
kini semua sudah kembali ke ruang keluarga.. pak Joko sudah menyiapkan cemilan dan juga minuman..
" pak Joko tolong panggil semua anak anak ya.." pinta Bu Mala..
" iya nyonya.. " jawab pak Joko..
kini pak Joko memanggil keempat orang tersebut.. dera. Deren dan Sandra sudah berlari berkumpul dengan semua ya..
" lho kak.. mana Rissa..." tanya Wulan..
" tadi masih di ayunan.. tapi Rissa aneh ma.. " kata Sandra..
" ya udah kalian makan biar mama yg panggil Rissa..." kata Wulan meninggalkan semuanya..
Wulan berjalan kearah taman... dia melihat Rissa yg sedang melamun di ayunan dengan tatapan kosong...
" ya Alloh apa sedang dipikirkan oleh putriku.." batin Wulan..
" Rissa kenapa di sini.. semua menunggu mu di ruang keluarga..." kata Wulan..
" iya ma.. maaf issa sedang ingat sesuatu..." bohong Rissa..
kini Rissa pun berjalan mendahului Wulan.. Rissa mengusap air matanya agar tak menjadi kecurigaan semua saudaranya..
" Rissa kamu bisa cerita pada mama jika punya masalah.. apa kita batalkan saja ya kamu mondok ya..." kata Wulan..
Rissa berhenti dan berbalik menatap Wulan dengan tatapan sendu...
" jangan ma.. issa akan celita ke mama.. jika issa dah siap..." kata Rissa..
" ingat mama ada untukmu..." kata Wulan membawa Rissa ke dalam pelukannya...
" iya ma.. suatu saat mama akan tau... tapi issa belum siap saat ini..." kata Rissa..
" baiklah.. sekarang ayo kita kumpul bareng yg lain..." kata Wulan...
kini semua sedang berkumpul... Vita meminta Rissa berfoto selfi guna sebagai kenangan... karena akan susah bertemu dengan keponakan nya itu...
setelah makan siang Wulan mengajak Sandra dan Rissa menuju Jombang.. butuh dua jam untuk sampai.. kini mereka sampai di rumah pak nawi...
mereka di sambut Alia dan juga putranya Galang... sedang yg lain sedang mengikuti pengajian di rumah pak Ahmat ketua RW setempat...
" assalamualaikum...." salam Wulan..
" waalaikum salam... mbak Wulan.. apa kabar..." kata Alia memeluk Wulan..
" Alhamdulillah baik.. kamu sendiri gimana kabarnya... " tanya Wulan...
" Alhamdulillah baik mbak... ayo masuk.. sebentar lagi bapak dan ibu pasti pulang..." kata Alia...
saat mereka sedang duduk dan berbincang.. Galang keluar dengan mengunakan baju karate..
" Bu,... Galang latihan karate dulu ya..." kata Galang..
" iya Galang... tapi Salim dulu sama Tante dan saudaranya...." kata Alia..
" hallo Tante.. hallo kak cadel dan kak cerewet..." kata Galang
__ADS_1
" dasal item...." ledek Rissa
" item...." teriak Sandra...
" biar item banyak yg suka..." jawab Galang yg sudah pergi sambil tertawa..
benar saja tak lama Ali serta orang tua mereka datang... pak Viktor dan Bu Sena sedang umrah dan belum kembali...
"assalamualaikum.. " dalam Ali
"waalaikum salam..." jawab mereka serempak...
" ternyata ada tamu jauh ya... dari tadi wul..." tanya Ali
" wih udah lumutan om.. nungguin ya..." kata Sandra..
" aduh.. kasian ya.. putriku yg cantik jadi lumutan... " kata Ali tersenyum...
" Mbah kung...." kata Rissa memeluk pak Nawi..
" iya putu Mbah seng ayu Dewe..." kata pak Nawi..
" berarti Sandra gak ayu ya Mbah..." tanya Rissa..
" Yo Podo ayu ne to nduk.. kalian kan sak paket...." kata pak Nawi..
" widih.. cakep lah..." kata Sandra ikut memeluk pak Nawi...
kini semua tertawa.. Wulan mengutarakan keinginan Rissa yg ingin mondok di pondok milik ust. Haris Maulana..
