
"Kamu ... dokter?"
Seluruh bagian tubuhnya bergetar. Meski dirinya melakukan latihan dalam pengasingan, tapi sedikit banyak dia tahu apa yang terjadi pada dunia Jianghu saat ini. Dalam beberapa hari terakhir, sosok dokter merupakan sosok yang paling banyak dibicarakan!
Keberadaan sosok dokter ini dikategorikan sebagai sebuah keajaiban. Dia melenyapkan keluarga elite dan menantang Asosiasi Seni Bela Diri seorang diri!
"Apa kakek pertama mengenalnya?"
tanya Roger buru-buru setelah melihat wajah pria itu tampak memucat.
Selama ini, dia merasa bangga telah masuk ke dalam dunia Jianghu. Dunia Jianghu merupakan tujuan hidupnya, masa depannya dan juga harga dirinya.
Tapi sekarang... Pak Jansen yang selalu diremehkannya terlihat melangkah lebih cepat ke dalam dunia Jianghu dibandingkan dengan dirinya!
"Kakek pertama tidak mengenalnya!"
ucap pria itu sembari menggelengkan kepalanya.
Roger pun menghela napas lega, untung saja kakek pertamanya itu tidak mengenal Jansen.
Namun, kalimat selanjutnya pria tua itu benar-benar membuatnya terperosok ke dalam jurang yang dalam.
"Tapi... aku telah banyak mendengar nama besarnya!"
Banyak mendengar nama besarnya?
Kakek pertama yang berada dalam pengasingan di Gunung Alahan banyak mendengar tentang Pak Jansen?
Itu artinya... nama Pak Jansen telah mengakar di dunia Jianghu dan tidak ada seorang pun yang tidak mengetahuinya!
Ironisnya... dia yang seorang pemula ingin menjadikan Pak Jansen sebagai batu loncatan memasuki dunia Jianghu dengan cara menginjak-injaknya!
Ini sama saja dengan bermain kekuatan di depan seorang Hercules!
"Sudah lama aku mendengar bakat dan keahlianmu, Dokter. Dan hari ini... saat bertemu dan melawanmu barusan, aku tahu berita itu bukanlah berita hoax. Berdasarkan kekuatan yang dokter miliki, dokter telah berada di peringkat 50 besar dalam Daftar Peringkat Awan Badai Dunia Jianghu!"
"Tapi sayang... jika saja tidak ada perselisihan di antara kita, mungkin... kita bisa menjadi saudara dan partner dalam menjelajahi ilmu seni bela diri bersama-sama. Tapi, kamu telah membuat onar dengan keluargaku, pada akhirnya aku tidak akan membiarkanmu pergi dari sini dengan mudah!"
"Orang sepertimu tidak pantas menjadikanku sebagai saudara!"
Jansen tampak menggelengkan kepalanya sembari mencibir, "Peringkat 45 dalam Daftar Peringkat Awan Badai Dunia Jianghu pasti tidak hanya mempunyai sebatas ini, bukan!?"
"Seni bela dirimu memang sangat kuat, tapi... ucapanmu benar-benar arogan!"
bentak pria tua itu tampak kesal. Perlahan, aura kuat Trancedent dalam tubuhnya berubah menjadi arus udara yang mengalir deras menuju bagian luar tubuh, seolah membentuk sebuah pelindung bagaikan menara besi.
"Jangan harap hanya dengan energi Qi yang tinggi itu, kamu bisa melakukan segalanya. Kekuatan ... bergantung pada seni bela diri seseorang!"
Begitu pelindung menutupi seluruh bagian tubuhnya yang terluar, suara pria tua itu seolah memberikan kesan khas dari seorang master bela diri di dunia Jianghu.
"Teknik naga harimau Kyota milik kakak makin meningkat!"
Nampak Kakek Crush yang berada tak jauh dari lokasi tengah tersenyum menatap kakaknya. Wajahnya memerah bagaikan orang yang memiliki kebahagiaan tak terkira.
Dia tahu alasan kenapa kakaknya disebut sebagai Raja Langit Kyota. Itu karena teknik naga harimau Kyota yang mengerikan. Selama menggunakan teknik bela diri ini, bom yang memiliki daya ledak besar sekalipun tidak akan sanggup membunuhnya. Itu sebabnya dia dijuluki sebagai manusia beton.
