
*flashback on*
Bertha Gabriella Tama....
wanita renta yang kini bersusia enam puluh tahun.Dulunya ia adalah seorang model cantik yang cukup terkenal.Bertha yang memang memiliki gaya hidup glamour bertemu dengan Aryan Tama,seorangi laki laki mapan yang menjabat sebagai CEO di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang properti.Keduanya saling jatuh cinta,hingga akhirnya memutuskan untuk menikah.
Bertha dan Aryan hidup bahagia,hingga satu tahun pernikahan mereka,keduanya dikaruniai seorang putra tampan bernama Adrian Tama.Kebahagiaan mereka semakin bertambah,Aryan memperlakukan Bertha bak seorang ratu dihidupnya.
Namun semua itu berubah....
Bertha bertemu dengan Albert,seorang laki laki yang berprofesi sama dengannya.Albert adalah teman SMA Bertha dulu.Keduanya pun saling akrab.Berawal dari keakraban melalui ponsel dan gadget keduanya semakin dekat.Hingga mulai tumbuhlah perasaan terlarang itu.Bertha menjalin hubungan diam diam dengan Albert di belakang Aryan.Namun sepertinya,Albert bukanlah pria yang baik.Pria itu memperlakukan Bertha tak ubahnya sebuah ATM berjalan.Ia selalu meminta apapun yang ia mau pada wanita itu.Bertha yang terlanjur dibutakan oleh cintanya itupun tak menyadari hal tersebut.
Adrian semakin tumbuh besar.Perselingkuhan antara Bertha dan Albert pun semakin menjadi jadi.Hingga puncaknya saat usia Adrian delapan tahun.Ia yang baru pulang dari sekolah memergoki sang ibu sedang berhubungan badan di kamar rumahnya dengan laki laki lain yang bukan ayahnya.Sontak hal itu membuat Adrian kaget.Adrian kecil pun protes dan memaki laki laki itu.Albert yang memang tak menyukai anak kecil itupun murka.Ia memaksa Bertha untuk membunuh anak itu atau ia akan meninggalkan wanita itu.Bertha yang sudah terlanjur cinta mati itupun tak bisa berfikir jernih Dengan sebilah pisau ia mengejar Adrian kecil yang ketakutan.
Disaat yang bersamaan Aryan dan William pulang dari kantornya.Merekapun menyaksikan adegan percobaan pembunuhan itu.Semua sudah terbongkar.Aryan pun akhirnya mengetahui perselingkuhan istrinya.Albert dan Bertha sudah terlanjur basah.Mereka yang sudah terpojok pun akhirnya berusaha menghabisi nyawa semua yang ada disana.
Singkat nya Aryan tewas di tangan Bertha,sedangkan Adrian berhasil diselamatkan oleh kakeknya.
Bertha dan Albert kemudian menggasak semua harta benda dan surat surat penting yang ada di rumah itu.Keduanya lantas pergi meninggalkan kota itu dengan mimpi memulai kehidupan baru di kota ini,kota yang identik dengan hawa sejuk dan buah apelnya.
Namun ternyata harapan itu tak berjalan sesuai rencana.Bertha dicampakkan oleh Albert dua tahun setelah mereka menikah.Hartanya habis untuk foya foya.Albert meninggalkan Bertha yang sudah jatuh miskin dan tak memiliki apa apa.
Bertha menyesal.Ia menyesali semua kebodohannya.Dalam hatinya ia terus meminta ampun pada sang kuasa.Ingin rasanya ia kembali menemui anak dan mertuanya lalu bersimpuh memohon ampun.Namun terlambat.Wiliam sudah membawa Adrian pergi entah kemana.Ia juga sudah terlanjur malu untuk datang menemui mertua dan anak nya itu.
Alhasil,Bertha yang malang hanya bisa menerima nasib.Ia memulai hidup barunya sebagai seorang janda miskin yang hidup sebatang kara di sebuah gubuj reyot tak terawat.Anggap saja itu adalah karma yang harus ditanggungnya.Ia menerima nya.Ia berdamai dengan kenyataan yang kini sudah tak pernah berpihak lagi padanya.
