
Dave mematung...
Bang*at..!dia dijebak...!
"kaget?" tanya laki laki itu dengan sebuah senyuman licik di bibirnya.
"Adrian.." ucap Dave dengan gigi gigi yang mengetat dan tatapan tajam mengerikan.
Adrian tersenyum smirk...
kriiieettt.....
pintu besi itu terbuka....
Nora masuk ke dalam ruangan luas itu bersama Jordan yang membawa sebuah kamera di tangannya.
"kau menjebakku?" tanya Dave dengan dada naik turun.
"seperti yang kau lihat....sebuah kejutan bukan....aku yakin kau tidak pernah menyangka dengan pertemuan kita yang tidak disangka sangka ini..." ucap Adrian bak diatas awan.
"dasar pengecut...!beraninya main jebakan..!memanfaatkan jal*ng itu untuk membawaku ke sini...lemah sekali kau Adrian" ucap Dave benci.
"hahahaha....."
Tawa mengerikan tercipta dari bibir Adrian.Sebuah tawa yang menggelegar menggema memenuhi ruangan membuat siapapun akan merinding mendengar nya,termasuk Jordan.
Adrian berjalan tenang dengan kedua talapak tangan yang dimasukkan ke dalam saku celana,mengitari Dave yang nampak berdiri awas.
"kau bilang aku pengecut?lalu bagaimana dengan dirimu Dave...memanfaatkan Zev dan Nora sebagai tameng dan alat balas dendammu padaku..."
"menceritakan hal hal buruk yang tidak pernah aku lakukan pada keponakanmu,berujung kebencian Zev yang tanpa alasan kepadaku dan keluargaku dan berakhir dengan terenggutnya mahkota putri tercintaku...sebutan apa yang pantas untuk pecundang tengik seperti mu?!" ucap Adrian dengan aura iblis yang menyeruak.
Ya....Adrian sudah berada di puncak kesabarannya.Ia sudah tidak bisa menahan diri lagi setelah semua yang Dave lakukan pada keluarganya.
Awalnya ia berniat menculik Nora dan memberikan gadis itu pelajaran,namun setelah dipikir pikir,meskipun ia salah,Nora jugalah korban atas ambisi Dave.Adrian lebih bernafsu untuk menghabisi Dave dari pada membunuh Nora.
Dengan sedikit ancaman ia memaksa Nora untuk menjebak Dave.Awalnya Nora menolak,namun lagi lagi,paksaan,ancaman, intimidasi dan sedikit kekerasan yang Ardrian berikan pada Nora berhasil membuat wanita itu menurut juga.
Dan...disini lah mereka sekarang...Dave masuk perangkap buatan Adrian dengan Nora sebagai umpannya.Setelah ini ia akan mengirim Nora menuju salah satu panti asuhan di kota S.Ia akan menepikan wanita itu kesana agar ia dapat belajar agama dengan seorang ustadzah yang Adrian kenal.Agar hidup wanita itu lebih terarah,agar wanita itu memiliki pedoman dan tujuan hidup yang lebih jelas dari pada di kota ini,lontang lantung tanpa keluarga dan hanya menjadi budak maksiat.Tentunya setelah ia minta izin pada Zev nantinya,karena mau tak mau,hanya Zev lah orang terdekat Nora saat ini.
Adrian berdiri tepat dihadapan Dave masih dengan mode mengerikan nya.
__ADS_1
"sekarang kau sudah bertemu denganku secara langsung...apa yang ingin kau lakukan..akan ku ladeni dengan senang hati" ucap Adrian angkuh.
Dave mengetatkan giginya
Mampus..!ini terlalu cepat..!ia tak punya kawan..!menghadapi Adrian seorang diri...?James saja mati ditangan Adrian,apa lagi dirinya??
"kenapa diam?kau tidak ingin membunuh ku...?"
"ayolah...kau kan laki laki....kau tidak mungkin takut padaku kan?" tanya Adrian memancing.
Dave masih tak bergeming.
Adrian mengangkat dagunya,ia kemudian menatap ke arah Jordan.
