubi mendekati tukang ojeknya dan menyuruhnya kembali sambil memberikan sejumlah uang.Tak lama kemudian,Nabila datang dari dalam rumah dengan sebuah kontak mobil di tangannya.Ya....Adrian selalu menyewa mobil jika sedang di kota M bukan...untuk mempermudahnya dalam bepergian selama di kota itu.
Nabila dan Rubi pun segera masuk ke dalam mobil putih itu.Nabila segera melajukan kendaraan roda empat tersebut menuju bengke milikl serigala tampannya Nabila.
Sekitar lima belas menit perjalanan,mobil itu sampai di sebuah bangunan tiga lantai yang dulu pernah menjadi tempat Nabila bekerja.Kedua gadis itu turun dari mobil tersebut.Nabila nampak terdiam sejenak.Ingatannya kembali menerawang kembali ke masa dimana ia bekerj di tempat itu dan berakhir dengan terenggutnya mahkota berharga miliknya oleh laki laki yang kini menjadi kekasihnya.
Nabila kembali merasakan sesak dalam dadanya.Wanita itu mengucap istigfar dalam hatinya mencoba menenangkan perasaannya.
Rubi mendekat....
"Bil..." ucapnya sambil menyentuh pundak Nabila membuat wanita itu terjingkat.
"ehh...iya..." ucap Nabila.
"kamu kenapa?" tanya Rubi.
"nggak kok....aku nggak apa apa..." jawab Nabila.
"yakin?kamu keliatan pucet..."
__ADS_1
"aku nggak apa apa Bi..." jawab Nabila.
Rubi hanya mengangguk mencoba percaya.
"kita masuk yuk..." ucap Rubi.
"kamu duluan aja Bi...nanti aku nyusul.." ucap Nabila.
"ya udah kalau gitu ...aku masuk dulu ya.."ucap rubi.Nabila hanya mengangguk
Gadis bergamis baby pink itupun masuk ke dalam bengkel tersebut.Dilihatnya disana ada beberapa mobil dan motor yang tengah dalam perbaikan,namun hanya ada dua laki laki yang nampak sibuk mengotak atik sebuah mobil disana.Ya...ini memang jam makan siang, para karyawan tengah beristirahat dan mencari makan di luar bengkel.Rubi nampak mengedarkan pandangannya.Ia kemudian mendekati dua pria berseragam montir yang tengah fokus meperbaiki sebuah mobil disana.Itu Zev dan Jordan..!
"permisi ...."ucap Rubi ramah.
Zev yang berjongkok di samping Jordan yang tengah sibuk di kolong mobil pun menoleh ke arah sumber suara.
"iya..."jawab Zev singkat.
"maaf mas...saya mau ambil motor saya yang kemarin dibawa ke bengkel ini" ucap Rubi.
Zev menapuk paha Jordan yang berada di hadapannya,
"Dan...motor yang kemarin masuuk bengkel yang mana?" tanya Zev.
"motornya apa?" tanya Jordan yang separuh badannnya beraada di bawah kolong mobil.
"motornya apa mbak?"tanya Zev pada Rubi.
"matic merah mas..." ucap Rubi.
"matic merah Dan.." ucap Zev pada Jordan.
Jordan mengggeser alas montirnya.Hingga sekarang nampaklah seluruh badan laki laki sahabat Zev itu.
deegghh.....
Pandangan mata Jordan langsung tertuju pada sosok seorang gadis bergamis baby pink dengan senyuman manis berlesung pipit nampak berdiri sedikit membungkuk menatap kearahnya.Jordan terkesima,dalam posisi masih rebahan di atas alas montir,seutas senyum terbentuk dari bibirnya menatap gadis cantik di hadapannya.
?????
Zev dan Rubi mengernyitkan dahinya.
"ngomong apa lo?" tanya Zev aneh.
"cantik bego'...!gue kagum?!" ucap Jordan sambil menoyor pipi Zev tanpa menoleh ke arah laki laki kekasih Nabila itu.Pandangan matanya masih fokus pada Rubi yang kini terlihat menahan tawa.
