
" Ibu , mereka adalah teman kuliahku . Sudahlah , Ibu jangan terlalu banyak menatap mereka , mereka datang untuk memeriksa kondisi Freya ! " Pada akhirnya Olivia merasa agak risih .
" Menatap mereka selirik saja juga tidak akan mati kan , sepertinya temanmu kelihatannya kaya , coba kamu lihat rumah kita sangat kumuh , seharusnya tidak sulit kan untuk meminjam uang kepada mereka ! "
" Ibu , apa yang Ibu bicarakan ? " Olivia langsung mengeluh .
" Astaga , dasar anak sialan , masih berani membantah ? " Wanita itu mengancam akan bertarung , tetapi Olivia langsung menghindar .
Melihat pemandangan ini , Jansen dan Natasha hanya bisa sama - sama mengerutkan keningnya , nenek ini sungguh keterlaluan , dia tidak bekerja dan hanya meminta uang kepada Olivia untuk main mahjong dengan gayanya yang hanya bermalas - malasan .
" Ibu ! "
Detik ini , seorang gadis berusia dua tahun berlari keluar dengan terhuyung - huyung dan hampir jatuh .
Saat melihat gadis itu lagi , wajahnya tampak pucat dan kurus , terlihat jelas kalau dia kekurangan gizi !
Jangankan Olivia , bahkan Jansen saja sedih Jansen melihat sekeliling dan melihat banyak aura negatif di dalam ruangan .
" Olivia , memang mereka ingin memeriksa penyakit apa ? Freya tidak punya penyakit ! "
Wanita tua itu segera duduk di kursi sambil memakan kuaci dengan kasar , " Boleh saja memeriksa tetapi harus memberi uang ! Seratus yuan untuk sekali pemeriksaan ! "
Logika membayar ketika memeriksa pasien membuat Jansen terbelalak , dia juga dapat melihat bahwa wanita tua ini hanya peduli pada dirinya sendiri dan tidak pernah memikirkan Olivia ataupun putrinya.
Natasha yang merasa sakit hati langsung tidak kuasa menahan makiannya , " Kamu keterlaluan , lihat anak kecil ini sudah sangat kurus ! Tapi kamu , ada uang malah main mahjong tanpa melakukan apapun ! Apakah ada nenek seperti dirimu ? "
Wanita tua yang dimarahi itu tidak berani membantah , sekilas nenek itu dapat melihat kalau Natasha memiliki mulut yang tajam , tiba - tiba dia menatap Olivia dan berkata , " Olivia , lihatlah orang macam apa yang telah kamu bawa pulang ? Kamu masih tidak juga cepat - cepat mengusir mereka ! "
" Bu , kedatangan mereka ke sini untuk memeriksa kondisi Freya , apa Ibu bisa bersikap sedikit sopan ? " Olivia juga sudah tidak bisa menahannya lagi.
" Oh , kamu berani membantahku ! Ingat ya kamu sudah menjadi anggota keluarga Brown , makan makanan kami , menggunakan milik kami , tetapi sekarang kamu malah tidak tahu diri , jangan lupa kamu itu hanya orang kampung ! " maki wanita tua itu sambil menaruh kedua tangannya di pinggang , " Selain itu , jika Freya sakit periksa ke rumah sakit , untuk apa membawa dokter gadungan kemari ! Apakah kamu ingin membunuh Freya ? "
" Diam ! "
Tiba - tiba Jansen berteriak dengan lantang , " Keluarga ini telah dirusak oleh wanita tua sepertimu ! "
" Kamu , kamu berani memarahiku !? " Wanita tua itu sangat murka .
Jansen langsung mengabaikannya dan berkata kepada Olivia , " Ikut aku ! "
Dia langsung membawa Olivia masuk ke dalam ruangan , hanya melihat sebuah patung Buddha Guanyin di ruang tamu , tetapi di belakang patung Buddha itu diletakkan sebuah kotak kayu persegi panjang kecil dengan selembar kertas kuning di bawahnya !
__ADS_1
Seketika Jansen sangat marah dan tiba - tiba mengambil kotak kayu kecil itu !
Wanita tua itu mengikuti mereka masuk , begitu melihat Gerakan Jansen , dia langsung mengutuknya, " Eh , eh , eh , apa yang ingin kamu lakukan , untuk apa kamu menyentuh barang - barangku . Apakah kamu tahu kalau kamu sudah membobol properti orang lain ! Hati - hati aku akan menelepon polisi ! "
" Wanita tua , tahukah kamu apa yang sedang kamu lakukan ? Apakah kamu bisa mengundang Iblis ? " seru Jansen sambil tertawa mencibir.
" Apanya yang Iblis ! Omong kosong apa yang kamu ucapkan ! " Raut wajah wanita tua itu berubah , ucapannya mulai terbata - bata .
" Pak Jansen , apa ini ? "
Dari dulu Olivia juga telah melihat kotak kayu kecil ini , tapi biasanya dia tidak terlalu peduli , karena dia mengira itu hanya sesuatu yang diyakini oleh para orang tua tentang Buddha dan penyembahan saja.
" Barang ini sangat jahat dan harus sesegera mungkin ditangani , putrimu sering sakit dan keluargamu terus tertimpa sial juga karena barang ini ! " seru Jansen menjelaskan .
