Jansen Scott, Menantu Terbaik

Jansen Scott, Menantu Terbaik
Bab. 521. Kerja Sama Grup Dream Internasional!


__ADS_3

"Mencintaimu? Memangnya wanita kotor sepertimu pantas untuk aku cintai? Aku hanya main-main denganmu."


Jessica tampak seperti seekor harimau ganas yang terluka.


Sejak kecil hingga dewasa, dia selalu mendapatkan yang diinginkan. Semua yang dilakukannya selalu berhasil dan berada di dalam kendalinya.


Dia sangat tidak suka dengan orang yang berani melawan keinginannya. Dia juga tidak suka dengan kegagalan.


"Kalau bukan karena bekerja di PT. Senlena, apa yang bisa membuatku tertarik padamu? Aku adalah pemimpin Keluarga Miller, aku bernilai miliaran. Memangnya kamu pantas?"


"Awalnya, aku hanya ingin mengenalmu. Setelah semuanya berakhir, aku akan memberimu uang dan mengusirmu pergi. Tidak disangka, hal sekecil ini saja tidak bisa kamu lakukan."


Jessica marah sambil memukuli Sheila. Setelah lelah memukulinya, Jessica memerintahkan pengawal untuk mengurung Sheila.


"Terserah, lakukan sesuka kalian."


Saat pengawal membawa Sheila pergi, Jessica berkata lebih dingin.


Para pengawal pamit sambil menunjukkan senyum gembira.


Jessica sangat kesal. Dia duduk di sofa sambil minum anggur. Kalau Jansen bisa menemukan Sheila, dia pasti tahu sesuatu.


Jessica menyerang Jansen bukan karena merasa terancam oleh Jansen. Namun, dia tidak menyukai Jansen dan dia ingin membunuh Jansen.


Namun, sekarang Jessica merasa bahwa Jansen adalah ancaman untuknya.


"Kak Jessica."


Saat ini, Jasper masuk sambil mengisap sebatang rokok. Dia tersenyum sembari menatap paha Jessica yang ramping. Api di dalam hatinya terasa membara.


Jessica memegang gelas anggur, dia berkata dengan nada rendah, "Lihat sekali lagi! Aku akan mencongkel matamu!"


"Oh, suasana hati Kak Jessica sedang buruk. Apakah karena masalah Jansen? Tenang saja, meskipun Aula Xinglin tidak bisa ditaklukkan, PT. Senlena pasti bisa ditaklukkan. Potong setengah sayapnya dan lihat bagaimana dia akan terbang."


Jasper berbicara sambil duduk. Meskipun dia terpesona dengan kecantikan Jessica, dia tahu bahwa wanita ini tidak bisa disentuhnya. Dia pun bertanya, "Kak Jessica, apakah kamu sudah menyelidiki latar belakang Jansen? Kenapa seorang dokter kecil seperti dia bisa mengenal begitu banyak orang besar?"


"Aku sudah menyelidikinya. Yang bisa dicari sudah aku cari. Kecuali, ada satu kemungkinan. Ada orang yang sengaja menyembunyikan sebagian informasi mengenai latar belakangnya."


"Dia? Dia hanyalah dokter kecil. Siapa yang mau menyembunyikan latar belakangnya?"


Jasper tidak percaya, orang yang mampu menyembunyikan latar belakang pasti berada di level raksasa Huaxia. Melakukan hal semacam itu demi Jansen? Sepertinya tidak pantas.

__ADS_1


Setelah meminum segelas anggur, Jessica bertanya, "Bagaimana dengan masalah PT. Senlena?"


"Pengadilan telah menutup perusahaan Jansen. Sekarang sedang bersiap untuk memeriksa situasi keuangan perusahaan. Aku sudah meminta bantuan seseorang untuk mencari alasan dan mengatakan bahwa laporan keuangan itu palsu. Jansen pasti akan dipenjara," Kata Jasper dengan percaya diri.


Akhirnya, suasana hati Jessica terasa lebih baik. Dia menuangkan anggur untuk Jasper, "Untuk masalah ini, terima kasih atas kerja kerasmu."


"Tidak masalah. Kalau perjodohan Keluarga Woodley dan Keluarga Miller berhasil, kita semua yang untung. Ditambah, selama aku, Jasper Woodley, yang bertindak, tidak akan pernah gagal."


Jasper tidak mengambil anggur di atas meja. Sebaliknya, dia mengambil anggur di tangan Jessica dan meminumnya. Tindakannya sangat genit.


Jessica tidak hanya acuh, dia bahkan mengelus kaki Jasper dengan menggunakan sepatu hak tinggi yang dikenakan,"Adik kecil, tertarik kepada kakak?"


Tanpa sadar, Jasper menelan air liur. Jessica memang sangat cantik. Di mata orang-orang, dia tampil bak seorang ratu. Pria mana pun pasti ingin menaklukkan wanita seperti ini.


"Kak Jessica, bukankah kamu menyukai wanita?"


"Siapa bilang? Aku bisa menyerang dan bertahan. Aku juga menyukai pria. Hanya saja, hanya sedikit pria yang bisa membuatku tertarik."


"Kalau tugas ini berhasil, apakah Kak Jessica..."


Jasper sangat senang. Saat sedang berbicara, tiba-tiba ponselnya berdering. Setelah dia menjawab panggilan tersebut, wajahnya langsung berubah menjadi muram.


