
" Harus kukatakan , kamu benar - benar seorang pria yang baik . Jika aku belum menikah , mungkin aku juga akan benar - benar mengejarmu. "
" Kakak Natasha , kamu bercanda . " Jansen pun tertawa pahit .
Diam - diam Natasha bergumam , " Aku tidak bercanda . Jansen , aku benar - benar memiliki rasa cinta padamu . "
Sayangnya Natasha juga tahu , Jansen adalah pria yang sangat baik . Jika ia ingin mendapatkan cinta dari Jansen , itu sangat sulit sekali . Apalagi Jansen sudah menikah .
Lelang mal kali ini diadakan di sebuah klub mewah di Kota Asmenia . Semua uang yang didapat dari pelelangan akan diamalkan . Tujuan orang - orang kaya datang ke acara ini adalah untuk ketenaran . Bagaimanapun , selebriti sejati bukan hanya kaya , tapi juga terkenal . Karena itulah yang bisa masuk ke lingkaran ini hanya orang - orang yang memiliki uang .
Selain itu , tidak sedikit barang - barang yang bagus dilelang di sini . Itu adalah barang yang disumbangkan oleh para master dari berbagai pelosok Huaxia. Jika beruntung , mereka bisa mendapatkan barang yang bagus .
Saat Jansen dan Natasha turun dari mobil , Natasha sudah berganti pakaian dengan gaun malam berwarna ungu . Gaun yang agung itu membuat aura Natasha menjadi begitu luar biasa .
Di leher putihnya terdapat seutas kalung yang cantik yang tidak memberi kesan vulgar , tapi lebih membuat dirinya menjadi seorang gadis berusia dua puluhan .
Jansen juga mengganti baju nya dengan setelan jas . Ia berjalan dengan Natasha . Bahkan ia juga merasa terpukau dengan Natasha. Meskipun Natasha sudah berusia 30 tahun , tapi kulitnya halus dan putih , lebih seperti gadis berusia 20 tahun .
Setelah memasuki aula , Jansen merasa betapa mewahnya dunia orang kaya . Aula yang terang benderang , orang - orang yang mengenakan pakaian berkelas memegang gelas anggur sambil berbicara ringan , musim piano yang elegan memenuhi aula . Semua itu memberikan rasa nyaman pada semua orang di sini .
Lihatlah makanan yang ada di sekitar aula , semuanya adalah anggur yang langka dan makanan luar negeri .
Orang - orang yang datang ke sini bukan direktur perusahaan biasa , melainkan bos pemilik perusahaan , manajer , wanita pebisnis , model wanita , bahkan beberapa artis wanita juga ada . Ini adalah dunia selebritas , jadi , orang - orang yang datang akan merasa bangga , kecuali jika kamu sangat kuat . Kalau tidak , orang - orang tidak akan mengangguk atau berbicara padaku .
Namun , jika kamu bertemu beberapa orang penting di sini , itu pasti bisa membantu karirmu .
" Nona Natasha akhirnya datang . Hehe , makin lama kamu semakin cantik saja . " Seorang pria yang tampak berumur empat puluhan menghampiri sambil membawa gelas anggurnya .
" Tuan , kamu pandai sekali berbicara . Wanita yang bersamamu pasti akan senang mendengarkan kata - kata manismu tiap hari , " ucap Natasha seraya tersenyum .
" Hehe , sayang sekali kata - kata manis ini tidak berguna untuk Nona Natasha. " Kata pria itu sambil tertawa .
Dilihat dari bicaranya yang luar biasa , kemungkinan ia bukanlah orang biasa . Tentu saja , saat pria itu berbicara , sesekali ia juga menatap Jansen.
__ADS_1
Diam - diam ia kaget . Ini adalah pertama kalinya melihat nona Natasha membawa pendamping pria ke pesta .
" Baiklah aku ada urusan di sana , jadi aku permisi dulu . Nanti aku akan mencarimu . "
Setelah bercakap sebentar , pria dengan sopan meninggalkan mereka .
Natasha membawa Jansen untuk duduk di sebuah meja . Sementara Jansen dengan santai minum anggur . Ia melihat ke sekeliling . Hingga sekarang pembunuh itu masih belum muncul . Ini membuatnya sedikit cemas .
Namun , di pesta yang tersohor seperti ini adalah tempat yang bagus untuk membunuh .
" Eh , Jansen, kok kamu bisa ada di sini ? "
Tiba - tiba terdengar sebuah seruan . Kemudian seorang pria muda menghampiri Jansen dengan terkejut . Pemuda itu datang bersama seorang wanita cantik . Ia mengenakan pakaian yang mewah , tapi temperamennya menunjukkan asal - usulnya .
" Xavier ! "
Jansen melihat dan mencibir mereka . Xavier ini memang pantas disebut sebagai pria buaya . Baru saja menendang Lisa, tapi kini ia sudah berpacaran dengan wanita lain .
