
"Rebut semua senjatanya!"
Arthur Carson juga berjalan dengan cepat, lalu mengambil salah satu senapan mesin ringan dan memberikan sisanya kepada yang lain.
"Adik, boleh juga kemampuan mu, tak disangka ternyata kamu hebat!"
Arthur memandang Jansen lagi, sebelumnya dia menahan diri untuk tidak turun tangan. Keadaan saat ini tidak bisa menjamin bisa dalam satu putaran menyelesaikan lima orang sekaligus. Tetapi saat Jansen muncul, dia mengalahkan setengah dari musuh untuknya dan banyak membantunya!
"Kak Arthur, sebaiknya jangan katakan hal ini dulu, masih ada perampok yang belum diselesaikan!" Kata Jansen.
"Benar, benar, masih ada beberapa dari mereka di kamar pilot. Mereka membajak pilot dan mengubah rute, bahkan aku dengar ada bom!"
Saat ini, pramugari cantik itu berkata dengan cemas, matanya juga menatap Jansen, dengan cahaya aneh!
Sebelumnya Jansen menyelamatkannya. Dalam hatinya, Jansen seperti pahlawan dan dia menduga Jansen pasti seorang tentara!
Dia sangat mengagumi tentara sejak dia kecil. Setelah diselamatkan oleh tentara hari ini, kekagumannya semakin bertambah.
"Semuanya bersiap, ingat, jangan menyakiti para sandera dan selesaikan semuanya dengan cepat!" Arthur segera mengeluarkan perintah kepada anak buahnya.
"Apakah ini akan menyebabkan pesawat meledak?"
"Eh, lakukan saja seperti yang mereka katakan, mereka hanya menginginkan sebuah kotak. Dan ini, Jansen ini, kenapa melibatkan kita!"
"Kalian para prajurit, terlalu tidak menghargai kehidupan orang biasa!"
Para penumpang yang mendengar ada perampok dan satu demi satu mengeluh.
"Kalian diam, apa menurutmu para perampok itu akan melepaskanmu? Mereka bahkan tidak memakai topeng dan mereka juga mengubah rute penerbangan. Dari awal mereka juga sudah berencana membunuh semua orang, begitu pesawat mendarat, kalian semua akan mati!"
Arthur tidak tahan untuk marah, dan membuat para penumpang tidak berani berbicara.
"Kak Arthur, begini saja biarkan aku mengurus mereka!"
Ujar Jansen secara tiba-tiba, kemudian melihat pramugari cantik itu berkata, "Kamu pikirkan baik-baik, siapa yang ada di dalam dan dimana posisi mereka!"
"Ini!"
Pramugari yang bernama Keisha itu menjadi sangat bersemangat ketika Jansen menatap langsung ke arahnya, dan dengan cepat mengingatnya, "Sepertinya ada tujuh orang, di dalam kokpit ada dua orang dan di luar ada lima orang!"
Arthur mengerutkan kening dan menyela, "Adik, ini terlalu berbahaya dan para perampok pasti tahu bahwa telah terjadi sesuatu di luar. Jika kamu masuk, kamu pasti akan mati!"
"Benar, ayo kita saja yang pergi, kita profesional!"
__ADS_1
Orang-orang di belakang Arthur juga mengatakan hal yang sama.
Bang!
Pada saat ini, pintu di kabin depan dibuka, kemudian setelah sebuah mayat dilempar, pintu dengan cepat ditutup kembali. Ini adalah ancaman bagi Arthur dan kawan-kawan.
"Orang-orang di luar tolong dengarkan aku, segera bawa kotak itu, lalu suruh Jansen untuk bunuh diri. Kalau tidak aku akan membunuh pilotnya dan membiarkan pesawatnya jatuh, agar semuanya mati bersama-sama!"
Suara para perampok terdengar dari radio.
"Sudah terlambat, aku pergi saja!"
Jansen mengajukan diri lagi, lalu mengeluarkan IDnya, "Aku anggota tim operasi khusus Huaxia Selatan, nomor 0212, di bawah pimpinan Penatua Jack. Aku adalah penembak jitu tim, aku percaya aku bisa membunuh semua perampok dalam sepuluh detik!"
"Kamu juga tentara?"
Arthur sangat terkejut. Dia mengeluarkan ponselnya dan memeriksanya. Dia benar-benar bisa melihat informasi Jansen!
"Oke, aku memberi izin!"
Arthur merenung sejenak kemudian mengangguk.
Jansen tahu waktunya hampir habis. Dia segera berlari ke kokpit dengan senapan mesin ringan. Sebelum dia masuk, dia menembakkan kunci pintu dan kemudian membuka pintu itu.
"Hebat!"
