Jansen Scott, Menantu Terbaik

Jansen Scott, Menantu Terbaik
Bab. 545. Polygonum Multiflorum


__ADS_3

"Sulit, status sebagai Wakil Direktur Grup Aliansi Bintang masih tidak sebanding dengan Tuan Muda Aidan Woodley. Selain itu, jika aku berterus terang, Jessica akan sangat marah. Lebih baik kita langsung menghabisi Jessica agar dia tidak bisa lagi menjadi pemimpin keluarga!"


Jansen terus sabar dan menahan diri demi menanti datangnya hari itu.


Mobil mereka pun tiba di bandara. Gracia memesan tiket kelas satu dengan tujuan Gunung Zhongnan.


Beberapa jam kemudian, semua orang turun dari pesawat. Mereka beristirahat di hotel bintang lima. Malam itu, Jansen juga menyembuhkan luka Gracia dan membantunya meningkatkan Teknik kaisar manusia nya.


Namun, upaya untuk melanjutkan ke tingkat berikutnya mengalami kebuntuan saat mencapai tingkat keempat.


Menurut perkiraan Jansen, Gracia baru akan berhasil setelah tiga puluh kali percobaan berdasarkan kemampuan yang dimilikinya.


Kalau itu dilakukan satu kali sebulan, maka perlu waktu sekitar tiga tahun untuk menyelesaikan tiga puluh kali percobaan.


Acara pertemuan Terbuka ini bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan beberapa ramuan obat langka.


Keesokan harinya, beberapa orang mulai berangkat ke Gunung Zhongnan.


"Chris, apakah gurumu juga akan datang?"


Jansen bertanya kepada Chris di tengah perjalanan.


"Guruku seharusnya akan datang karena acara pertemuan Terbuka ini hanya diadakan setahun sekali. Apalagi, acara ini dinantikan oleh semua


Praktisi si dunia Jianghu!" Adik seperguruan Chris menyela.


"Ini juga pertama kalinya aku pergi ke acara pertemuan Terbuka semacam ini. Aku tak tahu ada berapa sekte yang akan hadir!"


Jansen menghela napas karena merasa penasaran.


Dunia Jianghu yang diarungi oleh Chris dan kawan-kawan berbeda dengan dunia Jianghu tuan Hilton dan anak buahnya yang merupakan dunia hitam.


Dunia Jianghu Chris dan kawan-kawan merupakan dunia para praktisi seni bela diri kuno yang telah diwariskan turun-temurun di Huaxia.


Kita tidak tahu ada berapa banyak master yang berkelana di dunia Jianghu ini.


Jansen terus memandang Gracia yang sedang berjalan di depan karena Jansen merasa penasaran dengan identitas Gracia.


Gracia hanyalah seorang Direktur Grup Aliansi Bintang, tetapi Nenek Miller masih sangat takut dengan dirinya. Lantas apakah Gracia masih memiliki identitas lain yang belum terkuak?


Selain itu, Gracia pernah berbicara tentang Sekte Tersembunyi. Apakah Sekte Tersembunyi ini juga termasuk di dalam dunia Jianghu?


Apakah justru kedudukan Sekte Tersembunyi sudah berada di atas dunia Jianghu?


Mobil mulai memasuki area pegunungan yang dipenuhi banyak pepohonan dan sedikit manusia. Beberapa jam kemudian, suara binatang buas terdengar dari kejauhan.


Daerah ini seperti terisolasi dari dunia luar. Orang biasa sulit untuk mencapai daerah ini.


Tak lama berselang, Jansen melihat ada mobil SUV yang melintas. Orang di dalam mobil berpakaian layaknya seorang bos besar.


"Para praktisi dunia Jianghu juga harus cari makan. Banyak dari mereka yang hidup normal di kota-kota!"

