Gadis Tawanan Sang Psychopath

Gadis Tawanan Sang Psychopath
115


__ADS_3

Hari terus berganti,dan berjalan dengan semestinya.Hari hari yang begitu melelahkan bagi Adinda yang merangkap peran sebagai anak,ibu,sekaligus tulang punggung keluarga di usianya yang masih sangat belia.


Adinda yang tegar,yang kini menjadi sorotan masyarakat di seluruh pelosok negeri lantaran kegigihan,kesetiaan dan ketabahannya.Semua kisah tentangnya dikulik habis.Bukan netizen namanya jika tak bisa menemukan seluk beluk seseorang bahkan hingga akar akarnya.Berbekal vidio vidio dan foto foto Adinda dan Adrian yang terlanjur beredar luas,kini seolah semua fakta tentang dirinya terpampang nyata dan menjadi konsumsi publik.Wanita desa yang menjadi salah satu dari korban penculikan yang awalnya dinikahi paksa namun lambat laun berhasil menjinakkan hati sang singa garang bernama Adrian Tama.Wanita muda dengan sejuta pesonanya yang kini berhasil mengisi hati sang bos mafia atau lebih tepatnya mantan bis mafia dan mengubah laki laki itu menjadi sosok yang religius.Kisah mereka bak drama yang begitu menyentuh hati siapapun yang mendengarnya dari awal hingga akhir.


Ya....kini lagi lagi....foto foto Adrian yang tengah khusyuk belajar iqro' dan sholat di dalam penjara lagi lagi beredar luas.Entah dari mana datangnya dan siapa yang mengambil dan menyebarkan nya tak ada yang tahu.Makin hari seolah mata masyarakat makin dibuka untuk melihat wujud asli dari keluarga kecil yang selalu jadi bahan gunjingan sedari awal penangkapan salah satu ketua mafia yang paling disegani di negara tersebut.


Dan kini....hari ini.....


Kepolisian melalui jumpa pers nya memutuskan untuk menetapkan Adrian Tama sebagai tahanan kota karena suatu alasan yang rahasia yang tidak bisa kemukakan di muka publik lantaran menyangkut keamanan negara.


Pria itu dinyatakan bebas bersyarat dan akan di rekrut sebagai tangan kanan polisi untuk menangani kasus kasus besar yang kini sedang ditangani pihak berwajib.Adrian akan di nyatakan bebas sepenuhnya jika ia berhasil menyelesaikan tugas yang polisi berikan padanya yang tidak dipublish di publik demi melindungi keselamatan yang bersangkutan dan juga keluarga nya.


Adinda bergetar menyaksikan tayangan televisi dari rumah.Mulutnya tak henti mengucap syukur dengan mata terpejam dan air mata yang tak henti menetes.Adinda tak henti mengagungkan nama sang Maha kuasa.Hampir dua bulan dipisahkan dengan sang suami,wanita itu kini akan kembali dapat berkumpul dengan laki laki yang begitu sangat dicintainya.


Adinda tak henti melafadzkan kalimat takbir.Memuja Sang Maha Pencipta dengan segala kuasanya yang dengan gampangnya membalikkan keadaan.Ia yang sudah mengira akan terpisah dengan Adrian dalam jangka waktu lama,namun dalam sekejab mata seolah semua berbalik seratus delapan puluh derajat.Adrian akan bebas.Sang penjahat justru kini digadang gadang akan jadi tangan kanan kepolisian dalam menumpas kejahatan.


Allahu Akbar....Allah Maha Besar...tak ada yang sanggup menerka kemana takdir Allah akan mengarahkan umat umatnya.


Bu Ela memeluk sang menantu,wanita yang tak henti mendoakan Adrian siang dan malam itu ikut merasa haru,akhirnya sang putra akan segera pulang.Jika tak ada halangan besok laki laki itu sudah akan kembali ke rumah dan berkumpul bersama keluarganya.

__ADS_1


"doa mu terkabul ndok....Allah mendengar semua doa doa kita.." ucap Bu Ela berbisik di telinga Adinda sambil terus memeluk wanita itu.Adinda tak menjawab.Ia tak henti mengucap syukur.Tak henti mengagungkan nama Sang Maha segalanya.Ini semua begitu mengharukan.Bak sebuah keajaiban yang tiba tiba datang di kehidupannya.


Di tempat lain.....


Seorang wanita paruh baya nampak meremas kaos nya di area bagian dada.Ia merasa sesak.Kurang lebih seminggu terakhir semua media memberitakan tentang wanita dan laki laki yang sangat ia kenal.Seorang wanita yang ia lahirkan dan besarkan dengan susah payah dan segenap tenaga,namun dengan penuh emosi ia mengusir wanita tersebut dari rumahnya di saat sedang terpuruk terpuruknya.


Mata Bu Lastri mengembun.Melihat seluruh pemberitaan tentang putrinya yang seolah tiada henti.Banyak dukungan yang mengalir untuk wanita cantik itu,namun ia sebagai ibu justru dengan gampangnya mengusir wanita malang tersebut ketika ia sedang butuh dukungan.Ada penyesalan dalam dirinya.Ia terlalu keras pada Adinda.Ternyata cinta mereka begitu kuat.Ternyata peran Adinda begitu besar dalam mengubah watak keras Adrian.


Ya....putrinya berhasil membimbing seorang pendosa untuk bertaubat dan kembali ke jalan yang lurus.Bukankah harusnya ia bangga?


Bu Lastri menangis.Ia menyesal...semakin menyesal saat menyadari bakti Adinda begitu besar,bahkan saat ia tak ada di sisinya pun ia masih berusaha menjaga sang ibu dengan meminta bantuan ketiga sahabatnya,Chika,Naya,dan Putri secara bergantian.


Chika yang saat ini tengah berada di rumah Bu Lastri pun mengusap punggung wanita itu,seolah memberikan ketenangan dan kekuatan pada wanita yang sebenarnya bukan keluarga nya itu.


tinggg...


ponsel Chika berbunyi.


Satu pesan masuk dari sebuah nomor yang beberapa hari ini begitu intens menghubunginya.

__ADS_1


Chika pun membukanya.


"*thanks.." begitu pesan yang diterima


"sama sama*.."


Chika tersenyum mmenerima pesan itu.Pesan dari seseorang yang beberapa hari yang lalu meminta foto foto dan video atau apapun yang berhubungan dengan sifat sifat positif Adinda dan Adrian.


Chika pun dengan senang hati memberikan semua foto dan video tentang Dinda yang ia punya.Mengingat ia adalah salah satu teman terbaik Dinda...maka tak sulit untuknya mendapatkan apa yang diminta oleh orang itu.


...----------------...


***UDAH BEBAS NIHH....DAH MAU PULANG.....


ADA YANG KANGEN KE ROMANTISAN DINDA-MAS ADRI NGGAK NIH......


TUNGGU KELANJITANNYA BESOK....πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE DAN HADIAHNYA BIAR OTHOR MAKIN SEMANGAT NULIS NYA...😍😍😍😍😍😍😍😍***

__ADS_1


__ADS_2