Jansen Scott, Menantu Terbaik

Jansen Scott, Menantu Terbaik
Bab. 527. Musnahnya Keluarga Harper!


__ADS_3

"Baguslah kalau kamu tahu, jangan pikir setelah anakku mati, masalahmu dengan anakku sudah selesai. Kamu sudah memukul anakku, aku akan membunuhmu!" Tytus berkata dengan suara pelan, "Bukankah ini sangat mengejutkan? Aku beritahu kamu, beginilah cara kami menyelesaikan masalah. Sekarang kamu menyesal kan sudah memprovokasi Keluarga Harper!"


"Aku bahkan tidak tahu apa itu penyesalan!"


Jansen menggelengkan kepalanya, "Masuk akal jika kamu mencariku untuk balas dendam. Bagaimanapun aku sudah memukuli putramu, bahkan membunuhnya. Kalau tidak, dia mungkin tidak akan ada kecelakaan!"


"Apa?"


Seperti tersambar petir di siang hari!


Tytus tercengang kaget!


Dia mengira anaknya meninggal dalam kecelakaan mobil!


"Aku memang telah mencelakai anakmu, karena dia sangat bersemangat jadi dia mudah mabuk. Semakin dia bersemangat, dia mengemudi semakin cepat, lalu dia mengalami kecelakaan mobil!"


Jansen merentangkan tangannya dan berkata sambil tertawa, "Kudengar kecepatannya mencapai 300 kilometer per jam, dia mati tanpa merasakan sakit seluruhnya tubuhnya terjepit seperti pai daging!"


"Aku, aku akan membunuh seluruh keluargamu!"


Mata Tytus langsung memerah!


Ternyata Jansen adalah pembunuhnya!


"Haha, mimpi memang indah, tapi kenyataannya kejam, kamu tidak akan bisa membunuhku!" kata Jansen sambil menggelengkan kepalanya.


Tytus berteriak histeris, "Jangan pikir karena kamu anggota Keluarga Miller, kamu tidak akan mati. Aku Beritahu kau, aku sudah menghubungi Keluarga Miller dan orang-orang di keluarga itu juga menginginkan kematianmu. Dan untuk Tuan Hilton, apakah menurutmu dia akan membiarkanmu begitu saja? Kamu pikir dia tidak berani memprovokasi Keluarga Miller? Habis kau!"


"Siapa bilang aku bergantung pada Tuan Hilton!"


Jansen berkata tidak peduli, "Aku cukup mengandalkan bos besar di sampingku ini!"


"Dia, sampah yang bernama Guntur Carson ini?"


Tytus seperti sedang mendengar sebuah lelucon, "Wajahnya bengkak dipukul olehku. Dia tidak tahu siapa aku. Oke, kamu bisa mengandalkannya. Ayo, biarkan aku melihatnya apa yang dia andalkan!"


Nguing nguing!


Saat itu, suara sirine polisi berbunyi, semua orang di sana menjadi ketakutan dan berlari ke tepi gedung. Lalu mereka melihat ada banyak mobil militer muncul di bawah gedung, mengepung Gedung Daun Emas!


Semua orang yang turun dari mobil itu bersenjata dan mengenakan seragam militer.


Da da da!


Pada saat yang sama, terlihat di langit beberapa helikopter militer datang dan terdengar sebuah suara keras!


"Para ******* yang berada di atas gedung, segera letakkan senjata kalian dan letakkan kedua tangan kalian dibelakang kepala kalian. Jika tidak, kami akan membunuhmu di tempat!"


Helikopter itu juga mengeluarkan sebuah senapan mesin ringan dan mengarahkannya ke Tytus dan anak buahnya.


Tytus dan anak buahnya menatap ke arah helikopter itu.


Para tentara mengepung Gedung Daun Emas? Melihat jumlahnya, seluruh jalanan menjadi padat, sepertinya sekumpulan pasukan tentara!


Bahkan ada banyak helikopter dan senjata berat?


Sial, masalah kecil jadi besar begini!'


"Tuan Tytus, bagaimana ini?"


Kaki seluruh orang di sana gemetar ketakutan, bahkan seseorang telah melemparkan pistolnya, berlutut dan memegang kepalanya!

__ADS_1


Mereka disergap dari segala sisi, jika melawan mereka akan mati!


Prakk!


Tytus juga menjatuhkan pistol yang ada di tangannya ke tanah dan kedua kakinya gemetar.


Tytus telah menelepon semuanya, pemerintah, polisi, dan lain-lainnya!


Tapi dia tidak menelpon departemen militer!


Dia tidak memiliki kekuatan seperti itu!


Apa mungkin para tentara itu datang untuk Jansen?


Brakk!


Pada saat ini, pintu atap dibuka, sejumlah besar tentara bersenjata bergegas masuk dan dalam sekejap mata mereka sudah mengendalikan tempat itu!


Plop!


Semua orang berlutut, termasuk Tytus.


Pistol itu membuat mereka ketakutan!


"Pak, kalian salah paham, kami bukan *******. Aku adalah kepala Keluarga Harper yang kaya yang memiliki aset miliaran!"


Tytus berkata dengan gelisah, "Kalian menggertak masyarakat biasa dengan kekuatan militer. Ini pelanggaran hukum!"


Pfftt!


