
kini Sandra dan Rissa di jadikan satu ruangan.. agar mudah saat menjaga mereka.. dan semua orang sepakat menyembunyikan jika Sandra keguguran...
Rissa dan Sandra semakin hari semakin membaik.. James juga hanya memantau perusahaan miliknya.. karena dia tak ingin jauh dari istri dan anaknya...
James juga meminta Jhon untuk menyelidiki kenapa William bisa keluar meski hukumannya belum selesai..
hari ini Wulan datang bersama sandi sedang James berpamitan untuk melakukan rapat.. James juga sudah berpamitan pada Rissa dan dua putranya...
" aduh.. gantengnya cucu appa..." kata sandi..
" cucu oemma juga dong..." kata Wulan...
Rissa menoleh kearah Sandra yg kini tersenyum karena melihat keponakannya di gendongan Wulan....
" terima kasih Sandra.. tanpa perlindunganmu.. mungkin aku akan kehilangan mereka.." kata Rissa..
" hei apa yg kau katakan... mereka juga keponakan ku.. dan itu sudah menjadi kewajiban ku melindungi mu dan juga mereka..." kata Sandra..
" aku tak tau jika kau tak bersamaku kemarin..." kata Rissa..
" berhenti berterima kasih.. dan aku tak mau melihatmu cenggeng..." kata Sandra..
Wulan dan sandi begitu senang melihat ikatan yg di miliki Sandra dan Rissa..
" oh ya.. siapa nam lengkap mereka.." tanya Sandra...
" namanya mereka KENNARD CASANOVA SMITH & LOUIS ANTONIO SMITH..." kata Rissa..
" tunggu kenapa nama tengah mereka Casanova dan Antonio..." tanya Sandra...
" itu karena James mengambil dari namamu dan kak Edward.. karena kalian yg memberi mereka kesempatan hidup kedua..." kata Rissa..
" kalian so sweet sekali.. terima kasih..." kata Sandra..
" baby Ken dan baby Lui adl pemberian Tuhan untuk keluarga Smith yg sangat berharga.. maka dari itu kak James memberi nama itu untuk kedua putranya.. dan kamu juga bisa menjadi mami dari mereka... sedang ku akan di panggil mommy..." kata Rissa tersenyum..
" ku memang saudari terbaik Rissa..." kata Sandra..
" kau juga Sandra..tanpa mu mungkin aku akan mati dari dulu.." kata Rissa...
" kau selalu dalam perlindungan Alloh Rissa.. ingat kamu sering sekali mengalami hal buruk tapi akan selalu berhasil selamat..." kata Sandra...
" aku hanya beruntung... karena aku selalu punya tujuan untuk kembali..." kata Rissa...
" oke.. udah sedih sedihannya.. ini Ken kenapa kok meet gini sih..." kata sandi melihat cucu nya..
" sini pa.. mungkin dia lapar..." kata Rissa...
kini Rissa menyusui Ken dan Lui bersamaan.. Wulan tersenyum melihat putrinya sudah dewasa.. sandi memeluk Sandra dan memberikan ciuman di kening putrinya itu...
sandi sedih jika harus mengingat Sandra yg kehilangan janinnya.. tapi Rissa meminta Sandra menjadi ibu kedua untuk kedua bayinya..
__ADS_1
sandi merasa beruntung memiliki Wulan yg bisa membuat semua putra putri nya memiliki kebaikan dan kelembutan hati...
" papa nangis..." kata Sandra...
" gak kok.. cuma merembes... " kata sandi
kini mereka semua tertawa.. setelah itu Wulan kembali mengendong Lui sedang Rissa mengendong Ken..
" oh ya.. kapan pertunangan kak Ardan dan kak Arka..." tanya Rissa..
" mereka akan bertunangan Minggu depan.. setelah kalian sehat..." kata sandi..
" uh... tak sangka kedua kakak ku akan segera menikah..." kata Sandra..
" tak masalah... masih ada bang Ardi..." kata Rissa..
" kalian ini..." kata Wulan tersenyum...
" ya Alloh.. bidadari papa tersenyum manis sekali..." kata sandi saat melihat Wulan..