__ADS_1


Gracia yang duduk di samping berkata, "Ada yang sukses, ada yang biasa-biasa saja hidupnya. Masing-masing memiliki jalan hidup yang berbeda. Oh ya, di sini selain bisa menggunakan uang sebagai pembayaran, kita juga bisa barter dengan barang!"


Mobil lalu berhenti di depan sebuah pasar kecil. Ada banyak mobil lain juga berhenti di depan pasar itu.


Setelah turun dari mobil, Jansen melihat bermacam-macam orang telah datang berkumpul, ada yang memakai pakaian pegawai negeri, pakaian tentara, dan ada juga pelajar serta orang asing.


"Pakaian mereka memang terlihat seperti pakaian orang biasa, tetapi mereka sebenarnya punya keterkaitan langsung dengan dunia Jianghu."


Gracia membawa Jansen masuk ke pasar itu.


Suasana pasar sangat ramai dipenuhi oleh orang-orang yang berjualan. Ada yang menjual pedang dan pisau kuno, bahan ramuan obat herbal, dan ada juga yang menjual buku panduan pengolahan energi Qi.


Semua barang yang diperdagangkan di pasar ini unik dan istimewa meskipun belum terjamin keasliannya.


Jansen diam-diam merasa kecewa karena mengira orang-orang yang datang adalah para master dunia Jianghu. Namun, kebanyakan yang datang hanya punya kemampuan biasa dan yang paling kuat pun hanya sedikit lebih hebat dibandingkan Chris.


"Ayo kemari!"


Gracia yang sudah kenal dengan lokasi ini berjalan terus menyusuri pasar.


Ada lebih banyak orang yang menjual bahan ramuan obat herbal.


Ambergris, ginseng liar Gunung Changbai, gelatin ikan Bahaba dan sebagainya.


Saat Gracia masuk ke dalam toko untuk melihat barang, banyak orang yang terpukau dengan pesona Gracia.


Namun, tidak ada seorang pun yang berani mengganggu Gracia.


"Anda ini Nona Merpati Suci?"


Seorang pria yang memakai mantel datang menghampiri seolah kenal dengan Gracia.


"Aku kenal dia dari internet. Sandi rahasia aku adalah Nona Merpati Suci. Dia bilang dia punya Polygonum Multiflorum. Dia mengajak aku bertemu di sini untuk bertransaksi!"


Gracia menjelaskan kepada Jansen sambil memandang pria itu, "Apa kamu bawa barangnya?"


Pria itu mengangguk lalu menghela napas, "Kalau bukan karena ayahku menderita kanker dan butuh uang cepat, aku tak akan menjual Polygonum Multiflorum warisan leluhur ini!"


Dia pun membuka sebuah kotak yang di dalamnya terdapat setangkai Polygonum Multiflorum yang berukuran sebesar lengan tangan dan berwarna merah darah.


"Wah, ini adalah Polygonum Multiflorum !"


Seseorang menyahut karena terkejut.


"Warnanya merah darah, baunya harum, dagingnya juga tebal. Ini memang bahan ramuan obat herbal yang bagus!"


"Aku dengar bahwa Polygonum Multiflorum akan berubah menjadi berwarna setelah berusia sepuluh tahun, berwarna merah saat berusia lima puluh tahun dan berwarna merah darah saat berusia seratus tahun. Kalau di zaman dahulu, Polygonum Multiflorum ini pasti menjadi barang rebutan para kaisar!"


Terlihat beberapa pendeta Tao yang berjanggut dan bercambang panjang sedang berbicara di samping mereka.


"Pendeta tao, kamu hebat! Induk dari Polygonum Multiflorum ini digali oleh kakek buyutku di wilayah raja he shou kemudian diwariskan hingga turun-temurun oleh keluargaku!" Pria itu berkata dengan bangganya lalu menatap Gracia sambil berkata, "Nona Merpati Suci, harga Polygonum Multiflorum ini satu miliar!"

__ADS_1


Gracia tergerak untuk membeli, namun setelah mendengar harga satu miliar, dia agak terkejut.


