Jansen Scott, Menantu Terbaik

Jansen Scott, Menantu Terbaik
Bab. 227. Jarum Perak


__ADS_3

" Kapan ini terjadi ? "


Raut wajah Jansen seketika berubah drastis .


" Adikku baru menghilang tadi malam dan sepertinya semua mahasiswa yang meminjam pinjaman online juga dibawa pergi , sayangnya di sini hanya ada Liam yang membantuku dan aku kekurangan orang , kalau tidak seperti ini keadaannya , maka aku bisa menyelidiki masalah ini lebih banyak lagi ! "


" Di mana Grup Feixiong itu sekarang ? " tanya Jansen .


" Beberapa hari yang lalu , mereka bergerak di tengah malam , aku curiga tampaknya adikku akan dibawa keluar dari kota Asmenia ! "


Terdengar sentuhan kekhawatiran dalam suara pembunuh panah .


" Tidak apa - apa , aku akan menemukan dia untukmu ! "


Setelah menenangkannya , Jansen segera menutup telepon , lalu menelepon Diana terlebih dahulu . Tetapi tidak ada jawaban , setelah itu dia menelepon Elena , alhasil dia juga tidak tahu . Jansen juga tidak berani membuat Elena panik , maka daripada itu dia harus menghadapinya dengan santai walaupun dia tahu kalau sebenarnya masalah ini sangatlah rumit .


Bukan hanya Ellisa , tetapi Diana juga tertangkap . Jika sesuatu terjadi pada Diana , lantas siapa yang tahu akan sesedih apa Elena nanti ?


" Reno, kalau sampai terjadi apa - apa dengan Diana , aku akan memasukkanmu ke dalam liang kubur ! "


Tubuh Jansen mulai dipenuhi dengan aura membunuh , dia sudah menduga kalau Diana benar - benar menghilang , itu artinya Grup Feixiong selama ini telah memantau mereka dan tentu saja termasuk memantau Jansen . Selain itu tampaknya pihak lain ini ingin membunuh Jansen , maka daripada itu mereka pasti berani bersikap lancang !


Dan pada saat ini persis di samping Jalan Rekarbone , sebuah Alphard diparkir dengan tirai di jendelanya dan melalui celah tirai terdapat beberapa pasang mata yang terus menyorot ke arah jalan .


" Bos Reno , bocah itu pasti mati , setelah kita menyelesaikan dia , kita bisa langsung kembali ! "


Seorang pria kurus dengan gigi emas yang besar di mulutnya tertawa terbahak - bahak .


" Huh , Dokter Jansen sialan ! Tidak peduli seberapa kuat dia , apa dia masih bisa hidup setelah ditabrak mobil ? Saat aku menjadi tentara bayaran di luar negeri aku pernah ditembaki hujan peluru , adegan apa sih yang belum pernah aku lihat , hanya seorang Jansen saja sudah berani - beraninya mempermainkan aku ! " cibir Reno sambil menarik rokoknya , " Semuanya sudah siap kan ! "


" Tiga mobil Land Cruiser sudah siap ! "


Anak buah yang berada di sampingnya terkekeh .


Setelah beberapa waktu , Jansen muncul di jalan dan perlahan berjalan menuju sisi mereka !


" Bos Reno , bocah itu datang ! "


" Tabrak dia ! "


Reno langsung mengeluarkan perintah dan pada saat yang sama , tiga mobil Land Cruiser yang diparkir di pinggir jalan mulai menyala lalu dilanjutkan dengan bunyi gas mobil , setelah itu mereka akan menabrak Jansen dari tiga arah yang berbeda !


Bruuum !

__ADS_1


Hampir sembilan detik kemudian , dengan penuh kecepatan tiga Land Cruiser dari tiga arah yang berbeda saling bertabrakan , kemudian BRAK !


