Jansen Scott, Menantu Terbaik

Jansen Scott, Menantu Terbaik
Bab. 174. Penyakit Segampang itu tidak bisa kau sembuhkan!


__ADS_3

" Kesalahpahaman ? Semua orang kembali ke kantor dinas untuk pemeriksaan , aku ingin melihat aturan mana yang dilanggar oleh Aula Xinglin , sampai kalian bisa menyegelnya ! "


Seru Kepala Divisi Ronnie dengan nada yang dingin , " Bawa mereka ! "


Para polisi pun membawa beberapa orang berseragam ini keluar dari Aula Xinglin !


Satu per satu dari mereka mulai menundukkan kepalanya bak cucu penyu !


" Dokter Jansen , orang - orang ini hanyalah pekerja paruh waktu, entah siapa yang menghasut mereka sampai merepotkan dirimu ! " Kepala Divisi Ronnie tersenyum kepada Jansen .


" Tidak apa - apa , seseorang yang tidak bersalah tidak perlu membuktikan dirinya sendiri , terima kasih Pak Ronnie ! " ucap Jansen berterima kasih .


" Baiklah kalau begitu teruskan saja tugasmu , aku akan kembali ke kantor untuk menginterogasi anak - anak nakal ini ! "


Setelah mengucapkan selamat tinggal , Pak Ronnie pun pamit pergi , tetapi dia tetap mengutuk , " Benar - benar punya nyali ! Klinik yang dinamai oleh Sekretaris Josep sendiri , bahkan berani mereka tutup ! "


Tak lama kemudian Ronnie melihat jalanan telah penuh dengan orang - orang . Dia pun buru - buru memberikan klarifikasi tentang Aula Xinglin , membuat orang - orang yang lalu lalang menganggukkan kepala mereka . Mereka yang awalnya mengira Aula Xinglin adalah klinik gadungan , sekarang sudah mengerti tampaknya Aula Xinglin hanya dijelek - jelekkan saja .


Menatap wajah suram Dokter Jenius Kenedy , Jansen tiba - tiba tertawa , " Dokter Jenius Kenedy , apakah aku membuatmu sangat kecewa ? "


Dalam sekejap Dokter Jenius Kenedy mengkondisikan ekspresinya , dengan nada yang dingin berseru , " Kenapa aku harus kecewa ? Klinik ini dibuat agar orang - orang dapat memeriksa penyakit , tunggu saja sampai klinikku dibuka , dengan teknologi medis terbaru dalam memeriksa penyakit , cepat atau lambat klinik surammu ini akan tutup ! "


" Seperti yang telah aku katakan sebelumnya , kalau kamu ingin membuka klinik , kamu harus memerlukan izinku ! " Timpal Jansen


" Kamu pikir kamu siapa ? Aku peringatkan ya , Aku akan langsung membuka klinikku besok "


Dokter Jenius Kenedy pun murka , dengan senioritasnya , kemanapun dia pergi keberadaanya akan sangat dihormati .


Akan tetapi anak ini , dengan hanya beberapa latar belakang saja , sudah berani mengancamnya kemudian dengan nada yang geram dia berseru kepada orang - orang di belakangnya , " Segera hubungi Perantara Profesional, dan katakan kepadanya kalau aku ingin menyewa tempat di sebelah Aula Xinglin , jika tidak bisa , langsung beli saja !


Orang - orang di belakangnya buru - buru menelepon , dengan nada yang mendominasi mereka berteriak , " Perantara Profesional, kami ingin mendirikan toko di sebelah Aula Xinglin di Jalan Sungai Utara , sebutkan berapa uang sewanya akan kami bayar tiga kali lipat ! "


" Oh ini , kita harus bertanya kepada pemiliknya terlebih dahulu baru bisa tahu harganya . "


" Siapa pemiliknya ? Berikan saja nomornya kepadaku ! "


Tak lama pria itu segera menerima nomor teleponnya dan menyuruh Dokter Jenius Kenedy untuk menelepon secara langsung !