Ia berkata sambil melihat Jansen dari atas sampai bawah , " Entah dari mana kamu menipu untuk mendapatkan jas itu . Mau berpura - pura seperti orang kaya , tapi kualitasmu masih rendahan . "
Jansen juga melihat Xavier dari atas sampai bawah . " Kalau aku berpura - pura seperti orang kaya , berarti kamu berpura - pura seperti orang miskin . "
" Dasar mulut bau . Jangan lupa , ini adalah pesta orang kaya , bukan pasar judi batu . Percaya atau tidak , dalam hitungan detik aku bisa menyuruh satpam untuk mengusirmu dari sini . " Amarah Xavier pun meledak .
" Xavier ? Yang membuka pabrik di rumah itu ? " Kata Natasha tiba - tiba saat melihat Xavier .
Xavier baru sadar ada seorang wanita di sana . Ia diam - diam meneteskan air liurnya , tapi saat ia mengetahui kalau wanita itu adalah nona Natasha , ia segera tersenyum dan berkata ,
" Ternyata ada nona Natasha di sini . Bisa - bisanya aku tidak menyadari keberadaanmu di sini . "
Natasha dan keluarga Xavier saling bekerja sama . Lebih tepatnya Natasha adalah investor keluarga Xavier.
" Justru kamu yang rendahan . " Natasha berkata dengan santai ," Dia adalah temanku , aku juga yang mengajaknya . Kalau kamu merendahkannya , bukankah itu sama dengan merendahkan aku juga ? "
__ADS_1
" Dia ? "
Xavier bertingkah congkak dan melihat ke sekeliling . Lalu ia tiba - tiba melihat orang yang ia akrab dan buru - buru berkata , " Tuan Muda Jay Smith , di sini . "
Pria yang berjalan menghampiri sambil memegang gelas anggur itu adalah Jay Smith , penerus dari pemilik Grup Smith. Grup Smith adalah perusahaan yang sudah lama berdiri . Jika dibandingkan dengan Dawning internasional , Grup Smith tidak lemah , bahkan lebih kuat . Untungnya , Xavier dan Grup Smith memiliki kerja sama . Ia juga sudah beberapa kali pergi ke klub malam bersama Jay Smith . Persahabatan mereka cukup baik . Kali ini , jika ia meminta bantuan Tuan Muda Jay Smith, Natasha pasti tidak akan berani menggertak Xavier .
" Xavier ? "
Jay Smith mengenakan pakaian hitam dan penampilannya begitu tampan . Ia melihat ke sekitar dan langsung tertarik oleh Natasha. Ia terus - terusan meneteskan air liurnya terhadap pada presdir Dawning Internasional . Ayahnya juga mengatakan padanya kalau ia bisa menangani Natasha, Dawning Internasional yang begitu besar bisa menjadi milik mereka . Sayangnya , permintaan Jay Smith sudah berulang kali diabaikan oleh Natasha .
" Tuan Muda Jay Smith ? "
Wajah Natasha pun agak muram . Meskipun ia tidak Amal takut dengan Jay Smith , tapi ia tidak berani terlalu memprovokasi Jay Smith.
" Ternyata nona Natasha datang . Hari ini nona Natasha cantik sekali . Bagaimana kalau nanti Kita menari ? " Jay Smith berkata seakan ia pangeran .
Saat Xavier melihat kejadian itu , ia merasa sangat bahagia . " Pelacur ini pasti tidak berani berbicara saat bertemu dengan Tuan Muda Jay Smith. Cepat atau lambat , Tuan Muda Jay Smith akan mendorongnya ke ranjang . "
" Kenapa ? Apakah kamu juga tidak mau menghormatiku ? Kudengar , Kalian dari Dawning Internasional sedang mendiskusikan kerja sama dengan grup kami , tapi nona Natasha tidak memberi perhatian pada Grup Smith kami . "
Melihat Natasha yang terdiam , Jay pun mengancam dengan dingin ,
" Percaya atau tidak , aku akan membuat Dawning Internasional milikmu bangkrut dalam hitungan menit . "
Natasha menatap Jay Smith. Ia tahu kalau koneksi yang dimiliki Jay Smith sangat luas di Kota Asmenia. Ia memang memiliki kemampuan ini .
" Jay Smith , seperti kamu yang akan kalah . " Namun saat itu Jansen yang dari tadi diam akhirnya membuka mulutnya .
Suaranya terdengar akrab . Itu membuat Jansen ketakutan . Ia baru menyadari kalau di sampingnya ada Jansen . Ia berseru ," Jansen , kenapa kamu bisa ada di sini ? "
Tiba - tiba Jay Smith mundur . Ia benar - benar ketakutan . Meskipun bukan Jansen yang memukul Jay Smith , tapi terakhir ia bertemu dengan Jansen adalah saat Jansen menghajar pengawalnya . Itu semudah meminum air .
Dalam hal keuangan dan kekuasaan , Jay tidak bisa mengalahkan Jansen . Jika bukan karena bantuan keluarganya , ia mungkin masih berada di penjara sekarang . Bahkan pamannya , Louis Smith, juga ikut terlibat . Sekarang ia masih diberhentikan untuk penyidikan .
__ADS_1