Jansen Scott, Menantu Terbaik

Jansen Scott, Menantu Terbaik
Bab. 717. Memulihkan Kondisi Tubuhnya!


__ADS_3

"Lorry mungkin cukup penasaran pada kekuatan seni bela diri berandalan ini. Itu sebabnya dia berlama-lama di atas ring."


Begitulah pikir Jorell. Dia pun hanya menggelengkan kepalanya sembari tersenyum. Tentu saja dia tidak akan mengira Jansen adalah lawan sepadan untuk anaknya itu.


"Hahaha... Maafkan aku karena telah membuat kalian semua menunggu lama!"


Tepat pada saat ini, terdengar suara tawa Lorry dari atas ring. Dia pun mundur seolah menjaga jarak sembari menatap Jansen, "Aku benar-benar kecewa saat ini. Asal tahu saja, aku baru mengeluarkan 50% dari kekuatanku, tapi kamu sudah tak mampu membalas seranganku. Bagaimana jika aku mengeluarkan seluruh kekuatanku? Bisa dipastikan kamu akan kalah hanya dengan 3 jurusku saja!"


"Baiklah, secara garis besar aku sudah tahu seberapa jauh teknik bela dirimu. Aku tidak akan berlama-lama lagi, dalam 3 jurus ini, aku akan mematahkan lehermu!"


Suara sorak sorai penonton pun mulai terdengar riuh.


Ternyata memang benar, selama pertarungan berlangsung, Bos Lorry seolah hanya melakukan pemanasan saja di atas ring, dia sama sekali belum serius menghadapi berandal itu.


Jansen justru menggelengkan kepalanya saat mendengar ucapan Lorry. Sudah tahu sejauh mana kekuatan beladiri nya kata Lorry? Huh... Pemimpin sekte Wudang saat ini saja tidak bisa melakukannya, apalagi Lorry yang kekuatannya hanya sebatas ini?


Lagipula... alasan kenapa Jansen tidak langsung mengakhiri pertarungan adalah karena dirinya penasaran dengan ilmu ringan badan milik Lorry


"Kamu menggelengkan kepala karena tak percaya?"


Melihat Jansen menggelengkan kepala, Lorry pun mencibirnya, "Aku lupa memberitahumu 1 hal. Kekuatanku tidak hanya sebatas tingkat Bumi. Sekarang, aku sudah berhasil mencapai kekuatan Peringkat Surgawi dan menjadi master besar sekte!"


Saat dia mengatakannya, angin kencang seolah keluar dari dalam tubuhnya. Energi Qi nya pun tersebar di seluruh tubuhnya membuatnya tak bergerak seperti gunung!


Whuss...


Di sekitar ring, Matthew dan orang-orang dunia Jianghu lainnya mulai tampak berdiri dengan raut wajah yang terkejut. Mereka tahu, dengan berhasil mencapai kekuatan Peringkat Surgawi, itu artinya mewakili kekuatan pemimpin sekte Delapan Satu!


Yang mengerikan adalah Lorry baru menginjak usia 30 tahun!


"Sejak kapan energi Qi Lorry meningkat seperti ini!"


Jorell pun tak kuasa menahan dirinya untuk berdiri "Lorry, kamu benar-benar tidak mengecewakan ayah. Cepat selesaikan pertarungan ini dan ayah akan mewariskan teknik rahasia Sekte Awan padamu!"


Sebelumnya dia memang ingin mewariskan teknik rahasia itu. Tapi khawatir akan melukai tubuh Lorry. Tapi sekarang, apa perlu dia mempertimbangkannya lagi?


"Pimpinan sekte, akhirnya Sekte Awan memiliki penerus setelah sekian lama. Lorry benar-benar seorang jenius beladiri yang keberadaannya sangat langka!"


"Lorry... kamu dengar ucapan ayahmu barusan? Cepat selesaikan pertarungan ini!"


Para tetua juga ikut meneriaki Lorry yang ada di atas ring. Sebuah kelegaan muncul di hati mereka.


Lorry tertegun sejenak, tubuhnya pun gemetar saking bahagianya. Hari ini merupakan buah dari penantiannya selama 5 tahun!


Sorot matanya kembali menatap ke arah Jansen, dia terlihat sudah tak sabar lagi!


"Hei bocah ... aku adalah Vajra Agung Ibu kota. Bisa mati di tanganku, juga menjadi sebuah kehormatan untukmu!"


