Jansen Scott, Menantu Terbaik

Jansen Scott, Menantu Terbaik
Bab. 890. Menyegel Gunung!


__ADS_3

Yang harus diketahui kalau Master Kazuya sudah mengasingkan diri selama puluhan tahun dan baru keluar hari ini, tapi dia di kirim kembali ke dalam pengasingan oleh Jansen.


Pada saat yang sama, ******* terdengar di tempat itu, "Sekte Kunlun dengarkan perintah, mulai hari ini dan seterusnya, gunung ini akan disegel selama sepuluh tahun. Kalian tidak boleh lagi memasuki dunia sekuler!"


Suara itu berasal dari Master Kazuya, itu berarti kalau Sekte Kunlun ingin tetap ada, mereka harus melepaskan diri dari Lima Sekte Menengah dan menyegel gunung!


"Kami menuruti perintah Master!"


Orang-orang dari Sekte Kunlun yang masih hidup semuanya berlutut.


Mereka tahu kalau hari ini, Sekte Kunlun sudah digulingkan oleh Jansen seorang diri!


Master Kazuya ingin mereka menyegel gunung untuk menjaga sekte Kunlun, agar Jansen tidak membunuh mereka semua!


Jansen menyipitkan matanya. Master ini sangat licik, dia mengatakan itu untuk menahan tindakan Jansen dan mempertahankan Sekte Kunlun!


Tetapi lupakan saja, bisa menemukan Danial sudah cukup!


Dia menyimpan Pedang Bayangannya dan berjalan menuju Danial.


Danial juga sedang menatap menantunya, wajahnya terlihat bingung.


Hari ini Jansen menunjukkan kekuatannya yang sangat besar dan melawan Lima Sekte Menengah sendirian. Dia membuat Sekte Kunlun terpaksa untuk menyegel gunung dan Master Kazuya kembali mengasingkan dirinya. Ini meninggalkan rasa yang kuat di hatinya!


Dia tidak pernah menyangka kalau menantunya sudah berkembang sampai ke titik seperti ini. Dulu awalnya dia merasa Jansen tidak layak untuk Keluarga Miller!


Dan sekarang dia lebih dari tidak layak, singkatnya itu membuat ayah mertuanya mengaguminya!


"Jansen, tidak heran Ayah mengatakan kalau kamu adalah menantu terbaik yang pernah dimiliki Keluarga Miller!"


Setelah menunggu Jansen datang, Danial berkata sambil menghela napasnya.


Jansen tersenyum, "Paman, tulang belakangmu tertekan, karena itu kamu tidak bisa menggerakkan tubuh bagian bawahmu. Setelah aku melakukan akupunktur untukmu dan ditambah perawatan, kamu akan pulih dalam waktu sekitar satu bulan!"


"Paman?"


Danial tercengang, Jansen masih belum memanggilnya ayah!


Dia tebak pasti banyak hal yang terjadi pada Jansen dan Elena setelah kecelakaan di Keluarga Miller. Tapi bagaimanapun juga, Jansen pasti tidak akan menyerah pada Keluarga Miller dan diam-diam menjaga Keluarga Miller!


"Bagaimana dengan Keluarga Miller? Di mana Elena?"


Danial bertanya.


"Keluarga Miller bukan lagi keluarga elite. Keuangan keluarga sedang menurun, tetapi sisa sisa nya masih ada dan Elena baik-baik saja!" ucap Jansen.


"Baguslah, terima kasih sudah membantuku mengawasi Keluarga Miller!"


ucap Danial tulus kepada Jansen. Jika kakinya tidak lumpuh, dia pasti berlutut dan mengucapkan terima kasih.


Bagaimanapun, dia memang sudah berhutang budi kepada Jansen.

__ADS_1


"Sudah seharusnya aku melakukan itu!"


Jansen tersenyum, "Oh ya, aku sudah membunuh pembunuh kakek. Dalang di baliknya, aku rasa ada beberapa orang. Salah satunya juga sudah mati, namanya Luciano. Masih ada satu orang lagi yang keberadaannya tidak diketahui, namanya Tissa dan orang terakhir masih hidup, namanya Aidan Woodley!"


"Aidan Woodley!"


Ada sinar dingin di mata Danial, tetapi dia makin terharu ketika berpikir kalau pembunuh itu sudah dibunuh.


"Aku memiliki liontin itu. Apa kamu ingin aku memberikannya kepadamu?" Jansen kembali berkata.


Danial menggelengkan kepalanya. "Ayahku mempercayakan ini padamu, agar kamu bisa menyimpannya. Selain itu, pihak lain datang ke sini karena benda ini. Dengan kekuatanku saat ini, aku tidak akan bisa mempertahankannya, tapi kamu bisa!"


Kalimat terakhir ini benar-benar mengakui kekuatan Jansen yang hebat.


Jansen mengangguk, "Ketika masalah ini berakhir, aku akan memberikan kalung itu kepada Elena!"


Sekte Bangau Putih melakukan begitu banyak trik, tujuannya adalah liontin Harta Karun Kultivasi, tentu saja tidak cocok jika menyerahkannya sekarang.


"Mari biarkan aku memeriksamu!"


Setelah itu Jansen menyuruh seseorang membawa Danial ke dalam salah satu rumah dan mengobatinya.


