Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
Ak_pesta ulang tahun2


__ADS_3

"baiklah,kami sudah menyiapkan kado untik kalian berdua, tutup Maya cepat," kata Aline pada Ken.


"apa sih sayang, kau hanya perlu menghadiahkan tubuhmu untuk ku itu cukup," jawab Ken sambil menutup matanya.


Aline mencubit perut Ken gemas,"bisakah bicara mu tak mesum mas, kau membuat malu," jengkel Aline.


"maaf maaf sayang, aku hanya bercanda, karena bagiku kau adalah hadiah terbaik yang di kirim Tuhan melalui mommy," kata Ken.


"berhenti merayu Ken, kami penasaran dengan hadiah dari kedua menantu ku," kata James.


pak Jun dan pak Ale menyiapkan tempatnya dan kemudian mengeluarkan dua buah pigora berukuran besar.


"buka mata kalian," kata Mecha.


"yey kita dapat bingkai besar Ken," kata Lui menahan tawanya.


plak.. pukulan di kepala Lui oleh Ken, bahkan dia mulai kesal karena guyonan saudaranya itu.


"silahkan di buka mas, punya mu yang merah, dan kak Lui yang biru," kata Aline.


Ken dan Lui mulai membuka pembungkus kain yang membungkus pigora besar itu.


saat kain itu di tarik mereka berdua kaget melihat lukisan mereka dengan berbeda tema.


"sayang ini?" tanya Ken.


"itu seorang Kennard Casanova Smith, dia memiliki karisma yang kuat, jiwa kepemimpinan yang kuat, dan juga tatapan tajam yang mematikan yang bisa mengintimidasi setiap musuhnya, dia juga putra keluarga Smith yang berkuasa," terang Aline.


"terima kasih sayang, ini begitu indah dan menakjubkan," kata Ken memeluk Aline.


semua terpana melihat lukisan Ken dengan jas merah dan juga mengenakan jubah hitam sehingga terlihat begitu gagah, apalagi dengan tatapan tajam dan latar yang makin mempertegas lukisan itu.


"Mecha ini?" tanya Lui.


"dia adalah Louis Antonio Smith, seorang musisi dengan ketenangan dan kedamaian dalam suaranya, dia juga orang yang penuh kasih sayang dan memiliki aura pengasih yang kuat, meski kadang dia juga bisa kejam saat ada yang melukai keluarga nya," kata Mecha.


"terima kasih ini begitu indah," kata Lui memeluk Mecha.


lukisan Lui dengan latar biru yang tenang dan Lui yang berdiri sambil tersenyum memegang buket mawar putih sambil tersenyum dengan tatapan damai. Lui mengunakan tuxedo hitam.


"baiklah para menantu hadiah kalian sudah terbaik, apa adalagi?" tanya James.


"ada, tapi tunggu sampai pesta ini usai," jawab mecha.


"tunggu ada sesuatu yang aku katakan," kaya Lui.


"ada apa?"tanya Mecha binggung.

__ADS_1


"seharusnya aku melakukan ini sebelum menikah tapi tak masalah," kata Lui berlutut di depan Mecha.


"Mecha Az-Zahra maukah kau menjalani hidup bersamaku sampai maut memisahkan kita," kata Lui membuka sebuah cincin berlian.


Mecha menutup mulutnya bahagia dan terkejut,"aku mau," jawab Mecha sambil mengangguk.


Lui bangkit dan memakaikan cincin itu di jari manis Mecha, kemudian berpelukan semua orang bertepuk tangan ikut bahagia.


"baiklah, kalau begitu kita makan malam bersama mari semuanya," ajak Rissa.


makan malam di lakukan dengan sangat hangat, dan juga ramai karena mereka semua berkumpul dalam formasi lengkap.


pesta pun usai, kini semua pun sudah pulang karena makin larut, Lui dan Mecha menuju ke rumah mereka.