"apa yang kau bawa Jordan?" tanyanya.
Jordan mendekat...
"ini rekaman adegan Zev dan Nabila yang dulu pernah Zev rekam om...sepertinya aki aki ini diam diam sengaja mengambilnya dari kamar Zev,dan berniat untuk menyebarnya..." ucap Jordan.
"sudah tersebar?" tanya Adrian.
"belum om..."
"kau ingin menyerang putriku lagi?" tanyanya.
Dave tak bergeming
"apa kau tuli sekarang?" tanya Adrian mulai tidak sabar.
"JAWAB....!!!"
"kau dan putrimu pantas untuk mati Adrian...kau sudah menghancurkan mimpiku menguasai dunia pasar gelap..!kau membuat Diavolo yang sudah jaya di tanganku hancur dalam sekejab mata..!aku tidak akan membiarkan mu bahagia bede*ah....!!"
buuggghhhhh.....
Sebuah tinjuan mendarat di pipi Adrian.
Jordan yang berdiri di samping Adrian bergerak hendak membalas pukulan Dave namun Adrian menahannya.
Adrian mengusap darah di ujung bibirnya.
__ADS_1
buugggghhhh.....
satu tinjuan lagi kini di pipi sebelahnya.
Adrian masih tak membalas pukulan Dave.Laki laki itu bahkan tersenyum mendapati pukulan dari adik James itu.
Adrian tertawa...
"ayo....lagi....hanya itu kekuatan mu hah..? bukankah kau sangat membenciku dan ingin membunuhku...ayo...ku beri kau kesempatan untuk memukulku" ucap Adrian membuat Dave makin panas.
Dave kembali mengangkat tangannya dan berniat memukul wajah Adrian lagi.Namun kini,dengan cepat Adrian menghalau serangan itu dan....
buuuggghhhh....
sebuah tinjuan sekuat tenaga mendarat di wajah Dave membuat laki laki itu jatuh tersungkur ke lantai...
"asal kau tau....semenjak kematian ibuku dan kelahiran putra ku...aku sudah bersumpah untuk tidak lagi melakukan kejahatan dalam hal apapun...aku bersumpah akan menghabiskan sisa hidupku untuk hal hal positif dan menjaga seluruh anggota keluargaku.Kebahagian mereka,ketenangan mereka dan keselamatan mereka adalah hal utama dalam hidupku..."
"lalu kemudian...Zev datang....bocah yang sekian lama ku cari cari...bocah yang sekian lama ingin rangkul...ia datang dengan membawa dendam yang kau tanamkan dalam dirinya.Dia menodai putriku...menghancurkan mental anak tersayangku...membuatnya hampir gila karena depresi...dan kau tau siapa dalang di balik semua itu....?"
"KAU...!semua berawal dari mulut sampahmu yang mengarang cerita tentangku...!!"
"aku menjauh...aku memaafkan Zev karena bagiku..ini.hanya kesalah pahaman..."
"aku kira semua sudah selesai...tapi ternyata lagi lagi kau berulah...."
"kau memanfaatkan Nora untuk mencelakai mertuaku...kau menghasut gadis itu...menanamkan kebencian dalam dirinya hingga dia berani mengirim makanan beracun dan mempermalukan putriku di muka umum...!!"
"semua berawal dari mulutmu Dave...kau harus mendapatkan balasannya..." ucap Adrian murka dengan raut wajah iblis yang begitu mengerikan.
Sang singa telah benar benar bangkit.Bangkit demi membela keluarganya,demi mempertahankan kebahagiaan anak istrinya.
Jiwa psychopat sang iblis pun merasuk dalam jiwa Adrian.Dengan seringai wajah yang begitu mengerikan ia pun berkata...
"ikat makan malamku ini Farhan...aku lapar"
...----------------...
***AKHIRNYA BISA CRAZY UP....
SELAMAT MALAM..
__ADS_1
YUKK....KLIK LIKE KOMEN VOTE DAN HADIAHNYA....🥰🥰🥰***