Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
S2_ kepergian


__ADS_3

kini Wulan sudah berada di dalam mobil yg di kemudikan oleh pak imam... Ardi duduk di samping pak imam.. sedang Wulan bersama keempat putra putrinya di belakang...


" den.. ini kita mau kemana... " tanya pak imam..


" kita ke Depok pak.. saya punya rumah di sana.. alamat nya nanti saya kasih tau.." kata Wulan..


pak imam pun melajukan kendaraannya menuju kota Bandung.. Wulan memberi kan alamat pada Ardi.. selama perjalanan Ardi terus mengajak pak imam ngobrol agar tak mengantuk...


sedang di rumah sandi sedang murka.. dia membanting semua perabot rumah.. Zaskia dan alka hanya diam menanti kemarahan sandi mereda...


Bu Mala datang ke rumah sandi setelah bik Maya mengatakan apa yg terjadi... Bu Mala datang dengan marah menatap Zaskia dan Alka...


sandi sedang berada di ruang kerja.. dia terpuruk karena kehancuran rumah tangganya..


" mau apa lagi kesini..." kata Bu Mala..


" maafkan saya Bu.. saya hanya ingin mempertemukan Alka dengan ayahnya..." kata Zaskia..


" cih.. aku tak yakin jika dia adl putra sandi.. menginggat dulu kau adl wanita bayaran.." sarkas Bu Mala..


" cukup... jangan hina ibu saya..." kata Alka..


" cih.. bocah tak tau sopan santun.. " desis Bu Mala..


" maaf kan saya Bu.. " kata Zaskia..


" apa uang yg ku berikan dulu kurang.. hingga kau menghancurkan keluarga sandi.. dasar wanita tak tau malu.." kata Bu Mala..


" cukup nyonya menghina ibuku.. bukannya dulu nyonya yg menyuruh ibu untuk membunuhku..." kata Alka..


" iya memang benar dengan memberikan uang 1milyar pada wanita ini.. dan lihat sekarang dia datang.. apa kurang uang itu..." kata Bu Mala..


" bohong... " kata Alka..


" bohong... cih... buat apa aku bohong.. aku punya perjanjiannya.. dan ibu mu juga mengambil uang itu..." kata Bu Mala..


alka terdiam seketika.. Zaskia terus menangis memohon.. sandi keluar dari ruang kerja dengan berantakan.. sandi menatap Zaskia dan alka..

__ADS_1


sandi menghampiri Zaskia dan mencengkram lengan wanita itu.. sandi menatap dengan mata penuh kemarahan dan kebencian pada Zaskia dan alka setelah mendengar perdebatan Bu Mala tadi..


" kau ingin aku mengakui anak inikan.. baiklah.. aku akan menikahi mu.. dan menjadikan anak ini keluarga Shiddiq..." kata sandi dingin..


Zaskia senang dengan perkataan sandi... tapi Bu Mala merasa sangat marah mendengar kata sandi..


" sandi apa ini..." kata Bu Mala..


" cukup Bu.. sandi akan menyelesaikan urusan sandi.. " kata sandi..


" besok kita akan menikah.. tapi kau harus ingat kau tak boleh mengumbar jika kau istriku.. jika sampai ini terjadi aku akan membunuhmu dan anak itu.." kata sandi..


" tapi dia putra mu.." jawab Zaskia..


" meski kau bilang dia putra ku.. aku akan membunuhnya...." kata sandi dingin..


"dan ingat satu hal.. meski kau menjadi keluarga as Shiddiq.. yg masih menjadi penerima warisan tetap ketiga putra ku dari Wulan..." kata sandi final..


Bu Mala tersenyum mendengar kata sandi.. dia merasa sandi berubah menjadi seperti dulu.. karena kehilangan keluarga nya..


Zaskia terdiam mendengar perkataan sandi.. dia tak menyangka meski sandi memasukan putranya tapi dia belum bisa menerima sepenuhnya...


pukul 10 siang mereka sampai di rumah yg di maksud oleh Wulan.. rumah itu memiliki halaman sangat luas dan asri.. saat mobil sampai di depan gerbang mereka di sambut oleh satpam..


kini para pembantu menyambut Wulan di rumah itu ada 4 pembantu.. 2 tukang kebun.. dan 4 satpam yg shift..


Wulan turun bersama kelima putra putrinya.. dan para pembantu menyambut dengan sangat bahagia...


" selamat datang nyonya.. " sapa para pembantu


" pagi semua.. Mak Siti.. Mak tun bisa tunjukkan kamar pada anak anakku..." kata Wulan..


" baik nyonya..." jawab mereka...


Wulan tersenyum.. kini trio Ar beserta Sandra dan Rissa di tunjukkan kamar oleh Mak Siti dan Mak tun... mereka adl orang kepercayaan Bu Sena...


Wulan menuju kamar utama di lantai bawah.. di kamar itu terdapat foto keluarga kecil mereka.. sedang di ruang tamu terdapat foto keluarga besar pak Nawi bersama pak Viktor serta Wulan dan Zain...

__ADS_1


trio Ar dan twins mendapat kamar di lantai dua.. kamar mereka berbaris di lantai dua dan setiap pintu sudah terdapat nama masing masing...


semua tengah membereskan koper mereka kemudian beristirahat.. Wulan tengah menangis meratapi keluarganya hancur karena kehadiran wanita dari masa lalu sandi...


Ardi tak bisa tidur... dia memutuskan menuju ke kamar mamanya... dan benar saja Ardi mendengar tangisan Wulan..


tok.. tok.. tok...


", boleh Ardi masuk ma.." tanya Ardi..


" masuk sayang..." kata Wulan


Ardi melihat Wulan tengah duduk di tengah kasur king size miliknya... Ardi mendekat kemudian memeluk wulan erat...


" ma.. kita mulai dari awal ya ma... hanya mama dan kami berlima..." kata Ardi..


" tapi adik adik mu masih butuh papanya .." kata Wulan..


" aku yg akan mengisi kekosongan figur itu ma.. aku tak ingin melihat mama terus di sakiti olehnya..." kata Ardi...


"Ardi kamu terlalu dewasa untuk umurmu..." kata Wulan terkekeh...


" ah mama... aku ingin jadi pelindung keluarga ini..." kata Ardi..


" KAMI SAYANG MAMA....." teriak semuanya masuk ke kamar Wulan..


"wah wah... mama juga sayang kalian semua..." kata Wulan..


Wulan sangat bahagia melihat kelima anaknya yg sekarang bersamanya... ia harus tegar dan bangkit demi kelima anaknya..dia tak boleh rapuh...


kini Wulan menjadi wanita tegar dan mandiri demi kelima anaknya.. tak boleh ada air mata lagi.. ini terakhir kali dia menangisi orang yg terus menyakitinya dan anak anak mereka...


.


.


.

__ADS_1


.


mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘😍 terima kasih


__ADS_2