Dan berbekal teknik itu, kakaknya menjadi salah satu master terkuat yang ada di dunia Jianghu!
"Teknik naga harimau Kyota miliki mempunyai kekuatan dan kengerian naga serta harimau. Meski bocah sepertimu memiliki kekuatan Tingkat Puncak Trancedent, mustahil untuk bisa menahannya!"
"Teknik Naga harimau Kyota kebal terhadap serangan apa pun. Orang yang menguasai teknik itu akan memiliki usia hingga 200 tahun!"
"Aura kuat Trancedent manapun, hanya akan seperti kertas jika di hadapkan pada teknik naga harimau Kyota!"
__ADS_1
Pria tua itu berkata dengan angkuhnya. Selesai mengatakannya, sebuah cahaya menyilaukan berkedip ke arahnya.
Cahaya menyilaukan itu seolah datang dari cakrawala. Tampak seperti ilusi tapi sangat nyata!
Mata pria tua itu memadat. Apa yang sebenarnya terjadi?
Sangat cepat! Saking cepatnya sampai membuatnya tak sempat bereaksi!
Yaps... ini adalah cahaya dari sebuah pedang!
Klek!
Di waktu yang bersamaan, aura kuat Trancedent yang membentuk sebuah pelindung di tubuh pria tua pun retak!
"Apa!"
teriak pria tua itu terkejut. Dia melihat kilauan cahaya sebelum akhirnya teknik naga harimau Kyota miliknya retak.
Cahaya menyilaukan ini berasal dari sebuah pedang. Tapi ... pedang seperti apa yang bergerak secepat mata berkedip!
"Aaa... !"
Tanpa sempat bertanya lebih jauh, pria tua itu langsung menyentuh lehernya sembari berteriak. Dia merasakan darah yang tak hentinya mengucur di lehernya itu.
Pikirannya seolah berubah menjadi hamparan kosong. Hanya ada 1 pertanyaan di benaknya. Apa mungkin serangan pedang dokter tidak hanya menebas aura kuat Trancedentnya, tapi juga telah menebas lehernya?
Brak!
Tanpa mengatakan sepatah kata pun, pria tua itu pun jatuh terlentang.
Hening!
Tewas dalam keheningan!
"Kakak!"
"Kakek pertama!"
teriak Roger dan kakek Crush. Mereka berdua menghampiri dan memeluk pria tua itu.
Hanya saja ... tidak ada tanda-tanda bernapas dari pria tua itu.
Mata mereka memadat, tak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Entah kenapa mereka tidak bisa melihat dengan jelas bagaimana cara pria tua itu mati!
"Kakak sudah berusia ratusan tahun. Pertempuran di Gunung Sanderwis 10 tahun lalu, dia melawan 5 musuh keluarga Crush seorang diri. Dan dia berhasil menang!"
"Lima tahun lalu, saat masih berada di daftar kekuatan ke 100 dalam Daftar Peringkat Awan Badai Dunia Jianghu, dia menantang master bela diri yang berada di peringkat 45!"
"Awalnya dia keluar dari pengasingan untuk mencoba untuk memasuki daftar peringkat ke-44 dalam Daftar Peringkat Awan Badai Dunia Jianghu. Tapi sekarang... dia justru mati di tempat ini!" gumam kakek Crush. Makin memikirkannya, makin membuatnya merasa ngeri.
"Pergi ... cepat pergi dari sini!"
teriaknya pada anggota keluarga Crush. Dia tak lagi berani berlama-lama di tempat ini.
"Apa aku mengizinkan kalian untuk pergi?"
Baru saja berbalik, sebuah suara nan dingin pun terdengar menusuk ke dalam telinga mereka.
Kakek Crush, Roger dan yang lainnya berbalik secara perlahan. Mereka semua menatap Jansen yang saat ini terlihat seperti Dewa Asyura!
"Berlutut!"
teriak Jansen tiba-tiba.
__ADS_1
Keagungan tak berujung seolah menekan seluruh anggota keluarga Crush. Perasaan tak bisa menolak menyelimuti hati mereka.
