Jansen Scott, Menantu Terbaik

Jansen Scott, Menantu Terbaik
Bab. 532. Matahari Terbit Dari Barat!


__ADS_3

Plakk!


Jansen menepuk tangannya, "Penjelasan? Kenapa kamu ingin bertemu di sini hari ini? Jangan bilang, kamu hanya mengajakku untuk melihat anggrek. Lalu kenapa pembunuhnya muncul setelah aku muncul!"


"Aku!"


Veronica tidak bisa menjelaskannya, karena dia tidak tahu alasannya!


"Jika tahu dari awal, seharusnya aku tidak membantumu mengambil kembali ramuan dari pabrik kosong itu!"


Jansen menghela napasnya dan melangkah pergi.


Pada saat itu, dia tidak tahu kalau yang dia bawa pulang itu adalah ramuan. Dia baru mengetahuinya setelahnya, jika tidak, dia sungguh tidak akan membantu keluarganya.


"Jansen, kamu salah paham, aku benar-benar tidak tahu apa yang terjadi. Selain itu, para pembunuh itu tidak ada hubungannya denganku!"


Veronica mengejar dan merasa tidak nyaman karena tidak menjelaskan dengan jelas.


Hal paling dia tidak sukai dalam hidupnya adalah disalahpahami!


Saat ini di Hotel Pasific, di atas kasur angin yang besar. Jasper sedang bermain dengan seorang wanita.


"Tuan Jasper, nakal!"


Wanita itu berteriak dengan ceria.


"Haha, sayang, aku paling suka di sini!"


Jasper dengan sekuat tenaga ingin menyerangnya, tapi kemudian telepon berdering!


"Sial, siapa yang menelponku di waktu penting seperti ini, sungguh cari mati!"


Dalam sekejap wajah Jasper menjadi kesal, karena dia dihentikan pada waktu yang nikmat ini. Padahal suasana hati seperti ini sulit didapatkan!


Dia menjawab telepon dan berkata dengan kesal, "Jika ini masalah sepele, aku akan menghabisi mu!"


"Tuan Jasper, Jansen belum mati!"


Suara lawan bicaranya terdengar ketakutan.


"Sial, apa Jansen ini kucing. Tytus tidak bisa membunuhnya, pembunuh pun tidak bisa membunuhnya, kali ini lagi!" Jasper tercengang. Kenapa sulit sekali membunuh seorang dokter kecil dari kota Asmenia, apa Jansen adalah seorang master yang tersembunyi? Bahkan lima praktisi bela diri kuno juga tidak bisa mengalahkannya!"


"Kami masih belum tahu detailnya, tapi menurut intelijen, ada Nona Veronica di sana!"


"Kakak keduaku? Veronica Woodley?"


Jasper terdiam membeku, tapi dia menebak sesuatu, "Sial, Jansen ini benar-benar beruntung!"


Dia tahu temperamen kakak keduanya. Meskipun dia membenci Jansen, tapi dia tidak akan bisa melihat Jansen dibunuh, jadi dia pasti membantu Jansen.


Keberuntungan Jansen sungguh tidak terbayangkan!

__ADS_1


"Oke, aku mengerti!"


Jasper menutup teleponnya dengan marah.


"Tuan Jasper, ayo lagi, aku baru saja merasakannya!" kata wanita cantik di sampingnya mendesaknya.


"Ayo apanya, aku sudah tidak merasakannya lagi!"


Jasper menjawab dengan dingin, "Pergi kau, tuangkan segelas anggur untukku!"


Kemudian, dia merenung sebentar dan menelepon Jessica. Lalu memberitahukannya berita mengenai Jansen.


Setelah Jessica mengetahui situasinya, suasana hatinya juga menjadi buruk. Dia juga berpikir Jansen bisa lolos karena mengandalkan Veronica!


Adapun terakhir kali masalah Tytus, itu karena Arthur mengenal Jansen. Jessica juga tahu karena Arthur, Jansen bisa mendapatkan kesempatan untuk berada di Keluarga Miller lagi selama setengah tahun!


Bisa dibilang, keberuntungan Jansen sangat bagus!


"Jansen, Jansen, aku penasaran, kapan keberuntunganmu akan habis!"


Wajah Jessica penuh dengan kengerian, "Hebat sekali kamu. Kali ini, aku akan menyerahkan masalah Grup aliansi Bintang kepadamu, kita lihat saja bagaimana kamu akan menghadapinya!"


Grup aliansi Bintang dan Keluarga Miller sampai hari ini masih belum menandatangani kontrak kerja samanya.


Selain itu, kabarnya Grup aliansi Bintang tidak terlalu tertarik pada kerja sama ini. Walaupun akhirnya mereka bekerja sama, itu hanyalah bisnis kecil!


Oleh karena itu, untuk sementara dia menghentikan kerja samanya dengan Grup Aliansi Bintang. Ditambah dengan masalah Grup Dream Internasional yang membantu PT. Senlena, dia merasa kesal dengan Grup Aliansi Bintang. Kali ini dia ingin menyerahkan kekacauan itu kepada Jansen. Dia ingin melihat bagaimana Jansen akan menangani masalah yang telah dibuatnya itu.


