Kesabaran Cinta

Kesabaran Cinta
bonus chapter.


__ADS_3

Chintya terbangun dan melihat Julian di sisinya, Chintya pun makin mendekat kearah Julian.


"tidurlah sayang, kamu pasti lelah, maaf ya tadi mas hilang kontrol karena begitu merindukan mu," kata Julian memeluk Chintya


"tak apa-apa mas, aku juga merindukan mu, oh ya tahun ini aku akan mengikuti ujian negara untuk kelulusan, karena kemarin kami berempat mengajukan akselerasi," kata Chintya semangat.


"berarti saat kamu di nyatakan lulus, kita bisa membuat resepsi pernikahan besar di sini," kata Julian uang di angguki oleh Chintya.


mereka pun saling berciuman lagi,sedang Altaf baru selesai main jet sky bersama Icha, mereka pun tertawa bersama.


tak di duga kaki Icha malah menginjak potongan kulit kerang yang cukup tajam, "aw," kata Icha kesakitan.


"kenapa?" tanya Altaf.


"tak tau, kakiku seperti menginjak sesuatu dan rasanya begitu sakit," jawab Icha.


Altaf langsung berjongkok dan melihat kaki Icha. ternyata sudah berdarah, Altaf pun langsung mengendong Icha ke villa.


saat sampai di teras villa pribadi milik Altaf, seorang asisten pria menghampiri Altaf dan memberikan kotak obat.


pria itu menyapa Icha dengan senyuman yang begitu sopan, " dia siapa?" bisik Icha.


"tenang dia cuma asisten ku, bukan kekasihku, aku sudah berubah, itu di mulai saat kamu menghinaku," jawab Altaf mengobati kaki Icha.


"ih.. sakit...," rengek Icha.


Altaf pun mencium kaki Icha yang terluka dengan lembut, Icha bahkan tak menyangka jika Altaf bisa melakukan hal seperti itu.


wajah Icha langsung bersemu merah mendapat perlakuan seperti itu, Altaf pun mengendong Icha masuk ke dalam villa miliknya.


"kita mau apa, kamu jangan macem-macem," panik Icha karena takut.


"tenanglah, kamu gadis bau maka mandilah dulu, baru bisa kembali ke villa mu, lagi pula ketiga temanmu masih bersama pasangan mereka masing-masing," jawab Altaf.


Icha pun sudah di kamar mandi kamar milik Altaf, dan Altaf memilih untuk mandi di luar.

__ADS_1


setelah mandi. Altaf membuatkan makanan untuk Icha, Icha pun keluar dengan tertatih dan duduk di meja makan.


Altaf datang dengan mie goreng dan juga jus jeruk, "maaf di sini hanya ada bahan ini saja, semoga kamu suka," kata Altaf.


"wah.. ini makanan kesukaan ku, apa bisa di makan?" tanya Icha.


"makanlah aku tak menambahkan racun maupun obat per*ngs*ng di makananmu itu," kata Altaf kesal mendengar pertanyaan Icha.


Icha pun tak memperdulikan ucapan Altaf, dan langsung memakannya dan itu terasa begitu enak.


Altaf di buat takjub dengan Icha yang tidak seperti gadis lain, yang akan menjaga sikap di depannya.


tapi Icha apa adanya, dia itu bar-bar, cerewet, suka berteriak dan yang paling penting dia suka sekali makan.


Icha pun sudah menghabiskan mie goreng miliknya. kemudian dia melihat Altaf yang makan dengan begitu tenang.


saat Icha akan membawa bekas piringnya ke dapur, Altaf menahannya dan dia yang membawa piring kotor itu ke dapur.


"tunggu di sini, jangan kemana-mana," kata Altaf.


saat kembali, Altaf melihat Icha yang tengah Googling masalah sesuatu. "ku sedang butuh informasi apa? mungkin aku bisa membantumu," kata Altaf.