Terdengar suara tabrakan yang keras seolah - olah ada orang yang telah menyalakan bom di jalan , tiga Land Cruiser itu saling bertabrakan sampai sudah tidak berbentuk , menyebabkan semua orang yang berlalu lalang tersentak kaget !


" Kecelakaan mobil , kecelakaan mobil ! "


" Astaga , tiga mobil Land Cruiser saling bertabrakan satu sama lain ! Apakah pengemudinya sedang mabuk ! "


" Siapa juga yang minum banyak alkohol di pagi buta seperti ini , cepat kita posting ini di story Instagram ! "


Ironisnya , kebanyakan orang tengah asyik menyaksikan pemandangan hiruk pikuk ini lupa untuk memanggil polisi !


" Haha , tabrakan itu sangat hebat ! Coba kamu lihat kepala mobil itu sampai tidak terbentuk lagi , tampaknya bocah itu sudah hancur sampai berkeping - keping ! "


Reno beserta yang lainnya mencoba melihat melalui jendela mobil , lalu satu per satu dari mereka tampak sangat bahagia , tidak peduli seberapa terampil Jansen , dia tetap bukanlah manusia berkulit tembaga dan tulang besi . Dokter Jansen sialan ini pasti sudah mati !


" Ayo , pulang pulang ! "


Dengan puas Reno memuntahkan seteguk lingkaran asap , kemudian memerintahkan anak buahnya untuk pergi . Tetapi , pengemudi itu tetap tidak mengemudikan mobilnya , melainkan hanya diam membisu saja .


" Ayo pergi , kenapa malah bengong seperti itu , menunggu raja lewat ? " Tiba - tiba Reno merasa tidak senang .


" Bos, bos Reno ! "


Karena yang duduk di kursi samping kemudinya adalah Jansen yang entah sejak kapan , sudah duduk di sana , matanya melihat ke depan dan dengan tenang memberi perintah , " Jalan ! "


" Apa - apaan ini sejak kapan dia naik ke dalam mobil ? "


Reno tersentak kaget , barusan dia dengan mata kepalanya sendiri menyaksikan Jansen telah terkepung oleh tiga mobil Land Cruiser , lantas bagaimana dia bisa kabur ?


" Bocah , hebat sekali kamu ini ! "


Tiba - tiba , seorang anak buah Reno langsung emosi dan segera mengeluarkan pistol . Namun , belum sempat dia menodongkannya , sebuah kilatan perak terlintas dan seketika tiga buah jarum perak menusuk dahi dan lehernya , dalam sekejap matanya langsung memutih dan jatuh pingsan .


Adegan aneh ini membuat Reno serta yang lainnya ketakutan , sampai tidak berani bertindak gegabah !


" Jalan ! "


Jansen meneruskan berkata .


Sopir itu melirik ke arah Reno. Begitu melihat Reno mengangguk , dia langsung menyalakan mobilnya dan pergi , di saat yang bersamaan dia bertanya , " Kita mau pergi kemana ? "


" Belok kiri ! "

__ADS_1


Dengan ekspresi yang datar Jansen menatap jalan di depan .


Melihat Jansen sudah tidak memperhatikannya lagi , Reno dan yang lainnya langsung saling menatap satu sama lain . Sudah beberapa kali mereka ingin tiba - tiba menyerang untuk membunuh pemuda ini tetapi sekarang mereka tidak berani karena sebelumnya pria ini sudah jelas - jelas tewas !


Hal ini membuat mereka bergidik ketakutan !


Sebenarnya orang macam apa dia ini , kenapa hanya dengan melambaikan tangan saja dia langsung dapat membuat Serigala kedua tumbang !


Melihat wajah tenang Jansen , Reno tahu kalau masalah ini akan lebih rumit dari yang dia bayangkan , karena dia sama sekali tidak tahu metode apa yang Jansen gunakan untuk menjatuhkan serigala kedua !


