
Setelah pelelangan berakhir, Tuan Erland tersenyum menatap Jansen dengan serius. Lalu dia berjalan menuju koridor aula.
__ADS_1
Begitu Tuan Erland pergi, ada banyak orang yang berbicara di aula.
__ADS_1
Ada yang menyesal, ada yang gembira tapi lebih banyak orang yang diam menatap Jansen.
__ADS_1
"Ini adalah Batu Kebijaksanaan!"
__ADS_1
Jansen tidak jadi keluar. Sebaliknya dia memegang batu permata biru itu dan memperhatikannya. Dia tahu kalau ada banyak orang yang akan bersekongkol melawannya, tetapi dia...
__ADS_1