
Bercerai?
Jansen merasa sangat marah .
Apakah wanita - wanita ini menganggap pernikahan adalah permainan anak - anak ? Selain itu , mereka terus - terusan mengatakan uang dan uang . Sepertinya bagi mereka Uang melebihi perasaan.
" Lisa , kamu berbicara begitu banyak karena kamu ingin kembali denganku , kan ? " Tanya Jansen dengan sabar .
" Ya . " Lisa mengangguk .
" Aku merasa kita pernah punya perasaan satu sama lain , jadi cukup pantas untuk kembali bersama . "
" Tentu saja jika kamu ingin mengejar nona cantik Lisa kami , kami masih ada beberapa syarat untukmu . "
Seketika Juwita berkata dengan arogan ,
" Lisa kecilku ini adalah gadis yang baik . Sebenarnya syaratnya tidak muluk - muluk . Jika kamu ingin bersama dengannya , kamu keluarkan uang 5 juta yuan untuk menghormati orang tuanya dan 5 Juta lagi untuk membelikan rumah adiknya . Aku tahu , Tuan Muda Nico memberimu uang 30 Juta . Lisa kami hanya ingin 10 Juta , tidak banyak . "
Jansen tertegun . Syarat seperti itu katanya tidak muluk - muluk ? Orang biasa ingin sekali mengumpulkan uang 10 juta dan mungkin butuh belasan tahun untuk mendapatkannya . Ia melihat Lisa dan berkata ,
" Apa ini maksudmu ? "
" Ya , karena aku agak lelah bermain denganmu . Aku juga ingin menikah . Persyaratan ini seharusnya tidak terlalu berlebihan . " Lisa berpikir kalau hati Jansen mulai bergerak .
Namun , Jansen tersenyum . Lisa sudah lelah bermain dengan Jansen , lalu jujur dengan diri sendiri untuk menikahi Jansen setelah menghina demi uang ?
Saat Lisa melihat Jansen tersenyum , Lisa berpikir kalau Jansen sangat senang , lalu ia lanjut berbicara ,
" Kalau begitu , keluarkan 5 juta lagi untuk membeli rumah di daerah perkotaan , tapi sertifikat rumahnya atas namaku . Bagaimanapun juga , aku terlahir dengan perasaan tidak aman , jadi dengan memiliki rumah sendiri , aku bisa merasa betah . "
" Yang terakhir , kamu beri aku 5 juta agar aku bisa menjadi ibu rumah tangga dan kamu bekerja di luar . Dengan begitu , kehidupan kita bisa sangat baik . " Wajah Lisa penuh dengan harapan .
Seketika Jansen menghitung . Tuan Muda Nico memberinya 30 Juta. Lisa sendiri ingin 20 juta, sisanya digunakan untuk beli mobil 3 juta . Jadi , tersisa 7 di tangan Jansen.
" Jansen, persyaratan ini tidak berlebihan , kan . Zaman sekarang jika kamu ingin mengejar seorang wanita , tidak mungkin kalau kamu tidak punya uang . Lisa sudah meringankan persyaratannya . " Mela dan Juwita memiliki pandangan yang sama .
Namun , mereka sama sekali tidak menyadari apakah nanti kedua pasangan bisa bahagia bersama ? Ini transaksi membeli istri , kan ? Ditambah lagi , apakah Jansen tidak mau bersama Elena yang lebih cantik dan malah menghabiskan sebagian besar kekayaannya untuk mengejar wanita sialan seperti Lisa ini ?
" Lisa, maaf . Aku tidak patas untukmu . Kita mungkin tidak bisa bersama . " Jansen menolak .
__ADS_1
"Jansen , kenapa kamu berbicara seperti ini ? Meskipun persyaratan dari Lisa terlalu banyak , tapi tidak ini semua nya masuk akal. Kamu juga boleh mengatakan persyaratanmu . " Juwita mengerutkan keningnya .
" Aku tidak punya syarat apa - apa . Aku hanya merasa kamu tidak menghargai dirimu sendiri , selain itu kamu juga tidak menghormatiku . " Jansen sudah tidak tahan lagi dengan mereka .
" Jansen , kamu keterlaluan . Hati - hati , ya , Lisa tidak akan memberimu kesempatan . " Mela juga agak kesal .
Lisa tidak merasa khawatir. Padahal ia tulus memberikan satu kesempatan untuk Jansen , tapi Jansen malah tidak mengambilnya . Ini membuat Lisa jadi kecewa sekali pada Jansen .
" Martabat seorang manusia diperoleh oleh dirimu sendiri , tapi kamu tidak memiliki apa - apa selain meminta uang . Ini namanya menghina diri sendiri dan membuatku jadi memandang rendah dirimu . " Jansen berkata dengan dingin ,
" Bukankah sebelumnya kamu bilang ingin kembali bersama denganku ? Kamu sudah berbicara begitu banyak , tapi apakah kamu sudah bertanya tentang pendapatku ? Maaf , kuberi tahu padamu , aku sama sekali tidak ingin balikan . Sebelumnya , sekarang , atau nanti sekali pun . "
" Kamu ! "
Lisa marah dan bergetar . Ia merasa seolah - olah dicampakkan oleh Jansen. Saat itu Lisa mencampakkan Jansen, jadi mana bisa Jansen mencampakkan dirinya ?
