
" Yang terakhir , senapan sniper ! "
Glenn untuk sesaat mengertakkan giginya dan menyuruh orang membawakan senapan sniper . Katanya menjelaskan , " Senapan sniper adalah senjata yang paling sulit . Jika kamu bisa menguasainya , maka kamu sudah bisa menjadi ahlinya . Ingat , kalau ingin bermain senapan sniper , pertama - tama , kamu harus memiliki pemahaman dengan senapan itu . Biarkan teropongnya berfungsi untuk dirimu sendiri , bukannya kamu yang melayaninya . Arah angin , cuaca dan suhu harus kamu pelajari baik - baik . Hal - hal ini dapat memengaruhi akurasi tembakan . Bahkan dengan perbedaan derajat setengah milimeter , akurasinya akan berbeda jauh sekali seperti langit dengan bumi ! "
" Mengerti ! "
Jansen mengambil senapan sniper , lalu berbaring di tanah untuk menembak . Memang , ini jauh lebih sulit .
" Beradaptasilah perlahan , jangan buru - buru ! "
Kata Glenn sambil menjelaskan di sampingnya , " Biarkan senapan itu mengenalimu , bukan kamu yang mengenali senapan itu . Itulah sebabnya penembak jitu jarang mengganti senjata mereka , karena mereka memiliki pemahaman yang tidak bisa di katakan satu sama lain dan kenal satu sama lain ! "
Glenn sebenarnya sangat mengagumi Jansen , jadi dia menjelaskan dengan terperinci . Dan melihat keahlian hebat Jansen , dia pun tidak berani berhayal mendapatkan Elena !
Orang - orang di tentara pada beberapa saat sangat terus terang , melihat keterampilan , kekuaatan dan tidak boleh menolak !
Senapan sniper tergantung pada pemahaman seseorang , jadi semua orang tidak mengganggu Jansen .
Latihan Jansen dilakukan pada malam hari . Jansen memasang kacamata malam untuk melanjutkan latihan , ini perlu kesabaran penuh .
Di sisi lain alun - alun , Elena memandang Jansen yang sedang berlatih keras dan dia merasa sedikit khawatir . Bagaimanapun , Jansen baru saja pulih dan belum cocok untuk berlatih fisik . Meskipun untuk menembak dengan senapan hanya perlu berbaring di tanah , tetapi kita harus tetap diam . Ini adalah ujian kekuatan fisik yang luar biasa !
Namun , Elena juga tidak mau mengganggu Jansen . Dia tahu bahwa Jansen orang yang keras kepala . Setelah dia memutuskan sesuatu , sembilan ekor sapi pun tidak bisa membuatnya menarik ucapannya !
Misalnya , demi Elena tidak peduli berapa banyak tekanan dan kesengsaraan yang dia alami , Jansen tidak pernah menyerah.
" Jansen , tidak peduli berapa banyak cobaan di masa depan , aku tidak akan pernah meninggalkanmu ! "
Angin sepoi - sepoi bertiup , pengikat dahi berwarna hijau Elena tertiup angin . Dia diam - diam bersumpah pada dirinya sendiri .
Saat ini di lapangan , Jansen masih menembak . Sasaran yang bergerak pada jarak 2.000 meter secara bertahap tertembak tepat sasaran . Dia melempar senapan sniper , berbaring dengan kaki terbuka dan melihat bintang - bintang terang di langit .
" Aku harus menjadi lebih kuat , kalau tidak aku tidak akan bisa melindungi Elena ! "
Setelah perang di pulau Rainbow , mentalitasnya diam - diam berubah , dia tahu akan sulit menjadi dokter biasa !
__ADS_1
Selain itu , pembunuh di pulau itu memberi tahu dia bahwa meskipun Energi Qi nya kuat , itu bukanlah yang terkuat . Masih ada yang lain , seperti robot perang yang memiliki energi Qi yang lebih kuat darinya !
Mungkin satu - satunya kelebihannya adalah teknik kaisar manusia !
Teknik kaisar manusia mengunakan Profound Qi lebih kuat dari kekuatan energi Qi biasa . Walau sekarang hanya tingkat tiga , tetapi sudah sekuat lautan dan untuk senilainnya jika ingin mencapai tingkat ini , mungkin membutuhkan waktu lebih dari sepuluh tahun !
Selain latihan senjata , latihan fisik dan yang lainnya sudah Jansen lakukan semuanya . Jadi keesokan harinya Jansen pulang bersama Elena .
" Jansen , kamu sekarang adalah anggota tim operasi khusus dan aku adalah pemimpin timmu . Tugas apapun itu nantinya , kamu harus mendengarkan perintahku ! "
Elena melepas seragam militernya dan mengantinya menjadi rok panjang biasa . Meski roknya sangat sederhana tapi tetap cantik , membuat Jansen tidak bisa berhenti menatapnya.
" Jangan menatapku , aku sedang bicara , kamu dengar tidak ! "
Melihat Jansen menyipitkan mata , Elena langsung menarik telinga Jansen .
" Aku mengerti , istriku ! "
Kata Jansen menyerah .