"kita bisa menikah agar kamu bisa menetap di sini, dan aku akan menjalankan semua tugasku sebagai suami tapi untuk masalah ranjang, aku ingin kamu memahami kondisiku," kata Altaf.


"memang kamu pikir aku gadis yang binal di ranjang, aku juga tak memikirkan itu," jawab Icha kesal.


Altaf ingin tertawa tapi menahannya, dia hanya tak mengira jika gadis yang begitu bebas tapi masih bisa menjaga dirinya sendiri.


Altaf hanya tak menyangka jika pilihan Ardi tepat, sesuai keinginan yang terdalam.


sedang di tempat lain. Justin sudah berhasil memikat seorang Violla Zachary. dan gadis itu pun begitu nyaman dengan Justin yang terkenal kocak dan playboy.


tapi Violla terlalu nyaman dengan Justin itu, bahkan Justin akan mulai rencananya untuk membujuk Violla menyetujui Qia dan Ardan.


bahkan Jacob sudah memperingatkan Justin untuk tidak membuat Violla terlalu dalam jatuh dalam perangkap playboy miliknya.

__ADS_1


Justin pun juga tak tertarik dengan gadis seperti Violla, jika bukan demi Qia dia juga tak ingin mengenalnya.


sedang Alex dan Kayla sedang melihat resort milik keluarga Smith dan juga meminta restoran mengirimkan makan malam spesial ke tempat mereka menginap.


besok para siswa harus sudah kembali, tapi tidak dengan keempat gadis itu yang masih menikmati liburan long weekend mereka.


setelah itu mereka menuju ke beberapa tempat di Bali, ya mereka sudah berpisah dengan para rombongan sekolah.


pasalnya Arka juga sudah memberi tahu pada semua jajaran pengurus yayasan ataupun guru, jika Kayla adalah calon menantu keluarga Ibrahim as Shiddiq.


Alex membawa Kayla kesebuah bangunan yang masih belum jadi, Kayla pun binggung melihatnya.


"ini bangunan apa mas? kok terlihat begitu besar?" tanya Kayla.


"ini adalah bangunan resort yang akan menjadi milikmu saat kamu sudah sah menjadi istriku," kata Alex merangkul Kayla.


"kenapa?" tanya Kayla binggung.


"karena kamu Dewi keberuntungan milikku, jadi semua milikku akan jadi milikmu," kata Alex.


"kenapa kamu sebaik ini, bahkan perusahaan papa dan kakak di Swiss. mas juga yang membantunya kan," kata Kayla.


"mereka juga keluargaku sekarang, dan tak ada yang salahkan saat kita membantu keluarga sendiri. yang salah saat kita tau keluarga kesusahan tapi kita malah diam dan menutup mata," kata Alex.


Kayla langsung memeluk Alex, dia tak mengira jika Alex bisa sekuat ini dan sebaik ini. Kayla merasa jika takkan ada pria seperti Alex yang sebaik ini.


mereka pun kembali ke villa saat makan malam, ternyata ketiga pasangan itu juga baru sampai.


bahkan Julian juga sudah memberikan beberapa hadiah pada semua murid, tapi ada seseorang yang mendapatkan gadis paling istimewa dari Julian.


bahkan gadis itu sudah di bawa pergi oleh pengawal Julian dan dia sudah di pastikan akan hancur dengan seluruh orang yang membantunya.


karena Julian tak pernah memberikan ancaman yang kosong, bahkan dia bisa meminta siapapun berlutut bahkan mati di depan matanya langsung.


Julian pun memilih makan makanan yang di pilih Chintya, karena Julian tau jika Chintya alergi dengan seafood.

__ADS_1


Julian sudah berubah meski tak banyak, tapi perubahan itu sedikit membuat Julian menjadi baik.


setidaknya dia tak membunuh orang tanpa mendengar penjelasan, atau langsung membuat siapapun miskin karena telah berani membuatnya rugi atau bahkan menghianati nya.


__ADS_2