" ye.. papa gombal..." kata tiga wanita kompak...
sandi malah tertawa mendengar kekompakan ketiga wanita yg begitu ia cintai...
seminggu telah berlalu.. kini Rissa dan Sandra juga sudah pulang.. mereka pulang ke mansion milik James.. karena di rumah sedang di persiapkan untuk pertunangan Ardan dan Arka..
saat pulang dari rumah sakit.. James sudah menyiapkan pengajian dan aqiqah untuk kedua putranya..
acara begitu hikmat.. Sandra mengendong baby Lui..sedang Rissa mengendong baby Ken...
acara selesai.. dan besok masih ada acara pertemuan keluarga...
keesokan harinya.. Rissa dan James sudah serasi dengan gaun dan jas.. begitupun Sandra dan Edward.. mereka juga membawa dua pangerannya...
mereka sampai di rumah besar Shiddiq dan di sambut oleh semua keluarga.. kedua bayi itu memiliki wajah sangat mirip James dengan wajah bule...
pukul 9 siang.. dua rombongan keluarga dari calon keluarga Bru mereka datang.. calon istri dari Ardan dan Arka datang dari kelurga sederhana.. maka dari itu sandi mengadakan pesta di rumah mereka...
sandi dan Wulan tak mempermasalahkan tentang keluarga calon menantu mereka yg datang dari keluarga yg sederhana.. asal mereka memiliki sopan santun. kebaikan. dan juga agama yg kuat....
acara pun di mulai.. Rissa dan Sandra tersenyum melihat calon kakak ipar mereka yg begitu cantik..
kedua gadis itu berhijab.. Rissa bisa melihat kebaikan dari mata kedua gadis itu.. sedang para tamu sibuk berbisik karena melihat James dan Edward yg memiliki wajah bule..
James dan Edward pun akhirnya memilih untuk pergi karena risih.. Ardi pun mengikuti kedua adik iparnya itu..
kini ketiga pria itu sedang duduk di taman samping rumah.. tiga pria itu merokok.. pak Joko membawakan minuman untuk mereka..
" kenapa kalian pergi.." tanya Ardi..
" kami risih kali.. masak ibu ibu rombongan terus melihat kami sambil berbisik.." kata Edward..
__ADS_1
" maklum ajalah.. mereka semua dari desa.. dan mereka takjub melihat dua orang bule tampan seperti kalian..." kata Ardi..
" jadi calon istri Ardan dan Arka adl gadis desa..." tanya James..
" iya.. bahkan calon istri Ardan adl anak ustad di desa.. mereka memiliki keluarga dan pondasi agama yg baik..." jawab Ardi..
" orang tua kalian tak mempermasalahkan itu.." tanya Edward..
" tentu tidak.. karena dulu... mama adl seorang gadis desa yg menikah karena paksaan... dan lihat sekarang kami keluarga yg bahagia dan memiliki pondasi agama yg kuat.. meski aku yg meniru kelakuan papa..." kata Ardi..
" cih.. itu sih memang dirimu saja..." kata James..
" kalau kamu kapan menyusul mereka..." kata Edward..
" entah.. mungkin jodohku belum lahir.. karena Alloh sedang memilih jodoh yg bisa bersanding dengan Ardinata Abraham as Shiddiq... dia harus sempurna tentunya..." jawab Ardi..
sedang James dan Edward kini tertawa bersama..apalagi melihat kepedean yg di miliki Ardi...
( jodoh Ardi masih di novel sebelah.. jadi jangan lupa mampir ya.. di secret Daddy...).
" kalian bertiga di sini.. itu di cariin bos besar.. mau di kenalin ke calon besannya..." kata Sandra..
" iya nyonya Folke.." kata mereka bertiga kompak..
kini mereka bertiga memasuki rumah dengan aura yg begitu berwibawa.. semua orang kagum dan terpesona dengan ketampanan ketiga pria itu..
Sandra mengandeng tangan Edward. sedang James merangkul Rissa dan Ardi yg memeluk Wulan... sandi tersenyum..
" besan.. perkenalkan ini Ardi putra pertama kami.. dan ini James menantu kami yg terkecil serta Edward menantu ke empat kami.." kata sandi..
mereka saling berjabat tangan..
" apa menantu pak sandi orang luar negri.." tanya besan sandi..
" iya pak.. dan mereka muslim kok.. " jawab sandi tersenyum.. sandi faham karena wajah bule yg di miliki oleh James dan Edward di kira mereka menikah berbeda agama...
.
.
.
mampir ke novel Secret Daddy...
.
.
.
Mohon dukungannya ya dengan cara vote like dan komen 😘😍 😘😍😘😍😘 terima kasih
__ADS_1