
Salsa dan Mona segera menahan Elena dan berkata , " Elena , kamu tidak menyuruh dia untuk melihat fengshui toko ini ya ? Fengshui dari toko merupakan aspek yang penting , hubungannya sangat erat dengan keberuntungan bisnismu , kesehatan dan lain - lain . Jangan masuk toko dulu , tidak boleh main - main ! "
" Sejak kapan kalian memercayai takhayul seperti ini ? " Elena tertawa sambil menggelengkan kepalanya .
" Sebenarnya tidak bisa dibilang tidak benar , tapi kalau tidak percaya kadang - kadang ada benarnya juga . Sepertinya suamimu itu memanfaatkan fengshui toko ini untuk membunuhmu dan mencari istri baru ! " kata Salsa sambil mengernyitkan alisnya .
" Kamu berpikir terlalu banyak ! " Elena tersenyum getir lalu dia pun memasuki toko itu .
Tapi memang benar , toko ini membawa aura buruk , begitu masuk ke dalam tokonya seluruh tubuh terasa merinding seolah - olah sudah bertahun - tahun tidak ada orang yang masuk ke tempat ini .
Setelah berjalan beberapa lama , mereka juga merasa seperti ada orang yang sedang mengawasi mereka .
Tidak tahu apakah ini merupakan perasaan mereka saja , wajah Salsa dan yang lainnya memucat karena kaget .
Salsa yang tidak bisa menahan dirinya akhirnya berkata pada Jansen , " Jansen , semua orang bilang toko ini memiliki aura buruk , kamu ingin membunuh Elena dan mencari istri baru kan! "
Jansen memegang sebuah kompas feng shui di tangannya , dia sedang melihat kompas itu . Begitu mendengar perkataan Salsa , dia tahu teman Elena ini tidak menyukai dirinya , tapi tidak seharusnya Salsa itu menuduh Jansen !
Jansen malas meladeni mereka , dia tiba - tiba melihat Lidya dan berkata , " Lidya , toko ini hanya 300 ribu yuan? "
" Iya sudah pas! " Lidya menganggukkan kepalanya .
Jansen lalu berkata pada Elena , " Elena , kita beli toko ini ! "
" Boleh ! "
Elena pada dasarnya memang tidak memercayai hal - hal mistis , dia langsung menganggukkan kepalanya
" Lidya , bawa kontraknya ke sini , kami akan membelinya sekarang ! " kata Jansen .
" Kalian yakin ? "
Lidya menunjukkan ekspresi kaget . Tapi tadi dia sudah memperingatkan mereka , kalau pasangan suami istri ini memang mau membelinya , apa pun yang terjadi nanti tidak akan ada hubungannya dengan dirinya !
Lidya segera pergi menyiapkan kontrak , tapi seluruh dokumennya tidak ada di agen perantara , karena itu mereka hanya menandatangani perjanjian saja . Asalkan Jansen membayar deposito 30 ribu yuan , Jansen akan memperoleh hak untuk membeli toko itu , orang lain tidak bisa membelinya .
Kalau sampai ada pihak yang membatalkan perjanjiannya maka deposito sejumlah 30 ribu yuan itu tidak akan bisa dikembalikan .
__ADS_1
Meskipun Jansen sudah membayar depositonya tetapi pada kenyataannya bisa dibilang bahwa Jansen sudah membeli toko itu .
Salsa dan yang lainnya terus menerus mengeluh pada Jansen . " Jansen , apa yang kamu pikirkan , kenapa membeli toko seperti ini ? Bukankah ini namanya kamu ingin mencelakakan Elena ! Kamu sedang menipu Elena ya ! "
" Elena , jangan pedulikan dia , kami tidak akan membeli toko ini ! " Mereka membujuk Elena lagi .
Jansen yang terus menerus mendengar keluhan akhirnya tidak sabar lagi . Dia merasa dengan adanya teman - teman Elena ini , cepat atau lambat hubungan antara dirinya dan Elena malah akan menjadi retak .
" Apa yang kalian pikirkan , ini hanyalah sebuah toko saja . Lagi pula , kakeknya Jansen yang menginginkan toko ini , bukan aku , semua tergantung pada keputusan Jansen ! " Elena malah tidak tahu apakah dia harus senang atau sedih .
" Bukankah kamu yang mengeluarkan uangnya ? Aku tebak pasti kamu yang membayarnya , suamimu tidak punya pekerjaan , kami juga tahu akan hal ini ! "
Mona terus mengernyitkan alisnya dan berkata , " Kamu benar - benar terlalu mudah percaya pada orang , menurutku harga toko ini bahkan seharusnya tidak sampai 300 ribu yuan! "
" Feng shui toko ini memang agak sedikit bermasalah , tapi kalau bisa memahaminya , ini adalah toko yang akan membawa keuntungan besar . Jangankan 300 ribu yuan , bahkan dijual seharga 500 ribu yuan juga akan laku !"
Jansen benar - benar tidak bisa menahan dirinya lagi lalu dia berjalan menuju taman belakang .
Elena dan yang lainnya merasa agak sedikit penasaran , mereka segera mengikuti Jansen . Mereka melihat di taman belakang itu hanya ada reruntuhan , sarang laba - laba menyelimuti seluruh sisi , seakan - akan ada iblis yang bersembunyi di tempat itu .