"hahahahaaaaa......"
Zev tak bisa menyembunyikan tawanya.Laki laki itu tertawa terbahak bahak mendengar ucapan sang sahabat.
"napa lo?" tanya Jordan.
"Masya Allah monyet..!bukan innalillahi..!!somplak lu..!" ucap Zev sambil menoyor kepala Jordan.
Jordan menggaruk garuk kepala nya yang tak gatal.
"ya...itu maksudnya..." ucapnya kemudian.
"udah ah....sinting lo lama lama...!yang mana motornya..?" tanya Zev sambil bangkit dari posisi duduknya.
Jordan pun ikut bangkit,mendekati motor matic merah yang berada tak jauh dari posisinya tadi.
"yang ini bukan mbak?" tanya Jordan sambil menunjuk salah satu sepeda motor matic disana.
"iya mas..bener ini" ucap Rubi.
"oh...oke...udah beres nih..." ucap Jordan sambil tersenyum.
Zev hanya diam.Tiba tiba pandangannya tertuju pada sosok wanita yang nampak berdiri diam di depan bengkelnya.Itu Nabila..!Dia disini??
__ADS_1
Zev melangkah meninggalkan Jordan dan Rubi yang tengah melakukan transaksi pembayaran,berjalan mendekati sang hello kitty yang nampak terdiam di depan bengkel.
"hello kitty.." ucap Zev.
Nabila menoleh.Seutas senyum yang terlihat kaku terbentuk dari dari bibirnya.
"hai..." ucap Nabila.
Zev menatap dalam ke arah sang pujaan hati,tangannya tergerak mengusap pipi Nabila.
"kamu kenapa?kok pucet?sakit?" tanyanya.
Nabila hanya menggeleng sambil terus mencoba menebar senyum.
"aku nggak apa apa koo" jawab nya.
"beneran?" tanya Zev lagi.
"iya.."
Zev tersenyum.
"kamu kok bisa ada disini..." ucap Zev.
Laki laki itu kemudian sedikit mendekatkan wajahnya ke wajah sang kekasih.
"kangen ya...?" ucapnya menggoda dengan sedikit berbisik.
Nabila terkekeh...
"apaan sih...aku nganterin temen aku kesini..dia mau ambil motornya" ucap Nabila pada Zev.
"siapa?"
"tuh...yang tadi masuk...cewek.."
"oh...itu temen kamu?"
Nabila mengangguk.
"dia yang kemarin boncengin nenek pas jatuh" ucapnya.
Zev hanya mengangguk.Ia kemudian menyelipkan beberapa helai rambut Nabila kebelakang telinga wanita itu.Betapa ia sangat menyayangi gadis ini sekarang.
"kita masuk yuk.." ucap Zev.
"nggak usah...aku disini aja.." ucap Nabila.
"kenapa?"
Nabila menunduk...
"nggak apa apa...pengen disini aja.." ucap Nabila.
Zev diam sejenak.Apakah Nabila masih punya trauma dengan tempat usahanya ini?
Zev mengamati wajah gadis dihadapannya itu.Sepertinya ada raut kesedihan di sana.
"ya udah kalau nggak mau masuk...kita jalan jalan aja gimana?" tanya Zev menawarkan.
"kemana?"
"kemana aja....yang penting kamu nyaman.." ucap Zev.
"mau?" tanyanya lagi.
Nabila mengangguk sambil tersenyum.
"ya udah...tungguin disini....aku ganti baju dulu.." ucap Zev sambil mengacak lembut rambut sang hello kitty.Ia pun bergegas masuk ke dalam bengkel untuk mengganti bajunya dan bersiap untuk mengajak Nabila jalan jalan.Mungkin Nabila masih merasa kurang nyaman di tempat ini.Ia harus mengajak hello kitty nya itu pergi agar bisa menghapus kesedihannya...
__ADS_1
...----------------...
YUKK....KLIK LIKE KOMEN VOTE DAN HADIAHNYA...🥰