Setelah mendengarnya, dia membanting ponselnya dengan marah dan berkata, "Tidak disangka, PT. Senlena bekerja sama dengan sebuah grup besar. Sekarang, grup itu maju untuk Melindungi PT. Senlena."


"Grup mana yang bernyali begitu besar?"


Pupil Jessica membesar, "Ditambah, PT. Senlena telah melanggar hukum. Siapa pun yang maju tidak akan ada gunanya."


"Grup tersebut mengeluarkan dokumen yang menyatakan alasan utama kenapa produk PT. Senlena tidak memenuhi standar adalah karena masalah pada bahan. Ada orang yang telah merusak bahan dan bukti telah diserahkan ke departemen terkait."


Jasper menjelaskan, "Grup tersebut bernama Grup Dream Internasional. Mereka adalah grup yang sedang naik daun. Tidak sampai satu bulan, mereka mengandalkan iklan yang besar-besaran. Sekarang mereka telah menjadi sepuluh besar di dalam industri kosmetik. Grup Aliansi Bintang juga memiliki 40% saham Grup Dream Internasional."


"Dengar-dengar, Grup Dream Internasional bekerja sama dengan militer. Kali ini, pejabat yang maju berasal dari militer. Pihak militer sudah mengatakan, PT. Senlena adalah pemasok Grup Dream Internasional. Menghancurkan PT. Senlena sama dengan menghancurkan produk khusus kemiliteran."


Ekspresi Jessica tampak serius.


Grup Aliansi Bintang memiliki latar belakang yang sangat besar. Bahkan Keluarga Miller harus memberikannya muka. Ditambah, Keluarga Miller juga tidak akan membiarkan Jessica menyerang Grup Aliansi Bintang.


Artinya, Grup Dream Internasional tidak boleh disentuh.


"Menyebalkan, susah payah menemukan kesempatan, tapi ternyata PT. Senlena malah mempunyai sokongan. Bagaimana Jansen dan Grup Aliansi Bintang bisa memiliki hubungan?"

__ADS_1


"Aku tidak tahu. Aku sudah mengutus orang untuk menyelidikinya. Jansen dan Grup Aliansi Bintang tidak pernah berhubungan. Bahkan sebelum datang ke Ibu kota, Jansen juga tidak mengetahui Grup Aliansi Bintang."


"Dari gosip yang beredar, nona Gracia, bos Grup Aliansi Bintang sudah memiliki pacar. Jangan-jangan, Jansen adalah pacarnya?"


"Lelucon macam apa ini? Gracia adalah wanita terhormat. Mana mungkin dia menyukai pria biasa seperti Jansen?"


Semakin membicarakannya, semakin mereka kesal.


Serangan terhadap Aula Xinglin gagal.


Serangan terhadap PT. Senlena juga gagal.


Kenapa Jansen begitu keras?


"Aku lihat, kita harus mulai dari Grup Dream Internasional. Jasper, ambil hati mereka dengan menggunakan namamu. Mau uang, berikan. Mau kekuasaan, juga berikan. Kita juga bisa memberikan hal yang diberikan oleh PT. Senlena kepada Grup Dream Internasional. Langsung tanda tangani kontrak selama 10 tahun, sediakan bahan gratis kepada mereka selama 10 tahun." Jessica mempertaruhkan semuanya.


"Baik. Aku akan mengurus orang untuk menghubungi Grup Dream Internasional."


Jasper segera pergi menelepon.


"Hmm! Jansen, kamu beruntung bisa bekerja sama dengan Grup Aliansi Bintang secara tidak langsung. Tapi, memangnya kamu bisa mengalahkanku? Aku memberikan uang dan


kekuasaan. Aku bahkan membantu mempromosikan Grup Dream Internasional secara gratis. Tidakkah mereka akan patuh dan melepaskanmu?"


Setelah selesai menelepon, Jasper tersenyum puas.


"Aku juga menyuruh perusahaan Keluarga Miller untuk mempromosikan Grup Dream Internasional secara gratis." Jessica menganggukkan kepala.


"Hanya saja, Grup Dream Internasional belum membalas kita sampai sekarang. Sepertinya tidak baik membantu mereka. secepat ini." Jasper mengerutkan keningnya.


"Dalam melakukan sesuatu, kita harus menunjukkan ketulusan. Dengan kedua keluarga kita mempromosikan bersama-sama, Grup Dream Internasional pasti akan terkesan. Hal itu juga bisa membuat Grup Dream Internasional Melihat kemampuan kita. Saat waktu itu tiba, mencampakkan PT. Senlena tidaklah susah."


Jessica berbicara dengan percaya diri. Dia juga berpesan, "Saat berkomunikasi dengan bos Grup Dream Internasional, kamu harus sopan. Jangan menggunakan status keluarga untuk menekan mereka. Kamu harus menunjukkan ketulusan."


"Tenang saja, selama dia bisa menghancurkan PT. Senlena, aku akan memanggilnya tuan besar."


Saat Jessica dan Jasper sedang berbicara, Jansen menerima telepon dari Natasha.


"Jansen, Jasper Woodley menelepon. Mereka bersedia mengeluarkan 200 juta untuk bekerja sama dengan Grup Dream Internasional. Mereka akan menyediakan bahan selama 10 tahun tanpa syarat. Ditambah, mereka juga menggunakan nama Keluarga Woodley dan Keluarga Miller untuk mempromosikan Grup Dream Internasional secara besar-besaran. Tujuan mereka adalah agar kami melepaskan PT. Senlena."


Suara Natasha terdengar mengejek.

__ADS_1


__ADS_2