Buk! Buk!
Semua anggota keluarga Crush tampak berlutut, mereka semua menundukkan kepala dengan tubuh yang gemetar.
Menyaksikan pemandangan ini, suasana hati Seira dan Aldi tampak berubah-ubah. Yang awalnya terkejut, takut, mati rasa dan terakhir ngeri!
Apa ini sosok Pak Jansen yang mereka kenal selama ini?
Satu serangan pedangnya mampu mengalahkan teknik Kyota!
Mana ada dia seorang dosen, lebih terlihat seperti seorang master!
Hati semua anggota Keluarga Devon bergetar. Mereka telah memikirkan banyak hal mengenai akhir dari permasalahan ini. Tapi ... mereka tidak akan menyangka jika Raja Langit Kyota akan tewas terbunuh hanya dengan satu tebasan!
Dengan tewasnya pilar dari Keluarga Crush, kota Alerka akan mengalami perubahan besar-besaran.
Pada saat ini, Jansen tampak berjalan perlahan mendekati Kakek Crush dan yang lainnya. Langkahnya tidak cepat dan juga tidak lambat, tapi terdengar seperti suara langkah malaikat maut yang datang mendekat.
Anggota keluarga Crush mulai merasakan gemetar di sekujur tubuhnya. Terutama Roger, tidak hanya merasa takut, tapi juga menyesal.
Dan tepat pada saat ini, Jansen menghentikan langkah kakinya. Dia hanya melihat mereka semua tanpa mengatakan sepatah kata pun!
Tapi keheningan seperti ini justru membuat mereka makin tertekan.
Bagaimanapun sesuatu yang tidak diketahui selalu akan menjadi yang menakutkan!
"Pak Jansen... maafkan aku, aku yang salah!"
ucap Roger tiba-tiba langsung bersujud berulang kali. Dia benar-benar tak kuasa menahan tekanan seperti ini.
"Seharusnya aku tidak membandingkan dirimu denganku. Maafkan aku yang tak tahu diri ini! Aku mohon... ampuni nyawaku, Pak Jansen!"
"Widya milik mu, aku tidak berani merebutnya lagi, selamanya aku tidak akan melakukannya lagi!"
"Jangankan Widya, semua wanita yang aku punya semua akan menjadi milik mu, termasuk Seira dan yang lainnya!"
"Masalah hari ini, sebenarnya aku bersekongkol dengan Seira dan yang lainnya untuk menekan kesombongan Widya, sekaligus mengambil aset Keluarga Devon. Bagaimanapun, Widya cinta mati denganku. Dianiaya bagaimana pun, dia tetap tidak akan pergi dariku!"
Roger mengatakan semua yang dia tahu. Tujuannya hanya satu, demi bertahan hidup!
Setelah kata-katanya terlontar, tubuh Widya mulai bergetar. Meski sejak awal Jansen mengatakan Roger juga terlibat, tapi saat Roger sendiri yang mengatakannya, dia tetap tidak bisa menerimanya.
Apa ini sosok kekasih yang dicintainya sejak usia dini?
Apa pria seperti ini yang dia cintai selama ini?
Semua persis dengan apa yang dikatakan Pak Jansen. Dirinya, Widya layaknya seorang budak yang selalu menuruti kata majikan.
"Roger, kamu... tak tahu diuntung!"
bentak kakek Crush pada Roger. Amarahnya sudah sampai di ubun-ubun. Bagaimanapun, dia selalu beranggapan jika Keluarga Devon-lah yang salah dalam masalah ini. Dia bahkan tak pernah berpikir jika ini semua merupakan siasat licik cucunya!
Sebenarnya tidak masalah cucunya melakukan hal seperti ini!
Tapi masalah kali ini melibatkan sosok mengerikan seperti Jansen. Dan pada akhirnya menyebabkan pilar utama keluarga Crush harus meregang nyawa.
"Kakek, aku!"
ucap Roger menundukkan kepala tidak berani menatap wajah kakek Crush.
"Roger... pada akhirnya urusan antara kita berdua memang harus segera diselesaikan. Begini saja, bagaimana jika salah satu dari kalian harus mati di sini!"
__ADS_1