Satu jam kemudian, Jansen kembali ke Aula Xinglin dan melihat Elena dan Naomi masih sibuk membantu. Melihat Jansen, Elena tentu sangat senang, tapi dia menyembunyikan ekspresi itu dari wajahnya!


Kelihatannya istrinya masih cemburu!


"Elena, aku membelikanmu kebab!" Jansen tersenyum dan berjalan mendekat.


"Siapa yang makan kebab di siang hari seperti ini?"


Elena berpura-pura marah, tapi matanya menatap kebab itu dan diam-diam dia meneteskan liurnya!


Pria ini tahu kalau dia suka makan kebab!


Sebenarnya Keluarga Lawrence adalah keluarga terpelajar dan jarang makan warung pinggir jalan. Jansen mengajaknya makan di sana sesekali, tapi setelah makan sekali, dia jadi lepas kendali dan mulai kecanduan!


"Kak Elena, jangan tertipu oleh kebab itu. Semakin perhatian seorang pria, pasti ada sesuatu yang disembunyikan di belakang punggungnya!"


Naomi tiba-tiba menyela dan memandang Jansen dengan tatapan jahat, "Kakak ipar, apa kamu sudah puas bermain-main dengan Veronica!"


Wajah Jansen langsung menjadi kesal, gadis ini suka sekali membuatnya bertengkar. Dia seharusnya tidak perlu mengajarkannya keterampilan medis, dia berkata dengan marah, "Apa yang kamu bicarakan, aku sudah menyuruh Veronica pergi!"


Sebagai adik Elena, Naomi dan Diana tidak bisa dibandingkan. Setelah Diana dipukuli satu atau dua kali, dia jadi lebih menghormati saudara iparnya. Tapi Naomi sampai kapanpun tidak akan pernah mengaku salah!


"Cih, dia itu salah satu dari empat wanita cantik di ibukota. Kamu berani menyuruhnya pergi?"

__ADS_1


Kata Naomi dengan wajah tidak percaya, "Selain itu, Kak Veronica adalah putri dari Keluarga Woodley. Dia adalah dewi yang dikejar seluruh pria di ibukota. Kalau kamu berani mengusirnya pergi, apa kamu tidak takut dia akan membunuhmu?"


"Dia saja membenciku, mana bisa aku main-main dengannya?" Jansen balik bertanya.


Naomi berkata dengan marah, "Pokoknya, dengan identitasmu, kamu tidak seharusnya mengusirnya!"


"Aku sudah mengatakannya seperti itu, tapi dia tidak marah. terserah kamu mau percaya atau tidak!"


Jansen berbicara sambil merapihkan bahan obat.


"Pembual besar, tidak mungkin Kak Veronica tidak marah, kecuali matahari dari barat!"


Mana mungkin Naomi percaya, dia pun mengeluh, "Kak Elena, kamu ini mudah sekali ditipu. Kamu lihat apa ucapannya bisa diandalkan?"


Elena mengangguk sambil makan kebab. Keluarga Woodley dan Jansen tidak memiliki hubungan yang baik. Kalau Jansen berani memarahi Veronica, Veronica tidak akan membiarkan Jansen begitu saja!


Untuk masalah ini, dia juga pikir Jansen sedang membual!


"Jansen, dengarkan penjelasanku!"


Pada saat ini, dari gerbang tiba-tiba masuk ke seorang wanita cantik, itu adalah Veronica!


"Pergi kau!"


Kata Jansen dengan kesal. Wanita ini masih belum kapok juga, tak disangka dia mengejarnya sampai kemari!


"Hah? Jansen kamu!"


Naomi tercengang. Dia benar-benar mengusir Veronica begitu saja. Melihat karakter Veronica, sepertinya dia akan sangat marah!


"Baik, aku akan pergi. Semoga kamu bisa sedikit tenang, aku tidak akan mengganggumu!"


Veronica menggertakan giginya, tapi dia tidak marah. Sebaliknya, dia malah pergi dengan sedih.


Walaupun dia dimarahi dan diusir, dia tidak menyalahkan Jansen. Bagaimanapun, Jansen telah menyelamatkannya dan karenanya Jansen hampir dibunuh!


Walaupun dia tidak tahu siapa yang menyuruh para pembunuh itu, tapi karena dia pintar, dia sudah bisa menduga kalau itu adalah Keluarga Woodley.


Melihat kepergiannya, Naomi menjatuhkan timbangan obat yang ada di tangannya!


kebab yang ada di tangan Elena juga terjatuh!


Dia dimarahi, tapi tidak marah?


Elena tahu, kalau Veronica adalah putri dari Keluarga Woodley, dia cantik dan kaya seperti seorang putri. Tapi Jansen adalah musuh Keluarga Woodley!


Hal yang tidak diinginkan benar-benar terjadi!


"Jansen, apa yang terjadi?"


Elena menyipitkan matanya ke arah Jansen dan intuisi wanitanya mengatakan kalau ada rahasia yang disembunyikan antara Jansen dan Veronica!

__ADS_1


Melihat tatapan mata Elena, punggung Jansen mulai berkeringat. 'Bagaimana menjelaskannya?'


__ADS_2