Di tengah kerumunan, seorang pria gemuk dan seorang pria kurus tidak bisa menahan tawanya, "Menggunakan kekuatan militer? Kamu hampir saja membunuh bos kami. Setelah melakukan kejahatan sebesar itu, apakah kamu masih mau mengelak?"


Tytus dengan cepat bertanya, "Siapa bosmu?"


Suara marah terdengar, terlihat Arthur menggulung lengan bajunya dan berjalan dengan marah.


"Hah, ternyata kamu!"


Tytus kaget hingga membuka mulutnya lebar-lebar!


Tak disangka orang bodoh ini ternyata bosnya?'


Dia tercengang dan lalu teringat akan pria yang tadi ditamparnya dan makinya berulang kali!


Lalu teringat kalau dia adalah bos besar yang mampu memanggil helikopter untuk membantunya!


Kedua sosok itu sulit untuk digabungkan!


Arthur menghampiri Tytus, lalu meraih kerahnya dan mengangkatnya. Dia menamparnya, "Katakan, siapa namaku!"


"Ha, Ha!"


Setelah ditampar berulang kali Tytus menjadi bodoh dan lupa namanya!


"Benar, Guntur Carson!"


Plakk!


Arthur menampar Tytus sampai giginya copot!


"Bos, sudah jangan pukul lagi, aku ingat, namamu Arthur Carson, aku benar-benar tidak tahu kalau kamu seorang bos besar!" kata Tytus sambil menangis.

__ADS_1


"Bukankah kamu bilang, kalau yang kamu pukul itu Arthur Carson?"


Arthur menamparnya lagi!


"Bos, tadi aku tidak tahu."


"Bukankah kamu bilang, kalau kamu memukulku agar aku memanggilmu ayah?"


Dia menamparnya lagi.


Tytus ditampar dengan kencang, lalu berlutut dan berkata, "Ayah, Ayah!"


Dia langsung menyerah!


"Aku tidak punya anak sepertimu!"


Arthur masih menamparnya, membalas penderitaan yang dia rasakan sebelumnya dan mengembalikannya 2 kali lipat!


"Tampar mereka juga!"


Kata Arthur berteriak pada pasukannya.


Semua anak buah Tytus ditampar dan tidak ada yang berani melawan, mereka semua menangis minta ampun.


Jansen menggelengkan kepalanya, dia tahu kalau Tytus tidak akan mau merendahkan dirinya!


Ternyata setelah Arthur kelelahan menamparnya, dia berjalan berbalik dan berkata, "Jansen, jangan khawatir, mulai sekarang tidak akan ada Keluarga Harper di ibukota ini. Dengan nama Keluarga Carson, aku akan membuatnya mendekam di penjara!"


"Pak, kamu tidak bisa melakukan ini, ini hanya kesalahpahaman!"


Dengan wajah membiru Tytus memohon belas kasihan, "Aku mengenal orang dari Keluarga Woodley, mereka pasti akan membelaku. Bagaimana kalau kalian melepaskan aku kali ini dan kedepannya aku akan membantumu!"


"Keluarga Woodley bukan apa-apa, aku orang dari Keluarga Carson elit ibu kota!"


Arthur berteriak keras!


Tytus kaget sampai jatuh pingsan!


Di ibukota Keluarga Carson adalah keluarga bangsawan yang lebih menakutkan daripada Keluarga Woodley, kali ini dia mengusik orang yang salah!


Jansen berjalan menuju Sheila, lalu menatapnya dan berkata, "Mengenai masalah ini, kamu pergi dan serahkan dirimu ke polisi, itu adalah satu-satunya jalan keluar bagimu!"


Sheila memandang Jansen ketakutan, lalu perlahan mengangguk, "Aku berjanji akan menyerahkan diri, tapi aku tidak berani mengatakan siapa yang ada di balik semuanya ini!"


"Terserah kamu, kamu boleh menyalahkan Tytus!" Jansen mengangguk dan pergi bersama Naura.


Karena Sheila, Naura hampir ada dalam bahaya. Jansen sangat kesal saat melihatnya. Untungnya, dia mau bekerja sama dan menyerahkan dirinya, jika tidak Jansen mungkin tidak akan melepaskannya begitu saja.


Adapun orang-orang di balik layar itu!


Jansen tahu siapa orangnya, tapi dia juga tahu jika hanya dengan pengakuan Sheila, dia tetap tidak akan bisa membuat Jessica bergerak!


Satu-satunya yang bisa membuat Jessica bergerak hanyalah Keluarga Miller!


Keesokan harinya, semua stasiun TV besar melaporkan bahwa Keluarga Harper yang kaya dan berkuasa telah melakukan kejahatan komersil dengan menyelundupkan properti mereka. Semua harta benda mereka disita dan penanggung jawabnya dijatuhi hukuman berat.


Sekarang, Keluarga Harper tidak lagi berkuasa di ibukota!


Tapi Tytus sangat pintar, dia menerima semua tuduhan dan dia tidak berani menyebut Jessica dan Jasper.


Ini adalah hasil akhir yang sudah diduga Jansen, tidak ada yang boleh mengusik Keluarga Carson. Lalu Jansen pergi ke aula Xinglin untuk bekerja seperti biasa, tetapi dia tahu Jessica pasti akan kesal saat mengetahui kejadian ini!

__ADS_1


Bagaimanapun, meski Jansen menyembunyikan kekuatannya, semua yang ditampilkan sampai saat ini membuat Jessica terancam!


__ADS_2