" Olivia , cukup ! Ini adalah rumah keluarga Brownku , cepat usir mereka dari sini ! Atau tidak aku akan memberimu pelajaran ! "
Entah tongkat dari mana yang ditemukan wanita tua itu dia langsung menunjuk ke arah Olivia sambil memaki.
Sementara begitu Freya melihat tongkat itu , dia langsung bersembunyi di belakang Olivia sambil bergidik ketakutan , sepertinya dia sudah sering disakiti dengan tongkat itu.
" Ibu , benda apa ini katakanlah dengan jelas , setelah itu aku akan segera membawa mereka pulang ! "
Sudah sering Olivia ditindas dan dipermalukan oleh keluarga Brown , tetapi demi putrinya seorang dan kali ini terkait dengan penyakit putrinya , dia akan melakukan segalanya !
Itulah Olivia!
" Apa yang sedang kalian lakukan ! "
Tepat pada saat ini , beberapa orang masuk ke dalam rumah . Salah satu pria yang pertama masuk mengenakan kemeja bunga - bunga yang atasnya tidak dikancing dan dia berbau alkohol .
" Arzan , untung kamu sudah pulang . Istrimu membuat masalah lagi ! Dia membawa beberapa orang asing pulang ke rumah dan langsung membuat kegaduhan di sini ! Apakah kamu masih peduli dengan istrimu ? " Melihat anaknya kembali , wanita tua itu segera mengeluh .
" Olivia , apakah kamu masih kurang dipukul ? "
Pria bernama Arzan Brown langsung menampar wajah Olivia dan ingin menendangnya keluar .
PAK !
Mana mungkin Jansen akan membiarkannya bergerak lagi , satu tamparan langsung membuatnya membentur sofa , begitu dia meludah satu giginya lepas di saat yang bersamaan !
" Cari mati ! "
__ADS_1
Orang - orang yang mengikuti pria itu langsung berteriak marah dan segera mengepung Jansen .
" Menyingkir ! "
Jansen berteriak dengan dingin , membuat mereka tersentak kaget !
Sebenarnya beberapa orang ini adalah pengangguran bekas pabrik . Mereka hanya bisa menindas beberapa orang biasa , orang yang memiliki temperamen mulia seperti Natasha tentu saja tidak berani mereka singgung .
" Olivia , kotak kayu ini adalah pesugihan ! "
Jansen menghancurkan kotak kayu itu di tanah , dan kemudian kotak itu terbuka memperlihatkan banyak kain bekas orang mati .
" Ah , iblis yang agung , tolong ampuni kami ! " Melihat kotak kayu itu hancur , wanita tua itu juga langsung terduduk di lantai sambil menangis dengan histeris , " Dasar tidak tahu hukum ! Aku hanya memohon untuk seorang putra ! Tetapi beberapa orang ini malah menghancurkan pesugihanku ! Dasar tukang tindas ! "
" Astaga ibu , ternyata Ibu menyembah hal semacam ini ! "
Melihat sampai di sini , pada akhirnya Olivia pun mengerti , ternyata barang ini digunakan untuk meminta seorang putra !
" Kamu tidak memenuhi syarat untuk memanggil aku ibu ! Pergi sana jauh - jauh ! Mulai hari ini kamu diusir dari keluarga Brown ! " Wanita tua itu terduduk di lantai sambil terus menendang - nendangkan kakinya .
Seketika raut wajah Olivia langsung menghitam karena marah . Keluarga Brown ini benar - benar menyepelekan anak perempuan , sebenarnya Olivia juga tidak keberatan dengan itu , tetapi hal semacam ini tidak bisa diminta , bukan ?
Sebelumnya dua janin nya adalah perempuan dan dia melakukan aborsi , tapi sekarang demi seorang anak laki - laki , ibunya malah menggunakan hal mistis semacam ini !
dan mengorbankan putri nya menjadi tumbal, hal seperti ini tidak bisa ditoleransi!
" Mengundang iblis , jika penyambutannya tidak baik , maka akan diselimuti oleh malapetaka , inilah yang disebut mengundang iblis lebih mudah daripada mengusirnya!"
Seru Jansen menjelaskan kepada Olivia , kemudian dia mengambil kertas kuning yang ditempel di bawah kayu dan menggambarkan jimat pelindung dengan menggunakan Profound Qi nya , kemudian membakar kertas itu dengan api dan abunya mulai tersebar di sekitar Olivia !
Ini disebut ritual menghindari Iblis !
Artinya , undangan Iblis ini tidak ada hubungannya dengan Olivia , baik atau buruknya akan kembali kepada orang yang telah memanggilnya.
Karena dalam warisan leluhur Jansen , tertulis bahwa undangan Iblis ini adalah pedang bermata dua , dia memang membantu orang , tetapi diam - diam dia juga akan merampas berkah orang itu dan membawa malapetaka . Terus terang saja ini adalah kesepakatan yang adil , memberikan sesuatu , tapi mengambil hal - hal yang lain !
" Freya , kemarilah ! "
Jansen melambai ke arah anak kecil itu lagi .
Anak kecil itu takut - takut bersembunyi di belakang Olivia , Olivia yang melihat situasi ini langsung berjongkok , " Freya tidak usah takut , dia adalah guru ibu , dia tidak akan menggertak Freya kok ! "
__ADS_1
" Bapak guru! "
Mata bulat gadis itu berkedip , dalam pikiran bawah sadarnya bawah guru adalah seorang pelindung . Kemudian dia langsung tidak takut lagi dan menghampiri Jansen dengan kaki kecilnya .