" Dokter Jansen , ini hanya salah paham saja . Aku tidak tahu kenapa kamu mencariku , " ujar Reno seraya tersenyum .


Jansen mengabaikannya sebaliknya dia malah berkata kepada sopir , " Belok kanan ! "


Mobil itu pelan - pelan melaju meninggalkan kota Asmenia dan mulai memasuki jalan tol . Setelah setengah jam mengemudi , akhirnya Jansen menghentikan mobil dan menyuruh semua orang untuk turun .


Tidak ada mobil yang melaju di jalan tol ini , sekitarnya sangat sepi , setelah Reno dan yang lainnya turun dari mobil , dalam hati mereka merasa agak lega karena sebelumnya mereka agak takut kalau Jansen akan mengantarkan mereka ke polisi dan begitu polisi menguak catatan criminal mereka , sepertinya mereka tidak akan bisa melarikan diri !


" Dokter Jansen , masalah tadi hanya salah paham saja , selain itu , aku lihat tampaknya Dokter Jansen adalah orang yang tidak suka macam - macam , apakah kamu tertarik untuk bekerja sama denganku ? "


Reno menyalakan rokoknya dan berkata dengan nada yang datar , " Sebenarnya , kami adalah kelompok kriminal lintas provinsi , kami semua dilengkapi dengan pistol di tangan , kami juga memiliki banyak tentara bayaran , ratusan orang atau bahkan polisi tidak akan bisa menangkap kami . Jika kamu tertarik untuk bekerja sama maka aku jamin kamu akan populer , hidup bergelimangan harta , wanita seksi pokoknya semua yang kamu inginkan akan kamu dapatkan ! "


Ketika dia mengatakan ini , dia diam - diam mengedipkan mata kepada beberapa anak buahnya . Sebelumnya , karena di dalam mobil sempit serta mereka masih belum tahu metode apa yang Jansen gunakan jadi mereka tidak bisa bergerak , jadi hanya bisa menahan diri saja untuk sementara waktu . Akan tetapi setelah keluar dari mobil , dengan area yang begitu luas ini sangat cocok bagi mereka untuk bergerak !


Jansen melirik Reno dengan tatapan yang datar , tidak diragukan lagi pria ini pasti bosnya , cepat sekali dia bisa membuat keputusan . Kemudian Jansen bertanya , " Ellisa dan Diana , mereka ada di mana ! "


" Haha , seharusnya kamu bertanya kepada mereka tentang masalah ini , untuk apa kamu bertanya padaku ! "


Reno berpura - pura tertawa konyol , " Barusan tentang tawaran sebelumnya , apakah Dokter Jansen tidak ingin mempertimbangkannya dulu ? "


Dia sedang menunggu Jansen menjawab , hanya dengan Jansen berkata " Tidak " , dia akan langsung menyuruh bawahannya untuk menarik pelatuk pistol , mau sebagaimana gesitnya gerak tangan dan kaki Jansen , tetap masih cepat tarikan pelatuk mereka !


" Aku tidak suka orang yang menodongkan senjata ke arahku ! "


Seru Jansen tiba - tiba dengan nada yang dingin , kemudian dia melambaikan tangan kanannya dan sejumlah besar cahaya perak melintas berkedip - kedip .


" Ahhh ! "


Selang beberapa detik kemudian , suara yang menyedihkan pun terdengar lalu senjata di tangan mereka langsung jatuh ke tanah , hanya terlihat jarum perak menusuk ke lengan mereka yang membuat tubuh mereka seketika lumpuh . Keraguan ini akhirnya terungkap !


" Jarum perak ! "


Akhirnya Reno telah melihat metode yang Jansen pakai dengan sangat jelas . Dalam hatinya sangat terkejut , ternyata Jansen menggunakan jarum perak yang bahkan lebih cepat dari pistol , selain itu tingkat membunuhnya pun begitu hebat . Jenis seni bela diri apa ini ?

__ADS_1


__ADS_2