Polygonum Multiflorum hanya salah satu dari bahan ramuan obat herbal yang dibutuhkan. Masih ada ginseng Angelica seratus tahun dan bahan lainnya. Kalau mau membeli semuanya, tentu membutuhkan uang yang jumlahnya tidak sedikit.


Selain itu, satu miliar adalah jumlah yang terlampau besar bagi siapa pun.


"Itu terlalu mahal, aku bisa bayar paling banyak lima ratus juta!"


Gracia mencoba menawar harga.


Pria itu menggelengkan kepalanya dan tersenyum, "Aku rasa Nona Merpati Suci memang tidak paham betapa bernilainya Polygonum Multiflorum seratus tahun ini!"


"Berapa harga Polygonum Multiflorum seratus tahun ini?"


Pada saat ini, seorang pria paruh baya yang mengenakan jaket dan kemeja datang menghampiri.


"Satu miliar!"


Pria itu meneriakkan harga.


Wajah pria paruh baya itu sedikit berubah. Dia mengamati Polygonum Multiflorum dengan cermat dan mencium baunya, matanya langsung berbinar-binar. Dia berkata, "Warnanya bagus sekali, aku akan membelinya!"


Meskipun orang ini mengenakan pakaian biasa, tentu kita tidak bisa menilai seseorang hanya dari penampilannya.


Mungkin orang ini adalah bos dari beberapa perusahaan, yang asetnya bernilai miliaran Yuan


Semua orang yang datang ke tempat ini memang bukan orang biasa.


"Apa kamu yakin, Tuan?"


Pria itu terkejut karena merasa orang ini tidak pusing dengan harganya.


"Tentu saja, aku ini berkecimpung di bisnis jual beli bahan ramuan obat herbal. Aku sering keluar masuk wilayah Mongolia. Aku paling paham dengan barang langka seperti ini. Meskipun perusahaan yang aku kelola tidak besar, tapi omset juga lumayan. Kalau harganya hanya Satu miliar, tentu aku sanggup membelinya!" Pria paruh baya itu tertawa sambil menganggukkan kepala, "Ada barang yang memang tidak bisa dibeli dengan uang. Harga sekarang sudah naik gila-gilaan. Sepuluh tahun kemudian, aku rasa harga Polygonum Multiflorum ini bisa mencapai sepuluh miliar!"


Sambil berbicara, dia mengeluarkan ponselnya dan bersiap untuk mentransfer uang.


Pria itu melirik ke arah Gracia dengan wajah yang bangga. Dia merasa puas karena berhasil membeli barang itu tanpa sedikit pun ragu dan Gracia pasti akan menyesal karena ragu membelinya.


Orang-orang di sekeliling juga menertawakan Gracia. Gracia memang cantik, tetapi dia tidak cukup berpengalaman. Gracia tidak tahu bahwa Polygonum Multiflorum ini merupakan barang yang sangat langka.


Gracia merenung sejenak dan membuat keputusan cepat, "Tunggu sebentar, aku lebih dulu melihat Polygonum Multiflorum ini. Aku akan segera membayarnya!"


Jansen menonton di sampingnya sepanjang waktu dan diam-diam menggelengkan kepala.


Gracia memang sangat pintar dan tenang, namun dia masih memiliki pengetahuan yang kurang tentang Polygonum Multiflorum.


Jansen tahu bahwa pria paruh baya ini adalah komplotan penjual itu. Bisa jadi komplotan mereka tidak hanya dia seorang.


"Nona Merpati Suci, orang lain sudah mau beli Polygonum Multiflorum ini!"


Pria itu sengaja berpura-pura merasa serba salah.

__ADS_1


"Dia kan belum bayar. Lagi pula, aku yang terlebih dahulu melihat Polygonum Multiflorum ini. Kamu tidak boleh begitu kalau berbinis!" Gracia berkata dengan datar.


__ADS_2