
"sial!" maki kakashi melihat bekas jejak kaki.
"Aline... aunty.." teriak Ken memanggil keduanya.
"keysa,... Aline.." tak lama teriakkan Kakashi juga mengema.
tiba tiba Aline dan Keysa keluar dari dalam laut, dan berjalan ke arah kedua pria yang tengah memanggil mereka.
"sayang kami di sini!" teriak Keysa.
Ken dan Kakashi pun berbalik dan meliht Aline dan Keysa sudah basah kuyup, Ken langsung melepas kaosnya dan memakai kan pada Aline.
"kenapa kalian malah berenang?" binggung Ken.
"huh ini gara gara darah singa om Kakashi, kami harus mandi di laut malam malam begini," gerutu Aline.
"tunggu singa itu belum jinak sayang," kata Kakashi.
"ya maafkan kami yang harus menghabisi nyawa singa itu, kalau tidak kami yang mati," jawab Aline.
"terus sekarang mana singa itu?" tanya Kakashi.
"tuh mati di sebelah sana, lain kali kalau beli sesuatu pastikan dulu dia jinak sayang," kata Keysa.
"itu hadiah dari salah satu rekan kerja ku, tapi syukurlah karena aku sedikit curiga saat dua memberi hadiah seekor kucing besar itu," kata Kakashi.
"ya tapi bisakah meminta pengawal om menguburkan kucing itu," kata Aline.
Kakashi meminta beberapa pengawal untuk mengurusnya, kini mereka pun menuju ke vila, dan Aline memutuskan langsung masuk ke kamar untuk berganti pakaian.
tak sengaja Ken melihat Lui yang sedang memandang bintang sambil menikmati anggur.
"kau sedang memikirkan sesuatu Lui?" tanya Ken.
"entahlah aku binggung, Daddy seperti nya sedikit tak menyukai Mecha karena ulah keluarganya yang menyebarkan berita palsu tentang Aline," kata Lui.
"tenanglah biar nanti aku yang bicara pada Daddy dan mommy, sedang kau sendiri bagaimana perasaan mu padanya?" tanya Ken.
__ADS_1
"kau tau kan aku tak bisa langsung mencintai Mecha, ya kau tau sendiri sebabnya dan itu tak mudah," jawab Lui.
"ayolah, kau tak mungkin kan meninggalkan wanita yang mommy pilihkan dan memilih gadis murahan itu," kata Ken.
"entah lah aku binggung," kata Lui.
sedang Aline menuju ke kamar James yang sedang berbincang dengan Rissa meski terlihat canggung.
"apa boleh Aline bergabung?" tanya Aline.
"kemarilah sayang, ada apa?" tanya Rissa.
"ayolah dad, mom jangan marahan oke, aku dan mas Ken pun tak masalah karena aku memang sudah tau Mila itu gadis seperti apa, dan jangan menyalahkan Mecha atas kesalahannya," kata Aline.
"baiklah, aku bisa menerima gadis itu karena mu dan juga mommy, tapi mommy masih harus dapat hukuman dari ku," kata James.
"kalau begitu Aline pamit mau menemui mas Ken dulu, kalian silahkan lanjutkan dan kata om di sini kedap suara kok," kata Aline sambil tertawa meninggalkan kamar Rissa dan James.
"maafkan aku sayang yang sudah mendiamkan dirimu seharian ini," kata James.
Aline pun berjalan menuju ke teras, terlihat Ken bersama Lui, Aline tak habis pikir dengan Ken yang masih bertelanjang dada.
"mas apa tak dingin?" tanya Aline
Ken berbalik dan tersenyum ternyata istrinya sedang berdiri di belakangnya." kemarilah sayang, aku merasa hangat sekarang," kata Ken memeluk Aline.
sedang Lui sibuk menikmati anggur miliknya." kau tak malu mas, ada kak Lui disini," kata Aline mencubit tangan kekar Ken.
"tenanglah aku sedang menikmati anggur ku, dan meski kalian melakukan nya di sini aku pun tak keberatan,"jawab Lui.
"kalau begitu aku akan melanjutkan di kamar dan kau nikmati aja kesendirian mu, dasar pria aneh," kata Ken yang langsung mengendong Aline menuju ke kamar.
Lui hanya tersenyum mendengar gerutuan dari saudara kembarnya itu, Lui kembali menikmati waktu nya.
sesampainya di kamar Ken langsung menidurkan Aline di kamar mereka, Ken langsung mencium bibir Aline penuh hasrat.
"tenang mas," kata Aline sambil mendorong dada Ken.
__ADS_1
"kenapa sayang?" tanya Ken.
"aku punya hadiah untukmu," kata Aline mengambil sesuatu di nakas.
sedang Ken mengerutkan keningnya saat melihat Aline meminum sesuatu, kini malah Aline yang mendorong Ken hingga terjatuh di ranjang.
Ken tersenyum,"apa kau ingin memimpin dan memulai sayang?" tanya Ken serak karena Aline mulai mengusap titik sensitif tubuh Ken.
sedang Aline sudah tersenyum dan malam keduanya pun di mulai dengan panas apalagi kini Aline yang memimpin permainan.
sedang di luar Lui masih saja memikirkan perkataan Ken yang mengatakan untuk membuka hatinya untuk Mecha.
Lui tau jika pernikahan ini adalah pilihan Rissa, karena dua sendiri yang memintanya tapi itu di karena kan Lui hanya ingin melupakan cintanya yang bahkan sudah di tentang James dari awal saat tau masa lalu dari kekasihnya itu.
"ap tak dingin berada di sini sendirian?" tanya Mecha.
"aku hanya ingin meliht bintang itu, kenapa kau kemari?" tanya Lui.
"aku hanya ingin mengajak mu istirahat karena tak baik jika kau terlalu lama terkena angin malam di sini," kata Mecha.
"baiklah," jawab Lui.
Mecha membantu Lui menuju kamar mereka, Mecha membantu semua kebutuhan Lui dan kini Mecha memilih tidur di sofa karena tak ingin menganggu Lui.
.
.
.
.
.
.
mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍😘😍😘 terima kasih
__ADS_1