Jansen Scott, Menantu Terbaik

Jansen Scott, Menantu Terbaik
Bab. 546. Penipu!


__ADS_3

"Aku tawar harga 1,2 miliar!"


Pria paruh baya itu cemas seketika. Dia menjalankan beberapa perusahaan dan harus menjual salah satu perusahaannya untuk menebus benda ini.


"1,2 miliar?"


Raut wajah orang-orang di sekeliling berubah drastis.


Pria itu tiba-tiba menghela napas dan berkata, "Hidup di dunia Jianghu butuh yang namanya kejujuran. Meskipun nona ini tertarik dengan Polygonum Multiflorum, aku tidak boleh menipu nona ini hanya demi mendapatkan banyak uang!"


Dia menatap Gracia lalu berkata, "Nona Merpati Suci, Polygonum Multiflorum ini aku jual ke kamu saja!"


Gracia sangat senang mendengarnya.


Pria paruh baya itu menghela napas dan berkata kepada Gracia, "Selamat, kamu telah mendapatkan harta Karun yang tak ternilai harganya ini!"


Orang-orang di sekitar terus memuji kejujuran pria itu dan juga keberhasilan Gracia mendapatkan pusaka tersebut.


"Hebat juga ya, benda palsu saja bisa begitu diperebutkan. Ini lumayan menarik!"


Jansen tiba-tiba muncul dan berkata demikian.


Gracia terkejut dan mengerutkan kening sambil memandang Jansen.


Wajah pria itu sangat marah, "Siapa kamu? Berani-beraninya kamu memfitnah aku!"


"Anak Muda, kamu jangan sembarangan bicara. Kamu sudah membuat orang tersinggung!"


"Benar sekali, apalagi mereka adalah orang-orang yang berasal dari Sekte Tieling. Perkumpulan sekte 45'


"Cepat pergi dari sini!"


Orang-orang di sekitar terus memaki Jansen.


Jansen tampak bingung mendengar nama Sekte 45 karena dia memang belum pernah mendengar nama ini.


"Tuan Jansen, yang dimaksud Sekte 45. adalah gabungan dari Empat Sekte Besar tertinggi, Lima Sekte asli menengah, Tiga belas Akademi dan Delapan Satu sekte kecil. Mereka menguasai seluruh dunia Jianghu. Kata Sekte


Besar sendiri mewakili nama Empat Sekte besar tertinggi dan penguasa. Di bawahnya ada lima Sekte menengah . Sekte menengah kemudian terbagi lagi menjadi yaitu Aliran Shaolin, Aliran Kunlun, Aliran Wudang, Aliran Emei, dan Aliran Teratai Putih."


Chris berbisik di samping, "Lalu di bawahnya lagi ada Tiga belas Akademi dan yang terakhir, delapan satu Sekte kecil. Mereka semua sangat disegani di dunia Jianghu. Para master bisa sangat takut dengan mereka semua!"


"Sekte-sekte ini telah ada turun-temurun sejak lama. Sejarah mereka bisa ditelusuri sampai dinasti Ming dan dinasti Tang!"


Mendengar ini, Jansen baru paham bahwa dunia Jianghu ternyata begitu luas.


Melihat Jansen terkejut dengan realita dunia Jianghu, pria itu mengira Jansen takut. Dia lalu berkata dengan sinis, "Anak Muda, jangan coba-coba ganggu kami anggota Sekte Tieling. Aku lihat kamu masih muda. Aku ampuni kamu kali ini. Kalau sekali lagi kamu berani memfitnah Sekte Tieling, akan aku patahkan kakimu itu!"


Mereka tidak terlihat seperti orang biasa karena mereka memang orang-orang dunia Jianghu.


Jansen malah tersenyum dan balas bertanya, "Polygonum Multiflorum ini sudah berapa lama usianya?"


Pria itu spontan berkata, "Seratus tiga puluh tahun!"


"Apa benda ini digali kakek buyutmu di wilayah suu shou wu?" Jansen kembali bertanya.


"Tentu saja, yang pertama dia gali adalah induk dari Polygonum Multiflorum ini. Kakek buyutku merawatnya dengan baik kemudian mewariskannya hingga turun-temurun!" pria itu berkata dengan bangganya.


"Omong kosong!"

__ADS_1


Jansen menegur, "Kakek buyutmu setidaknya berusia seratus tahun lebih tua darimu. Saat itu, Polygonum Multiflorum ini baru berusia beberapa tahun, mana mungkin yang digali itu adalah induknya?"


"Kamu!"


Pria itu merasa geram, "Mungkin saja aku salah ingat, tapi ini memang benar Polygonum Multiflorum!"


"Polygonum Multiflorum yang asli memiliki struktur yang transparan berkilau seperti batu giok dan tidak ada butiran kasar. Kita bisa buktikan langsung keasliannya di bawah


sinar matahari. Ayo coba kita buktikan sekarang!" ungkap Jansen.


Pria itu sontak terkejut.


Gracia yang paham maksud Jansen langsung berteriak kepada orang-orang di belakang, "Ayo cepat pergi lihat!"


Pengawal wanita itu mengambil Polygonum Multiflorum dan menjemurnya di bawah sinar matahari lalu menganggukkan kepala, "Nona, ada butiran kasar di permukaan Polygonum Multiflorum ini!"


Mendengar perkataan ini, pria itu marah dan berkata, "Apa sih yang dia tahu? Nona Merpati Suci, jangan dengarkan omong kosongnya!"


"Aku adalah seorang dokter tradisional. Aku tentu lebih paham tentang bahan ramuan obat herbal daripada kamu!"


Jansen berkata dengan datar.


"Kamu ... kamu... kamu!"


Pria itu hanya bisa menunjuk Jansen tanpa bisa berkata apa-apa lagi.