Karena setelah Jansen bergegas masuk, tidak ada waktu untuk menutup pintu. Jadi Arthur dan kawan-kawan melihatnya dengan jelas di luar dan semuanya terkejut!
Lima perampok sudah di selesaikan dan dengan waktu kurang dari sepuluh detik!
Arthur tanpa sadar melihat ponselnya, yang berisi banyak informasi tentang Jansen. Informasi menunjukkan bahwa keahlian menembak Jansen sangat akurat. Tetapi pada akhirnya dia juga mengatakan bahwa pria ini tidak patuh aturan, keras kepala. Tindakan dan perilakunya tidak sejalan dengan akal sehat!
Arthur memikirkannya sebentar, dan merasa memang benar!
Tentu saja, meskipun dia tentara baru yang menolak untuk mematuhi perintah, tapi tidak dapat disangkal bahwa dia sangat hebat!
"Masih ada dua orang di kokpit. Mereka pasti mendengar suara tembakan di luar. Yang paling di takutkan adalah mereka akan membunuh pilot!" pria kurus itu tiba-tiba berkata dengan khawatir.
Melihat Jansen berguling-guling di lantai, dan setelah posturnya stabil, dia berlutut dalam posisi setengah jongkok. Dia menggunakan teknik Qi untuk merasakan bau di kokpit. Ada dua bau yang penuh aura pembunuh. Pasti itu para perampok!
"Adik, apa yang kamu lakukan, jangan tergesa-gesa, mari kita bahas pelan-pelan dulu rencananya!"
Melihat Jansen yang akan menembak, Arthur merasa kepalanya besar dan akhirnya mengerti apa artinya tidak bertindak menurut akal sehat!
__ADS_1
Bang!
Namun, Jansen menembak dan mengenai dinding!
Arthur dan kawan-kawan melotot kaget. Dia benar-benar berani menembak. Bagaimana kalau mereka membunuh pilot secara tidak sengaja?
Bang bang bang!
Jansen melepaskan tiga tembakan berturut-turut, lalu perlahan berdiri dan berkata kepada Arthur, "Kak Arthur, semuanya sudah terselesaikan, masuklah!"
"Sudah selesai?"
Arthur tidak bisa mempercayainya. Dia bergegas masuk dengan cepat. Kemudian dia dengan hati-hati membuka pintu kokpit dan segera melihat kedua perampok itu jatuh dengan tembakan di dahi mereka. Sebaliknya, tubuh pilot dan co-pilot gemetar takut. Tetapi bagaimanapun juga, mereka tetap mengendalikan pesawat dengan baik.
"Kamu, kamu luar biasa!"
Arthur kembali menatap Jansen dan butuh waktu yang lama untuknya mengucapkan kalimat seperti itu.
"Luar biasa!"
Keisha sangat kegirangan. Apakah ini yang dinamakan pasukan khusus? Tampan sekali, tak ada tandingannya!
Penumpang lainnya juga tersenyum gembira, mereka akhirnya melihat kekuatan tentara Huaxia. Mereka semua menjadi takjub.
Arthur menyuruh orang-orang mengumpulkan para perampok dalam satu tumpukan. Mengabaikan yang mati dan yang hidup di ikat kencang. Setelah semuanya beres, dia akhirnya merasa lega. Saat dia melihat ke belakang, dia melihat semua orang sangat memuji-muji tim operasi khusus. Dia pun menggelengkan kepalanya secara diam-diam. Jika semua orang di tentara Huaxia begitu hebat, Huaxia akan menjadi nomor satu di dunia!
Tentara memang memiliki keahlian yang hebat, tetapi jumlahnya tidak terlalu banyak!
Tentu saja, dia juga tidak menjelaskan apa-apa, biarkan rakyat berfantasi tentang tentara. Setidaknya itu bisa membuat mereka tahu bahwa Huaxia di lindungi para tentara, jadi sangat aman!
"Terima kasih!"
Setelah para pilot tenang, mereka berlari keluar untuk menjabat tangan Jansen.
"Ini adalah misiku!"
Jansen tersenyum, sebenarnya di dalam hati merasa sedikit aneh. Lagipula, dia sebenarnya bukan seorang tentara, hanya karena istrinya ia bergabung. Dia sebenarnya lebih tertarik untuk menyelamatkan nyawa dengan keterampilan medis!
Tapi menggunakan kekuatan senjata untuk menyelamatkan orang, rasanya juga bagus!
"Jika Elena ada di sini, dia pasti akan melindungi mereka seperti aku!"
Memikirkan istrinya, hati Jansen menjadi hangat, bisa di bilang dia menyelesaikan misinya untuk Elena!
__ADS_1