"Jurus yang akan aku gunakan selanjutnya bernama jurus penghancur tulang. Siapa saja yang menerima serangan ini, akan mati dalam keadaan kesakitan. Tulang-tulang yang ada di seluruh badan akan patah dan remuk tak berbekas. Semua organ dalam menjadi tak berfungsi dan akhirnya mati!"


"Gunakan seluruh kemampuan yang kamu punya. Tapi Sayang, aku sudah tahu sejauh mana kemampuan beladirimu itu!"


Saat mengatakannya, kelima jari Lorry berubah menjadi cakar dan menyerang Jansen. Cahaya hitam pun menyala di antara ruas jari-jarinya.


Ini adalah energi Qi Peringkat Surgawi tingkat awal.


Suara riuh penonton pun terdengar kembali saat mendengar Lorry akan meremukkan tulang lawannya saat ini. Kondisi semacam ini tentu saja membuat mereka lebih bersemangat!


"Jurus Penghancur Tulang, merobek bahu!"


Bersamaan dengan itu, telapak tangan Lorry pun mendarat di pundak Jansen dengan cukup mudah.


Serangannya sukses!


Jansen seolah tidak mampu menghindari serangan itu!

__ADS_1


Namun, orang-orang di lokasi pun menganggap hal tersebut adalah hal yang wajar. Jika Lorry telah bersungguh-sungguh, maka jangan harap musuhnya akan mampu berkutik melawannya!


Tepat di saat orang-orang mengira pundak Jansen akan terkoyak akibar serangan Lorry, tiba-tiba... pundak kiri Jansen bergetar. Lorry pun merasakan seperti tersengat listrik di tangannya dan akhirnya menarik kembali tangannya dari pundak Jansen!


"Apa!"


Raut wajah Lorry seketika berubah. Namun, dia tetap tidak menyerah dan melakukan serangan sekali lagi, "Jurus penghancur tulang, merobek lutut!"


Tubuh Lorry pun menunduk dan menyerang lutut kanan Jansen. Selama dia bisa mencengkeramnya, maka lutut Jansen akan hancur!


Jangankan lutut, baja saja akan hancur saat terkena jurusnya ini!


Plak!


Lutut Jansen nampak bergerak sedikit. Kekuatan yang besar pun kembali membuat serangan yang Lorry lancarkan terpental.


"Ini sudah jurus yang kedua bukan!?"


sahut Jansen nampak santai.


Seluruh penonton pun dibuat terdiam kali ini!


Sorot mata Jorell menyipit kali ini. Dia mulai menatap Jansen dalam-dalam. Lorry pun mengerutkan keningnya. "Jurus penghancur tulang, mematahkan leher!" raungnya.


Telapak tangannya mirip seperti cakar elang saat ini. Dengan aliran energi Qi di tangannya, dia menyerang leher Jansen!


Klek!


Dia berhasil melakukannya!


Lorry pun terlihat sangat gembira. Sebentar lagi leher ini akan hancur!


Tapi segera, dia menyadari ada sesuatu yang aneh pada leher Jansen, nampak seperti kapas dan tak bertulang, tidak bisa dihancurkan!


"Teknik Taichi, kekuatan pelontar serangan?"


Tiba-tiba, Lorry akhirnya mengetahui pasti kemampuan teknik beladiri Jansen. Ternyata adalah Taichi.


Saat pertarungan sebelumnya, dia mengira hanyalah teknik tinju biasa-biasa saja!


"Tiga jurus, sudah berakhir bukan!"?


Jansen berdiri layaknya raksasa, dia membiarkan Lorry mencengkeram lehernya. Dan tiba-tiba, energi Qi yang luar biasa keluar dari dalam tubuhnya.


Plak!


Tangan Lorry seolah sedang memegang arang besi, rasanya panas bukan main. Ingin rasanya dia menarik kembali tangannya. Kelima jarinya sudah terasa perih seperti


tertusuk-tusuk


"Kamu sudah menyerangku dengan 3 jurus, aku akan membalasmu hanya dengan 1 serangan!"


"Jurus Air Terjun!"


ucap Jansen samar-samar dalam hati.


Tangannya seolah sedang menggambar sebuah lingkaran dan perlahan mulai mengeluarkan jurusnya.


Gerakan tangannya cukup sederhana, hanya terlihat melingkar. Tapi dari segi kekuatan, jangan ngadi-ngadi, mampu menghancurkan semua yang menghalanginya!


Bagaikan sebuah kereta cepat yang sedang berjalan dengan kecepatan tertinggi menghantam dada Lorry!


Klek!


Tulang rusuk Lorry patah dan hancur!