Tetapi , telepon Jansen - lah yang berdering . Dan Dokter Jenius Kenedy baru saja menelepon pemilik toko , hanya untuk melihat telepon Jansen berdering !


Kebetulan sekali !


Lantas apakah pemilik tempat itu adalah Jansen ? Lelucon apa ini !


Tanpa banyak berpikir , Dokter Kenedy langsung mengangkat teleponnya dan berteriak , " Berapa harga sewa toko Anda ? Sebutkan harganya , saya akan menyewanya tiga kali lipat dari harga sewa . Jika itu tidak cukup saya akan membelinya langsung ! "

__ADS_1


" Maaf , tapi saya tidak menyewakannya ataupun menjual ! " Jansen tertawa di ujung telepon .


" Oh , jadi kamu .. kamu .. kamu pemiliknya ? "


Akhirnya Dokter Jenius Kenedy bereaksi seketika telepon yang ada di tangannya jatuh ke tanah , dia pun segera mengalihkan pandangannya ke arah Jansen !


" Aku kan sudah bilang , kalau kamu ingin membuka toko disini itu , maka harus melalui persetujuanku dulu ! " Jansen menyiratkan tatapan jijik kepada Kenedy .


" Jansen , kamu memang lumayan punya sesuatu , tapi jangan terlalu sombong ! "


Dokter Jenius Kenedy sekarang sangat murka , dia tidak pernah menyangka kalau Jansen begitu unik , sampai membeli semua toko di sebelahnya .


Dia tiba - tiba mencibir berkata , " Aku sudah tidak ingin toko di sebelahmu , aku akan menyewa toko lain . Semakin kamu tidak mengizinkanku untuk membuka klinik itu , maka aku akan semakin menunjukkan bahwa kamu sangat takut kepadaku , dan aku semakin ingin membuka klinikku ! "


Setelah kata - kata diucapkan , dia langsung mengangkat teleponnya hendak menelepon perantara .


" Mohon maaf , tapi seluruh jalan ini milikku ! "


Belum sempat telepon itu tersambung , suara Jansen telah terdengar ke telinganya !


PLAK !


Ponsel yang ada di tangan Dokter Kenedy langsung terjatuh ke tanah !


Mereka semua dapat melihat bahwa lelaki tua yang tampaknya berstatus tinggi ini ingin menekan Aula Xinglin , tapi bukannya berhasil mendapatkan kemenangan, alhasil malah lelucon yang mereka dapatkan!


" Dokter , gawat , tolong selamatkan anakku ! "


Tepat pada saat ini , seorang wanita berusia tiga puluhan menggendong anaknya ke Aula Xinglin dan langsung bergegas masuk !


Di belakangnya juga ada ayah , kakek serta nenek dari anak itu !


Paras wajah anak ini pucat pasi dia pingsan serta mulutnya terus menerus mengeluarkan busa putih . Seluruh tubuhnya berasap tanpa henti ! Sangat jelas itu adalah tanda keracunan !


" Saya adalah Dokter Jenius Kenedy ! "


Dokter Jenius Kenedy menggunakan kesempatan ini untuk berteriak di depan Jansen karena sekarang ada begitu banyak orang yang menonton .


Dia baru saja ingin mengalahkan Jansen dengan keterampilan medisnya agar semua orang tahu akan kehebatannya !


" Dokter jenius , tolong periksa anak saya , saat saya sibuk bertani anak itu sendirian di rumah kemudian diam - diam meminum pestisida ! "


Seru wanita itu sambil menangis.


Seketika raut wajah Dokter Jenius Kenedy berubah , membuat wanita itu menurunkan anaknya dan mengerutkan kening , " Dia harus segera dikirim ke rumah sakit untuk melakukan pembersihan lambung ! "

__ADS_1


" Kami sudah memanggil ambulans , tapi saya takut akan terlambat ! " Ujar wanita itu seraya menatap anaknya , karena tanda - tanda yang dialami anaknya sudah jelas salah.