" Puh , puh . Atmosfer seperti ini , rasanya seperti taman terlarang di dalam Kota Terlarang . Katanya karena aura Yin - nya terlalu kuat , ada banyak siluman kucing dan juga siluman rubah di taman seperti ini ! " Begitu melihat taman ini , tubuh Mona gemetaran .
" Meskipun belum menandatangani kontraknya tapi kami sudah menerima depositonya , toko ini terhitung sudah menjadi milik kalian ! " kata Lidya sambil menganggukkan kepalanya
" Panggil orang untuk menggali pohon ini ! " kata Jansen .
" Ini ! "
Lidya terkejut , tapi dia tetap menuruti permintaan Jansen . Bagaimanapun juga , bukan dia yang mengeluarkan uangnya .
Tidak jauh dari toko itu , ada sebuah perusahaan konstruksi . Mendengar harga yang ditawarkan oleh Jansen sesuai harapan , mereka segera mengutus orang untuk mengerjakannya .
Tetapi sebelum mereka menggali pohon itu , Jansen juga sudah mengambil cangkul dan menggali di sekeliling pohon . Dari galiannya , Jansen menemukan Hitam sebuah pelat giok kuno . Benda itu membuat Jansen sedikit mengernyitkan alisnya .
" Eh , kok bisa ada barang antik ? " Lusi seketika menjadi penasaran .
" Ini adalah barang persembahan . Di atas pelat giok itu dipenuhi bercak darah , sepertinya sudah berada di dalam peti untuk waktu yang cukup lama . Kalau kamu mau , ambil saja ! " kata Jansen sambil tertawa .
__ADS_1
" Aku tidak mau ! "
Lusi seketika merasa kaget , lalu melangkah mundur . Dia kira Jansen berhasil menemukan harta karun , ternyata dia malah menemukan barang yang membawa sial !
Srttttt !
Tidak lama kemudian , para pekerja mulai menggali pohon . Setelah satu jam , pohon itu akhirnya bisa digali dan dipindahkan .
Anehnya , saat pohon itu sudah digali , taman belakang yang tadinya terlihat tidak karuan itu seketika berubah . Auranya tidak lagi terasa menekan dan cahaya matahari pun bisa masuk menerangi taman , membuat orang yang berada di sana merasa hangat .
" Aneh sekali ! "
Elena dan yang lainnya mengedarkan pandangannya ke sekitar lalu melihat ke arah Jansen.
" Sebenarnya , ini adalah pohon pagoda . Menurut pepatah kuno Huaxia , di dalam pohon pagoda bersemayan hantu , tidak cocok ditanam di dalam rumah . Ditambah lagi , di bawah pohon ini ditanam giok yang merupakan barang persembahan karena itu sangat mudah menyimpan aura yin . Sekarang pohon pagoda ini sudah dibawa pergi , semua pengaruh buruk itu juga akan ikut menghilang ! " kata Jansen seraya menjelaskan .
" Apa yang kamu bicarakan , memangnya kamu mengerti feng shui ? "
Alis Mona bertautan , dia merasa Jansen ini tidak punya kemampuan , hanya tahu membual . Dia benar - benar tidak tahu bagaimana Elena bisa menyukai Jansen.
" Aku memang sedikit mengerti feng shui ! "
Jansen menganggukkan kepalanya dan berkata , " Sebenarnya pohon yang ada di taman belakang ini menghalangi medan magnet . Sehingga orang yang berdiri lama di tempat ini akan merasa tidak nyaman lalu jatuh sakit . Bukan karena hantu atau hal - hal lain , semuanya hanya takhayul . "
Jansen juga tidak ingin menjelaskan hal ini terlalu detail , karena itu dia hanya mencari alasan untuk meyakinkan mereka saja .
" Cih , menurutku pohon itu menghalangi sinar matahari karena itu orang jadi merasa dingin . Harga toko ini juga tetap hanya seharga 300 ratus juga . Kamu sudah menjelaskan begitu banyak , itu berarti perkataanmu hanya bualan untuk menipu orang saja ! "
Salsa mana mungkin memercayai perkataan Jansen , dia pun berkata pada Elena , " Elena , nanti kamu harus berhati - hati pada orang ini , perkataannya tidak bisa dipercaya ! "
Jansen diam - diam merasa kesal , teman - teman Elena ini , tidak senang ya kalau tidak mencari ribut !
Karena Jansen melihat mereka adalah teman Elena , akhirnya Jansen tidak berdebat panjang lagi .
Beberapa orang berjalan memasuki toko . Tidak tahu sejak kapan , ada sebuah mobil Mercy S class yang berhenti di luar toko . Seseorang yang mengenakan pakaian tradisional dengan rambut putih mengeluarkan kompas feng shui dan mengamatinya . Seorang laki - laki paruh baya dengan perut yang tambun berjalan di belakangnya , jelas terlihat bahwa laki - laki ini merupakan orang kaya .
" Bos Brandon , toko ini sangat oke , berdasarkan lokasinya , toko ini berada di lokasi yang sangat strategis ! "
__ADS_1
Laki - laki tua itu tiba - tiba berdecak kagum , lalu melihat ke arah kejauhan , " Lihat , di kejauhan profil bangunan - bangunan itu membentuk dua naga yang terbang ke langit . Selain itu , konfigurasi jalanan ini seperti rumah penyu hitam , tempat ini sangat bagus . Kalau membeli toko ini , pasti akan untung besar ! "
" Tuan Gordon,apa kamu yakin ? " Laki - laki paruh baya itu tidak bisa menahan kebahagiaannya .