Ali yg mendengar malah tertawa makin kencang... dan membuat semua orang binggung....
" aku heran saja sama Lia dan Wulan.. dulu aja ust. Haris mau Deket aja sok sok an... sekarang malah anaknya mondok di sana semua..." kata Ali..
" benar kah nak... siapa memangnya yg dulu di sukai ust. Haris..." tanya Bu Nasir..
" yang pasti bukan Lia.. dulu ust. harus bilang akan melamar Wulan saat lulus SMA " terang Ali..
" bongkar semua Ali.. bongkar... " kata Wulan melemparkan tasnya...
" jiah... nyonya sandi ngamuk... hahaha" ledek Ali..
" jadi dulu mama banyak yg suka ya yah..." tanya Sandra..
" banyak banget malah.. mulai dari guru... kakak senior bahkan anak juragan kampung.. eh yg menang papa kalian yg... iyuh...." kata Ali..
" kenapa kok ayah sepelti itu..." tanya Rissa..
" ya kalau gak karena Oma kalian maksa papa kalian.. pasti mama kalian gak akan pernah jadi istri papa kalian..." terang Ali..
" kalau jodoh pasti gak kemana Ali..." kata Wulan..
" bener itu nak..." jawab Bu nawi...
" tuh dengerin apa kata ibu..." kata Wulan lagi..
" ya udah kalian istirahat dan mandi habis itu kita antar Rissa sekalian jengguk Bayu dan Kenji di sana..." usul Bu nasir
__ADS_1
" siap Mbah..." kata Rissa dan Sandra..
kini mereka pun sudah berganti mandi dan berganti baju.. Rissa sudah cantik dengan gamis panjang nya...
Rissa berpenampilan seperti sang mama.. sedang Sandra juga harus mengunakan baju panjang karena akan mengantar Rissa..
" Sandra kamu juga cantik kalau berjilbab..." kata Alia..
" iya Tante.. tapi Sandra belum siap kalau harus seperti Rissa dan mama.." jawab Sandra..
" nanti belajar ya.. pelan pelan ya..." kata Wulan...
" iya mama..." jawab sandra
kini mereka pun mengantar Rissa ke pondok.. sesampainya mereka bertemu pengurus... Wulan sudah mendaftarkan Rissa.. sedang Ali yg melihat lihat malah bertemu ust. Haris yg baru selesai mengajar ngaji kitab..
" assalamualaikum juragan Ali..." salam ust. Haris..
" waalaikum salam... walah tad.. bikin kaget.." kata Ali..
" ada apa ini kok juragan kesini.. seperti nya bawa rombongan ya.." kata ust Haris..
" iya nih.. kami nganter putri ya Wulan untuk mondok di sini.. namanya Clarissa Azzalea Sandiaga.." kata Ali..
" owh.. ya biar nanti di bantu putri pertama ku.." kata ust. Haris..
" tad . ayo ke sana.. Sandra pingin kenal sama mantan mamanya... " kata Ali..
" Sandra..." tanya ust. Haris..
" itu saudara kembarnya Rissa.. oh ya.. jangan kaget kalau nanti Rissa gak bisa bilang R karena dia cadel tad..." terang Ali..
" itu tak menjadi masalah..." jawab ust. Haris..
kini mereka sedang berbincang.. dan Bayu dan Kenji juga sudah datang atas izin pengurus.. Sandra kagum melihat wajah ust. Haris yg kalem dan tampan... meski di usia hampir kepala 4...
ust. Haris memiliki wajah timur tengah yg di warisi dari sang umi yg memang orang Arab Saudi..
" ma.. kenapa kok gak mau sama ust. Haris.. kan gak kalah ganteng dari papa..." celetuk Sandra saat melihat ust. Haris..
semua malah tertawa mendengar celoteh Sandra yg tak tau tempat.. sedang Wulan memijat kepalanya yg sakit.. sedang ust. Haris malah tersenyum...
ini ust. Haris Maulana yg berusia hampir 40th ya..
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘😍😘 terima kasih