" Saya tahu waktunya sangat singkat , tetapi keracunan pestisida adalah hal yang sangat serius , usus dan perut anak sangat lemah . Jika tidak segera diselamatkan konsekuensinya akan tidak terbayangkan ! " ucap Dokter Kenedy dengan nada yang menyesal , tapi di lubuk hatinya dia juga diam - diam sangat tertekan , sangat tidak mudah mendapat kesempatan untuk bermain keterampilan medis , alhasil malah keracunan pestisida !


Keracunan semacam ini hanya bisa mengandalkan alat rumah sakit untuk bisa tetap hidup , dan sekarang dia tidak membawa apapun , lantas bagaimana dia bisa menyelamatkan anak ini ?


" Selain itu , saya juga belum tahu jenis pestisida apa itu . Apakah Anda membawa botolnya ? " ucap Dokter Kenedy menambahkan .


" Saya lupa membawanya ! "


" Omong kosong , bawa botol pestisida itu dan segera pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan ! "


Dokter Kenedy segera menegurnya , tetapi tepat pada saat ini Jansen mendorongnya , " Minggir , pasien ini datang ke Aula Xinglin untuk mendapatkan perawatan , kenapa kamu malah membuat kegaduhan , hati - hati ya aku peringatkan kamu untuk tidak melakukan praktek ilegal ! "


" Aku melakukan praktek kedokteran secara ilegal ? Apakah kamu tahu siapa diriku ? " Dokter Jenius Kenedy sangat marah .


" Aku tahu kamu adalah seorang Dokter Kenedy yang jenius , tapi penyakit sekecil ini saja kamu tidak bisa memeriksanya , lantas bagaimana kamu belajar ilmu kedokteran ? Ada masalah atau tidak langsung menyuruh orang ke rumah sakit , sakit atau tidak malah tergantung pada alat , Kamu menjadi dokter hanya mengandalkan teknologi ya ! " seru Jansen menegurnya .


" Apakah ini penyakit ringan ? "


Napas dokter Kenedy merasa tercekat , kemudian dia tersenyum .


Jansen juga terlalu malas untuk berbicara omong kosong dengannya lalu bertanya kepada wanita itu , " Sudah berapa lama minum pestisidanya ? Dan berapa banyak yang dia minum ? "


" Lima belas menit , hanya seteguk saja ! " Jawab wanita itu .


" Masalah sepele ! "


Jansen mengangguk kemudian meminta Sofia untuk segera menyiapkan semangkuk besar sup kacang hijau !


" Masalah sepele ? Kamu gila ya , aku benar - benar meragukan apakah Aula Xinglin milikmu ini adalah klinik gadungan atau apa ! "


Dengan suara yang lantang tiba - tiba Dokter Kenedy berseru kepada orang banyak , " Semuanya lihat , meminum pestisida adalah masalah yang besar bisa - bisanya dia malah bilang kalau ini adalah masalah sepele , dia adalah Dokter gadungan ! "


Seketika keramaian segera menunjuk - nunjuk , harus dikatakan kalau meminum pestisida adalah masalah yang besar , dengan beberapa menit saja , nyawa bisa melayang . Aula Xinglin ini tidak bisa membedakan masalah yang besar dan sepele ya !


" Cepat , pergi ke jalan raya untuk menunggu ambulans ! " Wanita itu juga mengabaikan Jansen.


" Tidak perlu membuang waktu , kalau kamu percaya kepadaku , biarkanlah anak itu minum semangkuk sup kacang hijau ini dulu ! " ujar Jansen menasihati .


" Minggir , jika terjadi sesuatu pada anakku , aku tidak akan melepaskanmu ! "


Mana mungkin wanita itu mendengarnya . Dia langsung menggendong anaknya dan berlari keluar , tetapi begitu kakek dan nenek dari anak itu melihat plakat " Aula Xinglin " ini , Kakek itu langsung buru - buru menyeletuk , " Masih ada waktu sepuluh menit untuk ambulans tiba , mengapa tidak coba dulu Aula Xinglin ini , ini adalah klinik pengobatan Tradisional kuno ! "


Generasi tua jelas percaya pada pengobatan kuno!

__ADS_1


__ADS_2