
Aline mengemudikan mobilnya terlebih dahulu. sesampainya di kantor Aline langsung menuju ke tempat nya, kemudian Aline membuat coklat untuk dirinya.
Aline sudah mulai berkutat dengan berkas yg akan di gunakan untuk rapat dengan client.
tak lama Feby, Dimas dan Aryo pun datang.
mereka semua sudah sibuk dengan urusan masing masing. tak lama Ken dan Ozil datang.
Aline langsung membuatkan kopi untuk Ken dan Ozil, sesampainya di kantor Ken seperti biasa Ken akan meminta pelukan Aline selama 1 menit.
kemudian Aline keluar dan menemui Bu Sekar dan memberi laporan yg sudah di revisi, Bu Sekar yg akan melaporkan kepada Ken.
terlihat Bu Sekar keluar dengan wajah lesu, Bu Sekar menghampiri semua bawahannya. Bu Sekar menarik nafas sebum berbicara.
" ada apa Bu?." tanya Feby.
" huh.. kalian akan ikut kunjungan dengan beberapa devisi, Aryo kamu akan bersama Feby ikut meninjau lapangan sedang Aline dan Dimas akan ikut rapat dengan pak Ken di perusahaan Pram industry." kata Bu Sekar.
" baik bu." jawab Feby dan Aryo sudah bersiap.
" tapi kenapa kami yg harus ikut." tanya Aline.
" karena pak Ken menyukai hasil kerjamu." jawab Bu Sekar.
" tapi Bu bisakah saya tak pergi karena tugas saya begitu banyak apalagi proyek yg di Singapura juga butuh beberapa revisi sebelum meminta persetujuan dari bos." tawar Dimas.
" tunggu biar saya yg telpon bos dulu ya." kata Bu Sekar memberitahu pada asisten Ozil tentang Dimas.
akhirnya Ozil membolehkan dan hanya aline yg nanti ikut rapat bersamanya dan juga Ken.
pukul 11 siang Aline sudah siap berangkat bersama Ken dan Ozil. mereka menuju kesebuah restoran yg terkenal.
Aline gugup saat menunggu client besar itu, tapi Ken mengenggam tangan Aline untuk menenangkan diri nya.
tak lama terlihat rombongan seorang pria yg sudah berumur dan seorang gadis cantik di sampingnya dan juga para pengawal yg begitu banyak.
" apa saya telat." tanya pak aji Pramono.
" tidak pak. kami juga baru datang, silahkan." kata Ken mempersilahkan tuan aji duduk.
kini semua sedang menikmati waktu makan siang bersama. Aline begitu risih melihat wanita di depannya yg mempunyai gaun kurang bahan.
__ADS_1
saat melirik suaminya Aline hanya melihat wajah datar dan dingin milik Ken. begitu pula yang di tunjukkan oleh Ozil. bahkan pria itu cenderung tak memiliki ekspresi.
setelah makan siang bersama. mereka mulai membahas pekerjaan mereka. Aline dengan sangat baik saat mempresentasikan hasil kerjanya itu.
"wah anda memiliki anak buah yg begitu sempurna dalam pemikiran nya." kata pak aji
" terima kasih. karena dia adalah pegawai terbaik di Perusahaan kami tak pernah main main dalam mencari pegawai" kata Ken datar.
pak aji memberi kode pada putrinya Nita untuk mendekati Ken. Ozil yg tau langsung menghentikan pergerakan dari Nita.
" maaf nona. tuan tidak suka anda dekat dekat dengannya." kata Ozil dingin.
" aku hanya ingin berkenalan saja bukan ada niatan pun." kata Nita.
" maaf tapi tuan tak suka berdekatan dengan orang yg tak di kenal ya." kata Ozil.
Nita hanya mendengus kesal karena gagal sedang Aline hanya diam melihat ekspresi dari dua pria di samping nya itu.
" maaf ya tuan. aku hanya ingin memperkenalkan putri ku yg seorang model terbaik di negri ini pada anda." kata pak aji basa basi.
" aku bahkan kenal begitu banyak model internasional, dan lain kali jangan campur adukkan pekerjaan dengan hal sepele." kata Ken.
" baiklah.. besok kami akan ke sana, dan saya tak ingin kejadian ini terulang." kata Ken.
" baiklah." jawab pak aji.
kini Ken pergi bersama Aline dan Ozil. Nita sebenarnya langsung menyukai Ken meski dia begitu dingin.
" bagaimana sayang kau suka.?" tanya pak aji.
" ya.. dia begitu tampan dan juga kaya, meski dia sedikit dingin tapi aku suka." kata Nita begitu senang.
" kalau begitu berusahalah menggoda nya karena dua adl pewaris utama ASG internasional." kata pak aji.
" benarkah.. itu bukan nya perusahaan yg begitu besar dan juga nomer satu di dunia belum agensi model yg di dalam naungannya juga bisa menyetak model model internasional." kata Nita bahagia.
" tepat sekali, jadi kamu harus bisa merebut hatinya, mengerti sayang." kata pak aji.
" siap papa." jawab Nita memeluk pak aji.
sedang mobil yg di tumpangi tiga orang itu kembali menuju ke perusahaan lagi. tapi Aline melihat toko kue kesukaan nya.
__ADS_1
" mas boleh berhenti sebentar." tanya Aline.
" kenapa dek?." tanya Ken.
" please berhenti di toko kue di depan itu. ya ya ya." kata Aline.
" Ozil berhenti di toko kue yg di maksud oleh istriku." perintah Ken.
Ozil pun berhenti di toko kue yg di maksud oleh Aline, Aline langsung turun dan membeli beberapa cup cake untuk teman teman kantornya.
Aline juga membeli black forest dan juga kue ret Velvet, tak di duga saat memilih milih kue ternyata Ken. menghampirinya dan ikut memilih kue brownies pandan.
" mas menyukai kue itu?." tanya Aline.
" iya dek, mas menyukai kue ini karena dulu bunda selalu membuatkan mas kue itu." jawab Ken.
Aline tersenyum dan membayar setelah itu mereka semua menuju ke perusahaan, Aline membawa kue yg tadi di beli.
tapi untuk tiga kue di simpan di mobil karena akan di bawa pulang. sedang cup cake akan di bagikan oleh Aline.
" Aline kamu ini rapat apa borong makanan sih." binggung Feby yg mendapat kue dari Aline.
" ini di beliin pak Ken loh, mau atau gak nih." tanya Aline
" ya mau dong.." jawab Feby sedang Dimas dan Aryo malah tertawa melihat tingkah dua gadis itu.
.
.
.
.
.
.
.
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih
__ADS_1