*flashback off*
Adinda datang dari dalam rumah dengan membawa secangkir kopi untuk suaminya yanh kini tengah duduk melamun di teras rumahnya.Matanya masih merah.Dadanya masih naik turun.Memori kelam masa kecilnya kembali berputar jelas di ingatannya.
Adinda meletakkan kopi di atas meja.Ia kemudian duduk di sebuah kursi di samping Adrian.
__ADS_1
"mas...." ucapnya lembut sambil menyentuh pundak kokoh laki laki itu.Adrian pun menoleh.
"aku bikinin kopi buat kamu" ucapnya lembut.
Adrian menatap dalam ke arah Adinda.
"Din...."
"ya..."
"maaf" ucapnya.
Adinda tersenyum manis.
"maaf,aku nggak sengaja bentak kamu" ucapnya.
"nggak apa apa mas...aku paham.." ucapnya.
Adinda menyentuh punggung tangan Adrian..
"kalau kamu butuh teman curhat,kamu bisa cerita sama aku mas" ucapnya.
Adrian menatap tulus ke arah Adinda.
"Din....dia adalah ibuku"
Degghhh......
Adinda kaget.Jadi selama ini wanita tua yang begitu akrab dengan nya itu adalah mertuanya.
"Bu Ela?ibu kamu?" tanyanya dengan raut wajah yang masih tak percaya.
__ADS_1
Adrian mengangguk.Laki laki itu kembali menatap lurus ke depan.Ia kemudian mulai menceritakan kisah hidupnya yang sebenarnya sudah Adinda ketahui dari cerita tuan William beberapa waktu yang lalu.
Adinda mendengarkan cerita dari versi Adrian itu dengan seksama.Ia memperhatikan wajah tampan itu.Jelas sekali terlihat raut wajah penuh kepedihan dan kekecewaan di sana.Seorang anak yang mengalami trauma mendalam sejak dini.Membuatnya menjadi manusia yang tak punya tujuan hidup.Membuat seumur hidupnya hanya di dikuasai nafsu balas dendam dan kebencian.
Adrian benci wanita itu.Bahkan setelah melihat kondisinya yang kini begitu menyedihkan pun ia masih tak bisa membuang rasa bencinya.Ia tak mau melihat wanita itu lagi.
"Din..."
"iya..."
"aku boleh minta sama kamu.....jangan pernah temui dia lagi" ucap Adrian.
Dinda mematung.Dalam hatinya sebenarnya ia ingin menolak.Ia tahu betul betapa susahnya hidup bu Ela yang ia kenal baik itu.Tapi Adinda sadar,Adrian masih belum bisa memaafkan bu Ela.Ia juga sadar,bahwa ucapan Adrian lah yang harus ia utamakan.Ia tak mau berdosa.Untuk sementara ia akan mengikuti perintah Adrian,sambil pelan pelan ia akan coba meluluhkan hati Adrian yang keras itu agar mau berdamai dengan keadaan.
"iya mas.." ucap nya.
Adrian tersenyum sendu.
"dah...mending kamu istirahat deh...Nabila lagi dikamar tuh main boneka.Susulin gih" ucap Adinda.
"iya..."
Adrian menarik nafas panjang,mencoba menetralkan emosinya.Ia kemudian bangkit dan hendak menuju ke kamar nya.
"ini kopinya nggak di bawa?"tanya Dinda.
" bawain sayang....kamu juga harus istirahat "ucap Adrian.
Adinda hanya tersenyum,ia kemudian membawa kopi itu menuju kamarnya.
...----------------...
__ADS_1
SELAMAT PAGI...🥳🥳🥳🥳JANGAN LUPA KASIH LIKE KOMEN VOTE DAN HADIAHNYA...KASIH YANG BANYAK BIAR OTHOR SEMANGAT LAGI HARI INI🥳🥳🥳🥳🥳