Jansen Scott, Menantu Terbaik

Jansen Scott, Menantu Terbaik
Bab. 173. Plakat nya ada di bawah kaki mu !


__ADS_3

" Baru beberapa hari dibuka , sudah ingin diperiksa ? " Kakek Herman tidak bisa menahan rasa paniknya yang bergejolak .


Namun , Jansen sama sekali tidak peduli . Dia adalah orang yang bijak , tidak perlu takut akan hal apapun , yang paling penting hadapi saja .


" Mana surat - surat kalian ? "


Pria itu menatap Jansen dengan datar , dalam hatinya dia mencibir , bocah konyol ini sangat bodoh , bahkan tidak tahu sudah menyinggung siapa . Klinik ini pasti ditutup !


" Kami memiliki semua dokumennya , Sofia tolong keluarkan semua dokumennya segera ! "


Kakek Herman buru - buru meminta Sofia untuk membantu . Tak lama kemudian , semua dokumen telah dikeluarkan , lalu pria itu mulai melihatnya dengan teliti .


Namun dalam hatinya dia merasa sedikit tidak nyaman , karena dokumen - dokumen itu memang lengkap .


Saat ini , seseorang menemukan banyak cangkang di dalam lemari obat , " Pak , ada barang terlarang di sini ! "


"Ini adalah bunga poppy , biji millet , dan cangkang Dan ada juga mineral arsenik ! "


" Di pojokan ada kecoak , kebersihannya tidak sesuai standar ! "


" Di sisi ini ada banyak jarum perak , yang merupakan pisau yang dapat dikendalikan , barang - barang seperti ini tidak boleh ada di klinik ! "


Satu demi satu orang berseragam mulai berteriak .


" Semua yang kalian bicarakan ini adalah obat , menurut biro pengawasan obat - obatan ini dapat ditempatkan di apotek ! "


Seru Verrel , dia juga belajar pengobatan barat tentu saja dia tahu kalau itu adalah obat - obatan tradisional .


" Jarum perak , itu untuk akupuntur ! "


Melody juga ikut berseru , jarum perak juga dilarang ? Orang - orang ini pasti sengaja mencari kesalahan !


" Meskipun barang - barang ini adalah obat - obatan tetapi ini adalah racun obat yang dapat dengan mudah membahayakan masyarakat luas , jadi kami harus menyegelnya karena kebersihan kalian tidak memenuhi standar . Kami memiliki hak untuk menutup bisnis kalian dalam sekejap ! " Seru pria berseragam itu dengan nada yang dingin .


" Pagi hari ini kami baru bersih - bersih , tapi sama sekali tidak melihat kecoak . Bukankah kalian yang salah lihat ! "


Jantung kakek Herman yang ketakutan terus berdebar - debar tanpa henti , ketakutan terbesarnya yakni adalah melakukan tindakan ilegal entah apa itu !


" Pasti salah lihat ! "


Sofia buru - buru menarik Jansen sambil berkata , " Jansen , cepat pikirkan cara untuk berbicara dengan mereka , buat mereka tidak menjerat kita ! "


Namun Jansen hanya menggelengkan kepalanya dan tidak mengatakan apapun !


Dia telah melihat bahwa beberapa orang ini sengaja mencari kesalahan mereka . Mereka dapat membuat - buat , tidak peduli seberapa baik mereka melakukannya , tapi tetap saja akan buruk di depan mata mereka .


Kemudian , Jansen mengalihkan pandangannya ke arah Dokter Jenius Kenedy , dia menemukan dokter ini tengah tertawa mencibir menyaksikan pertunjukan bagus di dekatnya dengan sukacita !

__ADS_1


Jadi , Dokter Jenius Kenedy juga sudah tahu akan masalah ini !


Pada awalnya , Jansen masih menghormati Dokter Kenedy , bagaimanapun dia lebih tua dari dirinya dan diperkirakan memiliki keterampilan medis yang luar biasa . Namun , setelah melihat sikap Dokter Kenedy seperti ini , seketika penuh penghinaan dalam hati Jansen .


Jikalau pria ini melakukan persaingan yang adil antara pengobatan tradisional dan pengobatan barat , Jansen mungkin masih akan menghormati Kenedy sebagai seorang pria , tapi sekarang Kenedy malah mengandalkan cara kotor . Dalam hati Jansen , Dokter Kenedy ini tidak lebih dari debu kotoran saja !


" Aula Xinglin ? Terlalu berlebihan , turunkan plakatnya ! " Ujar pria berseragam itu sambil melirik plakat kaca di dinding .


" Tidak boleh diturunkan , tidak boleh diturunkan ! "


Kakek Herman berteriak dengan penuh kecemasan , tapi mana mungkin itu cukup untuk menghentikan orang - orang ini .


Pada akhirnya , plakat Aula Xinglin yang dia bangga - banggakan pun dirobohkan !


" Kamu tidak akan bisa menanggung konsekuensi dari pencabutan plakat ini ! "


Jansen yang sedari tadi diam akhirnya berbicara , dia memberikan tatapan yang dingin kepada orang - orang ini .


" Konsekuensi ? Ini hanya plakat klinik dukun , ini jelas penipuan ! "


Pria itu tertawa mencibir kemudian menginjak - injak plakat kaca mereka sambil berteriak dengan nada yang sombong , " Klinik ini telah disegel , kalian harus pergi ke dinas administrasi negara untuk mengambil semua dokumennya , baru bisa membuka klinik ini kembali ! "


Dia hanya berucap seperti itu , tapi begitu dia menangani dokumen - dokumen itu , Jansen sekeluarga pasti akan terjebak . Dapat diperkirakan mereka tidak akan bisa berbuat apa - apa selama paling tidak tiga sampai lima tahun .


