Jansen Scott, Menantu Terbaik

Jansen Scott, Menantu Terbaik
Bab. 477. Kualifikasi!


__ADS_3

"Bagaimana kamu bisa yakin sekali kalau aku sedang mencari pekerjaan? Siapa tahu, aku bosnya?" kata Jansen sambil mengerutkan keningnya.


"Kamu bercanda, kamu bosnya, kalau begitu aku Presdir dari Grup Aliansi Bintang. Kamu perlu pendidikan tapi kamu tidak punya pendidikan, kau perlu identitas tapi kau tidak punya


identitas, bahkan identitas saja tidak ada, bahkan kamu tidak memenuhi syarat untuk menjadi satpam perusahaan kami. Kamu tidak punya uang, tidak punya kekuasaan dan tidak punya pendidikan hanya hidup terombang ambing. Kamu hanya bisa menjadi kurir, menjadi supir taksi online dan mengirimkan paket seumur hidupmu!" Kata-kata Cathy sangat kejam.


"Cathy, jangan berbicara meremehkan orang seperti itu, kamu keterlaluan!"


Api amarah muncul di dalam hati Joshua. Dia merasa Cathy sangat tidak sopan kepada teman sekelasnya.


"Kamu juga tidak jauh lebih baik darinya, bos tapi tidak kenal siapa-siapa, hanya mengenal beberapa orang kaya. Kemarin, kamu membuatku gagal menandatangani kontrak dan perusahaan menyalahkanku, dasar tidak berguna!"


Saat memarahi Joshua, lift sampai di lantai yang dituju, Cathy meninggalkan Joshua dan Jansen untuk menghadiri rapat!


"Jansen, maafkan aku membuat kamu dimarahi. Walaupun Cathy berbicara kasar tapi hatinya lembut!" Joshua meminta maaf kepada Jansen.


Jansen menggelengkan kepalanya, tidak percaya bahwa Joshua masih bisa berpikir bahwa Cathy berbicara kasar tapi berhati lembut. Singkatnya dia mengatakan apa yang dia pikirkan!


Joshua masih menipu dirinya sendiri!


Jansen tidak mengatakan apa-apa, tetapi menyarankan, "Mereka sedang rapat, kenapa kita tidak masuk dan melihatnya!"


"Itu tidak terdengar seperti usul yang baik, di dalam penuh dengan para bos!"


Wajah Joshua dipenuhi keraguan.


"Bukankah kamu ingin menguji apakah Cathy tulus padamu? Lakukan saja seperti yang aku katakan, lagi pula aku juga bosnya!"


Kata Jansen menghiburnya, lalu dia membuka pintu ruang rapat dan masuk!


Joshua terkejut melihat penampilan Jansen yang tenang dan rendah hati!


Orang biasa tidak berani memasuki ruang rapat para bos dengan santai, tetapi Jansen tidak peduli dan terlihat seolah terbiasa dengan acara seperti ini!


Secara umum, mereka yang bisa begitu tenang kebanyakan adalah bos!


Apa Jansen benar-benar bosnya?


Mungkin terpikir seperti itu, tetapi Joshua tahu keadaan keluarga Jansen dan tahu bahwa Jansen tidak mungkin menjadi seorang bos!


Sambil membuka pintu ruang rapat, terlihat semua manajer dan pemegang saham hadir dalam rapat itu. Mereka kaget saat melihat Jansen tiba-tiba masuk!


"Kalian siapa? Siapa yang mengizinkanmu masuk?"


Seseorang berdiri dengan cepat dan ingin memanggil satpam.


Cathy terdiam membeku dan dengan marah menatap Jansen dan Joshua, dia tidak menyangka kedua orang ini berani masuk ke tempat ini!


Tapi dia juga berpura-pura tidak melihat Joshua, karena takut orang-orang akan menertawakannya!

__ADS_1


"Eh, bukankah ini pacar Nona Cathy, Joshua?"


Tiba-tiba, suara cibiran terdengar dan membuat semua orang yang hadir menjadi tercengang!


Sebenarnya semua orang tahu bahwa Cathy punya pacar. "Aku mendengar bahwa perusahaan di danai oleh pacar Cathy!"


Hanya saja belum ada yang melihat pacarnya ini!


Cathy tiba-tiba merasa malu dan melotot ke arah pria yang berbicara itu!


Pria itu tersenyum tipis dan menatap Joshua sambil berkata, "Tuan Joshua, mari silakan ke sini. Kenapa tidak menyapa terlebih dulu?"


"Ini, kecerobohanku!"


Ditatap semua orang, Joshua merasa agak malu dan berkata dengan cepat sambil tersenyum.


Melihat penampilannya yang sederhana, semua manajer departemen menggelengkan kepalanya dan tersenyum. Dengan penampilan Joshua seperti ini mana mirip seorang bos. Dia sudah kalah dalam penampilan. Pantas saja Nona Cathy merasa malu membicarakan pacarnya!


"Joshua, kamu tidak seharusnya berada di sini, keluar!"


Kata Cathy memarahinya, karena sudah ketahuan, dia hanya bisa mengusir Joshua!


"Nona Cathy, tindakanmu salah. Tuan Joshua adalah pacarmu. Apa dia tidak memenuhi syarat untuk ikut rapat perusahaan?"