__ADS_1


Hah!


Darah menyembur keluar dari mulutnya. Lorry nampak mundur beberapa langkah. Setiap langkah yang dia lakukan, membuatnya memuntahkan darah dari dalam mulutnya.


Setiap kali dia melangkah mundur, terdengar juga sebuah suara retak di bagian dalam tubuhnya!


Tulang rusuk!


Tulang ekor!


Tulang belakang!


Tulang lengan!


Tulang kaki!


Setelah mundur lebih dari sepuluh langkah, tulang-tulang di seluruh tubuhnya serasa patah dan membuatnya terjatuh ke lantai seperti lumpur. Hanya ada udara yang dihembuskan, namun tidak ada udara yang dihirup.


"Jurus Penghancur Tulangmu memang sangat kejam dan mengerikan. Tapi sayang lawanmu adalah aku! Caraku mengalahkanmu sebagaimana caramu ingin mengalahkanku. Teknik penghancur tulang yang mirip bukan!?"


Jansen hanya melirik Lorry yang berada dalam kondisi sekarat saat ini. Dan kemudian dia berbalik dan turun dari ring.


Aula tinju pun nampak sunyi!


Lorry merupakan salah satu dari Vajra Agung, seorang pria ganas yang terkenal dengan kekuatan mengerikannya. Saat awal mula menginjakkan kaki di Ibu kota, dia membawa sekelompok anak buahnya untuk menantang kekuatan para veteran. Dia seorang diri melawan 200 orang dan berhasil menaklukkan mereka semua.


Lorry menyerang Jansen dengan 3 jurus mematikan namun Jansen masih tetap hidup. Sebaliknya, Jansen hanya dengan 1 jurus saja berhasil meremukkan semua tulang


Lorry!


Pada saat ini, Jansen sudah berjalan hingga gerbang Perguruan. Namun tiba-tiba, dia terhenti dan menatap Jorell, "Jalan dunia Jianghu sangat jauh, pakai jaketmu dan lebih baik mundur saat ini!"


Kata-kata itu sempat Jorell ucapkan pada Jansen. Tapi sekarang Jansen mengembalikan kata-kata itu padanya. Dan juga menambahkan kalimat jika dunia Jianghu sangat


kejam, sebaiknya berhati-hati.


Selanjutnya, Jansen meninggalkan perguruan tinju elang. Dia tahu Jorell akan berinisiatif mengantarnya keluar!


Suasana di perguruan tinju elang nampak tak karuan. Suara komentar terdengar di mana-mana.


Orang-orang akhirnya tahu seberapa seriusnya masalah ini. Lorry, salah satu dari Vajra Agung sudah dikalahkan, tentu saja dunia bawah akan kacau balau.


Raut wajah para tetua sekte Awan pun nampak suram dan menatap ke arah pimpinan sekte.


Jorell melompat ke atas ring dan memeriksa kondisi luka anaknya. "Benar-benar teknik yang kejam!"


Seluruh tulang yang ada dalam tubuh putranya hancur dan selamanya akan menjadi orang cacat. Pengobatan tingkat tinggi apa pun tidak akan sanggup mengobatinya.


Jorell menatap ke arah pintu gerbang Tatapannya menyimpan niat membunuh yang sangat kuat.


"Pemimpin sekte!"


Para murid Sekte juga ikut berlari mendekat. Hal ini terjadi di luar dugaan. Mereka benar-benar tidak menyangka. Tapi, ini adalah aturan dari dunia Jianghu di mana pertarungan antara hidup dan mati digelar. Jadi tidak ada cara lain selain menerima.


"Kemampuan anakku tidak sebagus orang itu. Dia memang pantas kalah!"


Jorell berbicara sembari bangkit berdiri. Dan kemudian pergi dari lokasi.


Para murid buru-buru memberi Lorry pertolongan pertama.


Semua orang yang ada di lokasi pun nampak bersedih. Hal seperti ini sangat umum disaksikan di dalam dunia Jianghu. Jika karier seseorang di dunia Jianghu cemerlang, maka tidak sedikit orang yang memanggilnya sebagai master ataupun bos. Tapi jika yang terjadi justru sebaliknya, maka hal-hal fatal tidak akan bisa ditebus.


Mereka sudah siap mental dari awal untuk berjalan di dunia Jianghu yang seperti ini.


Namun, berbeda dengan anak buah Lorry. Mereka tahu pemimpin sekte, Jorell Ortega, akan menuntut balas atas perlakuan Jansen terhadap putranya ini.

__ADS_1


__ADS_2