Elena tertawa , melepaskan tangannya dan berkata , " Pada malam itu , Diana dan orang tuaku , mereka sangat mengkhawatirkanmu . Setelah kamu pulang , kamu harus menjelaskan kepada mereka dengan baik ! "
Setelah terdiam sesaat , dia menambahkan , " Aku telah menyakitimu malam itu , maafkan aku ! "
" Lihatlah kamu seperti itu lagi . Kamu dalam beberapa hari ini sudah mengatakan maaf puluhan kali . Tenang saja , kita adalah suami istri , tidak perlu meminta maaf berulang kali ! "
Kata Jansen yang tidak keberatan sambil menggelengkan kepalanya , " Omong - omong , apa kamu tahu banyak mengenai Jessica ? "
" Aku tidak begitu mengenalnya , yang aku tahu dia adalah kakakku . Dan sebagian besar keluarga Miller dikendalikan olehnya ! "
Berbicara tentang Jessica , wajah Elena dipenuhi ketakutan , " Tapi wanita ini sangat menakutkan dan dia terlihat sangat berambisi ! "
" Aku juga merasa dia sangat menakutkan , wanita ini sangat licik ! "
Jansen mengangguk dengan wajah serius , " Yang aku paling takutkan dia mengincarmu ! "
__ADS_1
" Aku juga berpikir begitu , terkadang aku merasa seperti mangsa di matanya , sama sekali tidak seperti adiknya ! " Ketakutan di mata Elena semakin terlihat .
" Tidak apa - apa , ada aku di sini , bukankah dia sudah kembali ke Ibu kota sekarang ? Tunggu sampai dia kembali lagi , aku akan mencoba menghadapinya dengan kekuatanku sendiri ! " Kata Jansen .
" Jansen , terima kasih . Dengan adanya kamu di sini , aku jadi tidak takut lagi padanya ! "
Elena dengan senang meraih tangan Jansen . Berada di samping Jansen , dia benar - benar merasa aman . Dan dia tahu alasan Jansen bergabung dengan tim operasi khusus , hanya agar memiliki bekal untuk melawan keluarga Miller.
Kata Elena sambil merenung , " Sepertinya kakek juga tahu mengenai keluarga Miller dan kita belum pernah mengunjungi kakek sejak kita menikah . Pas sekali beberapa hari lagi adalah hari ulang tahun kakek , ayo kunjungi dia ! "
Keduanya bersama - sama kembali ke keluarga Lawrence . Ayah dan Ibu Elena sangat senang melihat mereka kembali bersama . Mereka buru - buru pergi membeli sayur mayur dan berencana masak makanan enak untuk keluarganya hari ini .
" Hehe , aku tahu kalian berdua bertengkar , tapi kalian tidak akan sampai bercerai ! "
Diana juga bahagia untuk kakaknya . Dia tahu bahwa kakak dan kakak iparnya telah melalui banyak hal , akhirnya mereka kembali bersatu . Mereka tidak akan bisa dipisahkan oleh siapapun .
Setelah Ayah dan Ibu Elena kembali , Jansen juga membantu mereka memasak . Makanannya relatif sederhana , tapi rasanya enak dan sangat bagus untuk kesehatan . Mereka sekeluarga makan dengan senang !
Elena memandang Jansen yang sibuk dengan hati yang senang . Suami seperti Jansen sulit untuk ditemukan !
Setelah makan siang , Elena dan Jansen kembali ke kamar . Jansen melihat ke kamar yang sudah berhari - hari tidak dia tinggali . Dan segera berbaring , dia mencium aroma badan Elena di tempat tidur . Dia sangat merindukannya !
" Kamu tidak boleh bermain - main lagi siang ini , sepertinya akan ada tugas yang datang siang hari ini . Kamu adalah anggota baru , jadi kamu harus pergi menyelesaikan tugasnya . Itu akan menjadi permulaan yang baik ! " Melihat mata licik Jansen , Elena langsung memarahinya .
Jansen mengangguk kesal , lalu melihat Elena pergi mandi . Mendengar suara air dan memikirkan baju renda hitam Elena , hatinya makin tidak bisa tenang . Akhirnya , dia berlatih teknik kaisar manusia , untuk menstabilkan pikirannya .
Jam 1 siang , ketua Elena menjawab telepon dan mengajak Jansen menyelesaikan tugas pertamanya . Karena tugasnya belum ada , untuk saat ini dia hanya bisa menunggu .
" Jansen , di kota Asmenia ada dua tim operasi khusus , salah satunya berada di bawah pimpinanku dan yang lainnya dipimpin seseorang dari tempat lain . Karena aku juga pendatang baru , jadi aku tidak boleh membuat kesalahan!"
Sambil berjalan Elena juga menjelaskan , " Terlebih lagi , sekarang sudah menyangkut keluarga Miller , jadi aku harus menjadi lebih kuat ! "
Jansen diam - diam merasa terharu . Tampaknya Elena telah berusaha sangat keras untuk bisa bersamanya . Yang bisa dia lakukan sekarang adalah membantu Elena maju , sehingga dia bisa memiliki hak untuk berbicara .
" Untuk tugas berikutnya , dengarkan semua yang aku katakan dan tidak akan ada masalah ! " Elena menambahkan .
__ADS_1