"Apa? Barang palsu lagi? Oh ya, di acara pertemuan Terbuka setahun lalu, juga ada orang yang menjual barang palsu. Orang-orang Sekte kongtong dari Akademi 13 bahkan sampai tertipu hingga 500 juta yuan. Sekte kongtong telah mengeluarkan daftar pencarian orang untuk menangkap penipu tersebut!"


"Benar, aku juga dengar bahwa para penipu itu sudah kabur ke luar negeri dan hidup enak di sana. Mereka bersenang-senang ditemani wanita cantik dan bermain mobil-mobil mewah!"


"Sepertinya orang-orang ini adalah komplotan penipu itu!"


Orang-orang mulai membicarakannya.


"Kalau memang tidak mau beli, ya sudah! Untuk apa kamu memfitnah aku. Aku cari pembeli lain saja!"


Pria itu mengomel lalu berniat pergi.


Dari kejauhan terdengar suara sekelompok orang yang sedang berjalan kemari. Mereka berpakaian jas rapi. Salah satu dari mereka adalah seorang bule.


Jansen melihat sekilas lalu segera menangkap pria paruh baya yang hendak kabur itu.


"Apa yang kamu lakukan!"


Pria paruh baya itu marah dan mencoba lepas dari sergapan Jansen. Namun, tangannya sudah dijepit dengan penjepit besi.


Pria ini adalah seorang praktisi bela diri kuno yang memiliki kemampuan Master tingkat Bumi. Dia cukup lihai.


"Tidak apa-apa, aku hanya lihat kamu seperti


menyembunyikan sesuatu. Aku penasaran dengan wajah kamu!" Jansen berkata sambil tertawa.


"Lepaskan aku atau aku akan bunuh kamu!"


Pria paruh baya itu cemas dan marah. Dia mengeluarkan senjata yang disembunyikannya.


"Aku dengar di sini ada penipu yang telah menipu uang senilai satu miliar yuan, benar tidak?"


Sekelompok pria berpakaian rapi itu datang dan salah seorang dari mereka bertanya dengan pelan.

__ADS_1


"Mereka adalah anggota Sekte kongtong!"


Orang-orang di sekitar mengenali mereka.


"Bukan begitu, kami tidak menipu. Ini hanya transaksi yang gagal, bukan masalah besar. Kami hanya asal buka harga. Kebetulan, pembeli tidak sanggup membeli dengan harga itu dan sengaja membuat keributan!" pria itu berkata sambil tersenyum.


"Apakah benar begitu?"


Pria pendek itu memandang dari atas ke bawah dan setelah sadar orang itu bukan orang yang dicarinya, dia pun merasa agak kecewa.


"Apakah kalian sedang mencari seseorang? Coba bantu aku lihat, apa kalian kenal orang ini?"


Jansen tiba-tiba tersenyum sambil memegang pria yang dicegatnya itu lalu membuka topeng wajah yang dipakainya.


Topeng yang dipakai pria itu pun terlepas.


Ternyata dia menggunakan Teknik Sulap Wajah!


Wajah pria paruh baya itu berubah menjadi sedikit kurus.


"Ternyata kamu, Hermin!"


Pria pendek itu tiba-tiba menatap pria paruh baya dengan mata merah penuh dendam.


Pria paruh baya itu adalah penipu yang menipu uang mereka sebanyak satu triliun Rupiah satu tahun yang lalu.


Pria itu sungguh sial karena telah berani menipu uang anggota Akademi tiga belas. Dia benar-benar cari mati!


"Dasar keparat! Kamu cari mati!"


Pria paruh baya itu marah besar gara-gara Jansen yang telah menguak segala rahasianya. Dia lalu mengarahkan senjata ke arah Jansen.


Siu!


Chris melemparkan pedang yang meluncur dan memotong pergelangan tangan pria paruh baya itu.


"Angkut dia pergi!"


Pria pendek itu memanggil orang Sekte kongtong untuk membawa pria paruh baya itu pergi.


Sepertinya, nasib dia akan sangat tragis.


"Terima kasih, Saudaraku! Tenang saja, mereka pasti akan mati, mereka tidak akan bisa cari perhitungan denganmu!" pria pendek itu berterima kasih kepada Jansen sebelum pergi.


Jansen mengangguk dan tidak berkata apa-apa.


Saat orang Sekte kongtong sudah pergi, Gracia juga berterima kasih, "Jansen, terima kasih ya, berkat kamu aku tidak jadi tertipu!"


Jansen menggelengkan kepalanya dan tersenyum, "Uang 500 Juta tidak seberapa jumlahnya bagi nona Gracia, kalau pun tertipu juga tidak apa-apa!"


"Aku hanya tidak suka perasaan saat tahu diri sendiri telah tertipu!" Gracia berkata dengan manja.


Jansen hanya bisa terdiam melihat Gracia. Ternyata, bisnis Gracia bisa berkembang begitu besar karena karakter Gracia yang tangguh dan tidak ingin dirugikan sedikit pun.


Mereka berdua terus berjalan. Meskipun pusaka yang dijual banyak sekali, namun hanya sedikit yang berusia hingga seratus tahun.


Setelah terus berjalan lama, mereka akhirnya menemukan ginseng Angelica berusia seratus tahun berkat bantuan Jansen.


Gracia tampak kecewa. Awalnya, dia mengira dapat mengumpulkan berbagai bahan ramuan obat herbal untuk menyembuhkan luka di tubuhnya. Namun, bahan ramuan obat herbal yang didapatkan masih kurang

__ADS_1


"Kalian jalan-jalan saja dulu. Aku mau ambil barang yang mau dijual kemari dulu!"


Setelah berjalan sejenak, Jansen berpesan kepada Gracia, Chris dan Michelle.


__ADS_2