Seketika raut wajah Kakek Herman dan yang lainya menjadi suram .


" Karma ya ? Kalian pasti telah melakukan sesuatu yang salah , kalau tidak , mana mungkin tempat kalian bisa disegel ? Aku kan sudah bilang barusan , pertanyaannya adalah apakah Aula Xinglin ini masih bisa beroperasi atau tidak ! " Detik ini , Kenedy juga melontarkan kalimat itu .


" Telepon saja , cepat telepon ! "


Tersirat penghinaan di ekspresi wajah pria itu , tetapi dalam hatinya agak panik , saat melihat Jansen benar - benar menelepon seseorang .


Namun , begitu memikirkan apa yang ada di balik layar , dia langsung tersenyum dingin menantinya !


" Paman Josep , jadi seperti ini , ada beberapa orang dari Biro Pengawasan datang untuk menyegel Aula Xinglin ! "


" Apa - apaan ini , benar - benar kacau aku akan menelepon dinas pemerintah untukmu sekarang ! "


Jansen menutup teleponnya kemudian menatap pria itu dengan tatapan yang datar .


" Ketua , sepertinya orang ini memiliki beberapa koneksi ! "


Melihat Jansen dari awal sampai sekarang tidak menunjukkan kepanikan , beberapa orang berseragam mulai panik!


" Tidak apa - apa , ini hanya sebuah klinik kecil saja , paling hanya mengenal beberapa orang saja ! "


Pria yang bertanggung jawab dalam penyegelan itu masih sangat percaya diri , dia bahkan menunggu selama sepuluh menit , tetapi tidak ada tanggapan sama sekali , kemudian dia mulai mencibir , " Memang kamu menelepon kemana ? Untuk menakutiku ? Aku beritahu kamu ya , nyali kami besar ! "

__ADS_1


Sebenarnya , sebelumnya dia sangat panik , tapi ketika saat tidak ada yang mengangkat telepon Jansen , dia pun yakin kalau Jansen hanya menakut - nakutinya saja .


Ding Ding Ding !


Tapi detik ini , akhirnya teleponnya berdering !


Parahnya yang menelepon adalah atasannya , Ketua komisi , Ferdy !


" Petro , apakah sekarang kamu sedang berada di Aula Xinglin di jalan Sungai Utara ! "


Setelah mengangkat teleponnya , langsung terdengar suara yang sedang murka .


" Ya , ya , Pak Ferdy , ada apa ? "


Pria yang bertanggung jawab atas penyegelan itu mulai merasa gelisah.


" Sialan , permainan macam apa sih yang kamu mainkan ! Kamu tahu tidak kalau tadi direktur memeriksa seluruh dinas hanya untuk mencari tahu siapa yang sedang pergi ke Aula Xinglin ! Ternyata kamu , bajingan ! Kamu hanya seorang pekerja paruh waktu saja , siapa yang memberimu keberanian untuk menutup klinik ? "


" Berbicara tentang ini , Aula Xinglin telah melanggar peraturan ! "


" Melanggar apanya melanggar ! Tidakkah kamu tahu siapa dokter di Aula Xinglin ? dia adalah dokter Jansen , dokter yang terkenal di kota karena telah menyelamatkan banyak nyawa , dan juga apakah kamu tidak melihat tulisan yang ditulis oleh Pak Josep di pintu masuk ? "


" Saya benar - benar tidak melihatnya ! "


Kedua kaki sang penanggung jawab itu gemetar ketakutan , dia tahu kalau dirinya telah menendang pelat besi itu . Dia tidak pernah menyangka bahwa klinik kecil seperti ini dapat menimbulkan sensasi yang luar biasa di dalam dinas kepemerintahan.


Tidak heran selama sepuluh menit , tidak ada telepon lagi . Ternyata karena sedang mencari mereka . Ditambah lagi , klinik kecil ini memiliki gelar top leader. Dimana ya benda ini. Pria itu buru - buru berteriak kepada bawahannya , " Cepat , cari apakah ada kata - kata itu , kemungkinan besar Aula Xinglin yang disebut - sebutkan bukanlah Aula Xinglin ini ! "


" Tidak perlu dicari , plakat itu ada di kakimu ! "


Jansen tiba - tiba menunjuk ke arah kaki kiri pria itu yang masih berdiri di atas plakat resmi aula Xinglin .


" Mampus ! "


Pria itu buru - buru berbaring dan menyeka jejak kakinya menggunakan pakaiannya sampai bersih . untungnya plakat itu terbuat dari kaca , kalau tidak , jika jejak kakinya menginjak kaligrafi serta tulisannya , maka dirinya akan sangat menderita !


Wiiiu..Wiuuu


Pada saat ini , terdengar suara mobil polisi yang mendekat kemudian beberapa polisi pun masuk . Seorang pria paruh baya dengan temperamen yang tegas berseru , " Siapa yang sedang membuat masalah ! "


" Pak Ronnie , mereka ! "


Jansen mengenali pria paruh baya tersebut , dia adalah Kepala Divisi Ronnie , dulu dia pernah membantunya sekali !


" Kalian benar - benar punya nyali yang besar Jansen ini adalah pria yang berhati besar serta mematuhi hukum . Tapi kalian berani - beraninya menutup klinik miliknya , sekarang aku akan menahan kalian semua ! "


Pak Ronnie sangat murka , kemudian langsung menyuruh anak buahnya untuk memborgol orang - orang ini !

__ADS_1


" Ini salah paham , salah paham ! "


Dokter Jantung pria yang bertanggung jawab itu seperti ingin berhenti berdetak , sedangkan orang - orang lainnya mencoba untuk menyelinap pergi , tetapi untungnya mereka tertangkap sebelum mereka keluar dari gerbang .


__ADS_2