" Jansen , aku sangat kecewa padamu . "
Memikirkan hal ini Lisa pun menangis . Juwita pun segera menghibur .
"Lisa , jangan menangis . orang seperti dia tidak layak untukmu . Padahal kamu sudah memberikan kesempatan yang bagus padanya , tapi lihatlah dia , pelit sekali . "
" Jansen, kalau aku lihat - lihat kamu memang pria brengsek . Saat itu kamu baik padaku . Tapi ternyata , janji cinta sejati itu malah kamu dustakan . Hanya karena kamu tidak mau mengeluarkan uangmu "
"Jansen, ternyata perasaan kalian saat kuliah dulu adalah palsu . Kamu pasti tidak mau memberikan uangmu. Aku beri tahu padamu , di dunia ini bagaimana bisa kamu menikah jika kamu enggan menghabiskan uangmu . Tidak akan ada wanita yang akan mau denganmu . Menurutku kamu akan melajang seumur hidupmu , " ujar Mela menegur .
" Kalau dia pria brengsek , lalu kalian apa ? Bahkan kalian tidak pantas disebut wanita brengsek . "
Saat itu terdengar suara sedingin es dari belakang koridor . Kemudian , seorang wanita cantik mengenakan jas krem yang melangkah anggun dengan sepatu hak tingginya .
Penampilan wanita cantik begitu mempesona bagaikan awan . Jika dibandingkan dengan Lisa dan dua temannya , mereka bertiga seperti kunang - kunang yang redup .
" Kakak Natasha ! "
Sapa Jansen seketika setelah wanita itu menghampiri mereka . Natasha tersenyum pada Jansen , lalu memberikan tatapan dingin pada ketiga wanita . Sebelum kejadian itu ia sudah tahu apa yang telah terjadi dengan mata kepalanya sendiri . Bahkan jika Natasha sangat berkualitas , tapi ia sudah tidak tahan melihat kejadian seperti ini .
" Kamu pasti Lisa . Sebelumnya kamu menjabarkan persyaratanmu pada Jansen dan itu sungguhan ? " Tanya Natasha langsung .
Lisa dan temannya merasa sedikit bersalah . Itu karena Natasha adalah presdir Dawning Internasional . Auranya kuat sekali . Akan tetapi , Lisa juga keras kepala dan berkata ,
__ADS_1
" Itu benar . Zaman sekarang , jika ingin menikah dengan seorang wanita , bukankah hal biasa bagi pihak wanita untuk mengajukan persyaratan ? "
"Biasa, tentu saja biasa . " Natasha tersenyum kesal ,
" Kalau aku hitung , total harga persyaratan adalah 20 juta, kan ? Aku setuju jika itu atas nama Jansen. "
" Apa ! "
Juwita dan lainnya terkejut .
" Kamu jangan khawatir aku akan mengingkari janjiku . Jika Jansen tidak bisa mengeluarkan uang sebanyak itu , aku bisa menggantikannya untuk memberinya padamu . "
20 juta hanya uang receh bagi Natasha. Ia pun melanjutkan ,
" Kalau begitu giliran Jansen untuk mengajukan persyaratannya . Persyaratan dari Jansen juga tidak tinggi . Pertama , istri yang Jansen cari harus perawan . "
" Ini ... "
Lisa tertegun . Ia sudah tidak perawan sejak beberapa tahun yang lalu . Entah sudah berapa kali ia melakukannya dengan pacarnya .
"Apakah zaman sekarang masih ada yang perawan ? " Mela mencibir .
" Maaf , aku perawan . Bukan berarti kalian tidak perawan , langsung menganggap tidak ada wanita yang tidak perawan di dunia ini . " Natasha berkata dengan santai ,
" Yang kedua , kualitas sang istri sangat penting . Lebih bagus kalau memiliki gelar yang lebih tinggi , jadi syarat minimal adalah lulusan Universitas Harvard dan memiliki gelar master . Itu bisa membantu pendidikan untuk anaknya nanti . "
" Bagaimana bisa begitu ? " Seru Lisa lagi . Ia hanya lulusan Diploma .
" Mungkin menurutmu sulit untuk lulusan Harvard . Maaf , tapi itu aku , dan aku punya gelar master . " Natasha melanjutkan ,
" Yang ketiga , wanita itu juga harus memiliki karirnya sendiri . Persyaratan tidak tinggi , gaji tahunan satu sudah cukup . Jika kamu memenuhi persyaratan ini , aku akan memberikan 20 juta sebagai hadiah pertunangan padamu . "
Setelah berkata demikian , Natasha mengeluarkan kartu bank .
" Di dalamnya ada 300 juta . Kalian bisa mengambil uang 20 juta kapan saja. itu tergantung kalian memenuhi syaratnya atau tidak . "
Wajah Lisa dan teman - temannya memerah . Dari tiga persyaratan yang diajukan Natasha, tidak ada satu pun yang bisa dipenuhi oleh mereka . Mereka pun malu sekali .
" Cinta itu adil . Mungkin persyaratan yang kamu ajukan pada Jansen bisa dia lakukan , tapi persyaratan yang diajukan oleh Jansen malah tidak bisa kalian penuhi . Apakah kalian tidak malu mengajukan persyaratan itu tadi ? ".
__ADS_1
Natasha berkata dengan nada menghina lagi karena melihat mereka bertiga menggertakkan gigi mereka karena kesal .