Melihat Jansen yang sabar membantunya, Danial makin terharu dan tiba-tiba dia berkata, "Jansen dengan keahlianmu, Elena sama sekali tidak layak untukmu. Kalau kamu!"


Jansen tahu apa yang akan dikatakan Danial, dia pun menyela, "Paman, Elena adalah istriku. Tidak peduli latar belakang atau prestasi apa yang dia miliki, seumur hidup aku akan menjadi suaminya dan menjaganya!"


Danial terkejut dengan ambisinya. Sungguh suatu berkah bagi Keluarga Miller memiliki menantu seperti dirinya!


Saat itu jika dia bisa segigih Jansen, dia mungkin tidak akan meninggalkan wanita yang paling dicintainya!


Jansen tahu jika Danial sedang membicarakan ibu kandung Elena. Dia tidak menyela dan bertanya, "Setelah penyakitmu sembuh, apa kamu mau pulang?"


Danial menggelengkan kepalanya dan berkata, "Lebih baik untuk sementara aku tidak pulang dulu. Sekte Bangau Putih sudah menanam begitu banyak mata-mata di Keluarga Millerku. Aku tidak tahu apakah masih ada lagi!"


"Apa kamu mencurigai Renata?"


Tiba-tiba Jansen menebak sesuatu.


Danial langsung tersenyum getir.


"Aku tidak berpikir Renata ada hubungannya dengan Sekte Bangau Putih. Hanya saja dia sangat tidak suka kepadaku, tetapi semua yang dia lakukan demi Keluarga Miller!" ucap Jansen.


Danial menatap Jansen kaget.


Secara logika Jansen seharusnya paling membenci Renata. Tapi kenapa dia membelanya?


"Kamu bisa memulihkan diri di sini. Jangan khawatirkan Keluarga Miller!"


Setelah beberapa lama Jansen pun pamit pergi, meninggalkan Panah dan yang lainnya untuk melindungi Danial.


Di perjalanan, Jansen juga menghela napas haru. Pertarungan dengan Sekte Kunlun membuatnya lebih memahami kekuatannya!

__ADS_1


Tetapi orang hebat yang tersembunyi di Huaxia, sekali lagi membuat matanya terbuka!


Bagaimanapun siapa yang tahu masih ada berapa banyak seorang master seperti Master Kazuya Huaxia yang besar ini.


Tepat setelah kembali ke Huaxia, sebuah panggilan telepon masuk, itu telepon dari Alexa.


Barulah Jansen teringat masalah kerja sama restoran. Untuk sesaat dia merasa ragu, lalu pergi ke tempat yang dikatakan Alexa.


Jansen memiliki sebagian besar saham di restoran ini dan merupakan bos besar perusahaan. Sekarang setelah terbuka ke dunia luar, dia harus pergi dan melihatnya.


Setelah sampai di perusahaan, Jansen mendapati bangunan kantor yang cukup megah. Beberapa kata besar didirikan di luar gedung kantor, itu adalah Restoran Herbal Dojans.


Tampaknya Tuan Muda Charlie sudah menginvestasikan semua uangnya dalam proyek restoran ini.


Setelah memasuki gerbang, di dalamnya juga sangat ramai dan satu demi satu karyawan perusahaan sedang sibuk.


"Halo, ada yang bisa kami bantu?"


Gadis resepsionis yang mengenakan gaun hitam, sepatu hak tinggi dan stoking sutra hak itu tersenyum profesional pada Jansen.


"Aku mencari Nona Alexa!"


"Ah, mencari Bu Alexa. Maaf Anda siapa?"


Meski Jansen mengenakan pakaian biasa, tapi sikap Jansen yang acuh tak acuh, membuat gadis resepsionis itu tidak berani meremehkan Jansen.


Dan anehnya meski Jansen tidak tampan, tapi dia membuat orang merasa dia sangat ramah, seolah dia orang dari dunia yang berbeda.


"Namaku Jansen!"


Jansen berkata terus terang dan melihat gadis itu menatapnya tajam. Diam-diam Jansen tersenyum pahit. Setelah mencapai tingkat keenam dari teknik kaisar manusia, ternyata perubahan yang ditimbulkan sangatlah besar.


"Oke, akan aku segera tanyakan!"


Gadis resepsionis itu dengan cepat menelepon untuk bertanya, lalu wajahnya berubah drastis, "Bu Alexa memintamu naik!"


"Oke!"


Jansen mengangguk dan menaiki lift untuk pergi.


Gadis itu masih memandangi arah kepergian Jansen dan matanya dipenuhi kerinduan.


"Yona, apa yang membuatmu tergila-gila? Dia sudah pergi!" seorang wanita di sampingnya tertawa dan berkata, "Kamu terkenal pemilih. Pria dengan gaji bulanan 30 ribu yuan tidak menarik perhatianmu. Pemuda itu tidak tampan, dia juga tidak terlihat seperti orang kaya. Apa kamu menyukainya?"


"Kamu tahu apa!"


Wanita bernama Yona itu melengkungkan bibirnya kesal.


Sebenarnya dia juga merasa sangat aneh. Dia tidak tampan atau kaya. Tapi kenapa dia suka menatapnya?


Dan juga ada perasaan kalau dia suka dekat dengannya dan suka dengan penampilannya yang bersih dan tenang!

__ADS_1


__ADS_2