Pria yang tadi meminum kopinya, lalu kembali berbicara.


Joshua juga menatap Mike, dia mengetahui bahwa reputasi orang ini sangat buruk. Dengar-dengar dia sering menggoda karyawan di perusahaan. Satu kali dia menghamili salah satunya dan ditangkap oleh perusahaan!


Tapi dia memiliki orang di belakang layar yang hebat. Dan juga dia punya uang dan latar belakang yang bagus. Dengan mudah dia bisa menyelesaikan masalah ini!


Apalagi, Mike sering mendekati Cathy dengan alasan lembur. Keduanya sering bekerja di kantor, tetapi tidak ada yang tahu persis apa yang mereka lakukan!


Joshua tidak tahu mengapa Mike menginginkan dia tetap ada di sana, tapi pasti niatnya jahat!


"Kualifikasi apa yang dia miliki untuk tetap ada di sini!"


Kata Cathy dengan dingin, tapi dia sudah bisa menebak ide Mike adalah untuk mempermalukan Joshua!


Tapi masalahnya Joshua juga pacarnya, dia tidak bisa ikut mempermalukan dirinya!


"Joshua, ada masalah apa? Kita bicarakan lagi di rumah!" Cathy ingin mengusir Joshua lagi.


"Kenapa Joshua harus pergi? Dia berinvestasi di perusahaan, apa dia tidak memenuhi syarat untuk menghadiri rapat perusahaan?"


Tiba-tiba, ada sebuah suara menyela, itu adalah suara Jansen.


Cathy menggertakkan giginya kesal, dia tahu bahwa pecundang miskin ini ingin mencari masalah dengannya. Dia mendengus dingin, "Mendanai itu satu hal lain, tetapi dia bukan perwakilan hukum perusahaan jadi dia tidak berhak!"


"Kalau begitu aku bertanya padamu, bukankah uangnya diberikan ke kamu?" Jansen bertanya.

__ADS_1


Cathy hanya terdiam, banyak orang di perusahaan sudah tahu mengenai hal ini. Jika dia mengusir Joshua lagi, bagaimana pandangan orang lain kepadanya?


Setelah mencapai tujuan orang yang membantunya ditendangnya begitu saja?


Berubah pikiran?


Cathy menahan dirinya!


"Biarkan saja dia di sini, dia punya hak untuk itu!"


Mike meletakkan kopi di tangannya dan tiba-tiba berkata, "Tuan Joshua, kemarin aku mendengar bahwa karena kamu terlambat dan memperlakukan pelanggan dengan dingin,


membuat pelanggan itu marah. Apa itu benar? Dan aku dengar dari nona Cathy karena urusan pribadi. Apa yang aku katakan benar?"


Mendengar perkataannya, Cathy sangat marah, tetapi dia segera memahami ide Mike. Ternyata semuanya ditujukan kepada Joshua!


"Masalah ini, ini salahku, tapi aku terlambat juga karena menunggu pacarku Joshua!"


Cathy melemparkan masalah itu ke Joshua. Joshua ingin ikut campur dalam urusan perusahaan. Oke, sekarang tergantung bagaimana kamu akan mengakhirinya!


"Menunggu dia?"


"Nona Cathy, itu kontrak jutaan Yuan. Hanya demi menunggunya?Sangat tidak tahu aturan!"


"Kontrak yang dibuat dengan susah payah oleh departemen penjualan kita sia-sia karena orang ini?"


Di ruang konferensi mulai terdengar banyak suara!


Cathy tersenyum tipis, "Joshua sudah mendanai perusahaan, dia memiliki hak untuk menghadiri rapat. Tentu saja dia juga. memiliki tanggung jawab untuk menanggung kesalahan ini, semuanya lebih baik tanya langsung kepadanya!"


Masalah itu benar-benar dilemparkan ke Joshua!


Joshua seketika tidak tahu bagaimana harus mengendalikan situasi itu, tidak tahu bagaimana mengakhirinya!


Dia menghela napas dalam hatinya, awalnya, dia memang ingin ikut campur tangan dalam urusan perusahaan. Bagaimanapun, ini adalah uang yang ditinggalkan ayahnya!


Tapi siapa yang tahu dia baru saja ikut campur, dia langsung menghadapi masalah yang sulit seperti ini!


"Tuan Joshua, ini salahmu. Departemen penjualan kami sudah berusaha sangat keras. Sangat sulit untuk menarik perhatian pelanggan besar itu, tetapi karena kamu, kontrak itu lewat begitu saja, apa menurutmu itu pantas?"


Mike menjatuhkan perangkapnya.


Sebenarnya, dia membiarkan Joshua menghadiri pertemuan itu, tujuannya tidak hanya untuk mempermalukan Joshua, tetapi juga untuk mengusir dia dengan resmi!


Mike dari dulu sudah menyukai Cathy, tapi Joshua tidak mau melepaskannya!


Jika ini bisa membuat Joshua malu dan mengabaikan Cathy, Mike akan bisa mendapatkan perusahaan sepenuhnya!


"Joshua, bukankah kamu seharusnya meminta maaf untuk masalah ini?" Kata Cathy tiba-tiba menyelanya.

__ADS_1


__ADS_2