
sedang di rumah Aline sedang bersama kedua adiknya yang tengah menonton tv menemani Aline yang memang menyukai Doraemon.
"kak jalan jalan yuk." ajak Jessi.
"mau kemana Jess, kakak belum boleh jauh jauh loh." jawab Aline.
"kita main ke mall yuk, kakak tungguin kita main mau kan?" tanya Jacob
"boleh deh, Ayok sebelum semuanya pulang bisa kena amuk kita." kata Aline.
kini mereka keluar dengan mengajak 2 pengawal, setidaknya Aline tak ingin suaminya mengomel kalau hanya pergi bertiga dengan adik adiknya itu.
mobil yang mereka tumpangi sampai di sebuah mall yang cukup besar di daerah itu. para pengawal itu terus berjaga di sekitar Aline.
mereka langsung menuju ke area bermain games. Aline hanya duduk melihat dan mengawasi Jessi dan Jacob.
"bang boleh minta tolong gak?" tanya Aline pada salah satu pengawalnya.
"iya nona boleh." jawab bang Ali
"bang tolong belikan minuman dong, ini uang nya." kata Aline menyodorkan uang.
"ini nona mau beli minuman apa?" tanya bak Ali lagi.
"aku mau jus alpukat ya. dan untuk dua anak itu belikan jus mangga dan jus wortel susu, dan kalian juga beli tapi terserah kalian." jawab Aline.
"oke nona, saya pergi sebentar ya."kata bang Ali.
"duduk bang Didi."panggil Aline.
"iya non, saya lagi ngawasin nona kecil itu takut jatuh." jawab Didi.
"tenang bang, Jessi memang gitu kalau udah main nanti juga datang sendiri kalau capek." jawab Aline.
kini Aline sedang mengecek Grub sekertaris yang tengah heboh akibat gosip. Aline heran karena dia sudah Sampit seminggu tak masuk.
"gengs.. itu gosip nya makin panas nih kan kasihan Aline" isi chat Feby.
"iya nih mereka keterlaluan."jawab Dimas.
"hai hai ada apa nih. kok aku di bawa bawa sih." chat Aline.
"hai sayang gimana kabar mu sudah baik kan, kami hanya mbahas kenapa kamu lama sekali sih liburannya."balas chat Feby.
"idih liburan konon, aku aja baru keluar dari rumah sakit Lo mbak." jawab Aline.
__ADS_1
saat Aline sibuk dengan chat ya benar saja Jessi dan Jacob menghampiri Aline dan bang Didi.
"kak haus.."rengek Jessi.
"bang Didi, bang Ali belum balik ya?" tanya Aline.
"itu nona dia balik, mungkin tadi antri." jawab bang Didi.
mereka pun mengambil minuman yang di bawa bang Ali, kini Aline dan adik adiknya kembali mengelilingi area mall.
waktu makin malam mereka pun memutuskan untuk pulang, sebelum pulang Aline berhenti di sebuah warung pinggir jalan.
mereka pun membeli beberapa bebek goreng yang di bungkus. karena Jessi dan Jacob ingin makan di rumah.
sesampainya di rumah terlihat mobil Ken sudah terparkir dengan rapi, dan benar aja baru masuk Jessi, Aline dan Jacob sudah menerima tatapan tajam dari Ken.
"dari mana kalian bertiga?" tanya Ken datar.
"kami hanya main di mall daerah sini, oh ya bang Didi tolong makanannya di kasih bik Ina ya." kata Aline.
"baik nona." jawab bang Didi.
"baiklah kalau kamu keluar mengajak pengawal, dan kalian berdua cepat ganti baju habis itu kita makan bersama." kata Ken.
"oke kak." jawab Jessi dan Jacob kompak
"bagaimana keadaan dari Lui mas?" tanya Aline.
" dia tak apa apa, lukanya tak parah tapi Daddy dan mommy menginap di sana jadi malam ini dua bocah ini akan tidur di sini." kata Ken.
" baiklah, mas mau mandi biar aku siapkan." kata Aline.
" aku mau kamu memandikanku sayang.." kata Ken memohon.
" baiklah.. ayo mas.." kata Aline.
tiba tiba Ken mengendong Aline menuju ke kamar mandi, Aline tersenyum sambil memeluk leher Ken erat agar tak jatuh
sedang gosip di kantor sudah sampai di kuping Ozil dan Ozil juga sudah mengirim. email pada Ken.
setelah mandi Ken melihat ponselnya sambil menunggu Aline bersiap untuk makan malam.
"tuan di kantor tengah beredar hidup tentang nona muda yang menggoda Anda, dan juga tersebar foto anda yang mengendong nona muda." isi pesan Ozil.
"bereskan dan besok kita akan lakukan pengumuman siapa Aline dan cari tau siapa orang yang menyebar gosip itu." balas Ken.
__ADS_1
"baik tuan." jawab Ozil
"sayang apa ada pekerjaan penting kah, kenapa kau begitu terlihat marah." kata Aline.
" maaf sayang, hanya beberapa pesan dari Ozil dan ayo kita makan sayang." kata Ken mengajak Aline turun.
tak di sangka dua adiknya sudah siap di meja makan, bahkan bebek goreng yang di beli pun sudah siap di meja.
"kalian cepat sekali?" tanya ken yang duduk di kursi nya.
Aline tersenyum dan melayani Ken begitupun untuk kedua adiknya itu.
"karena kami sudah tak sabar ingin makan bebek goreng langganan kami dulu." kata Jacob.
"apa enak?" tanya Ken penasaran.
"jangan bilang kak Ken belum pernah makan bebek goreng dengan sambalnya dan lalapan." tebak Jessi.
"belum lah. aku tidak pernah makan di pinggir jalan biasanya ku makan bebek bakar ya di restoran Cina saja." jawab Ken.
"coba mas rasakan ini pasti ketagihan." kata Aline mengambilkan bagian paha dan sambal serta lalapan.
Ken melihat sedikit merinding karena warnanya, tapi Ken memberanikan mencoba saat melihat kedua adiknya begitu lahap.
pertama kali Ken merasakan rasanya langsung terasa nikmat dan gurih, awalnya Ken mengunakan sendok kini malah makan mengunakan tangan.
Aline tersenyum melihat suaminya yang begitu menyukai bebek goreng serta sambalnya itu.
"enak mas bebek gorengnya?" tanya Aline.
"banget sayang, lain lagi aku mau makan seperti ini." jawab Ken
kini jadilah mereka semua menghabiskan bebek goreng yang di beli Aline, Aline juga membelikan untuk para pengawal dan asisten rumah tangga di rumahnya.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍 terima kasih