Lui binggung karena terlihat begitu gelap,"Mecha ini lampunya mati kah?" tanya Lui.


"tidak mas, kita masuk saja kejutan mu ada di dalam sana," kata Mecha.


kini Lui dan Mecha berjalan masuk kedalam rumah, secara otomatis lampu pun menyala dan nampak jalan dengan kelopak bunga.


"wow kamu menyiapkan ini?" tanya Lui.


"untuk suamiku yang begitu aku cintai, terima kasih telah menerima ku," kata Mecha.


"aku juga mencintaimu sayang," kata Lui memeluk Mecha.


kini mereka menuju ke kamar utama di lantai bawah, kamar itu di sulap menjadi kamar honey moon.


"tentu, tapi jangan sampai kamu lelah," jawab Mecha.


"aku pasti membuat mu kelelahan nanti," kata Lui.


kini Lui pun mencium bibir Mecha dengan penuh hasrat, Mecha pun membuka mulutnya dan Lui makin gencar bahkan tangannya juga sudah membuka gaun yang di kenakan Mecha.


kini Lui menggendong Mecha ke ranjang, dan kini keduanya sudah tak mengenakan baju sehelai pun.


malam itu Lui dan Mecha menikmati kegiatan panas mereka, Lui begitu bahagia saat tau Mecha masih menjaganya.


Lui merobohkan tubuhnya di samping Mecha saat sudah mencapai kepuasan,"terima kasih menjaganya untukku," kata Lui.


"iya mas," kata Mecha.


mereka berdua pun tertidur dengan berpelukan, Mecha tak menyangka jika Lui akan bisa menerima pernikahan ini.


sedang di tempat lain Ken sedang kesal karena Aline yang tiba tiba ngambek padanya.


"sayang kamu kenapa, kenapa kamu marah padaku?" tanya Ken binggung.

__ADS_1


"kamu jahat, kenapa kau memeluk gadis lain di depan ku, sekarang aku tak mau melihat mu disini," kata Aline yang memukuli Ken dengan bantal.


"sayang itu Andhara kenapa kamu kesal sih," binggung Ken.


"aku tetap tak menyukainya, kau bahkan terus bersamanya dan melupakan ku," kata Aline yang tak berhenti memukuli Ken.


"Aline!" bentak Ken kesal.


Aline berhenti memukul Ken, "hiks.. hiks... hiks... huwa.. mas jahat sekarang mas membentak ku, mas gak sayang Aline lagi.." tangis Aline pecah.


"maafkan mas Aline, mas tak sengaja," bujuk Ken panik.


"gak mas jahat berani bentak Aline, Aline mau ke rumah mommy saja," tangis Aline yang menjadi.


"jangan sayang, maafkan mas Aline boleh pukul mas, tapi jangan ke rumah mommy ya," bujuk Ken.


Aline tak menggubris nya dan terus berjalan sambil menangis,Ken pun terus membujuk Aline agar tak ke rumah utama.


"ayolah sayang mas mohon, jangan ganggu mommy dan Daddy kamu bisa minta apapun dari mas oke," bujuk Ken.


"benar ya mas.." lirih Aline sambil berhenti menangis.


"ah salah ngomong aku,"batin Ken merutuki mulutnya.


"iya sayang," jawab Ken.


"gendong seperti koala," kata Aline membuka tangannya.


"baiklah sayang," kata Ken pasrah.


kini Aline sudah di gendong di depan tubuh Ken, kemudian Ken mengajaknya untuk bersih bersih sebelum tidur.


Aline kembali mengunakan baju Ken yang tadi sempat ia pakai, kemudian tidur dengan memeluk erat Ken yang bertelanjang dada.


"kenapa sekarang kamu begitu manja Hem, kamu membuatku binggung sayang," gumam Ken saat Aline sudah tertidur.


Ken pun ikut tidur memeluk Aline, malam itu terlewati meski harus berdrama dengan Aline.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍 terima kasih


__ADS_2