
Mak Siti membawakan air dan beberapa kue.. Wulan melihat sandi tersenyum kecil karena sandi tak berkedip saat melihatnya...
" mas.. jangan menatapku seperti itu.. aku bisa luluh dengan tatapan mu ..." kata Wulan lembut..
" huh.. aku hanya tak sangka akan bisa melihat wajah teduh istriku yg selalu ku rindu... aku sangat merindukan mu dek..." kata sandi..
" aku jua mas... tapi tunjukkan kesungguhan mu dulu mas..." kata Wulan memberikan teh pada sandi..
" terima kasih dek..." kata sandi..
tak lama terdengar suara deru sepeda motor sports milik trio Ar.. benar saja yg masuk pertama adl Ardan yg sudah berlari ke arah sandi.. Ardan langsung memeluk sandi menumpahkan kerinduannya pada sang papa...
kini Ardi dan arka juga masuk dan melihat Ardan yg masih di pelukan sandi... arka menuju kearah Wulan dan mencium tangannya...
" Ardan giliran... Abang juga ingin menyapa papa..." kata Ardi..
mau tidak mau Ardan melepas pelukannya.. Ardi menyalami dan memeluk sandi sekilas.. Ardi masih menunjukkan wajah datarnya...
kini kedua putrinya juga ikut bergabung bersama... Rissa dan Sandra langsung mengapit sang papa... sedang Ardi duduk di sebelah Wulan dan Ardan dan arka duduk di bawah sambil makan kue...
" mas tinggal di mana..." tanya Wulan..
" aku tinggal di Abraham hotel dek.. Deket dari sini..." kata sandi..
" kenapa tidak tidur di sini.. masih ada kamar kosong..." kata sandra
" papa bukan gak mau Sandra.. tapi sebelum papa membuktikan pada kalian semua jika papa tidak bersalah... papa akan tinggal di hotel dulu..." kata sandi..
" aku tunggu hari itu pa.. dan aku sendiri yg akan menyatukan nama dan papa jika papa terbukti tak bersalah..." kata Ardi...
sandi tersenyum mendengar penuturan sang putra.. bagaimanapun Ardi adl putra tertua yg harus jadi pelindung ibu dan saudaranya setelah sandi...
kini mereka berbincang seperti keluarga utuh.. saat sedang bercanda bersama.. tiba tiba telpon sandi bergetar menandakan ada telpon dan tertera no Eko...
" bentar ya.. papa angkat telpon dulu..." kata sandi pamit menjauh...
Wulan yg curiga pun mengikuti sandi dari belakang... sandi menyadari kehadiran Wulan dan tersenyum... sandi menerima dan mengaktifkan loud speaker agar Wulan bisa mendengar semua pembicaraan Eko...
__ADS_1
" hallo Eko.. ada apa.." kata sandi..
" hallo tuan.. saya sudah mempunyai semua bukti yg memberatkan Zaskia.. dan dia sudah membohongi anda tuan..." kata Eko..
" baik Eko.. langsung kamu terbang ke Jakarta untuk menjelaskan semua di hadapan istri dan anak anak ku..." kata sandi..
" baik tuan.. saya akan segera ke sana..." jawab Eko...
" saya tunggu Eko..." jawab sandi menutup telpon nya...
Wulan menangis di depan sandi... Wulan langsung memeluk sandi... ia merasa bahagia bahwa suaminya tak melakukan kesalahan...
sandi juga membalas pelukan Wulan erat.. sandi menangis haru saat memeluk Wulan...
" aku mencintaimu sayang... aku mencintaimu..." kata sandi memeluk Wulan..
" aku juga mas.. aku juga tau bahwa mas sandi tak mungkin melakukan kedalam konyol itu.." kata Wulan...
" khem...khem..." dehem Ardi..
" aduh papa.. mama... di sini ada kelima putra putri kalian loh.. kenapa sih pelukan begitu..." kata Arka...
reflek semua anaknya pun memeluk sandi dan Wulan.. mereka bahagia bisa mendengar bahwa sang ayah tak bersalah..
mereka merasa bahagia karena akhirnya keluarga mereka bisa bersatu kembali...
" udah.... udah... ayo kita sholat magrib dulu.. dan papa yg jadi imam..." kata Wulan..
" setuju..." jawab serempak..
" tapi papa gak bawa baju Koko dan sarung..." kata sandi..
" ayo ikut aku mas.. aku sebenarnya membawa beberapa baju mas sandi.. karena aku tak bisa tidur kalau tak memeluk baku mas..." kata Wulan..
" cie mama... so sweet..." ledek Sandra dan Rissa...
sandi tersenyum mendengar pengakuan Wulan.. kini sandi mengikuti Wulan untuk membersihkan diri dan berganti dengan baju Koko dan sarung..
__ADS_1
kini mereka sudah siap melakukan sholat berjamaah.. sholat berjalan begitu hikmat dan teduh.. Wulan meneteskan air matanya mendengar lantunan surat pendek yg di baca sandi ..
suara imam yg ia rindukan selama sebulan ini... bahkan ia bahagia bisa sholat berjamaah bersama sandi...
setelah menunaikan sholat kini mereka sedang makan malam bersama dengan hangat...
setelah itu mereka kembali berkumpul di ruang keluarga menunggu kedatangan Eko... tak lama Eko datang dengan Ken...
Mak Siti mengatakan bahwa ada tamu yg mencari sandi dan Wulan... Wulan meminta Mak Siti untuk mengajak tamu itu masuk...
" malam nyonya... tuan..." sapa Ken dan Eko..
" malam... " jawab sandi sedang Wulan tersenyum sopan...
Eko mengeluarkan 2 amplop coklat yg berukuran cukup besar.. sandi menatap amplop coklat itu binggung...
" itu bukti kejahatan Zaskia dan surat adopsi dari Zafran Alkatiri.. dan juga hasil tes DNA milik anda dan alka dari tiga rumah sakit berbeda..." kata Eko..
" tapi alka kenapa mempunyai sifat dan kemiripan dengan ku.." tanya sandi..
" itu sudah di rencanakan oleh Zaskia tuan.. alka di didik agar mempunyai sifat dan sikap seperti anda.." jawab Eko...
" mari kita bahas ini bersama kelima putra putri kita mas... agar mereka tau bahwa papanya tak bersalah.." kata Wulan..
" iya sayang.. ayo Eko dan Ken kalian yg akan menjelaskan..." kata sandi..
kini mereka menuju ke ruangan tengah dan sudah di tunggu oleh kelima putra putri mereka..
.
.
.
mampir ke novel SINGLE MOTHER ya.. di jamin seru... ringan ceritanya...
.
__ADS_1
.
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih